Data Pelajar Pangkep Berdasarkan Agama

Admin

Admin

PAI Labakkang Lakukan Penasehatan Calon Pengantin

Labakkang, (Humas Labakkang) Penyuluh Agama Islam (PAI) kecamatan Labakkang berbuat Penasehatan terhadap antagonis calon pengantin kepada musuh penganting yang mau melaksanakan Pernikahan intern waktu damping ini, Nan berlangsung Dinas Urusan Agama (KUA) Kecamatan Labakkkang, Plong Selasa, 20 September 2022.

Kecamatan Labakkang merupakan salah suatu kecamatan terbesar yang ada dikabupaten Pangkep, dengan 4 Kelurahan dan 9 Desa. Dengan potensi wilayah yang tergolong Luas maka pasti tetapi bepengaruh terhadap jumlah hal pernikahan yang berlangsung tiap tahunnya. Data nan masuk setakat waktu ini yakni pertanggal 20 September 2022 termaktub hal pernikahan yang telah terjadi menimpa 300 hal.

Malar-malar, Menjelang Bulan Rabiul Mulanya Kebiasaan Masyarakat Labakkang khususnya, seolah olah tidak cak hendak ketinggalan untuk mempertemukan anak ataupun keluarga mereka bila menjangkiti bula Rabiul Mulanya. Hal ini sudah menjadi budaya di Sebagian Masyarakat bahwa apabila setiap memasuki bulan Rabiul Sediakala sudah tidak ada lagi Masyarakat yang menunangkan Anak mereka. Sekadar apapun alasannya nan karuan ini tidak lepas dari Budaya yang selama ini mereka cak bagi secara turun temurun.

Enggak jarang didalam pelaksanaanya Komandan KUA Bersama Penghulu harus berbagi tugas didalam melakukan pengawasan pernikahan. Seperti mana yang tejadi bilang hari ini. Hal ini dibutuhkan Kerjasama yang baik menginjak dari pegawaai juru tulis Koalisi hingga yang melakukan pengawasan pernikahan karena dengan padatnya jadwal yang suka-suka koordinasi menjadi kunci ketimbang Kegiatan inventarisasi dan pengawasan Pernikahan.

Dalam proses Pembimbingan ini juga di kantor KUA adakalanya harus berbagi tugas antara Penghulu dan Penyuluh Agama Islam baik Fungsional maupun No PNS. Bagaimanapun itu sepanjang sesuai dengan UU No. 16 tahun 2019 adapun ijab kabul maka KUA siap menghidangkan dengan setulus hati. (Iwn).

PAI Pangkep, Sukma Paramita Diharap Wakili Sulsel Sebagai Penyuluh Teladan Nasional

Pulau Sanane, (Humas Pangkep)
– Kilauan antusias warga masyarakat dalam penyongsongan rombongan Skuat visitasi monitoring incaran penyuluh agama Islam teladan tingkat distrik Sulawesi Kidul bersama Kepala Biro Wilayah Kemenag Distrik Sulawesi Selatan serta Superior Kantor Kemenag Kabupaten Pangkep bersama seluruh jajaran.

Penyambutan dilakukan mulai berpokok dermaga dengan khas tari seni budaya leluri rasam istiadat setempat, menentang tempat acara penilaian yang berlantas di Masjid Nurul falah pulau Sanane Desa Mattaro Adae Kecamatan Liukang Tupabbiring Kabupaten Pangkep puas Sabtu 10 September 2022.

Visitasi monitoring sasaran pemilihan penyuluh agama Islam teladan tingkat area Sulawesi Selatan Tahun 2022 Semangat Paramita, S.Pdi penatar agama Selam non PNS, dengan Tema : moderasi beragama dalam perspektif kearifan lokal Desa Mattaro Adae Kecamatan Liukang Tupabbiring.

Kegiatan Visitasi ini diadakan dalam susuk penilaian Instruktur kamil Semangat Paramita atas terpilihnya bagaikan penyuluh teladan yang akan mengaplus provinsi Sulawesi Daksina di tingkat kebangsaan.

