Kisah Nyata Lucu Bikin Ngakak

Liputan6.com, Jakarta
Membaca kisah-kisah lucu memang bisa mendukung menyunting suasana hati nan semenjana buruk. Coba tetapi simak cerita cura pendek yang berkisah tak jauh pecah kejadian-kejadian individual di sekitar kondominium dan orang-basyar dekat ini.

  • 12 Cerita Ringkas Lucu yang Gokil Banget, Bikin Ngakak
  • 6 Cerita Membawa gelak Warganet detik Tupperware Hilang, Bikin Senyum Miris
  • 9 Cerita Kelucuan Banyol Ini Dijamin Bagi Ngakak Perih

Cerita lucu ringkas nan bikin ngakak, enggak akan menghabiskan banyak waktumu. Alih-alih semata-mata melamun, menghilangkan diri dengan cerita lucu pendek lebih direkomendasikan, bikin pikiran lebih tenang dan hati menjadi demen.

Selain melamun, makhluk yang madya mengalami hari buruk lazimnya akan banyak makan lakukan mengaktifkan hormon endorfinnya. Padahal sonder banyak bersantap yang berisiko bikin obesitas, menyimak cerita lucu singkat boleh dijadikan solusinya.

Berikut
Liputan6.com

ulas kumpulan cerita lucu ringkas yang bagi ngakak dari berbagai sumur, Jumat (19/2/2021).


**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, yuk bersama-selevel meringankan siksaan uri-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi menerobos: rekening BCA No: 500 557 2000 A.Tepi langit Yayasan Pundi Amal Peduli Hadiah. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kebugaran, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Cerita Lucu Pendek nan Bikin Ngakak

Foto di Saku

Ada seorang laki yang di kerumahtanggaan dompetnya terdapat foto istrinya. Detik dagi-temannya melihat, engkau dipuji perumpamaan suami yang suntuk baik.

Tinggal, satu di antara temannya menyoal segala fungsinya mengapalkan foto sang istri. Dia menjawab: “kalau aku punya permasalahan di biro, aku selalu memandang foto itu, dan persoalan yang dihadapi hilang seperti itu cuma”.

“Wah alangkah berbahagianya kamu memiliki istri seperti itu, bagaimana bisa begitu?” cak bertanya bandingan-temannya.

Sang junjungan menjawab kembali: “Ya, jika saya melihat foto istri saya, semua permasalahan apa pun di kantor, menjadi tidak cak semau apa-apanya dibandingkan dengan persoalan dengan ia!”

Anak asuh SD Ingin ke Suraloka

Suatu ketika, sejumlah murid riuk satu kelas di SD medium menjalani pelajaran agama. Dengan penuh kehidupan, koteng suhu bernama Udin sedang memberikan latihan yang membahas adapun surga. Usai memasrahkan penjelasan mengenai surga, si master lantas mengasihkan pertanyaan kepada seluruh muridnya. Berikut percakapannya:

“anak-anak, siapa nan mau masuk surga?” tanya Udin.

“Saya cangkang, saya,” teriak seluruh siswa.

Berpunca seluruh anak yang mengajukan diri, rupanya ada suatu murid bernama Ucok tidak ikut berteriak. Hal itu membuat sang suhu kembali bertanya.

“Nan mau masuk suwargaloka tunjukkan tangannya,” soal Udin sekali lagi.

“Sayaa,” teriak para pesuluh adu cepat-lomba mengangkat tangannya.

Lagi-pula, Ucok tetap diam tak bergeming. Demi memacu sukma muridnya, dia pun lagi bertanya.

“Yang cak hendak turut surga ayo samar muka.”

Mendengar itu, seluruh murid berdiri, kecuali Ucok yang tetap bungkam dan malah disibukkan dengan bukunya sendiri.

Merasa ada peserta yang lain bersemangat, Udin pun menghampiri Ucok dan menyoal, “Cok, engkau kepingin masuk keindraan enggak?”

“Ingin dong sampul!” jawab Ucok.

“Terus kenapa kamu enggak takut?” lanjur Udin penasaran.

“Lha, memangnya cak hendak berangkat sekarang buntelan?”

Periode Pelajaran Komputer

Terdapat sekelamin sobat kental, Rudi dan Dito, nan lagi belajar komputer bersama. Karena Rudi belum semacam itu familiar tentang penggunaan fitur fitur nan ada di komputer, dia menanyakan Dito mengajarinya.

Rudi: “To’ boleh nanya enggak? Kemustajaban berbunga cembul ENTER barang apa sih?”

Dito: “Kayaknya sih lakukan mempercepat jalannya programa, Rud”

Rudi: “Hah? memepercepat gimana To’?”

Dito: “Ya kerjanya biar cepet Rud, jikalau lama lain ENTER namanya, tapi ENTAR…!!”

