Perbedaan Ip 6 Dan 7

Listrik
adalah rangkaian fenomena fisika yang bersambung dengan kehadiran dan distribusi pikulan setrum. Listrik menimbulkan berbagai rupa macam efek yang telah umum diketahui, seperti petir, elektrik statis, induksi elektromagnetik dan arus listrik. Adanya listrik juga bisa menimbulkan dan mengakuri radiasi elektromagnetik seperti gelombang radio.

Kerumahtanggaan setrum, pikulan menghasilkan arena elektromagnetik nan dilakukan ke muatan lainnya. Listrik muncul akibat adanya beberapa keberagaman fisika:

  • tanggung listrik: sifat beberapa partikel subatomik nan menentukan interaksi elektromagnetik. Gana yang bermuatan listrik menghasilkan dan dipengaruhi makanya medan elektromagnetik
  • medan listrik (lihat elektrostatis): jenis medan elektromagnetik sederhana nan dihasilkan makanya muatan setrum ketika diam (maka enggak ada revolusi elektrik). Panggung listrik menghasilkan gaya ke pikulan lainnya
  • potensial elektrik: produktivitas medan setrum untuk berbuat kerja pada sebuah muatan elektrik, biasanya diukur intern volt
  • arus listrik: perpindahan ataupun aliran molekul bermuatan listrik, biasanya diukur privat ampere
  • elektromagnet: Bahara berpindah menghasilkan medan besi berani. Arus setrum menghasilkan medan magnet dan peralihan medan magnet menghasilkan aliran listrik

Pada teknik elektro, setrum digunakan untuk:

  • tenaga listrik yang digunakan untuk menghidupkan peralatan
  • elektronik yang berhubungan dengan sirkuit setrum yang melibatkan onderdil elektrik aktif seperti torak vakum, transistor, dioda dan rotasi terkonsolidasi

Fenomena listrik telah dipelajari sejak zaman purba, meskipun kesadaran secara teoritisnya berkembang lamban setakat abad ke-17 dan 18. Kendati begitu, aplikasi praktisnya saat itu masih sedikit, hingga di akhir abad ke-19 para teknikus boleh memanfaatkannya plong pabrik dan rumah tataran. Kronologi nan luar legal cepat lega teknologi listrik mengubah industri dan masyarakat. Fleksibilitas setrum nan amat bermacam-macam menjadikan penggunaannya yang hampir tak terbatas seperti transportasi, pemanasan, penyorotan, telekomunikasi, dan komputasi. Tenaga setrum masa ini merupakan tulang punggung masyarakat industri modern.[1]

Album

[sunting
|
sunting sumber]

A bust of a bearded man with dishevelled hair

Thales, ilmuwan pertama nan meneliti elektrik

Jauh sebelum pengetahuan tentang listrik ada, sosok pron bila itu takut akan kejutan berasal ikan listrik. Penduduk Mesir Kuno dari zaman 2750 BC menjuluki lauk ini perumpamaan “Guntur dari Nil”, dan menganggap mereka sebagai “pelindung” dari semua ikan lainnya. Ikan listrik kemudian juga dilaporkan suatu milenium kemudian makanya Yunani Kuno, Kekaisaran Romawi dan para naturalis Arab.[2]
Beberapa panitera bersejarah, seperti Plinius yang Tua dan Scribonius Largus, membuktikan surat berharga mati rasa sengatan listrik dari lele dan pari torpedo, dan adv pernah bahwa kejutan listrik tersebut dapat mengalir melalui benda berkonduktansi.[3]
Pasien yang terkena pirai atau nyeri ketua pun diarahkan bikin menyandang ikan setrum dengan harapan bahwa kejutan nan kuat tersebut kreatif menyembuhkan mereka.[4]
Kemungkinan pendekatan semula dan minimal erat kepada penciptaan setrum berpangkal sumber lainnya yakni kepada orang-individu Arab, di mana sebelum abad ke-15 mereka telah memiliki kata bertata cara Arab untuk petir (raad) ke pari listrik.[5]

Beberapa budaya kuno sekitar Mediterania mengetahui bahwa beberapa benda, begitu juga batang ambar, dapat digosok dengan bulu kucing kerjakan menarik benda ringan sebagai halnya bulu. Thales membuat beberapa observasi pada listrik statis sekitar masa 600 BC, di mana dia berketentuan bahwa silang sengketa yang dihasilkan amber magnetik, padanan dari minerak seperti mana magnetit yang enggak perlu digosok.[6]
[7]
Thales ketika itu belum sopan bahwa sentak menyentak disebabkan maka itu efek magnet, saja sains kemudian membuktikan adanya pergaulan antara magnetisme dan listrik. Menurut sebuah teori kontroversial, orang-cucu adam Parthia boleh jadi telah punya pengetahuan mengenai elektroplating, berbasis plong invensi Baghdad Battery tahun 1936 yang menyerupai sel galvani, meskipun belum diketahui apakah artefak itu berlistrik di alam.[8]

A half-length portrait of a bald, somewhat portly man in a three-piece suit.

Benjamin Franklin melakukan penelitian ekstensif mengenai listrik plong abad ke-18, didokumentasikan makanya Joseph Priestley (1767)
History and Present Status of Electricity, dengannya Franklin melakukan koneksi lanjutan.

Listrik tetap hanya menjadi bulan-bulanan keingintahuan selama satu milenium hingga tahun 1600, saat jauhari Inggris William Gilbert takhlik pengkajian khusus mengenai elektrik dan magnetisme, membedakan efek lodestone berasal listrik statis yang dihasilkan dengan menggisil ambar.[6]
Ia mengajukan pembukaan Latin Hijau
electricus
(“seperti amber”, seperti ἤλεκτρον,
elektron, kata Yunani Kuno untuk “amber”) kerjakan merujuk pada rasam menarik benda ringan setelah digosok.[9]
Kata ini akhirnya diserap n domestik bahasa Inggris “electric” dan “electricity”, yang permulaan barangkali muncul sreg goresan cetak puas tulisan hoki Thomas Browne,
Pseudodoxia Epidemica, tahun 1646.[10]

Karya berikutnya nan dilakukan maka dari itu Otto von Guericke, Robert Boyle, Stephen Gray dan C. F. du Fay. Pada abad ke-18, Benjamin Franklin mengerjakan penelitian ekstensif pada kelistrikan. Bulan Juni 1752 ia berbuntut menempelkan pusat metal ke episode dasar senar layang nan dibasahi dan menerbangkan layang tersebut di langit berbadai.[11]
Adanya kilatan yang meloncat terbit pusat ke tangannya menunjukkan bahwa kilat adalah listrik di alam.[12]

Half-length portrait oil painting of a man in a dark suit

Perian 1791, Luigi Galvani mempublikasikan penemuan biolistrik, menunjukkan bahwa setrum merupakan sedang di mana lokap saraf memberikan signal ke otot.[13]
Baterai Alessandro Volta ataupun bumbun volta sreg masa 1800, dibuat dari lapisan seng dan tembaga, sehingga memberikan sumur yang lebih dipercaya bakal para sarjana bagi sumber energi listrik daripada mesin elektrostatis yang sebelumnya digunakan.[13]
Dikenalnya elektromagnetisme, kesatuan fenomena listrik dan magnetik, adalah karya Hans Christian Ørsted dan André-Marie Ampère periode 1819–1820; Michael Faraday menemukan penggerak setrum tahun 1821, dan Georg Ohm menganalisis secara matematis rotasi listrik tahun 1827.[13]
Elektrik dan magnet (dan cahaya) dihubungkan maka dari itu James Clerk Maxwell, pada tulisannya “On Physical Lines of Force” tahun 1861 dan 1862.[14]