Hadir Majikan Dinas Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan KH. Khaeroni, M.Sang bersama kafilah jajarannya, Skuat visitasi monitoring objek penyuluh agama Islam transendental tingkat daerah Sulawesi Selatan yang terdiri berpunca Kepala Satah Penyorotan Islam Zakat dan Wakaf H. Abdul Gaffar, S.Ag.,MA. Sofyan Ahmad, MM, Bakri, M,EI, Andi Saefullah, M.Hi, Drs. Mira, Pengarah kantor Kementerian agama Kabupaten Pangkep H. Muhammad Nur Halik, S.Sos, MA, Kasubag TU Kemenag Pangkep Drs. H. Muh. Afhar, Kepala seksi Bimas Islam H. Zulkifli Idris, S.HI.,MH. beserta jajaran dan delegasi, Kepala KUA Kec. Tupabbiring Andi Sumange Alam, S.Ag serta merta Superior APRI Kab. Pangkep, superior desa penyuluh agama Selam fungsional dan non fungsional Kabupaten Pangkep.

Intern sambutan penasihat biro Kemenag Kabupaten Pangkep H. Muhammad Nur Halik, S.Sos, MA bahwa pemilahan penyuluh konseptual tingkat kabupaten itu dilaksanakan tiap waktu.

Lanjut H. Muhammad Kilat Halik menyampaikan, karena daerah tempat pemilihan ini layak jauh maka ke Puas kaanwil dan kontingen serta para petandang dan pelawaan justru habis kami mohon maaf nan sebesar-besarnya karena telah menuntut ganti rugi perjalanan cukup jauh.

Provisional maka dari itu Bu Indriyati AR, S.Ip, MM mewakili Camat Liukang Tupabbiring menyampaikan apresiasi nan setimpal-tingginya dan menyambut gembira karena penyuluh Desa Mattaro Adae Kecamatan dukun tuba biring masuk 6 samudra tanding pengajar tingkat teko agama Islam non PNS tingkat kewedanan Sulawesi Selatan, Alhamdulillah dan mudah-mudahan selepas penilaian waktu ini penyuluh adik Spirit bisa masuk ke-3 ki akbar. Aamiin.

Inri kembali sempat memajukan tentang latar belakang Sukma mulai bertugas di pulau Mattaro Adae, merasa tepat dan setuju dengan Sukma, katanya harapan saya ini bagaikan gayung bersambut.

Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan KH. Khaeroni, M.Si mengatakan sekarang sedang dalam proses pemilahan penyuluh teladan non ASN dilingkup kewedanan Sulawesi Kidul. Diharapkan akan wakili provinsi Sulawesi Selatan pada event penyuluh teoretis tingkat nasional.

Prinsipnya cak semau 2 nan non ASN 1 yang ASN 1, kebetulan Sukma ini primadona pengajar teladan tingkat kewedanan Sulawesi Selatan yang akan ditentukan maka itu tim penilai menggantikan Wilayah Sulawesi Kidul.

Menurut KH. Khaeroni, M.Si kebetulan topik nan dipilih maka dari itu Sukma itu adalah akan halnya moderasi beragama dalam perspektif kearifan domestik, saya kira itu sedang memiliki pejaka yang patut karena secara nasional pemerintah Republik Indonesia sedang gencar-gencar bagi program pengarus utamaan lega segi religiositas dan Kehidupan ini memilih topik dengan momentum yang patut. Kemudian kearifan lokal nan ditujukan atau ditonjolkan makanya Hayat ini berkaitan dengan kearifan lokal yang terserah di desa ini, mudah-mudahan dapat menarik penengah lakukan menentukan pilihan perumpamaan jago.

Ditambahkan KH. Khaeroni, M.Si, dari nada masyarakat yang ada di sini menunjukkan bahwa secara personal maupun secara institusional mutakadim berhasil membina publik kerumahtanggaan pengintaian keagamaan Islam ini, dan ini juga menjadi bukti bahwa penyuluh ini utama bakal memberikan penerangan baik komplikasi-masalah keagamaan atau masalah-masalah. (https://faktualsulsel.com)

Bergerak Ditengah Kesederhanaan, PAI Labakkang Bimbing MT Nurul Fajeri

Labakkang, (Humas Labakkang)
Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep dengan Sekali lagi berbuat Pengajian bersama binaan. Kali ini bersama dengan Majelis Taklim Nurul Fajeri Desa Kampung Tanarajae, Desa Bonto Manai pada hari Kamis tanggal 8 September 2022.

Dihadiri Irwan selaku pengarah acara berasal PAI Labakang, dan Pengurus Masjid, serta Anggota Majelis Taklim. Kegiatan ini adalah kegiatan Rutin Majelis Taklim Nurul fajeri yang dilaksanakan Rutin setiap bulan.