Rudi: “Hahahaha.. bisa aja loe. Boleh soal lagi nggak? Aku morong udah ikut di internet, terus aku cari cari Facebook, cak kenapa nggak bisa terus yah? Kenapa kira-nyana?

Dito: “Di depanya pengenalan “Facebook” sudah di ketik “www” belum?”

Rudi: “Belum To. Emangnya musti ditulis ya?”Dito : “Ya iya dong!”

Rudi: “Emang apaan sih “www” itu??

Dito: “Ehmm…hidayah tau ga yaaaa..? Ya pokoknya kalau mau turut website ya harus ketik “www” dulu. Jikalau ga salah, itu singkatan dari Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh”

Rudi: “Oooo gitu ya, To’?! Makara harus salam dahulu ternyata. Keren yah!”

Itulah gunanya sahabat. Seneng ya menyerempakkan, dungu ya menyerentakkan pun. Mau jawabannya bener atau pelecok, penting morong si Dito udah beriktikad baik menjawab. Kalau bukan teman yang baik, sira pasti milih akal-akalan kolaps biar nggak harus mikir keras.

Narasi Lucu Sumir yang Kerjakan Ngakak

Tarawih

Idin : “Mau kemana kamu, Din?”

Udin : “Tarawih lah biar boleh pahala, emang elu.”

Idin : “Alah bilang aja lu kepingin nyolong gapyak.”

Udin : “Takdirnya ngomong mulutnya dijaga yah, untung bulan Ramadhan. Jika nggak, udah terowongan buram lu din.”

Idin : “Ya maaf, Din. Lah terus kenapa itu terompah nggak lu pakai tapi tambahan pula ditenteng?”

Udin : “Ya ini mau gaung tuker soalnya yang kemarin tersesak. Hehehe.”

Iidn : “Wooo pangkal lu Din Din!”

Update Status Dulu

Suka bingung dengan kids zaman now, mau sholat aja update status suntuk.

“3 rakaat sangat”

“Ngaji dulu”

Emangnya malaikat Izrail akan komen “Sippp, gan”.

Namun Kamu Satu-satunya

Seorang ampean sedang merasa jengkel dengan suaminya.

Istri: “Kenapa sih anda gak bilang bermula dulu klo kamu semiskin ini haaahhh..?!”

Suami: “Aku centung udah bilang sayaanngg… Tapi, ia aja yang gak denger & gak ngerti..!”

Istri: “Emang dulu kamu bilang apa ke aku?” (bertanya dengan penuh penasaran)

Laki: “Aku bilang, ‘Comar, belaka kamu satu-satunya nan kumiliki dan kupunya di dunia ini..’Eh, kamunya justru jawab ‘so sweet’…”

Istri: #!?!*’?”##!!’”?:”{:??::{ aarrgghhhh……

Kisah Komikal Singkat yang Untuk Ngakak

Enggak Gosok Gigi

Bimo merupakan momongan kelas satu Sekolah Sumber akar. Selain mendapat peringkat pertama di kelasnya, Bimo juga pas tampan. Cak agar semacam itu, Bimo n kepunyaan satu resan buruk yang hanya diketahui teman-oponen sekelasnya. Kebiasaan itu adalah Bimo rajin tidak menggosok transmisi.

Satu perian saat ibu wali kelas Bimo perdua mengajar di kelasnya.

Ibu guru: (Memangkal mengajar sejenak) “Bimo, tadi pagi tak gosok persneling ya?”

Alangkah kagetnya si Bimo. Ia nanang siapa dari teman-temannya nan menyabung pada ibu pengampu kelasnya itu adapun kebiasaannya.

Bimo: “Kok ibu guru bisa tahu?”

Ibu master: (Tersenyum) “Coba lihat, terserah sisa sayur di gigimu.”

Bimo: (Berteriak dengan riang) “Jikalau seperti itu, ibu keseleo. Tadi pagi saya makan pagi nasi goreng pakai telur dadar. Terakhir saya makan sayur tiga hari yang lalu.”

Suatu Pesawat

Tadi di pesawat disapa bapak-bapak yang duduk di samping:

“Mau ke mana, dek?”

“Surabaya, kemasan”

“Wah, sama ya”

Lahh, iya kan kita satu pesawat, bungkusan.

Kisahan bersumber Manado

Sari: (ketakutan) “Mak, mana Kiai?”

Ibu: “Ke luar ii kabupaten, kenapa kau?”

Esensi: (dengan nada pelan) “Lepas ya, Mak. Kayaknya aku hamil, deh.”

Ibu: (tersentak). “Apa? Apa kau bilang!”

Sari: (gemetaran). “Aku hamil, Mak.”

Ibu: (marah-marah sambil geleng-geleng kepala) “Hamil!”

Konsentrat: “Iya, hamil!!”

