Prisma – Aturan, Atom, Pura Prisma, Rumus (Luas Bidang Prisma dan Volume Prisma) dan Contoh Soal Konseptual
– Prisma

adalah salah suatu rajah sadar pangsa yang dibatasi oleh 2 siuman datar nan kongruen (selevel dan sebangun) dan selevel. Dua ingat nan mewatasi tersebut disebut dengan bidang alas dan satah atas/tutup.

Ada banyak macam variasi Prisma diantaranya
Prisma segitiga, Prisma segilima, Prisma segi heksa-, Prisma trapesium, Prisma belah ketupat dan bukan sebagainya. Berikut ialah pola dari bangun Prisma :

Kali ini kita akan membincangkan tentang Adat-Adat Prisma, Unsur-Zarah Prisma, serta Rajut Prisma dan juga rumus bikin mengetahui luas parasan dan volume prisma, berikut selngkapnya:

Aturan-Kebiasaan Prisma

  • Prisma memiliki rancangan hutan dan atap yang kongruen (sama dan sebangun).
  • Setiap sisi bagian samping prisma berbentuk persegi panjang.
  • Prisma memiliki rusuk yang ngeri dan adapula nan tidak tegak.
  • Setiap diagonal rataan bidang pada sisi yang sama memiliki ukuran yang ekuivalen.

Unsur-Elemen Prisma

Berikut yaitu unsur-unsur terbit Prisma segi enam:



Sisi atau Bidang

Prisma segi heksa- punya 8 jihat atau bidang. Perhatikan gambar diatas nan yakni sisi atau latar prisma segienam, adalah:
Arah alas = ABCDEF
Jihat atas = GHIJK
Sisi depan = BCIH
Sisi belakang = FEKL
Sebelah Depan Kanan = ABHG
Sisi Birit Kanan = AFLG
Sisi Depan Kiri = CDJI
Sisi Belakang Kiri = DEKJ

Rusuk

Prisma segi enam punya 18 rusuk, 6 diantaranya rusuk tegak. Perhatikan gambar diatas, nan merupakan rusuk yakni AB, BC, CD, DE, EF, FA, GH, HI, IJ, JK, KL,LG, rusuk tegaknya yaitu AG, BH, CI, DJ, EK, FL.

Noktah Ki perspektif

Prisma segi heksa- memiliki 12 titik ki perspektif yaitu A,B,C,D,E,F,G,H,I,J,K,dan L.

Diagonal Bidang

Prisma segienam n kepunyaan 16 Diagonal Permukaan ataupun Diagonal sisi, perhatikan tulangtulangan diatas nan merupakan diagonal bidang diantaranya : BG,CJ,BI,AH,HC,ID,DK,JE,KF,LE,LA,GF,HK,IL,BE,dan CF.

Bidang Diagonal

Perhatikan lembaga diatas yang merupakan rataan diagonal diantaranya BFKI, ECHL, KLBC,HIEF dan lain sebagainya.

Diagonal Ruang


Perhatikan gambar Prisma segienam diatas terdapat 36 diagonal ruang, yang merupakan diagonal ruang antara lain AI,AJ,AK,BJ,BK,BL dan enggak sebagainya.


Jaring-Jaring Prisma

Kantung Prisma Segitiga

Kisa-Pukat Prisma Segi Panca

1.

2.

3.

Kisa-Seser Prisma Segi Enam

1.

2.

Seser-Jaring Prisma Trapesium Sama Kaki



Kantung Prisma Segi tujuh

Rumus Bangun Ruang Prisma

Luas Permukaan Prisma

L = 2 Luas wana + (Keliling hutan x pangkat)
Volume Prisma

V = Luas alas x Tinggi

Kamil Soal

1.
Piutang Prisma yang memiliki luas jenggala 38 cm2
dan tinggi 45 cm yakni…..

Cara Perampungan:

Diketahui:
Luas alas : 38 cm2

Tinggi : 45 cm
Ditanya : Debit (v) ?
Jawab
V = Luas jenggala x tinggi
V = 38 x 45
V = 1710 cm3

Kaprikornus piutang prisma tersebut adalah 1710 cm3

2. Volume sebuah prisma segitiga yakni 186 cm3. Luas pangan prisma tersebut merupakan 31 cm2. tinggi prisma tersebut adalah……

Cara Penyelesaian:

Diketahui:
Volume = 186 cm3

Jenjang = 31 cm2

Ditanya: Tinggi (horizon) ?
Jawab :
V = Luas alas x tinggi
186 = 31 x ufuk
31 x t = 186
t = 186/31
n = 6 cm

Jadi tingkatan prisma tersebut adalah 6 cm.

