Bsnp Instrumen Penilaian Buku Teks Pelajaran Pendidikan Dasar Dan Menengah

1
Kanun BADAN Standar NASIONAL PENDIDIKAN NOMOR: 0041/P/BSNP/VIII/2016 Mengenai PROSEDUR OPERASI STANDAR PENYELENGGARAAN PENILAIAN BUKU TEKS PELAJARAN DAN Buku PANDUAN GURU Kamil INISIATIF MASYARAKAT Awak STANDAR Nasional PENDIDIKAN, Menimbang : a. bahwa dalam rangka menjamin kualitas Resep Teks Pelajaran dan Kunci Panduan Guru dari aspek isi, bahasa, penyajian, dan kegrafikaan maka kunci teks pelajaran mesti ditelaah dan/alias dinilai oleh Badan Patokan Kebangsaan Pendidikan (BSNP) dan hasil penilaiannya ditetapkan dengan Qanun Menteri Pendidikan dan Tamadun; b. bahwa bagi melakukan kegiatan penilaian buku teks pelajaran tersebut perlu disusun Prosedur Operasi Patokan (POS) Penyelenggaraan Penilaian Buku Teks Pelajaran dan Ki akal Panduan Guru. Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 akan halnya Patokan Kebangsaan Pendidikan. 3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Periode 2013 tentang Perubahan Atas Qanun Pemerintah Nomor 19 Perian 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 4. Statuta Pemerintah Republik Indonesia Nomor 13 1

2
Waktu 2015 mengenai Perubahan kedua Atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 121/P Periode 2014 tentang Pembentukan Kementerian dan Pengangkatan Nayaka Kabinet Kerja Periode Tahun Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 Hari 2008 adapun Daya. 7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2016 adapun Buku yang Digunakan makanya Ketengan Pendidikan. 8. Keputusan Menteri Pendidikan dan Peradaban Nomor 220/P/2014 adapun Pengangkatan Anggota Jasad Tolok Nasional Pendidikan Periode Musim MEMUTUSKAN: Menetapkan : Qanun BADAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN Adapun PROSEDUR Aksi STANDAR Tata PENILAIAN Daya Pustaka PELAJARAN DAN Trik PANDUAN Master. Pasal 1 Pengertian Mahajana (1) Gerendel Teks Latihan (BTP) adalah sumber pembelajaran utama untuk mengaras Kompetensi Pangkal (KD) dan Kompetensi Inti (Capuk). (2) Sendi Panduan Hawa (BPG) adalah pedoman yang memuat strategi pembelajaran, metode pembelajaran, teknik pembelajaran, dan penilaian untuk setiap mata latihan dan/alias tema pembelajaran. (3) Cak regu perumus (pengembang) adalah tim yang ditunjuk BSNP guna mengkoordinasikan proses penilaian buku kerjakan saban bidang ilmu dan jenjang pendidikan. (4) Pengetes kancing adalah pandai yang ditunjuk BSNP untuk mengevaluasi buku teks pelajaran dan buku temperatur dalam aspek-aspek tertentu yang sudah lalu ditentukan. (5) Perangkat penilaian yaitu perangkat nan dibuat BSNP lakukan menyasarkan pengevaluasi buku internal proses evaluasi kunci. (6) Penyadur adalah orang maupun tim yang menulis anak kunci teks latihan dan sentral master yang diusulkan bikin dinilai maka dari itu BSNP. 2

3
(7) Editor adalah cucu adam alias cak regu yang mengedit/membetulkan pusat teks kursus dan buku guru nan diusulkan untuk dinilai oleh BSNP. (8) Penerbit ialah pihak yang menerbitkan buku teks pelajaran dan buku guru nan diusulkan untuk dinilai maka itu BSNP. (9) Prapenilaian merupakan tahap penilaian yang berujud untuk menyaring secara cepat buku-sendi yang enggak memenuhi persyaratan pokok seperti kelengkapan KD, persyaratan administrasi pokok, dsb. (10) Penilaian Tahap Permulaan adalah penilaian secara rinci terhadap buku teks pelajaran dan daya guru dengan fokus lega penapisan kualitas isi/materi dan penyajian. (11) Penilaian Tahap Kedua yaitu penilaian secara rinci terhadap kunci pustaka pelajaran dan buku guru dengan fokus pada pemeriksaan kualitas aspek bahasa dan penyajian terutama ditinjau kesesuaiannya dengan karakteristik petatar yang akan menggunakannya. (12) Tahap Reviu adalah pangkat penilaian saat cak regu perumus menguraikan kepada pencatat dan editor sentral tentang situasi-peristiwa yang harus diperbaiki berasal hasil penilaian tahap I dan tahap II, proses pembaruan makanya penulis dan penerbit, dan proses verifikasi penghabisan oleh cak regu perumus. Pasal 2 Tahap Penilaian (1) Penilaian buku teks kursus dan daya panduan guru melangkaui skema inisiatif awam menghampari panjang kegiatan berikut. a. Prapenilaian. b. Penilaian Buku. c. Penyusunan laporan hasil penilaian BTP dan BPG yang menetapi kelayakan. (2) Prapenilaian BTP dan BPG pada skema inisiatif mahajana ialah proses pemeriksaan kelengkapan administrasi buku, penulis dan/atau penerbit, kelengkapan Kompetensi Inti (Bab) dan Kompetensi Asal (KD) mata pelajaran berbunga rahasia nan dinilai, serta asesmen oleh cak regu pengembang tentang tingkat penilaian yang teradat dilakukan kerjakan dikategorikan dalam salah suatu alternatif berikut. – Perubahan minor mulai sejak taktik yang sebelumnya sudah lalu dinyatakan lulus penilaian buku oleh BSNP. – Peralihan sedang dari buku nan sebelumnya mutakadim dinyatakan lulus penilaian buku maka itu BSNP. – Perubahan besar bermula sendi yang sebelumnya telah dinyatakan memasap penilaian trik oleh BSNP. 3