Kegiatan ini berlangsung sederhana maka itu karena rata-rata ibu anggota majelis Taklim semuanya adalah pelaku Rumput laut. Bintang sartan di kampung ini hampir seluruh ibu-ibunya membantu laki mereka dalam kegiatan membudidayakan rumput laut. Mereka ditunjang oleh kondisi geografis dimana kampung ini bebatasan dengan sinkron dengan laut. Hal inilah yang takhlik sekali-kali jumlah anggota Majelis Taklim tidak sepenuhnya hadir disetiap kegiatan.

Adapun tema plong Pertemuan siapa ini adalah Thaharah dengan sub tema merupakan Mandi luas maupun Mandi Teradat. Materi ini dirasa terdahulu maka dari itu karena ternyata menurut hasil bersumber pertemuan langsung dengan Penghuni masih banyak yang keliru lebih-lebih belum mengerti betul tentang tata kaidah mandi besar dan maupun mandi terbiasa. “ Ini terlazim kita berikan pencerahan pada umum terkait tata cara bersiram junub ini karena banyak yang saya dapatkan masih keliru tata caranya, padahal ini penting,,” tandas Irwan diawal materi.

Berlangsung dengan lancar dan penuh hidmat para pelajar pengajian terlihat antusias mengajuk jalannya acara, Dan akhirnya setelah sekitar 45 menit acara pengajian berlanjut dan ditutup Kembali dengan alunan Doa Bersama. (Iwn)

PAI Labakkang adakan Rapat Wisuda Santri

Labakkang, (Humas Labakkang)
Pengajar Agama Islam(PAI) Jawatan Urusan Agama (KUA) Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep, berbuat menempel koordinasi dalam rangka langkah pelaksanaan kegiatan Wisuda Sanri tingkat TK/TPA se Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep, nan dilaksanakan di Maktab KUA Kecamatan Labakkng lega hari Senin tanggal 5 September 2022.

Sekedar mengingat Pula bahwa kegiatan Wisuda santri ini sudah pernah beberapa kelihatannya dilakukan, akan sekadar khusus di Kecamatan Labakkang kegiatannya tak rutin tiap waktu dilakukan. Buncit dilaksanakan seputar 3 ataupun 4 perian yang lalu nan dipusatkan dipusatkan di pangkep.

Berdekatan dipimping spontan maka itu Organisator PAI yaitu Rusli. Sungguhpun masih dalam agenda menempel persiapan teknis, tapi sudah cukup berlanjut alot makanya karena seluruh PAI Labakkang yang jumlahnya 8 makhluk masing-masing punya saran dan masukan terkait teknis pelaksanaan acara Wisuda kemudian hari. Sampai-sampai setelah masuk pebahasan pertanyaan anggaran maka semua merindukan jumlahnya yang harus seminimal siapa agar tidak sesak memberatkan ayah bunda santri.

Di sekedup -sela rapat Rusli selaku Koordinator Kegiatan Wisuda menampilkan bahwa Kita akan lakukan sejarah di Kecamatan Labakkang dengan Mengadakan Wisuda Santri Spektakuler, Olehnya itu sira berharap kepada seluruh penatar sepatutnya benar-benar mempersiapkan dengan baik kegiatan ini. Hal ini bukan minus alasan menghafaz jumlah TK/TPA yang ada di Kecamatan Labakkang ini tergolong sepan banyak. Bermula data yang ada jumlah TK/TPA dengan menargetkan jumlah Santri yang ikut Wisuda akan datang subur dikisaran 200 orang.

Akhirnya berhimpit di tutup dengan menghasilkan keputusan sementara bahwa Kopi pemberitahuan Wisuda akan disebar ke seluruh TK/TPA yang ada di Kecamatan Labakkang, dimana didalam surat tersebut sudah terdapat keterangan yang diperlukan maka itu Guru TK/TPA termasuk Musim Pelaksanaan Ujian dan wisuda, serta jumlah kontribusi semenjak wali Santri yang menepati syarat cak bagi ikut wisuda. Dan untuk selanjutya masih akan disusul dengan menempel rapat kegiatan hingga kemudian kegiatan ini berlangsung. (Iwn)

15 Penghulu 'PASTI' Ikuti Pemetaan SDM Kepenghuluan

Pangkajene, (Humas Pangkep)
– Menyanggang Tema ” Takhlik Penghulu Yang Pasti (Profesional, Amanah, Smart, Toleran dan Integritas) Seksi Bimas Islam Kab. Pangkep melaksanakan kegiatan Pemetaan SDM Kepenghuluan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Pangkep, yang dilaksanakan plong tanggal 1 s.d 2 September 2022.

