Cado Cado Full Movie Streaming

Mentah-yunior ini, CGV Blitz Megaplex melukiskan film berjudul Catatan Kelamai Unggulan Dokter (Cado-cado). Film bergenre sandiwara tradisional dan kelucuan ini mengobrolkan akan halnya pertarungan Ferdiriva Hamzah (Adipati Dolken), seorang dukun muda yang baru gaib khotbah kedokteran dan harus menjalani periode ko-ass (ko-asistensi) agar bisa menjadi dokter. Perjalanan nan yang dialami Ferdiriva pun seru, mulai dari kejadian membawa gelak, romantis, dan menegangkan! Bukan sekadar wajib nonton film nan diangkat berpokok kisah nyata ini, tapi kamu kembali wajib tahu tujuh fakta seru film Cado-cado,travelers!

1. Kerjasama dengan pembuat film Korea

Cado-cado yang diproduksi oleh Radikal Films bekerjsama dengan CJ Entertainment, produsen sinema Korea yang sudah lalu takhlik banyak film kece. Sung Joo Moon, agen CJ Entertainment mengaku suka dapat bekerjasama dengan apartemen produksi film Indonesia. Soalnya, Indonesia punya banyak sosok bertalenta dan pasarnya kembali besar. Apalagi, Cado-cado punya pesan akhlak nanpowerful,yaitu tentang cinta, persahabatan, dan impi.

Ardiansyah Solaiman, produser film Cado-cado juga telah melakukan ancang matang sebelum mengamalkan syuting. Selain bekerjasama dengan tim konsultan medis, mereka pula mengerjakan kooperasi denganmarket research strategistsejak semula produksi. Sehingga, film ini masih memiliki semangat yang seperti novel aslinya. Mereka juga percaya film Cado-cado bisa meraih kesuksesan sebagai halnya novelnya.

2. Adipati kaprikornus lebih fit karena nggak boleh merokok

Sebagian besar proses syuting dilakukan di rumah remai sungguhan sejauh sebulan, tepatnya di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. Karena, mereka ingin menampilkan suasana medis secara detail. Tentu aja, para aktor dan kru harus tetap mengutamakan faedah pasien selama syuting. Jadi, jika terserah pasien yang penis sambung tangan lekas, mereka harusbreaksyuting sangat.

Selain itu, Adipati sekali lagi harus menahan diri agar tak merokok sejauh syuting. Dari tasik, Adipati mendapatkan hikmah, yaitu tubuhnya jadi lebih sehat. Enggak namun Adipati yang gemar, tapi Tika Bravani, pemeran Evi juga mengaku senang dengan suasana syuting. Soalnya, nggak cak semau nan merokok sepanjang syuting, sehingga ia terbebas dari asap rokok.

3. Cita-cita Tika Bravani jadi medikus akhirnya kesampaian!

Mendapatkan peran bak calon dokter mulai dewasa di bioskop Cado-cado mewujudkan Tika Bravani antusias. Soalnya, selain bersandiwara, engkau pun mendapatkan banyak mantra soal ilmu kedokteran. Apalagi, tidak banyak film Indonesia nan menyanggang seputar dunia medis. Dulunya, Tika sempat punya cita-cita menjadi dokter, tapi kamu malah mengambil jurusan Akuntansi.

Makanya, sangat peran sebagai Evi, anda kaprikornus bisa luang seperti apa rasanya jika menjadi dokter! Akting yang dilakukan tentunya nggak boleh mengawang. Ketikaworkshop,mereka diajarkan gimana caranya menyuntik dan pasang infus dengan ter-hormat. Apalagi, juga belajar memegang gunting jahit dengan benar. Selama syuting, mereka sungguh-sungguh didampingi dua dokter.

4. Aurelie Moeremans dicemburui pacar?

Karena gambar hidup Cado-cado menggotong sandiwara tradisional, pasti aja terserah kisahan percintaan di dalamnya. Ada satu penggalan di mana Vena (Aurelie Moeremans) harus menubruk Ferdiriva. Untungnya sih, sang inai, Marcello Tahitoe nggak cemburu. Karena, adegan tersebut dilakukan untuk harapan syuting. Khuluk asli Aurelie sangat farik dengan Vena yang bernafsu. Sehari-harinya, si cantik ini nggak agresif terkadang. Malahan cenderung kalem.

5.
Leher Premiere
sewaktu dengan Hari Dokter Nasional

Gala premierCado-cado diadakan pada 24 Oktober 2016 kemarin soalnya biar bertempatan dengan Masa Dokter Kebangsaan. Tidak heran jika digala premiereyang diadakan di CGV Blitz Megaplex, Grand Indonesia tersebut dihadiri banyak dokter Tanah air. Padahal, filmnya sudah diputar pada 27 Oktober 2016. Para pemain Cado-cado merasa plong dengan antusias penonton, apalagi ketikagala premiereberlanjut banyak medikus yang hadir.

6. Bikin menanang pula di Festival Film Antarbangsa Tokyo (TIFF)

Tidak namun tayang di Indonesia, tapi Cado-cado kembali ditayangkan di Festival Gambar hidup Internasional Tokyo (TIFF) copot 25 Oktober sampai 3 November 2016. Tentunya, sebagai cucu adam Indonesia, kita patut berbangga akan prestasi tersebut. Nah, sudah pasti film Cado-cado berkualitas dan layak bagi ditonton, ketel?

86633390c87633299b6b6705793bb48020f34ed78483f4b017pimgpsh_fullsize_distr

Kalau nonton Cado-cado, jangan lupa ajak teman-teman dia yang juga menggemari novelnya! Selepas itu, jangan lupa rencanakantravelingkalian selanjutnya dengan pesan tiket pesawat, kartu kereta api, dan hotel murah sangat pegipegi!

pesan kartu pesawat murah  pesan kartu kereta jago merah murah  cari hotel murah

Jangan lupa bagi mendaftarkan diri bak member CGV Blitz Megaplex, ya,travelers! Soalnya, dia bisa mendapatkan reduksi hingga Rp 130 ribu! Keterangan lengkapnya, bisa dibaca di sini.

Ia lagi bisa instal permintaan pegipegi di Google Play alias App Store agar bisa mendapatkan banyak diskon meruntun dari pegipegi!

google-play

apps-store


Comments


Source: https://www.pegipegi.com/travel/6-fakta-seru-film-catatan-dodol-calon-dokter-cado-cado/

Posted by: and-make.com