Ibu : “Aaaahh, nggak mungkin! Kau bercanda sajalah! Pergi kau istirahat.”

Konsentrat: “Tapi akhir-penghabisan ini, aku burung laut muntah-muntah, Mak.”

Ibu: (rada cuek) “Aaaahh. Palingan hanya masuk angin aja kamu tuh. Pigi kau beli minyak angin sana. Akan datang pun sembuh.”

Esensi: (tersedu-sedan) “Hikss, hikss. Tapi kenapa pula sekarang aku suka bersantap yang asem-asem ya, Mak?”

Ibu: (dengan kesal sambil teriak) “Berhentilah kau mengkhayal SARIPUDIN! Mamak tempeleng kau kemudian hari ya! Laki-junjungan mana pun bisa hamil dan berputra!”

Kisah Jenaka Sumir yang Buat Ngakak

Ditilang Penjaga keamanan

Penjaga keamanan: “SIM kamu mana?”

Cewe: “Hilang pak”

Polisi: “Hilang kemana?”

Cewe: “Nggak tau, kemasan. Sekarang suka ngilang-ngilang gak ada kabar. Mungkin udah bosan. Hiks hiks”

Menyopiri becak dan Kuntilanak

Pada satu lilin lebah yang  cukup dingin, seorang tukang becak sedang jengkel karena lain boleh penumpang dari siang hari. Balasannya, si tukang becak mengakhirkan untuk pulang cuma.

Intern perjalannya menghadap ke flat, tiba-tiba muncul sendiri wanita berambut hierarki memanggilnya. “Wah, penumpang nih,” pikir si pandai becak.

Akhirnya wanita itu naik.

Tukang becak: Mau kemana, Mbak?

“Perkembangan aja pak, nanti saya beritahu,” jawab wanita itu datar.

Momen sampai di dekat taman bahagia, Tahu-tahu sang wanita menyuruh becak memangkal. “Stop, bang,” katanya.

Pada saat sang wanita drop, pandai angkung melihat ternyata kaki wanita berambut panjang itu tidak menapak ke persil sehingga membuat sang menyopiri becak berkata sambil mengigil : “Aaaa tidaaa Kuntilanaaaakkk..!”

Dengan spontan wanita itu menjeling sinis ke arah si menyopiri becak : “Biarin…ketimbang lu menyopiri becak! eetddaahhhh!”

Anak Kreatif

Agung : Ma, tadi di sekolah Agung dapat jawab pertanyaan Bu Guru loh.

Mama : Oh ya? Hebat dong anda. Itu baru anak mama. Memangnya Bu Guru tanya apa?

Agung : Bu Guru bertanya siapa yang kentut dan Agung jawab, saya Bu Guruuu…

Mama: ehhhmmmmm….

Cerita Lucu Pendek nan Bikin Ngakak

Cowok Idaman

Dayang: Mas kerja dimana?

Bujang: Saya cuma usaha beberapa hotel bintang 4 dan 5 di Jakarta dan Bali.

Pemudi: (WAW…Konglomerat pasti!). Mas tinggal dimana?

Cowok: Dangau Indah Argo Golf.

Gadis: (WAW kereen. Kondominium basyar-khalayak “The Haves”). Pasti gede rumahnya yah?

Cowok: Ngga ah. Resmi aja kok. Sahaja 3 Hektar.

Gadis: (Busett!) Pasti mobilnya banyak yah?Jejaka: Terbatas mengapa. Cuma ada Ferrari, Jaguar, Mercedes, BMW, Mazda.

Cewek: (Wah pemuda idaman gue nihh!!) Mas uda n kepunyaan istri?

Cowok: Hmm, sampai ketika ini belum tuh. Hehe.

Cewek: (Lezat juga nih kalu gue bisa jadi bininya) Mas merokok?

Cowok: Tidak. Rokok itu lain bagus untuk kesehatan jasad.

Cewek: (Wah sehat nihh!) Mas gemar minum-arak?

Teruna: Bukan dong.

Nona: (Gilee, Cool abissss!!) Mas doyan maen gambling??

Cowok: Nggak, ngapain pula gambling? Ngabisin duit aja.

Cewek: (Ooohhh, So sweett) Mas senang dugem gitu nggak?

Cowok: Tidak tidak.

Cewek: (Iihh, sholeh banget nih cowok!) Mas udah naik haji?

Jejaka: Yah, baru 3x dan umroh paling 6x.

Cewek: (Subhanallah, calon surgawi) Hobinya apa sih mas?

Cowok: BOHONGIN ORANG DAN Korupsi HAHAHAHAHAHA.

Makhluk Berkaki Catur

Budi: Ani, coba tebak sosok apa yang punya kaki empat?”

Ani: Orang mengadat Bud…

Budi: Salah ia…!

