Prinsip Dasar Evaluasi Hasil Belajar



Prinsip sumber akar evaluasi belajar dan evaluasi pembelajaran



1.
    Evaluasi dan
evaluasi penelaahan


Evaluasi
merupakan kegiatan mengukur dan menilai. Mengukur makin besifat kuantitatif,
sedangkan membiji lebih bersifat kualitatif. Doang secara umum orang namun
mengidentikkan kegiatan evaluasi separas dengan menilai, karena aktifitas mengukur
sudah termasuk didalamnya. Dan tidak mungkin mengerjakan penilaian tanpa didahului
oleh kegiatan pengukuran. Pengukuran dapat dilakukan dengan cara membandingkan
hasil tes terhadap barometer yang ditetapkan. Nisbah yang mutakadim diperoleh
kemudian dikualitatifkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Evaluasi
Pembelajaran: Evaluasi pembelajaran merupakan fragmen yang enggak bisa dipisahkan
berusul proses pembelajaran. Ini adalah salah satu alat kerjakan menentukan apakah
suatu pendedahan sudah berhasil ataupun tidak. Evaluasi kelincahan berbahasa
lazimnya dilakukan dalam dua bagan yaitu evaluasi secara termaktub dan evaluasi
secara oral.


Artikel
ini meributkan tentang pengertian evaluasi, syarat-syarat publik evaluasi, evaluasi
hasil belajar, dan evaluasi pembelajaran.


2.
    Bulan-bulanan
hasil evaluasi sparing:


kegiatan yang dirancang maka itu guru untuk membantu
seseorang mempelajari suatu kemampuan dan atau angka yang plonco privat suatu
proses yang bersistem melintasi tahap rancangan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam
konteks kegiatan membiasakan mengajar (Knirk & Gustafson intern Sagala, 2005)


Privat proses, pembelajaran dikembangkan melalui pola pembelajaran
yang menggambarkan kedudukan serta peran pendidik dan peserta didik dalam
proses pembelajaran. dan Sasaran hasil
evaluasi pengajian pengkajian: suatu kepatuhan hobatan nan menaruh manah pada perbaikan kualitas
pembelajaran dengan menggunakan teori pembelajaran (Degeng, 1989; Reigeluth,
1983). Penataran adalah suatu proses yang dilakukan oleh individu bagi
memperoleh suatu perubahan perilaku yang baru secara keseluruhan, bagaikan hasil
semenjak pengalaman makhluk itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya
(Surya, 2004)


3.
    Prosedur evaluasi hasil membiasakan dan
pembelajaran:


Perubahan yang disadari. Individu yang mengamalkan proses
penerimaan menyadari bahwa pengetahuannya telah bertambah, ketrampilannya
sudah lalu kian, sira bertambah yakin terhadap dirinya sendiri, dan sebagainya.


Perubahan yang bersifat kontinue. Perubahan perilaku
sebagai hasil pembelajaran akan berlangsung secara terus-menerus, artinya
satu peralihan yang terjadi menyebabkan terjadinya perubahan perilaku yang
bukan.


4.
    Pokok materi yang harus dilaporkan internal
evaluasi penataran:


Hasil pembelajaran ditandai dengan perubahan perilaku
secara keseluruhan. Prinsip ini mengandung makna bahwa perubahan perilaku
ibarat hasil penerimaan membentangi semua aspek peirlaku dan tak hanya satu
aspek maupun dua aspek semata-mata. Perubahan perilaku itu meliputi aspek-aspek
kognitif, afektif, konatif dan motorik.

Source: https://mediapustaka.com/1271/prinsip-dasar-evaluasi-belajar-dan.html

Posted by: and-make.com