Di awal abad ke-19 mulai ada urut-urutan yang cepat dalam ilmu kelistrikan. Beberapa penemu seperti Alexander Graham Bell, Ottó Bláthy, Thomas Edison, Galileo Ferraris, Oliver Heaviside, Ányos Jedlik, Lord Kelvin, Sir Charles Parsons, Ernst Werner von Siemens, Joseph Swan, Nikola Tesla dan George Westinghouse, listrik berubah dari keingintahuan sains menjadi peralatan berarti buat nasib maju, menjadi penggerak bakal Revolusi Industri Kedua.[15]

Tahun 1887, Heinrich Hertz[16]

:843–844

[17]
menemukan bahwa elektrode yang teriluminasi dengan cerah ultraviolet dapatmenghasilkan percikan setrum lebih mudah. Tahun 1905 Albert Einstein mempublikasikan tulisan yang menjelaskan data percobaan terbit surat berharga fotolistrik sebagai hasil dari energi cerah yang dibawa pada discrete quantized packets, menghidupkan elektron. Rakitan ini mengantarkan pada persebaran kuantum. Einstein mendapatkan Hadiah Nobel bidang Fisika periode 1921 lakukan “penemuannya dalam hukum efek fotolistrik”.[18]
Efek fotolistrik sekali lagi digunakan dalam fotosel seperti mana nan boleh ditemukan sreg panel rawi dan dapat digunakan buat memproduksi elektrik secara niaga.

Alat solid-state pertama merupakan detektor “cat’s whisker”, pertama bisa jadi digunakan tahun 1900-an di penerima radio. Kawat menyerupai misai ditempatkan berkontak dengan kristal padat (seperti kristal germanium) untuk mendeteksi signal radio dengan surat berharga simpang ikatan.[19]
Pada komponen tulang beragangan padat, arus listrik dibatasi oleh atom padat dan fusi direkayasa spesifik kerjakan menghidupkan dan memperkuatnya. Aliran arus dapat dipahami dalam 2 bentuk: sebagai elektron bermuatan merusak dan elektron kekurangan muatan faktual nan disebut lubang. Bahara dan terowongan ini dapat dipahami sreg fisika kuantum. Material pembangunnya biasanya adalah kristalin semikonduktor.[20]
[21]

Komponen rancangan-padat kemudian berkembang dengan munculnya transistor tahun 1947. Sejumlah komponen buram padat yang mahajana ialah transistor, chip mikroprosesor, dan RAM. Sebuah tipe unik dari RAM disebut flash RAM digunakan sreg flash drives. Selain itu, solid-state drive waktu ini digunakan kerjakan menggantikan cakram keras yang berputar mekanis. Komponen bentuk padat start naik daun tahun 1950-an dan 1960-an, persilihan dari tabung vakum ke dioda semikonduktor, transistor, sirkuit terintegrasi (IC) dan diode pancaran cahaya (LED).

Konsep

[sunting
|
sunting mata air]

Muatan setrum

[sunting
|
sunting sendang]

Kubah kaca memiliki elektrode eksternal yang menghubungkan melalui gelas ke sepasang daun emas. Sebuah batang bermuatan menyentuh bagian luar elektrode dan menyebabkan daunnya saling menjauh.

Adanya muatan akan menghasilkan gaya elektrostatis: tanggung memberikan gaya pada muatan lainnya, sebuah efek yang diketahui sejak zaman historis.[16]

:457

Sebuah bola ringan nan digantung berpangkal senar dapat diberi muatan dengan menyentuhkannya dengan pengocok kaca yang telah dimuati dengan menggosokkannya pada kejai. Seandainya ada bola yang separas dimuati dengan pengocok kaca nan separas, maka akan memerosokkan bola pertama: barang bawaan bekerja pada kedua bola. Dua bola nan dimuati dengan layon amber nan digosok juga menolak satu sama lain. Namun, jika satu bola dimuati maka itu pengaduk kaca, dan lainnya dengan batang amber, kedua bola ini akan tarik menarik. Fenomena ini kemudian diinvestigasi di akhir abad ke-18 maka dari itu Charles-Augustin de Coulomb. Kreasi ini kemudian memunculkan aksiom yang terkenal:
beban sejenis akan tolak-menolak dan beban berlawanan diversifikasi akan tarik-menghirup.[16]

Gaya nan bekerja pada partikel akan menjatah muatan plong partikel itu koteng, maka muatan akan memiliki mode untuk tersebar berlepit-lepit pada meres berkonduksi. Besarnya gaya elektromagnetik, entah tarik-menarik atau tolak-menunda, dituliskan dalam Hukum Coulomb, yang menghubungkan gaya dengan hasil kali muatan dan memiliki hubungan kuadrat menjengkolet dengan jarak antar keduanya.[22]
[23]

:35

Gaya elektromagnetik habis kuat, hanya berpunya di pantat gaya nuklir kuat,[24]
namun ia bergerak ke semua arah.[25]
Seumpama perbandingan dengan kecenderungan gravitasi yang jauh kian lemah, gaya elektromagnetik akan mendorong kedua elektron terpisah 1042
kali daripada gaya tarik-menjajarkan gravitasi nan saling menyentak mereka.[26]

Eksplorasi sudah lalu menunjukkan bahwa sumur bagasi yakni pecah variasi unsur subatomik tertentu yang memiliki sifat pikulan listrik. Muatan listrik menimbulkan dan berinteraksi dengan tendensi elektromagnetik, satu dari empat interaksi dasar di standard. Pembawa paling mahajana semenjak bahara listrik adalah elektron dan proton. Penekanan menunjukkan bahwa muatan merupakan kelestarian kuantitas, artinya muatan bersih antara sebuah sistem terisolasi akan demap taat tanpa memperhatikan pertukaran yang terjadi pada sistem tersebut.[27]
Dalam sistem, muatan bisa berpindah antar tubuh, entah melangkaui interelasi langsung atau dilewatkan material berkonduksi begitu juga telegram.[23]

:2–5

Sebutan listrik statis merujuk pada adanya muatan suci pada suatu benda, biasanya disebabkan maka itu kedua material berbeda yang digosok bersamaan, menyebabkan perpindahan kewajiban dari satu benda ke benda lainnya.

Muatan pada elektron dan proton berlainan logo, maka total muatan boleh diekspresikan negatif atau positif. Dengan konvensi, pikulan yang dibawa elektron ditulis destruktif, dan proton substansial, sebuah aman yang berbunga mulai sejak kerja Benjamin Franklin.[28]
Besaran beban galibnya diberi simbol
Q
dan satuannya coulomb;[29]
tiap elektron mengirimkan beban nan sama terka-nyana −1.6022×10−19 coulomb. Seandainya proton n kepunyaan muatan nan sama dan berlainan, maka muatannya +1.6022×10−19  coulomb. Bahara lain sekadar dimiliki oleh materi, tetapi juga antimateri, tiap antipartikel n kepunyaan hubungan beban yang sama dan berlawanan dengan anasir lainnya.[30]

Muatan dapat diukur dengan sejumlah kaidah, salah satu perkakas sediakala adalah elektroskop berdaun-emas, yang momen ini masih digunakan untuk demonstrasi di papan bawah, sudah digantikan oleh elektrometer elektronik.[23]

:2–5

Arus listrik

[sunting
|
sunting sumber]

Pengungsian beban elektrik dikenal dengan label distribusi listrik, besarnya diukur dalam ampere. Arus boleh terdiri dari partikel bermuatan apapun yang berpindah; biasanya merupakan elektron, doang kewajiban apapun yang berpindah menghasilkan arus.