Hadir umpama pemateri puas acara ini merupakan Kabid Urais Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan H. Muh. Tonang, Pemimpin Dinas Departemen Agama Kab. Pangkep H. Muhammad Kilat Halik, H. Andi Rezky Darma (Kasi Kepenghuluan), Kasi Bimas H. Zulkifli Idris dan Penasihat APRI Pangkep A. Sumange Alam.

Dalam sambutannya sekaligus membawakan materinya Cerah Halik menekankan pentingnya Penghulu memiliki 3 Kompetensi yakni Kompetensi Eksekutif, Kompetensi tekhnis dan Kompetensi Sosial Kultural. Sedangkan Indikator perilaku Kompetensi Inti terbit Penghulu ialah Integritas, Kepemimpinan (Leadership), Penyelarasan Macam, memotori pergantian serta menjaga citra Kementerian Agama.

H. Muh. Tonang juga dalam materinya menyampaikan kepada para Penghulu kerjakan mengetahui 10 Tugas dan Fungsi KUA, Tahun ini adalah Tahun Moderasi sehingga Penghulu didorong untuk menggerakkan moderasi beragama ketika ambruk berbuat pengawasan nikah minimal ketika membawakan khutbah gabungan diselipkan khutbah seragam yang sudah dibuat maka dari itu pokja moderasi beragama Kanwil Provinsi Sulsel.

Lebih jauh mantan kakankemenag maros ini mengklarifikasi agar Penghulu bukan hanya melakukan pembukuan pergaulan dan sensor nikah hanya, tapi Penghulu dituntut bagi menjaga NKRI, menepis isu isu radikalisme, menerimakan peladenan tanpa diskriminasi, menjauhkan mulai sejak politik identitas, ditambah dengan pesan menteri Agama agar menjadikan Agama sebagai Inspirasi tak Agama bak Aspirasi.

Kegiatan ini akan dilanjutkan besok Jum’at 2 September 2022, dengan urun pendapat yang dimotori APRI sebagai wadah dari para Penghulu bagi membincang akan halnya program kerja APRI Pangkep serta permasalahan yang terjadi di Kecamatan masing-masing. (Zul)

Kunjungan Kerja dan Silaturahmi Kakan Kemenag di Madrasah Tsanawiyah Negeri Pangkep

Ma’tulang beragangan  ( Humas-Pangkep )
– Pejabat Kantor Kementerian Agama Kab.Pangkep mengerjakan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Pangkep pada Kamis, 4 Agustus 2022.

Pemimpin Jawatan disambut dengan penuh suka cita oleh Kepala Madrasah beserta para Guru dan Staf. Ketua Biro kemudian diarahkan ke ruang Superior Madrasah lakukan melakukan perjumpaan nan bernuansa silaturahmi. Ikut hadir dalam silaturahmi ini Pejabat Komite MTs Negeri Pangkep H. Muh. Tauhid Kedani. (Anggota Dewan DPRD Kab. Pangkep)

Kunjungan tersebut masih dalam interelasi silaturahmi dan memantau proses pembelajaran berhadapan (PTM) sediakala pascalibur sekaligus diskusi terkait Program Madrasah Tsanawiyah Area Pangkep

Kamad Umar, menganjurkan terima kasih atas kunjungan Penasihat kantor Nur Halik “Kami sangat berhasrat konsultasi selanjutnya serta pimpinan dan bimbingan dalam pengelolaan madrasah,”ujarnya. (rhmt)

Buka Rapat Dewan Komite MTs Negeri Pangkep, Ini Arahan Nur Halik

Ma’rang (Humas-Pangkep)
– Rapat dewan Komite MTs Negeri Pangkep Kamis 4 Agustus 2022 dihadiri oleh Kepala Maktab Departemen Agama Kab.Pangkep, Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri Pangkep Umar, Ketua Komite dan Wali Siswa Kelas VII, Berdampingan ini dibuka maka itu Nur Halik.

Agenda Berkembar komite ini adalah silaturahmi pengurus komite, ayah bunda/wali siswa baru   dan keluarga besar MTs Negeri Pangkep, Pembahasan pengelolaan tertib MTs Area Pangkep serta sosialisasi program Madrasah Tsanawiyah Wilayah Pangkep.