3.Perhatikan bentuk dibawah ini!

Diketahui panjang AC = 12 cm, BC = 9 cm dan BE = 46 cm, maka berapakah segara volume prisma tersebut!

Pendirian Penuntasan:

Diketahui :
BC = Pangan = 9 cm
AC = Tingkatan alas = 12 cm
Be = Tinggi = 46 cm
Ditanya: Piutang (V)?
Jawab :
Luas alas = 1/2 x alas x tataran
Luas jenggala = 1/2 x 9 x 12
Luas pangan = 54 cm2

Piutang = luas pangan x hierarki
Volume = luas alas x BE
Tagihan = 54 x 46
Debit = 2.484 cm3

Jadi debit prisma tersebut adalah 2.484 cm3.

4. Perhatikan gambar prisma dibawah ini!



Jika diketahui IJ = 6 cm dan AG = 10√3 cm, tentukan luas permukaan prisma segi enam beraturan diatas!

Cara Penyelesaian:

Diketahui :
IJ = 6 cm
AG = 10√3 cm
Ditanya : Luas Permukaan (L) ?
Jawab :

cari luas segitiga sama kaki sama jihat tersebut, caranya :
L∆ = ¼r2√3
L∆ = ¼ (6 cm)2√3
L∆ = 9√3 cm2

Luas alas prisma:
L = 6 x L∆
L = 6 x 9√3 cm2

L = 54√3 cm2

Luas sisi mengirik yaitu Keliling alas dikali pangkat prisma:
L = 6r x t
L = 6.6 cm x 10√3
L = 360√3 cm2

Luas Permukaan Prisma
L = 2 x luas jenggala = luas sisi tegak
L = 2 x 54√3 cm2+ 360√3 cm2

L = 468√3 cm2

5. Hutan sebuah prisma berbentuk belah ketupat dengan tataran diagonal masing-masing 12 cm dan 16 cm. Jika tataran prisma 18 cm, hitunglah janjang sisi belah ketupat, luas alas prisma dan luas latar prisma!

Cara Penuntasan:

Cari tahapan arah jajaran genjang teorema Phytagoras, yakni:

s = √(62
+ 82)
s = √(36 + 64)
s = √100
s = 10 cm

K alas = 4.s
K alas = 4.10 cm
K alas = 40 cm

L alas = ½ x d1 x d2
L wana = ½ x 12 cm x 16 cm
L alas = 96 cm2

L = 2 x L alas + K rimba . t
L = 2 x 96 cm2
+ 40 cm . 18 cm
L = 192 cm2+ 720 cm2

L = 912 cm2

6. Sebuah prisma alasnya berbentuk persegi strata dengan luas alas 24 cm2. Takdirnya lebar persegi strata 4 cm dan tinggi prisma 10 cm, hitunglah luas bidang prisma.

Cara Penyelesaian:

Cari panjang persegi panjang, yakni:
L = p . l
24 cm2 = p . 4 cm
p = 6 cm

K wana = 2(p + l)
K jenggala = 2(6 cm + 4 cm)
K alas = 20 cm

L = 2 x L alas + K hutan . kaki langit
L = 2 x 24 cm2
+ 20 cm . 10 cm
L = 48 cm2
+ 200 cm2

L = 248 cm2

Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan akan halnya
Prisma – Sifat, Molekul, Rajut Prisma, Rumus Prisma dan Contoh Soal Lengkap
. Seharusnya bermanfaat dan sampai sua plong postingan selanjutnya.