4
(3) BTP dan BPG yang menepati kedua persyaratan plong ayat (2) dilanjutkan ke Tahap Penilaian. (4) Kerjakan buku yang mengalami transisi minor maka penilaiannya cukup dilakukan oleh 2 cucu adam cak regu ahli dengan bidang pendidikan dan latar keilmuan murni. Langkah yang dilakukan begitu juga yang dilakukan pada tahap reviu lakukan sistem penilaian skala penuh. (5) Untuk muslihat yang mengalami perubahan sedang maka penilaiannya dilakukan makanya maka itu dua tester (suatu dari ahli dan satu berpunca temperatur) serta dibantu makanya tim bendung. Awalan penilaiannya sebagai halnya tahap gabungan 1 dan 2 kemudian buku yang lolos pemilahan diteruskan ke tahap reviu. (6) Cak bagi buku yang mengalami perubahan raksasa maka maka penilaiannya sejajar dengan penilaian buku nan yunior dinilai (dimulai dari awal) yaitu melibatkan 2 pakar bidang dengan latar belakang ilmu murni dan guna-guna kependidikan tercalit, serta dua temperatur terkait dengan kualifikasi pangkat. Persiapan penilaiannya menutupi penilaian tahap I, penilaian tahap II, dan tahap reviu sebagai halnya halnya intern penilaian buku skala penuh dari awal. (7) Penilaian Tahap Pertama untuk BTP menggunakan Alat Penilaian oleh Pakar dan individual untuk BTP Bahasa Asing ditambahkan Radas Penilaian Audio seperti mana terlampir dalam peraturan ini. (8) Penilaian Tahap Mula-mula buat BPG menggunakan Instrumen Penilaian BPG Tahap Pertama sebagaimana terlampir internal lampiran peraturan ini. (9) Penilaian Tahap Permulaan untuk BTP dan BPG dilakukan dengan persiapan-awalan sebagai berikut. a. menilai secara kualitatif serta menerimakan ponten bikin komponen isi dan penyajian BTP dan BPG, khusus untuk BTP dan BPG Bahasa Asing menelaah dan memberikan penilaian kualitatif serta skor bagi suku cadang audio; b. menyuji data hasil penilaian BTP dan BPG; c. memverifikasi data hasil penilaian BTP dan BPG; d. menganalisis data hasil penilaian BTP dan BPG; e. menargetkan kelayakan dengan kategori layak (L) alias tidak layak (TL) melalui rapat pleno BSNP kerjakan dilanjutkan plong penilaian tahap kedua. (10) Penilaian Tahap Kedua dilakukan jika BTP dan BPG menyempurnakan kelayakan dengan kategori layak (L). (11) Penilaian Tahap Kedua bikin membiji BTP menggunakan Instrumen Penilaian oleh Guru dan Perlengkapan Penilaian Kegrafikaan sebagaimana terlampir dalam lampiran qanun ini. 4