Menurut konvensi lama, rotasi faktual didefinisikan misal nan memiliki arah nan sama dari aliran barang bawaan positif nan dikandungnya, atau aliran dari babak paling maujud bermula sirkuit ke bagian paling destruktif. Saat ini disebut dengan arus konvensional. Propaganda elektron bermuatan negatif di seputar diseminasi listrik, maka dianggap konkret plong arah “berlawanan” dari elektron tersebut.[31]
Meski begitu, tergantung kondisinya, arus setrum dapat terdiri dari peredaran partikel bermuatan bersumber salah satu sebelah, atau apalagi bersamaan berpangkal kedua arah. Konvensi positif ke destruktif digunakan luas cak bagi menyederhanakan kondisi ini.

Two metal wires form an inverted V shape. A blindingly bright orange-white electric arc flows between their tips.

Api setrum memberikan demonstrasi energi berpangkal rotasi listrik

Proses momen arus listrik melewati material disebut konduksi listrik, dan sifatnya bervariasi tergantung dari partikel bermuatan dan material yang mereka lewati. Contoh aliran listrik misalnya konduksi besi, di mana elektron mengalir melalui konduktor setrum seperti besi, dan elektrolisis, di mana ion (molekul bermuatan) mengalir melalui larutan atau plasma. Saat partikel itu koteng boleh berpindah agak lambat, bekas listrik yang menggerakkan mereka dapat menggandakan dengan kecepatan mendatangi kecepatan pendar, memungkinkan signal lsitrik untuk silam dengan cepat pada kawat.[32]

Rotasi akan menyebabkan sejumlah pengaruh. Air boleh terdekomposisi melalui arus dari onggokan volta, ditemukan oleh Nicholson dan Carlisle tahun 1800, proses ini sekarang dikenal dengan elektrolisis. Hasil karya mereka kemudia dikembangkan Michael Faraday tahun 1833. Aliran nan melewati resistansi listrik akan menyebabkan panas, efek nan dipelajari matematis maka dari itu James Prescott Joule tahun 1840.[23]

:23–24

Pelecok suatu reka cipta terpenting intern ilmu mengenai perputaran oleh Hans Christian Ørsted tahun 1820, ketika dia menyaksikan arus dalam telegram menganggu kerja jarum kompas magnet.[33]
Engkau menemukan elektromagnetisme, interaksi radiks antara elektrik dan magnet. Tingkat keluaran elektromagnetik yang dihasilkan jago merah listrik memadai tinggi untuk menghasilkan gangguan elektromagnet yang dapat menganggu kerja alat.[34]

Puas teknik alias petisi rumah panjang, revolusi berulangulang dijelaskan dalam distribusi searah (DC) atau arus wara wiri (AC). Sebutan ini merujuk puas bagaimana distribusi bervariasi terhadap waktu. Arus seia sekata, diproduksi seumpama contoh dari lampu senter dan diperlukan makanya sanding seluruh peralatan elektronik, yakni aliran berpokok bagian positif sirkuit ke bagian merusak.[35]

:11

Aliran ini biasanya dibawa oleh elektron, mereka akan berpindah menerobos arah berlawanan. Rotasi bolak-balik merupakan persebaran yang meliut arah berulang-ulang; hampir gelojoh menciptakan menjadikan gelombang listrik sinus.[35]

:206–207

Arus mondar-mandir akan bergetar wara wiri dalam konduktor tanpa tanpa muatan berpindah tiap jarak seiring hari. Nilai waktu rata-rata arus bolak serong adalah nol, sahaja energi akan dikeluarkan pada suatu arah, kemudian kebalikannya. Persebaran bolak-perot dipengaruhi oleh sifat-adat listrik yang tidak dapat dilihat pada diseminasi searah situasi tunak, seperti induktansi dan kapasitansi.[35]

:223–225

Adat-rasam ini menjadi penting ketika rangkaian ditujukan plong respon transien, begitu juga ketika purwa kali diberi energi.

Bekas setrum

[sunting
|
sunting sumber]

Konsep panggung setrum pertama kali diperkenalkan maka itu Michael Faraday. Medan listrik tercipta dari benda bermuatan di ruang nan mengelilinginya, dan menghasilkan tendensi yang diberikan sreg muatan manapun nan berada plong cakupan bekas tersebut. Ajang listrik berkarya di antara 2 muatan dengan perilaku yang serupa dengan palagan gaya tarik bumi bekerja di antara 2 massa, dan akan berbanding kuadrat menjengkolet dengan jarak.[25]
Namun, ada perbedaan di antara keduanya. Gaya berat selalu bekerja tarik menjajarkan, menarik kedua massa bersama, sedangkan medan setrum bisa menghasilkan tarikan atau tolakan. Ketika sasaran lautan seperti planet galibnya tidak membawa bagasi ceria, medan listrik pada jarak tertentu nilainya nol. Oleh karena itu gaya tarik bumi menjadi dominan di kalimantang segenap, meskipun jauh lebih lemah.[26]

Garis kecondongan keluar dari barang bawaan positif diatas bidang konduktor

Sebuah gelanggang listrik umumnya beragam pada suatu ruang,[36]
dan kekuatannya plong satu titik didefiniskan sebagai gaya (per satuan muatan) yang mengenai muatan diam imajiner jika diletakkan pada titik tersebut.[16]

:469–470

Konsep ini, dinamai ‘bahara pengecekan’, haruslah sangat kecil untuk menghindari panggung listriknya sendiri menganggu medan utama dan lagi harus diam untuk menghindari efek arena magnet. Karena ajang setrum didefiniskan privat tendensi, dan gaya merupakan vektor, maka arena elektrik juga vektor, mempunyai besaran dan arah. Secara spesifik, medan setrum ialah bekas vektor.[16]

:469–470

Penajaman mengenai bekas setrum diciptakan oleh bagasi sengap yang disebut elektrostatis. Palagan dapat divisualisasikan dengan set garis imajiner yang arahnya pada semua titik adalah begitu juga medan tersebut. Konsep ini pertama siapa diperkenalkan Faraday,[37]
di mana kata ‘garis gaya’ kadang kala masih digunakan. Garis tempat ialah jalur-jalur titik kancah pikulan positif akan terlihat seperti dipaksa untuk berpindah di intern palagan tersebut; namun ini hanyalah konsep imajiner minus kerelaan nan senyatanya. Medan menembus semua ruang di antara garis-garis tersebut.[37]
Garis tendensi terpancar dari tanggung tutup mulut memiliki beberapa aturan: pertama, mereka berawal berpangkal muatan positif dan berakhir plong muatan negatif. Kedua, mereka harus masuk ke konduktor manapun plong ki perspektif yang benar, ketiga, mereka tak boleh memotong atau mepet antara satu ekuivalen lain.[16]

:479

Objek berkonduksi berongga mengangkut semua muatannya plong permukaan. Maka ajang di privat mangsa bernilai zero.[23]

:88

Ini yaitu prinsip operasi sangkar Faraday, kerangka logam berkonduksi nan mengisolasi dalamnya semenjak surat berharga listrik dari luar.

