Dasar Dasar Belajar Bahasa Jepang

Ilustrasi Jepang. Foto: Unsplash


Bahasa Jepang sudah lalu memasuki Indonesia sejak masa pra kemerdekaan, tatkala Indonesia masih dalam penjajahan “Negara Surya Terbit” tersebut. Pada masa ini bahasa Jepang merupakan salah seia sekata asing yang banyak diminati oleh umum Indonesia, tambahan pula sudah banyak rancangan-rencana pendidikan di Indonesia nan menyisihkan program pengkajian bahasa Jepang.


Ketika mempelajari suatu bahasa, tentunya ada aturan-aturan yang harus kita pahami guna dijadikan pedoman dalam melakukan aktivitas yang berkaitan dengan bahasa tersebut, sama dengan mendaras, menulis, dan berbicara. Aturan-rasam ini terjadi karena setiap bahasa punya karakteristiknya masing-masing, termasuk bahasa Jepang. Karakteristik bahasa menghampari kosa kata, ucapan, huruf, pengelolaan bahasa, dan sebagainya.


Salah satu karakteristik yang menonjol berpokok bahasa Jepang adalah penulisannya yang enggak menggunakan alfabet, melainkan memiliki sistem penulisan tersendiri yang disebut


hyoki. Hyoki


terbagi menjadi 3 macam huruf, merupakan lambang bunyi


kanji

,


katakana

, dan


hiragana

. Spesies-variasi abc tersebut memiliki fungsinya masing-masing.


Jenis-Varietas Abc intern Bahasa Jepang beserta Fungsinya


Sistem penulisan huruf-huruf Jepang ini terbagi menjadi dua, yaitu


hyoo i moji


dan


hyoo on moji.




Kanji


termasuk ke dalam


hyoo i moji,


padahal


hiragana


dan


katakana


termaktub ke dalam


hyoo on moji

. Berikut ini adalah klasifikasi jenis-spesies abjad dalam bahasa Jepang beserta fungsinya:



Kanji


merupakan salah satu jenis huruf yang mempunyai peranan utama dalam bahasa Jepang. Menurut ki kenangan, awalnya


kanji


ialah leter-lambang bunyi yang pecah dari China dengan jumlah mencapai 50.000 huruf dan masuk ke Jepang lega abad ke 4-5, seiring berjalannya waktu aksara-huruf


kanji


dikembangkan menjadi huruf


katakana


dan


hiragana


(Takebe, 1993).



Kanji


yang digunakan intern kehidupan sehari-waktu dan pendidikan formal pron bila ini adalah


Jooyoo Kepurun


yang berjumlah 1945 huruf. Cara mengaji


Kanji


terbagi menjadi dua, ialah


kun-yomi


dan


on-yomi

.


Kun-yomi


yakni cara membaca


kanji


menggunakan penyebutan salih bahasa Jepang, sementara itu


on-yomi


adalah cara membaca


tajin


dengan menggunakan pengucapan China nan dimodifikasi seperti congor Jepang.


Kanji


terbilang sulit sehingga cerbak dikatakan ibarat keseleo suatu kendala dalam mempelajari bahasa Jepang.


Seperti yang sudah dijelaskan diawal bahwa


katakana


yaitu gambar modifikasi dari


kanji

.


Katakana


memiliki 45 abjad yang digunakan cak bagi menuliskan lambang bunyi-abc dari bahasa asing, akan doang


katakana


juga digunakan laksana penekanan untuk suku perkenalan awal yang berasal dari Jepang. Leter-huruf


katakana


terkesan kaku karena hanya berbentuk coretan-coretan radikal, sehingga huruf-hurufnya sebentar-sebentar disebut huruf laki-laki.


Sama halnya dengan


katakana

,


hiragana


pun termuat modifikasi pecah


kanji

.


Hiragana


menandakan kata khusus dan cuma digunakan untuk menuliskan pengenalan-introduksi yang berpangkal dari Jepang saja. Penulisan lambang bunyi-huruf


hiragana


merupakan antagonis berpokok penulisan huruf


katakana

, huruf-huruf


hiragana


ditulis dengan membusur dan tidak bersudut radikal, sehingga cucu adam Jepang menamakannya dengan huruf wanita. Huruf


hiragana


berjumlah 46 lambang bunyi, dengan satunya adalah huruf yang berfungsi perumpamaan pengenalan sokong.


Kini, bukan hanya dari kalangan peserta saja yang terseret bagi belajar bahasa Jepang, akan tetapi pun diminati maka dari itu masyarakat nan hendak bekerja diperusahaan milik Jepang, baik yang terletak di Indonesia ataupun bahkan di Jepang. Selain itu, banyak alasan lain yang menyebabkan mahajana Indonesia tertarik bikin berlatih bahasa Jepang. Sudah selayaknya bagi orang-manusia yang ingin menguasai bahasa Jepang buat mempelajari karakteristik sumber akar diatas. Apakah kalian pula tertarik bagi membiasakan bahasa Jepang?

Source: https://kumparan.com/soviafahraini7/belajar-bahasa-jepang-dasar-1yHxUhQPOQD

Posted by: and-make.com