Ani: Manusia aneh…

Budi: Salah laggiii…!

Ani: Individu barang apa sih emangnya?

Fiil: Orang bilang sih kuda…!

Ani: Yeeeeeeeeee, dasar piring karedok!

Kisahan Brewok Bapak

Sepanjang beberapa tahun buncit ini Sampul Iwan membiarkan wajahnya ditumbuhi janggut, kumis dan janggut yang tebal. Lega satu hari, semua itu dicukurnya habis.

Sepulangnya dari ahli pangkas, engkau melihat puteranya sedang main-main di depan flat. Dia ingin senggang, apakah putranya masih mengenalnya dalam peristiwa klimis sama dengan itu. Karena itu, kamu bertanya pada puteranya, di mana apartemen Paket Iwan.

Dengan ketakjuban, anaknya berlari masuk ke n domestik kondominium, “Bu, Bapak telah mencukur brewoknya, dan kini jadi pangling di mana rumah kita!”

Kisahan Menggelikan Pendek yang Untuk Ngakak

Suhu Kocak

Suatu hari saat jam pelajaran di dalam kelas.

Bu Guru: Rahmat, coba beliau sebutkan 10 sato jahat dalam waktu 5 detik!

Anugerah: Singa, Macan, Nasar, Ular ari, ehhmm….

Bu Guru: Habis masa! Sekarang coba kamu Rani!

Berkecukupan: Ikan Hiu, Piranha, Dinosaurus, Meong Garong, Keong Racun…

Bu Temperatur: Lelet kamu Ran! Sekarang coba Afika, sebutkan 10 binatang brutal dalam waktu 5 saat!

Afika: 5 ekor maung dan 5 ekor raja hutan!

Bu Guru: Yaps, pinter, 100 buat kamu, Afika!

Seram Didenda

Seorang bapak yang sangat-sangat pelit diajak anak tersayangnya kerjakan naik helikopter. Awalnya si bapak tak setuju karena harus bayar, tapi karena sayang dengan anaknya, sira pula sepakat.

Sesudah sebatas di tempat heli, si pilot bilang, “Naik bayar 100 dolar, kalau Dia wicara di atas lusa didenda 500 dolar, tapi kalau Sira bukan wicara sepatah katapun, akan saya kasih 1000 dolar.”

Setelah setuju dengan perjanjian tersebut, helikopter diterbangkan pilot dengan mandu manuver dan jumpalit balik di atas. Setelah mendarat si pilot bilang ke kiai pelit tadi, “Wah Ia hebat, bukan bicara sepatah kata pun.”

Sang bapak bilang, “sesungguhnya saya kepingin bicara tadi, tapi takut didenda.”

“Memang Sira kepingin bilang apa?” cak bertanya si pilot.

“Anak saya jatuh,” jawab sang Bapak.

Gerakan Caleg di Kaki Pedalaman

Sudah jadi pusat awam setiap operasi calon legislatif atau caleg comar banyak umbar janji. Cak hendak bikin ini-itu, mau kasih anu itu. Tapi seringnya janji sukar terealisasi sehingga banyak membuat masyarakat kecewa. Sebagai halnya cerita kampanye caleg di kaki pedalaman ini.

Sang kepala suku diminta mengumpulkan warga di alun-alun pinggir alas. Sang caleg sekali lagi start berpidato di depan para anggota suku yang belum berpakaian itu.

“Plasenta-saudara berbarengan. Kalau saya terpilih, saya akan menjatah sira semua rok bagus. kamu tidak akan bugil dada lagi!” teriak si caleg.

Anggota kaki tampak tertawa. “Bora..Bora,” teriak mereka.

Melihat antusias penonton dan seruan ‘bora’ yang sama dengan tanda dukungan, si caleg lebih bersemangat. “Saya akan membangun gedung sekolah dan rumah sakit di sini!”

Anggota kaki makin riuh bertepuk tangan dan bersorak. “Bora..bora..boraaa!”

“Hidup rakyat! Saya ikrar bukan akan cak semau momen kalian membutuhkan!” teriak si caleg.

Maka seruan keras kian terdengar. “Boraaa…boraa..boraaaa!”

Si caleg merasa doyan. Dia turun mulai sejak panggung sederum tak henti-henti mesem dan melambaikan tangan. Tidak sadar dia melintasi kandang kerbau dan menginjak kotoran kerbau.

Si kepala suku geleng-geleng. “Dia tidak membedabedakan. Coba lihat sepatu anda itu, kena bora mahesa,” pembukaan si superior kaki.


* Fakta atau Hoaks? Untuk mencerna kesahihan deklarasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 belaka dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Source: https://hot.liputan6.com/read/4487363/18-cerita-lucu-pendek-yang-bikin-ngakak-sukses-ngocok-perut

Posted by: and-make.com