Kaidah elektrostatis lalu penting saat mendesain peralatan dengan tekanan listrik tinggi. Ada had medan listrik tertentu yang dapat ditahan oleh medium apapun. Diatas titik ini, akan terjadi kehampaan listrik dan tempias jago merah dan terjadi flashover di antara bagian nan bermuatan. Peledak, misalnya, merentang akan muncul percikan di sepanjang celah kecil lega medan listrik diatas 30 kV per sentimeter. Jika celahnya diperbesar, maka guna breakdown lagi melemah, selingkung 1 kV masing-masing sentimeter.[38]
Paling mudah bisa dilihat pada nur, terjadi momen kewajiban menjadi terpisah di udara dengan naiknya kolom udara dan memanjatkan medan listrik di udara setakat lebih besar dari nan bisa ditahan. Tarikan dari awan kilat yang osean dapat sampai ke 100 KV dan bisa mengkhususkan energi hingga 250 kWh.[39]

Arti medan sangat dipengaruhi oleh bahan berkonduksi di dekatnya, terutama menjadi besar ketika dipaksa untuk melekuk disekitar titik incaran. Asas ini kemudian dipelajari puas konduktor seri, ujung tajam yang di mana mendorong binar cak bagi tertuju kesitu, dan bukan ke gedung yang dilindunginya.[40]

:155

Potensial listrik

[sunting
|
sunting mata air]

Dua baterai AA masing-masing memiliki tanda + di salah satu ujungnya.

Sepasang baterai AA. Tanda + menunjukkan polaritas perbedaan potensial di antara lawan-kutub baterai.

Konsep dari potensial listrik sangat bersambung dekat dengan medan listrik. Sebuah tanggung yang diletakkan dalam sebuah medan listrik akan mujur kecenderungan, dan akan membuat membuat muatan melawan kecondongan tersebut yang membutuhkan kerja. Potensial elektrik puas tiap titik didefinisikan sebagai energi yang dibutuhkan untuk membawa sebuah kewajiban semenjak jarak enggak terbatas ke titik tersebut. Diukur dalam satuan volt yang berarti satu volt ialah potensial di mana harus dihasilkan kerja 1 joule untuk mengangkut tanggung sebesar 1 coulomb dari jarak tak terperingkatkan.[16]

:494–498

Definisi potensial ini saja cacat punya kegunaan, dan konsep yang lebih selalu dipakai adalah perbedaaan potensial listrik yaitu energi yang dibutuhkan untuk memindahkan sebuah muatan antara 2 titik tertentu. Sebuah ajang listrik memiliki karakteristik khas yaitu
konservatif
di mana jalur yang dilewati kewajiban tidak berhubungan: semua jongkong antara 2 titik tertentu menghabiskan energi yang sama, maka kredit perbedaan potensial dapat ditentukan.[16]

:494–498

Lega praktiknya, umumnya didefinisikan titik referensi di mana potensial dapat dinyatakan dan dibandingkan. Karena harus ditentukan maka acuan yang paling umum digunakan yaitu marcapada itu sendiri, yang diasumsikan memiliki potensial yang sama di manapun. Tutul acuan ini biasanya diambil dari marcapada. Mayapada diasumsikan memiliki kuantitas muatan merusak dan positif yang setinggi banyak dan tak minus, maka lain dapat dialiri listrik.[41]

Potensial listrik adalah besaran skalar nan signifikan hanya memiliki nilai dan tidak memiliki arah. Dapat dianalogikan dengan tangga: ketika sebuah incaran yang dilontarkan akan runtuh pada kemuliaan yang berbeda akibat medan gravitas maka muatan akan ‘jatuh’ melalui tekanan listrik nan disebabkan oleh ajang listrik.[42]
Pada peta cukilan menunjukkan garis garis bentuk men tutul-titik plong ketinggian yang sederajat, setumpuk garis menandai tutul-titik dengan potensial yang sama (atau ekuipotensial) dapat digambarkan di sekitar bahan bermuatan elektrostatis. Ekuipotensial akan memotong semua garis mode puas sudut siku. Ekuipotensial juga harus terletak paralel dengan bidang konduktor listrik, seandainya tidak maka akan menghasilkan tren yang dapat membawa kewajiban sampai bahkan potensial pada permukaan.

Medan setrum secara sahih didefinisikan sebagai tren nan diberikan per atuan beban, cuma konsep dari potensial memberikan definisi yang bertambah baik: medan listrik ialah gradien lokal dari potensial listrik. Diukur internal volt masing-masing meter, arah vektor dari medan listrik yaitu garis kemiringan terbesar dari potensial, di mana ekuipotensial terletak paling dekat bersamaan.[23]

:60

Elektromagnet

[sunting
|
sunting sendang]

A wire carries a current towards the reader. Concentric circles representing the magnetic field circle anticlockwise around the wire, as viewed by the reader.

Kancah magnet melingkari sirkulasi

Reka cipta Ørsted pada tahun 1821 bahwa gelanggang magnet terserah pada semua sebelah benang besi yang membawa arus listrik menandakan bahwa ada gabungan bertepatan antara listrik dan magnet. Ditambah lagi, interaksi antar keduanya kelihatan berlainan dari kecenderungan gaya tarik bumi dan elektrostatis. Gaya sreg jarum kompas tidak mendekati pada sebelah yang sama maupun kebalikan, saja arahnya kabur harfiah terhadap distribusi.[33]
Gaya ini juga tergantung dari arah arus, jika arah alirannya dibalik, maka gayanya juga terbalik.[43]

Ørsted belum memahami dengan ter-hormat penemuannya, tetapi sira meneliti bahwa efek ini berperilaku n partner: sebuah arus menghasilkan tendensi lega magnet dan medan magnet menghasilkan gaya pada aliran. Fenomena ini nantinya akan diteliti seterusnya oleh Ampère, yang menemukan bahwa 2 benang tembaga paralel berarus akan menghasilkan gaya satu sama bukan: dua kawat mengonduksi distribusi pada sebelah yang sama akan tarik-menjajarkan, sedangkan kawat yang arusnya berlawanan arah akan tolak menyorong.[44]
The interaction is mediated by the magnetic field each current produces and forms the basis for the international definition of the ampere.[44]

A cut-away diagram of a small electric motor

Pencetus listrik menggunakan cara elektromagnet: arus melewati medan magnet akan beruntung gaya sreg ki perspektif takut literal dari palagan dan arus

Sangkutan antara wadah magnet dan arus sangat penting, hal ini akan mengacu pada penemuan motor listrik oleh Michael Faraday tahun 1821. Motor homopolar Faraday terdiri mulai sejak magnet permanen yang terletak lega pul raksa. Rotasi dilewatkan melangkahi kawat nan digantung berbunga poros diatas magnet dan dicelupkan ke n domestik raksa. Magnet akan memberikan gaya tangensial lega kawat, membuat kawat mengelilingi magnet sejauh arus bergerak.[45]

Percobaan oleh Faraday perian 1831 membuktikan bahwa benang tembaga berputar samar muka lurus terhadap medan magnet akan menghasilkan perbedaan potensial di antara ujung-ujungnya. Penelitian lebih jauh semenjak proses ini, disebut dengan induksi elektromagnetik, memunculkan Hukum induksi Faraday, nan menyatakan bahwa perbedaan potensial nan diinduksi pada kawin terkatup akan berbanding harfiah dengan perubahan kecepatan fluks magnet sepanjang aliansi. Penggunaan lebih jauh dari penemuan ini membuatnya menemukan generator listrik mula-mula tahun 1831, di mana dia mengubah energi mekanik berpunca cakram tembaga yang berputar menjadi energi listrik.[45]
Cakram Faraday enggak efisien dan tidak digunakan sebagai pengungkit sememangnya, cuma dia menunjukkan adanya kemungkinan menyalakan energi listrik menggunakan magnet.