5
(12) Penilaian Tahap Kedua cak bagi membiji BPG menggunakan instrumen Penilaian BPG tahap kedua sebagai halnya terlampir dalam adendum peraturan ini. (13) Penilaian Tahap Kedua cak bagi BTP dan BPG dilakukan dengan langkah-anju sebagai berikut. a. menilai secara kualitatif serta memberikan biji bakal onderdil pengajuan, bahasa, dan kegrafikaan BTP dan BPG, tunggal buat BTP dan BPG Bahasa Asing menelaah dan memberikan penilaian kualitatif serta nilai untuk komponen audio; b. merekam data hasil penilaian BTP dan BPG; c. memverifikasi data hasil penilaian BTP dan BPG; d. menganalisis data hasil penilaian BTP dan BPG; e. mencetak profil dan parafrase hasil penilaian BTP dan BPG; f. menetapkan kelayakan dengan kategori sepan (L) ataupun bukan layak (TL) melalui berdempetan pleno BSNP buat dilanjutkan plong Tahap Reviu. (14) Tahap Reviu dilakukan jika pada penilaian Tahap Kedua BTP dan BPG keduanya dinyatakan layak (L) atau layak dengan perbaikan. (15) Tahap Reviu dilakukan mengacu pada rekomendasi perbaikan hasil Penilaian Tahap Kedua dengan ancang-langkah sebagai berikut. a. penjelasan kepada saban penyalin/penyunting/penerbit akan halnya kejadian-hal yang harus diperbaiki beralaskan hasil penilaian Tahap Kedua; b. proses restorasi maka itu penyalin/pengedit/penerbit; c. penyerahan kunci hasil perbaikan penulis/penerbit kepada panitia; d. proses validasi dilakukan oleh tim perumus terhadap hasil perbaikan yang dilakukan penulis/penyunting/penerbit; e. mematok kelayakan BTP dan BPG dengan kategori lulus (L) dan tidak lulus (TL) melangkahi rapat pleno BSNP. (16) BTP dan BPG yang dinyatakan memenuhi kelayakan puas Tahap Reviu dilaporkan kepada Menteri. Pasal 3 Prosedur Operasi Tolok ini menjadi acuan dalam penyelenggaraan penilaian BTP dan BPG seperti tertuang dalam lampiran Peraturan ini. 5

6
Pasal 4 Biaya penyelenggaraan penilaian BTP dan BPG dibebankan puas Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Departemen Pendidikan dan Kebudayaan nan relevan. Pasal 5 (1) Hal-peristiwa yang belum diatur kerumahtanggaan Peraturan ini akan diatur lebih lanjut privat ketentuan individual. (2) Jika di kemudian masa terwalak kekeliruan dalam Peraturan ini, akan diperbaiki sebagai halnya mestinya. Pasal 6 Peraturan ini berangkat bermain lega sungkap ditetapkan. Ditetapkan : di Jakarta Lega terlepas : 23 Agustus 2016 Komandan Prof. Dr. Ir. Erika Budiarti Laconi, MS 6

7
LAMPIRAN 1: PERATURAN BADAN Barometer NASIONAL PENDIDIKAN NOMOR : 0041/P/BSNP/VIII/2016 Tanggal 23 Agustus 2016 PROSEDUR Manuver STANDAR Pengelolaan PENILAIAN BUKU TEKS Cak bimbingan DAN Kunci PANDUAN GURU SKEMA INISIATIF Masyarakat I. PENDAHULUAN A. Landasan Penilaian Muslihat Teks Tutorial (BTP) dan Buku Panduan Guru (BPG) dilaksanakan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Musim 2005 mengenai Tolok Nasional Pendidikan yang telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 adapun Perubahan Atas Ordinansi Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 adapun Barometer Kewarganegaraan Pendidikan Pasal 43 Ayat (5) yang menyatakan bahwa isi, bahasa, penyajian, dan kegrafikaan taktik teks pelajaran ditelaah dan/maupun dinilai oleh BSNP atau Cak regu yang dibentuk oleh Menteri dan lebih jauh ditetapkan dengan Peraturan Menteri. B. Tujuan Tujuan Penilaian BTP dan BPG adalah. 1. Untuk memperoleh BTP yang memiliki isi, bahasa, penyajian, dan kegrafikaan SD/Laksa, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK dalam lembaga mendukung pembelajaran yang isinya dapat kondusif berkembangnya potensi peserta didik kerumahtanggaan mengembangkan kemampuan secara kian khusyuk tentang masing-masing parasan hobatan demi meningkatkan kompetensinya sehingga dapat dolan aktif intern percaturan global. 2. Untuk memperoleh BPG yang punya isi, bahasa, penyajian, dan kegrafikaan SD/Bihun, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK sebagai panduan guru kerumahtanggaan menyelenggarakan pendidikan berkualitas dengan mempertimbangkan kondisi unik ajang dan waktu penelaahan. C. Ruang Lingkup 1. Penilaian pokok mencakup BTP dan BPG. 2. Penilaian gerendel mempertimbangkan pula kondisi spesifik mengelepai masing-masing tataran dan jenis ain pelajaran. 7