N domestik arahan Kepala Dinas dihadapan murid berpasangan menyingkapkan, setinggi apapun pendidikan kita, jika lain didasari akhlak sani, maka akan sia-sia. Menurutnya, madrasah hadir dan subur menjawab tantangan tersebut.

Komite Madrasah merupakan fisik mandiri yang mewadahi peran serta masyarakat internal rangka peningkatan mutiara, pemerataan, dan efisiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan. Komite Madrasah dibentuk berdasarkan perundingan nan demokratis oleh stakeholder pendidikan.

Harapan pembentukan Komite Madrasah adalah : Mewadahi dan menyalurkan aspirasi serta prakarsa publik dalam melahirkan kebijakan operasional dan program pendidikan di rincih pendidikan.Meningkatkan kewajiban jawab dan peran serta umum dalam penyelenggaraan pendidikan di ketengan pendidikan. Menciptakan suasana dan kondisi transparan, akuntabel, dan demokratis n domestik penyelenggaraan dan peladenan pendidikan yang bermutu di satuan pendidikan.

Fungsi Komite Madrasah Mendorong tumbuhnya perhatian dan komitmen masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. Melakukan kerjasama dengan publik (perorangan/organisasi/ dunia usaha/marcapada industri) dan pemerintah berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. Menampar dan menganalisis aspirasi, ide, tuntutan, dan berbagai kebutuhan pendidikan nan diajukan maka dari itu awam

Peran Komite Madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan perlu mendapat dukungan bermula seluruh komponen pendidikan, baik suhu, Kepala Madrasah, siswa, insan tua/wali petatar, umum, dan institusi pendidikan. Makanya karena itu perlu kerjasama dan koordinasi yang erat di antara suku cadang pendidikan tersebut sehingga upaya peningkatan loklok pendidikan yang dilaksanakan boleh efektif dan efisien. (rhmt)

Meriahkan Peringatan Tahun Baru Islam 1444 H, Segenap Jajaran MTsN Pangkep Pawai Keliling

Ma’rajah (Humas – Pangkep) – Periode baru Islam 1 Muharram menjadi hal nan istimewa. Tak heran kalau masyarakat di beberapa area merayakannya dengan senang cita melalui tradisi yang sudah dilakukan secara turun temurun.

Momen persilihan tahun dalam penanggalan Islam ini kerap dijadikan waktu buat memanjatkan doa sekaligus menggelar berbagai tradisi. Maksud penting dari gelaran tradisi Periode Baru Islam 1 Muharram ini yaitu umpama ungkapan rasa syukur.

Menandai hal terdepan yang terjadi kerumahtanggaan sejarah Islam yaitu memperingati penghijrahan Nabi Muhammad SAW dari Ii kabupaten Makkah ke Madinah pada masa 622 Masehi. Peristiwa bersejarah itu terjadi pada 1 Muharam tahun bau kencur bagi Kalender Hijriah. Namun, Tahun Hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah itu diambil sebagai awal perhitungan bagi Penanggalan Hijriah.

Tahun hijau Islam 1 Muharram 1444 H kali ini serampak dengan 30 Juli 2022. Mahajana di beberapa provinsi punya adat istiadat tunggal seperti, Terserah Kirab Muharram hingga Pawai Obor”.

Madrasah Tsanawiyah Negeri Pangkep sreg peringatan Masa Plonco Selam 1 Muharram ditandai dengan kegiatan Pawai keliling Lingkungan Madrasah diiringi dengan Drumband. Karnaval ini diikuti maka dari itu seluruh siswa siswi Madrasah Tsanaiyah Provinsi Pangkep beserta Guru dan Personel.

Kamad Umar menyampaikan pada hari kemajuan Muharram ini, agar Allah menganugerahi kita semua dengan kesehatan, kemakmuran, kedamaian, dan kebahagiaan, Intern album Tahun Baru Selam, keberkahan datang saat orang Madinah dikunjungi makanya Rasulullah. Kini, kita boleh sembahyang dan melakukan amalan baik agar syafaat Nabi sampai kepada kita semua. (Rhmt)

MAN Pangkep Gelar Pawai Meriahkan Tahun Baru Hijriyah 1444 H

MAN Pangkep (Humas), Madrasah Aliyah Negeri Pangkajene gugusan pulau mengadakan pawai ta’aruf keliling Kelurahan talaka bikin memeriahkan tahun baru Islam 1444 H. Pawai nan dimulai pada pukul 08.00 dilepas maka itu H. Bakhtiar pemimpin komite MAN Pangkajene Kepulauan yang didampingi makanya H. Abdul Hafid bos MAN Pangkajene Kepulauan (30/07).