Elektrokimia

[sunting
|
sunting sumur]

Kemampuan reaksi kimia kerjakan menghasilkan elektrik, serta kemampuan listrik untuk menjalankan reaksi kimia telah banyak membawa kepentingan.

Elektrokimia yakni bagian berharga mulai sejak listrik. Dari tadinya reka cipta lambak volta, terungku elektrokimia telah berkembang menjadi bervariasi baterai, elektroplating, dan sel elektrolisis. Aluminium diproduksi n domestik besaran besar ketika ini dan banyak peralatan ditenagai dengan rumah pasung yang dapat diisi ulang.

Kontak listrik

[sunting
|
sunting mata air]

Gabungan listrik adalah interkoneksi beberapa suku cadang listrik sehingga beban listrik dibuat berpindah melalui jalur tertutup (pergaulan), biasanya digunakan buat mengerjakan maksud tertentu.

Suku cadang privat rangkaian listrik dapat terdiri dari berbagai rupa variasi partikel seperti resistor, kapasitor, sakelar, transformator dan elektronika. Rangkaian elektrik terdiri mulai sejak komponen aktif, biasanya semikonduktor, dan biasanya berjalan non-linear, membutuhkan analisis kompleks. Komponen listrik paling sederhana adalah komponen-komponen pasif dan linear: detik mereka dapat menyimpan energi darurat, mereka tidak punya sumbernya, dan akan ogok respon linear kalau diberi stimulus.[46]

:15–16

Resistor adalah salah suatu elemen rangkaian pasif: resistor akan mencegat rotasi yang melaluinya, membebaskan energinya sebagai panas. Hambatan unjuk akibat gerak muatan menerobos konduktor: sreg logam, misalnya, hambatan disebabkan karena cak bertubrukan antara elektron dan ion. Hukum Ohm adalah syariat dasar mengenai teori rangkaian, menyatakan bahwa perkariban yang melewati hambatan berbanding lurus dengan perbedaan potensialnya. Obstruksi puas sebagian besar material nisbi konstan terhadap berbagai ragam
range
hawa dan arus. Ohm, satuan hambatan, diambil dari fisikawan Georg Ohm, dilambangkan dengan huruf Yunani Ω. 1 Ω adalah hambatan nan akan menghasilkan perbedaan potensial 1 volt sekiranya diberikan sirkuit suatu ampere.[46]

:30–35

Kapasitor adalah pengembangan Leyden jar dan merupakan perkakas nan dapat menyimpan pikulan sehingga menyimpan energi listrik dalam medan resultan. Kapasitor terdiri dari 2 pelat berkonduksi dipisahkan makanya sepuhan dielektrik terinsulasi. Internal kenyataannya, kertas metal tipis digulung bersama, meningkatkan luas permukaan tiap-tiap satuan volume dan meningkatkan kapasitansi. Satuan kapasitansi adalah farad, diambil dari nama fisikawan Michael Faraday, dan diberi simbol
F: satu farad ialah kapasitansi yang memberikan perbedaan potensial 1 volt ketika menyimpan muatan sebesar 1 coulomb. Kapasitor awalnya terhubung dengan catu daya akan menimbulkan arus setrum dan mengumpulkan muatan; persebaran ini akan tersayat ketika kapasitor sudah terisi penuh. Maka kapasitor tidak beroperasi intern perputaran keadaan tunak (steady state), sekadar malah membloknya.[46]

:216–220

Induktor, umumnya berupa gulungan kawat, menyimpan energi pada medan magnet sebagai respon atas arus nan melewatinya. Momen terjadi pertukaran arus, maka kancah besi sembrani akan berubah, menginduksi tekanan listrik antara ujung-ujung konduktor. Tegangan terinduksi berbanding lurus dengan pertukaran arus terhadap waktu. Proporsi ini disebut dengan induktansi. Eceran dari induktansi merupakan henry, dinamai berpunca fisikawan Joseph Henry. Satu henry adalah induktansi yang akan menginduksi perbedaan potensial sebesar 1 volt jika arus yang melangkahi berubah dengan kepantasan 1 ampere per detik. Perilaku induktor terka kebalikan dengan kapasitor: beroperasi lega arus tegar, tetapi tidak bia jikalau arus berubah lampau cepat.[46]

:226–229

Tenaga listrik

[sunting
|
sunting sumber]

Tenaga setrum adalah kecepatan energi setrum berpindah melalui koalisi listrik. Satuan Sang dari tenaga adalah watt, satu joule per momen.

Tenaga listrik, seperti tenaga mekanik, adalah seberapa cepatnya melakukan kerja, terevaluasi dalam watt dan dilambangkan dengan huruf
P. Tenaga listrik dihasilkan bermula sirkuit listrik
I
terdiri dari kewajiban
Q
coulomb tiap
t
detik melewati perbedaan potensial setrum (voltase)
V
adalah





P
=

kerja masing-masing satuan waktu

=



Q
V

lengkung langit


=
I
V



{\displaystyle P={\text{kerja saban satuan waktu}}={\frac {QV}{t}}=IV\,}



Q: tanggung listrik dalam coulomb
t: waktu privat detik
I: arus elektrik dalam ampere
V: potensial elektrik atau voltase dalam volt

Generator listrik biasanya memperalat pengungkit listrik, namun juga bisa berasal dari sumber ilmu pisah begitu juga baterai listrik atau sumber lain. Tenaga listrik biasanya disalurkan ke rumah tangga dan bisnis maka dari itu industri tenaga listrik. Listrik biasanya dijual dalam satuan kilowatt jam (3.6 MJ) yang yakni hasil bisa jadi anak kunci dalam kilowatt dikali lamanya hari dalam jam. Utilitas setrum menyukat daya menggunakan meteran listrik, yang terus menyimpan total energi listrik yang digunakan oleh pelanggan.

Elektronika

[sunting
|
sunting sumber]

Elektronika gandeng dengan aliansi elektrik yang berisi komponen aktif seperti tabung vakum, transistor, dioda dan sirkuit teratur. Sifat nonlinear dari suku cadang aktif dan kemampuannya untuk mengontrol diseminasi elektron membentuk penguatan signal lemah menjadi mungkin dan elektronika secara luas digunakan puas pemrosesan informasi, telekomunikasi, dan pemrosesan sinyal. Kemampuan peralatan elektronik lakukan menjadi sakelar memungkinkan pemrosesan kenyataan digital. Ditambah teknologi papan rangkaian, penyediaan elektronik, dan berbagai rencana rangkaian infrastruktur komunikasi, mengingkari komponen yang terpisah-pisah menjadi satu sistem kesatuan kerja.

Saat ini, sebagian segara peralatan elektronik menggunakan onderdil semikonduktor kerjakan mengontrol elektron. Studi mengenai peralatan semikonduktor dan teknologinya adalah simpang berasal fisika fasa padat, di mana mempelajari desain dan gedung rangkaian elektronik untuk menyelesaikan permasalahan-persoalan teknik elektronika.

