Pura Pura Miskin Padahal Kaya

Bali

Sendiri dara yang tidak mengungkap identitasnya, bersedia dan menerima pura-jala-jala miskin demi bisa vitalitas begitu juga orang biasa, berkarya sesuai keinginan, dan dianggap di lingkungan sosial. Ia mengganggap harta peninggalan dan perbendaharaan yang dimiliki sebagai kutukan. Pasalnya, menurut dia, orang kaya sering dibenci karena khasanah itu.

Ia dikenal misal artis yang kesulitan uang, padahal ia terlahir dari anak bini bakir dan peninggalan nan dimiliki boleh menghidupinya tanpa harus bekerja. Meski awalnya merasa aneh karena buat-buatan miskin, wanita ini menanggung mulai terbiasa dengan “keadaan”.

“Awalnya aneh, tapi aku kini sudah terbiasa pundi-pundi-pura miskin, bahkan kadang aku merasa semacam itu. Aku juga memodifikasi tonjolan bicaraku,” tulisnya, sama dengan dilansir berasal Wolipop.



Previlese yang didapat dari pusaka berlimpah, menurut wanita ini, lebih lagi membuatnya kehabisan arah. Ia merasa tidak memiliki motivasi privat menjalani hidup. Ia bertambah senang menjalani hidupnya dengan akal-akalan miskin dan mengerjakan pekerjaan tanpa suatu orangpun luang statusnya.

“Aku sudah menyedang banyak kejadian tahun ini, tapi susah kerjakan menemukan sesuatu yang benar-benar engkau senang ketika kamu tidak butuh uang. Aku nanang aku bisa melakukan segalanya, tapi aku tidak tahu ingin jadi apa, makara aku berpura-pundi-pundi bekerja,”

“Aku melakukan berbagai macam peran, serangkaian karier yang membuatku terdengar keren dan berjiwa seni tanpa harus berkomitmen. Aku adalah
freelancer
kaya yang bisa berharga apa saja. Kadang aku
stylist,
kadang aku penyadur, kadang aku berkreasi di alat angkut. Lain ada yang peduli, dan itu lebih masuk akal daripada mengaku yang sebenarnya,” ujarnya.

Supaya terdengar sombong, lanjutnya, ia tetap tidak ingin mengungkap identitas aslinya. Wanita ini berpandangan, sikap insan-bani adam akan berubah ketika luang siapa ia sepantasnya.

“Momen khalayak sempat parasan belakangku, mereka tidak menganggapku serius, seperti aku tidak boleh punya problem. Untuk kebanyakan orang, uang adalah jawaban dari masalah. Beriman padaku, itu tidak seperti itu,” ungkapnya.

Ia valid bahwa uang lelah bukanlah segalanya. Karena meski mempunyai banyak persen, ia belalah merasa kesepian dan hatinya kosong. Justru, menurutnya, beliau juga kesulitan mendapatkan karier nan memuaskan.

“Rekeningku terisi mumbung, tapi hatiku seringnya tidak. Aku lajang. Aku dipenuhi rasa bersalah dan ketidakamanan, lebih-lebih tidak dapat mencari pekerjaan yang memuaskan. Aku sering bosan dan kebisuan, aku hanya melayang di manjapada yang enggak peduli aku hadir,” katanya.

Simak Video “Di Balik Fenomena Biri-biri-domba Berputar 12 Hari Non Stop

[Gambas:Video 20detik]
(irb/irb)

Source: https://www.detik.com/bali/berita/d-6133880/pura-pura-miskin-padahal-kaya-raya-seniman-ini-ungkap-kisahnya

Posted by: and-make.com