Cerita Tentang Merawat Hewan Peliharaan

Contoh Cerita Pendek Tentang Hewan Peliharaan
Contoh Cerita Pendek Akan halnya Hewan Peliharaan. Gambar oleh Rebekka D berbunga Pixabay

Hai, Sahabat Guru Pembangkit. Ada berapa jenis dabat peliharaan di rumahmu? Ataupun, dirimu malah belum rangkaian memiara sato?

Wah. Saya yakin bahwa dirimu pasti punya hewan peliharaan, teko. Bisa jadi ada ayam jantan, ada iwak rias, atau malah kucing tupai. Takdirnya benar ada, boleh dong engkau cerita. Sumir-pendek doang.

Lha, aku ketel tak dapat menulis cerita?

Ah, perian iya. Giliran ngomong mengenai kelinci yang berambut halus saja dirimu riang luar biasa, masa menulisnya enggak bisa!

Gampang cak kenapa.

Batik cerita pendek tentang hewan peliharaan itu dapat kamu mulai berpunca asam garam pribadi, terutama semesta aktivitas detik dirimu merawat, memberi makan, hingga memperhatikan tingkah membawa gelak hewan tersebut.

Masih bingung?

Okelah, tenang. Berikut ini Gurupenyemangat.com akan memberikanmu arketipe cerita singkat tentang sato peliharaan mulai dari lauk, ayam jantan, hingga kelinci yang mungkin sekadar ada di rumahmu. Let’s go. Kita start!


Cerita Pendek Tentang Hewan Peliharaan Iwak

Paradigma 1:

Asyiknya Memelihara Ikan Cupang

Hai, pasangan-teman. Perkenalkan namaku Alan. O ya, aku mau berbagi cerita yang seru nih. Bilang hari yang lampau Ayahku baru namun membelikanku 3 ekor iwak cupang.

Iya, benar. Ikan hias yang ukurannya mini itu loh. Jauh-jauh tahun, Ayahku juga sudah menyiapkan aquarium kecil yang diisi makanya lumut bikinan dan kerikil-kerikil kecil. Juga, ada lampunya.

Masing-masing warna dari ikan tersebut yaitu sensasional variasi ungu, terserah ikan cupang dandan merah kolaborasi asfar, terlebih suka-suka pun yang warnanya kudrati biru.

Entah itu dilihat dari dekat maupun jauh, ternyata ikan cupang suntuk rupawan ya. Rasanya aku bahagia punya sato peliharaan nan imut-imut ini.

Kami galibnya memberikan pakan berupa cuk nyamuk. Terkadang pun Ayahku pasrah pakan asfar telur.

Seminggu sekali Ayah memintaku bikin rutin mengganti air aquarium atau minimal membersihkannya. Dengan serupa itu, ketiga ikan cupang tersebut bisa terus hidup dan segar.

Aku harap, kerumahtanggaan beberapa wulan ke depan ikan cupangku bisa lebih banyak. Kelihatannya sempat akan cak semau salah suatu dari ketiganya nan berjenis kelamin betina hingga bisa bertelur.

Nah, jika kalian penasaran, boleh cak kenapa. Akan datang siang atau belakang hari sore kalian bisa menyekar ke rumahku. Oke. Sekian dulu ya. Cak dapat kasih.


Paradigma 2:

Ternyata Membudidayakan Ikan Lele Itu Menguntungkan!

Ternyata Memelihara Ikan Lele Itu Menguntungkan!

Ternyata Memelihara Ikan Lele Itu Menguntungkan!Gambar maka dari itu Olena Ts dari Pixabay

Halo, pasangan-lawan! Perkenalkan namaku Indah. Aku kali ini juga akan berkisah adapun pengalamanku memiara lauk. Tapi, kali ini bukan iwak hias melainkan ikan lele.

Iya, bermoral. Ayahku adalah seorang peternak lele. Di dekat kondominium kami ada 3 kapling kolam yang semuanya digunakan bagi menghidupi macam-macam iwak lele.

Terserah lele yang masih popi alias baru menetas, cak semau iwak lele yang sudah memiliki berat 300 gram, dan ada pula ikan lele super yang umumnya punya pelik 1 kg.

Setiap siang atau sore musim aku sering mengamati kegiatan ayahku. Mulai dari membersihkan tebat lele, membagi pakan, hingga memanen ikan lele yang sudah gemuk.

Sesekali kami kembali sering memanggang atau memasak lele bakar di pinggir kolam.

O ya, pada saat pengetaman lele, Ayahku sering memberikanku komplemen tip jajan. Soalnya panen lele itu menguntungkan.

Lihat sekadar aku, berkat ikan lele aku boleh sekolah dan berlatih bersama kalian. Nah, jikalau kalian terjerat atau ingin beli ikan lele, yuk singgah ke rumahku ya. Terima hadiah.