Gelombang elektromagnetik

[sunting
|
sunting sumber]

Faraday dan Ampère menunjukkan bahwa palagan magnet yang berubah terhadap tahun berperan sebagai sumber ajang elektrik, dan medan listrik yang berubah terhadap waktu juga sebagai perigi kancah besi berani. Maka, detik pelecok suatu medan berubah terhadap periode, maka medan lainnya juga terinduksi.[16]

:696–700

Fenomena ini adalah kebiasaan-resan gelombang dan disebut sebagai gelombang listrik elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik permulaan kali diteliti oleh James Clerk Maxwell tahun 1864. Maxwell berekspansi beberapa persamaan yang menguraikan perpautan antara medan elektrik, medan magnet, muatan listrik, dan distribusi elektrik. Ia juga dapat membuktikan bahwa gelombang elektronik dapat melintas dengan kecepatan cahaya, maka cahaya itu sendiri adalah salah satu bentuk radiasi elektromagnetik. Hukum Maxwell, yang menggabungkan cahaya, arena, dan muatan adalah salah suatu pencapaian terpenting di bidang fisika teoretis.[16]

:696–700

Maka, pecah hasil kerja para peneliti ini barang elektronik bisa mengubah signal menjadi perputaran berosilasi berfrekuensi tinggi, dan melalui konduktor, elektrik bisa menghantarkan dan menerima signal ini melampaui gelombang radio sreg jarak yang sangat jauh.

Produksi dan penggunaan

[sunting
|
sunting sumber]

Generator dan transmisi

[sunting
|
sunting sumber]

Pada abad ke-6 SM, filosofis Yunani Thales berbuat percobaan dengan kunarpa amber dan percobaan ini ialah percobaan pertama untuk menghasilkan energi elektrik. Dengan metode ini, saat ini disebut bilyet triboelektrik, dapat mengangkat benda ringan dan menghasilkan percikan, doang adv amat bukan efisien.[47]
Namun bukan ada kronologi berarti sebatas abad ke-18 ketika ditemukannya onggokan volta. Tumpukan volta dan penerus modernnya yaitu baterai listrik menyimpan energi kimia dan bisa menghasilkan listrik.[47]
Baterai mudah digunakan dan merupakan sendang tenaga paling kecil umum yang acuan kerjakan banyak permintaan, tetapi penyimpanan energinya invalid, dan ketika sudah dulu maka harus dibuang atau diisi ulang. Bakal kebutuhan energi elektrik yang besar maka elektrik harus dihasilkan kontinu melalui jalur transmisi konduktif.

Tenaga listrik biasanya dihasilkan dengan generator teknisi-elektrik yang digerakkan oleh uap dihasilkan dari pembakaran objek bakar sisa purba, alias panas yang dilepas bermula reaksi nuklir, atau mulai sejak sumur enggak sama dengan energi gerak dari angin alias air mengalir. Turbin uap berbudaya ditemukan maka itu Sir Charles Parsons tahun 1884 saat ini menghasilkan seputar 80% tenaga listrik dunia dari beragam mata air panas. Generator ini sudah lalu berbeda kadang-kadang dari generator cakram homopolar Faraday tahun 1831, tetapi masih kukuh menggunakan prinsip sumber akar elektromagnetik yang sekufu yaitu konduktor yang dihubungkan ke medan magnet yang berubah akan menginduksi perbedaan potensial di antara ujung-ujungnya.[48]
Penemuan transformator di pengunci abad ke-19 alhasil bisa membuat tenaga elektrik disalurkan bertambah efisien pada tegangan tinggi tetapi diseminasi rendah. Transmisi listrik yang efisien dapat menciptakan menjadikan listrik bisa disalurkan ke pemakai yang berjarak yang nisbi jauh bermula stasiun pembangkitnya.[49]
[50]

A wind farm of about a dozen three-bladed white wind turbines.

Karena energi elektrik bukan boleh dengan mudah disimpan dalam jumlah besar untuk menyempurnakan permintaan kewarganegaraan, maka listrik harus diproduksi sebanyak mungkin yang dibutuhkan.[49]
Hal ini membutuhkan utilitas listrik untuk memprediksi dengan etis muatan listrik dan menjaga penyerasian dengan stasiun penggelora. Setiap pembangkit yang dijalankan harus mempunyai cadangan untuk melindungi jaringan elektrik berpunca alai-belai dan kesuntukan yang tak terduga.

Tuntutan akan elektrik akan meningkat cepat seiring modernisasi suatu negara dan berkembangnya ekonomi. Permohonan listrik di Amerika Serikat meningkat 12% tuap tahunnya pada 3 dekade pertama abad ke-20,[51]
pertumbuhan yang saat ini juga dirasakan oleh India atau Tiongkok.[52]
[53]
Terbit sejarahnya, tingkat permohonan listrik sudah melampaui bentuk energi lainnya.[54]

:16

Keresahan lingkungan akan pembangkit elektrik meningkatkan fokus pembangkitan listrik berpokok energi terbaharui, seperti angin dan air.[54]

:89

Penggunaan

[sunting
|
sunting sumber]

Setrum adalah energi nan paling mudah digunakan dan telah digunakan di sebagian besar alat dan akan terus berkembang.[55]
Invensi bola lampu pijar pada tahun 1870-an menjadikan penyorotan salah satu aplikasi purwa tenaga listrik yang digunakan secara luas. Dengan begitu elektrik menggantikan penyinaran dari jago merah yang berarti jauh mengurangi risiko kebakaran pada rumah dan pabrik.[56]
Utilitas umum dipasang di banyak kota mematok permintaan pasar yang berkembang untuk penerangan listrik.

Efek pemanasan joule nan unjuk pada bohlam kembali digunakan langsung pada pemanas listrik. Meski penggunaannya mudah dan dapat dikontrol, sekadar ketuhar listrik dianggap memboroskan energi, karena sebagian segara pembangkit elektrik telah membutuhkan seronok di stasiun generator.[57]
Beberapa negara seperti Denmark, sudah lalu membebaskan aturan yang mewatasi atau melarang penggunaan pendiangan listrik di bangunan baru.[58]
Listrik juga yakni sumber energi utama untuk refrigerasi,[59]
dengan pendingin udara menayangkan tuntutan listrik yang meningkat.[60]

Listrik digunakan privat telekomunikasi, unjuk lega telegraf listrik musim 1837 oleh Cooke dan Wheatstone. Pembangunan sistem telegraf interkontinental dan transatlantik, pada waktu 1860-an, listrik membuat komunikasi di seluruh dunia terhubung dalam hitungan menit. Fiber optik dan bintang beredar komunikasi turut berperan dalam sistem telekomunikasi, tetapi elektrik tetap menjadi bagian utamanya.

Efek elektromagnet paling kecil dapat dilihat pada motor elektrik yang dapat menyenggangkan tenaga gerak yang bersih dan efisien. Pentolan diam seperti winch bisa ditenagai dengan mudah, tetapi pentolan yang berpindah dalam penggunaannya, begitu juga kendaraan listrik, harus membawa perigi tenaga begitu juga lampu senter atau mendapatkan persebaran bersumber gayutan geser seperti pantograf.

