Keluarga Sehat Kemkes Go Id

09 November 2018

Cegah dan Kendalikan Obesitas Dengan Gaya Hidup Bugar

Cegah dan Kendalikan Obesitas Dengan Gaya Hidup Sehat

Senam bersama yang dibuka maka itu Dirjen P2P dr Anung Sugihantono, MKes kerjakan mencegah obesitas dan dialog interaktif di Arena Pameran Pembangunan Kesehatan dan Produksi Peranti Kesehatan Dalam Negeri dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 54 musim 2018, menetap di Hall 10 ICE-BSD9 November

Indonesia menghadapi persilihan epidemiologi, adalah terjadinya perlintasan bagasi penyakit terbit penyakit meluas ke penyakit tidak menular (PTM). Komplikasi menular detik ini menjadi penyebab mortalitas dan keanehan terbesar di Indonesia. 80% PTM disebabkan oleh mode semangat yang tidak sehat bak dampak modernisasi sebagaimana kurang aktifitas fisik, abnormal konsumsi sayur dan buah, kandungan panjang gula, garam dan lemak, merokok dan minuman beralkohol, sehingga sebagian besar PTM sebenarnya dapat dicegah.

Dirjen P2P, dr Anung Sugihantono memberikan sambutan sreg programa senam pagi
        
privat lembaga hari Kegemukan Sedunia 2018 di ICE BSD Tangerang (9/11)

Tendensi roh yang tidak sehat, atau yang pun dikenal dengan istilah faktor risiko perilaku PTM, memberikan dampak bagi kesegaran pelecok satunya ialah terjadinya Obesitas. Adipositas  merupakan ki turut (faktor risiko/penyakit antara) berpunca kebobrokan-penyakit tidak merebak seperti penyakit dalaman, stroke, diabetes, dan kanker.

Hasil Riskesdas 2018 yang baru hanya di launching menunjukkan prevalensi obesitas pada penduduk berusia > 18 tahun meningkat dari 15,4% di Masa 2013 menjadi 21,8%. Hal ini membuat preventif dan pengendalian Kegemukan menjadi sangat penting.

Kegemukan terjadi akibat tidak seimbangnya antara kalori yang timbrung ke dalam tubuh dengan kalori yang dikeluarkan dari tubuh. Sehingga untuk mencegah dan mengatasi obesitas harus dijaga keseimbangan antara makanan nan dikonsumsi dengan aktivitas fisik setiap harinya.

Untuk menekan kredit adipositas di Indonesia, perlu ditemukan kasus obesitas sedini mungkin sehingga makin mudah untuk melakukan tatalaksana. Upaya penemuan ini dilakukan melalui kegiatan deteksi dini obesitas di masyarakat melangkaui Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu).

Posbindu ialah kegiatan bersama komunitas bikin mendekati Perilaku Hidup Bersih/ Tren Usia Sehat serta implementasi perilaku Lanjut pikiran. CERDIK ini mempunyai makna,
Cek kesehatan secara berkala,
Enyahkan asap rokok,
Rajin aktivitas fisik,
Diet bugar dan seimbang,
Istirahat memadai,
Kelola stress.

Momen ini pemerintah madya menggalakkan “Operasi Masyarakat Sukma Cegak” atau yang lebih dikenal dengan istilah GERMAS yang bertujuan menjorokkan masyarakat untuk berperilaku hidup afiat/ kecenderungan hidup sehat yang dimulai bermula diri koteng, keluarga, bani adam sekitar kita, dan di lingkungan kita. Dengan GERMAS maka diharapkan Poin Obesitas  yang melonjak menjadi 21,8 % sreg pemukim Indonesia yang berumur 18 tahun ke atas bisa ditekan.

Pencegahan Kegemukan

Untuk mencegah adipositas,sangatlah penting bikin berbuat hal-hal berfaedah berikut:

  • Konsumsi makanan cegak dan gizi seimbang, konsumsi buah sayur minimal 5 porsi saban hari.
  • Konsumsi sakarosa, garam dan lemak dengan pedoman G4 G1 L5 (konsumsi
    Gula maksimal
    4
    sendok makan atau 50 gram per hari, konsumsi
    Garam maksimal1
    sudu atau 2 gram per hari, konsumsi
    Lemak maksimal5
    sendok makan atau 67 gram per masa)
  • Majuh melakukan aktivitas raga secara terstruktur seperti berjalan kaki, membersihkan rumah, dan berolah tubuh, upayakan dilakukan secara
    BBTT
    (Baik,
    Benar,
    Teratur dan
    Horizonerukur).
  • Jaga terik badan agar tunak ideal dan tidak berisiko dengan mempertahankan Penanda Konglomerat Raga (IMT) di kisaran 18-23 kg/m2 .

Peringatan Musim Obesitas Sedunia 2018

World Obesity Day/ Perian Obesitas Sedunia diperingati setiap tahunnya pada terlepas 11 Oktober. Peringatan tahun ini bertema “CEGAH DAN KENDALIKAN Obesitas Cak bagi Spirit Cegak”.

Penyelenggaraan peringatan Periode Obesitas Sedunia 2018 sebagai upaya buat mengingatkan mahajana akan pentingnya menjaga diri sendiri dan batih pecah Obesitas di Indonesia dilaksanakan bersamaan dengan kombinasi kegiatan Hari Kesehatan Nasional.

Bertempat di Hall 10  ICE-BSD diselenggarakan senam bersama bakal mencegah
        
obesitas dan dialog interaktif pada Arena Pameran Pembangunan Kesehatan dan
Produksi Alat Kesehatan Dalam Provinsi dalam bagan peringatan Waktu Kesehatan
Kewarganegaraan ke 54 tahun 2018.(9 November 2018)

Senam bersama dihadiri Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Komplikasi, dr Anung Sugihantono, Mkes ; para pejabat di lingkungan  Ditjen P2P dan Ditjen Farmalkes; Masyarakat dan Mahasiswa Kesehatan. Dialog Interaktif mengenai pentingnya pencegahan obesitas dipandu dr Claudia dan Nara Sumber antara lain Dr. Rita Ramayulis, DCN, MKes dan dr Michael Triyanto, SpKO Pakar Kebugaran Olah Bodi.

Silakan Hidup Afiat, Mulai berbunga Diri Sendiri

Salam Lanjut pikiran dan senyum asli peserta senam puas acara peringatan Hari Obesitas sedunia 2018 di Hall Ice BSD , 9 November

Panitia berfoto bersama pimpinan dengan salam Cerdik pada acara peringatan Hari Kegemukan sedunia 2018 di Hall Ice BSD , 9 November

Editor dan Foto  : anitasari


Source: https://p2ptm.kemkes.go.id/artikel-sehat/cegah-dan-kendalikan-obesitas-dengan-gaya-hidup-sehat

Posted by: and-make.com