Pengalamanku Menernakkan Ayam jago Kampung

Hai, n antipoda-teman, adakah berpunca kalian nan senang makan daging ayam goreng? Atau, ada yang suka makan telur mandung mata sapi? Walah, ternyata semuanya suka ya.

Ambillah, kebetulan di rumahku juga terserah hewan peliharaan yang bernama ayam lho. Tidak banyak sih, sekarang terserah 11 ekor ayam. Ada 2 ayam dewasa, dan 9 sisanya adalah momongan-anak asuh ayam jago.

Kami sudah cukup lama menernakkan ayam aduan kampung. Kok aku pilih ayam jago kampung? Soalnya ayam-ayam tersebut mandiri alias bisa cari makan sendiri.

Biasanya Aku ataupun Ibuku memberikan rezeki ayam aktual beras, nasi dan jagung. Tapi, ayam-mandung tersebut juga sering mengejar perut sendiri.

Nan paling seru detik menernakkan ayam jago kampung adalah ketika ayam sedang berhasil. Ozon ya, telur ayam kampung itu kian sedap ketimbang telur ayam distrik yang dijual di warung-warung loh.

Bahkan, telur ayam jantan kampung itu menyehatkan sehingga sering anak adam mencampur kuning telurnya dengan jamu tradisional.

Selain itu, jika dimasak dagingnya sekali lagi lebih krenyes-krenyes dan empuk. Tapi ya, aku kadang jengkel karena ayam kampung sering membuang kotoran sembarangan.

Beberapa kali ayam-ayam tersebut membuang kotoran di teras, tambahan pula di garasi samping rumahku. Haduh! Tapi tak mengapalah. Sekiranya mandung kampung nakal, bakal kami masukkan ke kandang. Hehehe.


Narasi Singkat Akan halnya Hewan Piaraan Kelinci

Hai, kutub-pasangan. Bagaimana kabar kalian periode ini? Sepatutnya sehat dan selalu bahagia, ya. Nah, di sini aku bakal menceritakan keseruanku intern memelihara hewan peliharaan.

Penasaran dengan satwa segala apa yang sedang aku pelihara sekarang? Yup. Aku memelihara dua ekor kelinci. Namanya merupakan Rachel dan Rocco.

Rachel yakni kucing belanda lebah ratulebah berwarna putih, sedangkan Rocco adalah kelinci jantan yang berwarna coklat tua.

Teman-teman, memelihara kelinci itu mengasyikkan loh. Biasanya sepulang sekolah atau pada waktu magrib masa yang cerah, Ayahku caruk mengeluarkan kelinci berasal kandangnya bikin berlaku.

Alhasil, Rachel dan Rocco caruk nocat-lompat di depan pelataran rumahku yang penuh dengan rerumputan bau kencur.

Tapi ya, kedua kelinci ini malu-malu dan berulangulang lewat rumit untuk aku sambar. Bagaimana lain sulit, entah itu Rachel maupun Rocco keduanya suntuk cacar intern meloncat.

Sebentar loncat sana, sececah pula loncat sini. Ambillah, ada trik jitu biar aku bisa menyambut telinga panjang kedua terwelu ini yaitu dengan memberikan wortel.

Ya, kucing tupai sangat suka makan wortel. Selain itu, kelinci juga suka makan bancet, seledri, lebih-lebih tomat yang masak. Hehehe ternyata hewan bertelinga panjang ini gemar makan sayur, ya.

Nah, bagi n antipoda-teman yang cak hendak melihat terwelu yang imut, boleh ya kapan-kapan menjenguk ke rumahku. Terima kasih.

***

Oke, demikian tadi sajian konseptual cerita pendek tentang sato peliharaan mulai dari iwak, mandung, hingga napuh. Bagaimana, seru dan mengasyikkan, bukan?

Ya, begitulah. Hadirnya hewan ternak untuk membuat suasana di rumah kita menjadi gempita, seru, dan asyik.

Detik sedang bosan menonton televisi dan YouTube, kita bisa keluar rumah, bermalas-malasan di jerambah kondominium, serta bertindak bersama hewan kesayangan.

Maupun, dirimu mau dengar cerita Guru Penyemangat tentang hewan peliharaan yang bernama kucing?

Jika iya, boleh kok. Silakan simak di tulisan yang berjudul:

  • 😸Kisahan Sumir Tentang Satwa Piaraan Kucing di Rumahku
  • 🐦Cerita Ringkas Adapun Pengalaman Memelihara Cengkok dan Kalam yang Mengasyikkan

Source: https://www.gurupenyemangat.com/2021/07/cerita-pendek-tentang-hewan-peliharaan.html

Posted by: and-make.com