Peralatan elektronik menggunakan transistor, salah suatu penemuan terpenting pada abad ke-20,[61]
menjadi dasar mulai sejak semua rangkaian listrik berbudaya. Sebuah rangkaian terkonsolidasi modern boleh berisi milyaran transistor mini dengan luas sekadar beberapa sentimeter persegi.[62]

Elektrik juga digunakan cak bagi menggerakan transportasi umum, seperti kereta dan bus listrik.[63]

Satuan-asongan SI listrik

[sunting
|
sunting sumber]

edit

Unit-unit elektromagnetisme Sang
Simbol Nama kuantitas Unit manusia Unit dasar
I Arus ampere A A
Q Pikulan setrum, Besaran setrum coulomb C A·s
V Perbedaan potensial volt V J/C = kg·m2·s−3·A−1
R, Z Benduan, Impedansi, Reaktansi ohm Ω V/A = kg·m2·s−3·A−2
ρ Ketahanan ohm meter Ω·m kg·m3·s−3·A−2
P Daya, Listrik watt W V·A = kg·m2·s−3
C Kapasitansi farad F C/V = kg−1·m−2·A2·s4
Elastisitas reciprocal
farad
F−1 V/C = kg·m2·A−2·s−4
ε Permitivitas farad per meter F/m kg−1·m−3·A2·s4
χe Susceptibilitas listrik (tak berdimensi)
Konduktansi, Admitansi, Susceptansi siemens S Ω−1
= kg−1·m−2·s3·A2
σ Konduktivitas siemens per meter S/m kg−1·m−3·s3·A2
H Medan magnet, Kelebihan medan besi sembrani ampere saban meter A/m A·m−1
Φm Flux besi berani weber Wb V·s = kg·m2·s−2·A−1
B Kepejalan medan besi berani, Induksi besi sembrani, Faedah medan magnet tesla T Wb/m2
= kg·s−2·A−1
Reluktansi ampere-turns
per weber
A/Wb kg−1·m−2·s2·A2
L Induktansi henry H Wb/A = V·s/A = kg·m2·s−2·A−2
μ Permeabilitas henry per meter H/m kg·m·s−2·A−2
χm Susceptibilitas besi sembrani (tak berdosis)

Referensi

[sunting
|
sunting sumur]


  1. ^


    Jones, D.A. (1991), “Electrical engineering: the backbone of society”,
    Proceedings of the IEE: Science, Measurement and Technology,
    138
    (1): 1–10, doi:10.1049/ip-a-3.1991.0001





  2. ^


    Moller, Peter; Kramer, Bernd (December 1991), “Review: Electric Fish”,
    BioScience, American Institute of Biological Sciences,
    41
    (11): 794–6 [794], doi:10.2307/1311732, JSTOR 1311732





  3. ^


    Bullock, Theodore H. (2005),
    Electroreception, Springer, hlm. 5–7, ISBN 0-387-23192-7





  4. ^


    Morris, Simon C. (2003),
    Life’s Solution: Inevitable Humans in a Lonely Universe, Cambridge University Press, hlm. 182–185, ISBN 0-521-82704-3





  5. ^


    The Encyclopedia Americana; a library of universal knowledge
    (1918), New York: Encyclopedia Americana Corp
  6. ^


    a




    b




    Stewart, Joseph (2001),
    Intermediate Electromagnetic Theory, World Scientific, hlm. 50, ISBN 981-02-4471-1





  7. ^


    Simpson, Brian (2003),
    Electrical Stimulation and the Relief of Pain, Elsevier Health Sciences, hlm. 6–7, ISBN 0-444-51258-6





  8. ^


    Frood, Arran (27 February 2003),
    Riddle of ‘Baghdad’s batteries’
    , BBC, diakses tanggal
    2008-02-16






  9. ^


    Baigrie, Brian (2006),
    Electricity and Magnetism: A Historical Perspective, Greenwood Press, hlm. 7–8, ISBN 0-313-33358-0





  10. ^


    Chalmers, Gordon (1937), “The Lodestone and the Understanding of Matter in Seventeenth Century England”,
    Philosophy of Science,
    4
    (1): 75–95, doi:10.1086/286445





  11. ^


    Srodes, James (2002),
    Franklin: The Essential Founding Father, Regnery Publishing, hlm. 92–94, ISBN 0-89526-163-4




    Belum diketahui karuan apakah Franklin melakukan percobaan ini sendiri, tetapi dialah nan terkenal.

  12. ^


    Uman, Martin (1987),
    All About Lightning
    (PDF), Dover Publications, ISBN 0-486-25237-X




  13. ^


    a




    b




    c




    Kirby, Richard S. (1990),
    Engineering in History, Courier Dover Publications, hlm. 331–333, ISBN 0-486-26412-2





  14. ^

    Berkson, William (1974) Fields of force: the development of a world view from Faraday to Einstein p.148. Routledge, 1974

  15. ^


    Marković, Dragana,
    The Second Industrial Revolution, diarsipkan dari versi safi rontok 2007-11-19, diakses tanggal
    2007-12-09





  16. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f




    g




    h




    i




    j




    Sears, Francis; et al. (1982),
    University Physics, Sixth Edition, Addison Wesley, ISBN 0-201-07199-1





  17. ^


    Hertz, Heinrich (1887). “Ueber den Einfluss des ultravioletten Lichtes auf die electrische Entladung“.
    Annalen der Physik.
    267
    (8): S. 983–1000. Bibcode:1887AnP…267..983H. doi:10.1002/andp.18872670827.





  18. ^


    “The Nobel Prize in Physics 1921”. Nobel Foundation. Diakses rontok
    2013-03-16
    .





  19. ^

    “Solid state”,
    The Free Dictionary

  20. ^

    John Sydney Blakemore,
    Solid state physics, pp.1-3, Cambridge University Press, 1985 ISBN 0-521-31391-0.

  21. ^

    Richard C. Jaeger, Travis Tepi langit. Blalock,
    Microelectronic circuit design, pp.46-47, McGraw-Hill Professional, 2003 ISBN 0-07-250503-6.

  22. ^

    “Tren dorong menolak antara kedua bola yang diberi muatan dengan setrum nan sama akan berkebalikan dengan kuadrat jarak antar kedua bola.” Charles-Augustin de Coulomb,
    Histoire de l’Academie Royal des Sciences, Paris 1785.
  23. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f




    Duffin, W.J. (1980),
    Electricity and Magnetism, 3rd edition, McGraw-Hill, ISBN 0-07-084111-X





  24. ^


    National Research Council (1998),
    Physics Through the 1990s, National Academies Press, hlm. 215–216, ISBN 0-309-03576-7




  25. ^


    a




    b




    Umashankar, Korada (1989),
    Introduction to Engineering Electromagnetic Fields, World Scientific, hlm. 77–79, ISBN 9971-5-0921-0




  26. ^


    a




    b




    Hawking, Stephen (1988),
    A Brief History of Time, Bantam Press, hlm. 77, ISBN 0-553-17521-1





  27. ^


    Trefil, James (2003),
    The Nature of Science: An A–Z Guide to the Laws and Principles Governing Our Universe, Houghton Mifflin Books, hlm. 74, ISBN 0-618-31938-7





  28. ^


    Shectman, Jonathan (2003),
    Groundbreaking Scientific Experiments, Inventions, and Discoveries of the 18th Century, Greenwood Press, hlm. 87–91, ISBN 0-313-32015-2





  29. ^


    Sewell, Tyson (1902),
    The Elements of Electrical Engineering, Lockwood, hlm. 18



    .
    Q
    awalnya dipahami sebagai ‘jumlah elektrik’, introduksi ‘setrum’ ketika ini lebih publik dituliskan sebagai ‘pikulan’.

  30. ^


    Close, Frank (2007),
    The New Cosmic Onion: Quarks and the Nature of the Universe, CRC Press, hlm. 51, ISBN 1-58488-798-2





  31. ^


    Ward, Robert (1960),
    Introduction to Electrical Engineering, Prentice-Hall, hlm. 18





  32. ^


    Solymar, L. (1984),
    Lectures on electromagnetic theory, Oxford University Press, hlm. 140, ISBN 0-19-856169-5




  33. ^


    a




    b




    Berkson, William (1974),
    Fields of Force: The Development of a World View from Faraday to Einstein, Routledge, hlm. 370, ISBN 0-7100-7626-6




    Accounts differ as to whether this was before, during, or after a lecture.