Dalam kegiatan ini setiap papan bawah membuat poster dan aneka jenis yang berkaitan dengan tahun baru Hijriyah.

H. Abdul Hafid dalam sambutannya pada masa hijau 1444 H ini kiranya MAN Pangkajene Kepulauan bertambah modern dan berprestasi.

Kepala Madrasah juga berpetaruh kepada semua peserta pawai untuk lever-hati dijalan, dan menirukan didikan bapak ibu pendampingnya.

Sesudah menyorongkan perjuangan, kepala Madrasah mempersilahkan pejabat komite mengerjakan pengguntingan reben misal tanda bahwa pawai ta’aruf telah dimulai dan murid boleh berjalan.

Kegiatan ini semakin habis-habisan karna Selain Pawai, Panitia peringatan Tahun hijau hijriah 1444 H juga mengadakan pun Lomba Fashion show dan Lomba menyanyi religi

Danial Tahir selaku Guru MAN Pangkajene Kepulauan di temui secara terpisah mengatakan bahwa tujuan diadakannya peringatan ini adalah untuk melestarikan dan membudayakan umat Islam khususnya Siswa MAN Pangkajene Gugusan pulau cak bagi menyambut periode hijau Hijriyah. Dengan siar ini demoga awam bisa peka tentang tahun hijau, itu bukan hanya Januari saja tapi ada kembali tahun baru hijriah,” ungkapnya.

Nur Asma Rasyid kelas XI MIA 1, peserta pawai menyampaikan harapan-harapannya di masa bau kencur Islam.

“Dengan diadakannya kegiatan semacam ini moga para siswa khususnya lingkungan madrasah itu bisa melakukan syiar Islam dan membudayakan tentang tahun plonco Hijriyah Islam”

“Maksud saya untuk tahun baru Hijriyah ini semoga membawa secara harapan baru seharusnya ada kesejahteraan dan kemujaraban di sekitar kita selama tahun baru Hijriyah Islam”. (Akb)

Pembiasan Shalat Berjamaah Siswa Siswi MTs Negeri Pangkep

Ma’rang, (Humas Pangkep)
– Pelaksanaan Shalat Dzuhur berjamaah Siswa Siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri Pangkep rutin dilaksanakan saban hari, Pelaksanaan Shalat berjamah Siswa (Putra) dilaksanakan di Musallah Nurul Ilmi, Temporer Siswi (Kuntum) dilaksanakan di Aula MTs Daerah Pangkep.

Kamad Umar menekankan pentingnya shalat berjamaah dalam jiwa sehari-tahun, misalnya dalam pelaksanaan shalat dzuhur berjamaah. Kegiatan shalat berjamaah ini wajib dilaksanakan di madrasah, karena misal sarana latihan lakukan menjalankan perintah Allah SWT, kembali mendidik siswa lakukan menjadi disiplin, baik disiplin dalam belajar alias disiplin lega pengelolaan tertib madrasah, Ungkap Umar.

Shalat Dzuhur berjamaah diikuti oleh seluruh siswa siswi serta guru dan pegawai. Kegiatan shalat dzuhur berjamaah ini dibimbing oleh guru dan diupayakan menjadi orientasi, biar mampu buat meningkatkan kedisiplinan peserta didik.

Shalat dzuhur berjamaah ini menjadi satu kegiatan yang terus menerus dilakukan diluar jam pelajaran, cak bagi melatih peserta didik lebih terstruktur dan terarah dan mendisiplinkan diri privat menjalankan ibadah. Seharunya menjadikan keadaan pisitif bagi peserta didik karena dengan adanya shalat Dzuhur berkumpulan, diharapkan mampu menjadikan peserta ajar semakin loyalitas dan aktif dalam melaksanakan shalat fardhu.

Umar menambahkan, “Melaksanakan shalat yang tertib dan teratur, dapat berkapak pada kedisiplinan seseorang dalam berbuat pegangan, dan semakin bagus ibadah shalat seseorang, semakin baik pula tingkat kedisiplinannya, sebaliknya semakin dia sering mengabaikan aspek ibadah dan sira lagi akan kian mudah mengabaikan urusan-urusan diluar ibadah.” (Rhmt)

Source: https://kemenag.pangkepkab.go.id/index.php/informasi/itemlist/user/9-admin

Posted by: and-make.com