  34. ^


    “Lab Note #105
    EMI Reduction – Unsuppressed vs. Suppressed“. Arc Suppression Technologies. April 2011. Diakses tanggal
    March 7,
    2012
    .




  35. ^


    a




    b




    c




    Bird, John (2007),
    Electrical and Electronic Principles and Technology, 3rd edition, Newnes, ISBN 978-1-4175-0543-2





  36. ^

    Almost all electric fields vary in space. An exception is the electric field surrounding a planar conductor of infinite extent, the field of which is uniform.
  37. ^


    a




    b




    Morely & Hughes,
    Principles of Electricity, Fifth edition, hlm. 73, ISBN 0-582-42629-4





  38. ^


    Naidu, M.S.; Kamataru, V. (1982),
    High Voltage Engineering, Tata McGraw-Hill, hlm. 2, ISBN 0-07-451786-4





  39. ^


    Naidu, M.S.; Kamataru, V. (1982),
    High Voltage Engineering, Penyelenggaraan McGraw-Hill, hlm. 201–202, ISBN 0-07-451786-4





  40. ^


    Paul J. Nahin (9 October 2002).
    Oliver Heaviside: The Life, Work, and Times of an Electrical Genius of the Victorian Age. JHU Press. ISBN 978-0-8018-6909-9.





  41. ^


    Serway, Raymond A. (2006),
    Serway’s College Physics, Thomson Brooks, hlm. 500, ISBN 0-534-99724-4





  42. ^


    Saeli, Sue; MacIsaac, Dan (2007), “Using Gravitational Analogies To Introduce Elementary Electrical Field Theory Concepts”,
    The Physics Teacher,
    45
    (2): 104, Bibcode:2007PhTea..45..104S, doi:10.1119/1.2432088, diakses tanggal
    2007-12-09






  43. ^


    Thompson, Silvanus P. (2004),
    Michael Faraday: His Life and Work, Elibron Classics, hlm. 79, ISBN 1-4212-7387-X




  44. ^


    a




    b




    Morely & Hughes,
    Principles of Electricity, Fifth edition, hlm. 92–93




  45. ^


    a




    b




    Institution of Engineering and Technology,
    Michael Faraday: Biography, diarsipkan dari versi tahir tanggal 2007-07-03, diakses terlepas
    2007-12-09





  46. ^


    a




    b




    c




    d




    Alexander, Charles; Sadiku, Matthew (2006),
    Fundamentals of Electric Circuits
    (edisi ke-3, revised), McGraw-Hill, ISBN 978-0-07-330115-0




  47. ^


    a




    b




    Dell, Ronald; Rand, David (2001), “Understanding Batteries”,
    Unknown, Sokah Society of Chemistry,
    86: 2–4, Bibcode:1985STIN…8619754M, ISBN 0-85404-605-4





  48. ^


    McLaren, Peter G. (1984),
    Elementary Electric Power and Machines, Ellis Horwood, hlm. 182–183, ISBN 0-85312-269-5




  49. ^


    a




    b




    Patterson, Walter C. (1999),
    Transforming Electricity: The Coming Generation of Change, Earthscan, hlm. 44–48, ISBN 1-85383-341-X





  50. ^


    Edison Electric Institute,
    History of the Electric Power Industry, diarsipkan berasal versi steril tanggal 2007-11-13, diakses tanggal
    2007-12-08






  51. ^


    Edison Electric Institute,
    History of the U.S. Electric Power Industry, 1882–1991
    , diakses copot
    2007-12-08






  52. ^


    Carbon Sequestration Leadership Forum,
    An Energy Summary of India, diarsipkan dari varian asli sungkap 2007-12-05, diakses tanggal
    2007-12-08






  53. ^


    IndexMundi,
    China Electricity – consumption
    , diakses copot
    2007-12-08





  54. ^


    a




    b




    National Research Council (1986),
    Electricity in Economic Growth, National Academies Press, ISBN 0-309-03677-1





  55. ^


    Wald, Matthew (21 March 1990), “Growing Use of Electricity Raises Questions on Supply”,
    New York Times
    , diakses sungkap
    2007-12-09






  56. ^


    d’Alroy Jones, Peter,
    The Consumer Society: A History of American Capitalism, Penguin Books, hlm. 211





  57. ^


    ReVelle, Charles and Penelope (1992),
    The Global Environment: Securing a Sustainable Future, Jones & Bartlett, hlm. 298, ISBN 0-86720-321-8





  58. ^


    Danish Ministry of Environment and Energy, “F.2 The Heat Supply Act”,
    Denmark’s Second National Communication on Climate Change, diarsipkan dari versi kalis tanggal 2008-01-08, diakses sungkap
    2007-12-09






  59. ^


    Brown, Charles E. (2002),
    Power resources, Springer, ISBN 3-540-42634-5





  60. ^


    Hojjati, B.; Battles, S.,
    The Growth in Electricity Demand in U.S. Households, 1981–2001: Implications for Carbon Emissions
    (PDF)
    , diakses tanggal
    2007-12-09






  61. ^


    Herrick, Dennis F. (2003),
    Media Management in the Age of Giants: Business Dynamics of Journalism, Blackwell Publishing, ISBN 0-8138-1699-8





  62. ^


    Das, Saswato R. (2007-12-15), “The tiny, mighty transistor”,
    Blong Angeles Times





  63. ^


    “Public Transportation”,
    Alternative Energy News, 2010-03-10




Pustaka

[sunting
|
sunting sendang]

  • Nahvi, Mahmood; Joseph, Edminister (1965),
    Electric Circuits, McGraw-Hill, ISBN 978-0-07-142241-3



  • Hammond, Percy (1981), “Electromagnetism for Engineers”,
    Nature, Pergamon,
    168
    (4262): 4, Bibcode:1951Natur.168….4G, doi:10.1038/168004b0, ISBN 0-08-022104-1



  • Morely, A.; Hughes, E. (1994),
    Principles of Electricity
    (edisi ke-5th), Longman, ISBN 0-582-22874-3



  • Naidu, M.S.; Kamataru, V. (1982),
    High Voltage Engineering, Tata McGraw-Hill, ISBN 0-07-451786-4



  • Nilsson, James; Riedel, Susan (2007),
    Electric Circuits, Prentice Hall, ISBN 978-0-13-198925-2



  • Patterson, Walter C. (1999),
    Transforming Electricity: The Coming Generation of Change, Earthscan, ISBN 1-85383-341-X



  • Benjamin, P. (1898). A history of electricity (The intellectual rise in electricity) from antiquity to the days of Benjamin Franklin. New York: J. Wiley & Sons.

Lihat juga

[sunting
|
sunting sumber]

  • Daftar voltase, frekuensi, dan colokan listrik menurut negara

Pranala asing

[sunting
|
sunting sumber]

  • “One-Hundred Years of Electricity”, May 1931, Popular Mechanics
  • Illustrated view of how an American home’s electrical system works
  • Electricity around the world
  • Electricity Misconceptions
  • Electricity and Magnetism Diarsipkan 2015-12-01 di Wayback Machine.
  • Understanding Electricity and Electronics in about 10 Minutes
  • World Bank report on Water, Electricity and Utility subsidies



Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Listrik

Posted by: and-make.com