8
D. Pembuat Penilaian BTP dan BPG diselenggarakan oleh BSNP, yang intern pelaksanaannya difasilitasi oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tugas BSNP serta Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud adalah perumpamaan berikut. 1. Tugas BSNP. a. Menetapkan organ penilaian gerendel teks pelajaran. b. Menetapkan prinsip penilaian daya teks pelajaran. c. Menetapkan tolok penilai buku teks kursus. d. Merekrut, melatih, dan menetapkan penilai buku teks tuntunan. e. Memantau, mensupervisi, dan mengevaluasi pelaksanaan penilaian anak kunci teks tuntunan. f. Mematok memoar hasil penilaian pokok teks cak bimbingan. g. Menargetkan pereviu untuk kancing teks pelajaran yang layak dengan perbaikan (LP). h. Menjadwalkan hasil penilaian sentral teks cak bimbingan. i. Menyusun rekomendasi hasil penilaian kiat teks pelajaran cak bagi disampaikan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. 2. Tugas Kunci Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. a. Menampilkan mualamat. b. Melaksanakan pembukuan dan praseleksi administrasi. c. Melaksanakan pendataan dan penyimpanan. d. Melaksanakan pengkodean dan penghilangan identitas kiat referensi pelajaran. 3. Dalam rangka penilaian BTP dan BPG, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang atas persetujuan BSNP membuat panitia pelaksana dengan tugas memfasilitasi tata penilaian sejak awalan sampai dengan pelaporan hasil penilaian. E. Penilai 1. Penilai BTP dan BPG ditetapkan oleh BSNP. 2. Setiap BTP dan BPG dinilai maka dari itu. a. ahli materi mata pelajaran sesuai muslihat yang dinilai internal aspek isi dan penyajian BTP dan BPG; 8

9
b. tukang penerimaan privat indra penglihatan cak bimbingan sesuai pokok yang dinilai, dalam aspek isi dan penyajian terkait dengan BTP dan BPG; c. hawa mata pelajaran sesuai sentral nan dinilai, privat aspek kelayakan bahasa dan penyajian BTP dan BPG; d. ahli grafika, privat aspek kelayakan kegrafikaan BTP dan BPG. 3. Pengevaluasi BTP dan BPG harus memenuhi keseleo satu dari kriteria berikut ini. a. Ahli materi memahami kurikulum yang diacu. b. Tukang pembelajaran mengerti kurikulum yang diacu dan diutamakan nan menjadi narasumber dan/alias pembimbing nasional kurikulum tersebut. c. Guru alat penglihatan tutorial memahami kurikulum nan diacu, dan diutamakan yang asosiasi mengikuti pelatihan kurikulum tersebut. d. Grafikawan yang n kepunyaan pengalaman dalam penilaian kegrafikaan buku pustaka les. F. Prinsip Penilaian Cara penilaian BTP dan BPG adalah. 1. Transparan, berarti prosedur penilaian, tolok penilaian, dan dasar pengambilan keputusan diketahui maka itu pihak yang berkepentingan. 2. Akuntabel, bermanfaat penilaian bisa dipertanggungjawabkan baik pecah segi teknik, prosedur, maupun hasilnya. 3. Bebas, berarti penilaian didasarkan pada prosedur dan patokan nan jelas, tidak dipengaruhi subjektivitas penilai. 4. Profesional, berarti penilaian dilakukan oleh manusia yang memiliki kompetensi sesuai dengan bidang keahliannya. 5. Bebas, bermakna penilaian tidak menguntungkan alias merugikan pihakpihak yang dinilai karena perbedaan bidang belakang agama, suku, budaya, adat istiadat, martabat sosial ekonomi, dan gender. 6. Responsibel (Panitera, dam dan penerbit bertanggung jawab penuh terhadap kualitas trik dan siap menerima pemerolehan/suara minor terkait sendi yang dihasilkannya). 7. Gradasi (ada gradasi yang tepat dalam penyajian materi sesuai dengan kenaikan tinggi pendidikannya). 8. Diversity in unity (Mengeksplore realitas variasi/kemajemukan masyarakat Indonesia tetapi tetap berbaur sesuai Bhinneka Spesial Ika). 9

10
9. Nondiscriminatory (Tak terserah diskriminasi dalam aspek apapun yang lain boleh dibenarkan berdasarkan peraturan dan norma yang berlaku). 10. Nonpartisan (enggak terindikasi keberpihakan kepada kepentingan politik/sosial tertentu). 11. Impersonal (Tak menyinggung personal/makhluk di masyarakat). 12. Zero Error, dipersiapkan secara profesional dan membedabedakan sehingga kesalahan-kesalahan yang siapa terjadi dapat dihindari. II. KOMPONEN Taktik Yang DINILAI 1. Suku cadang BTP yang akan dinilai membentangi isi, bahasa, penyajian, dan kegrafikaan. 2. Komponen BPG yang akan dinilai membentangi aspek-aspek pembelajaran, penilaian, pengayaan, remedial, dan komunikasi dengan ayah bunda. 3. Setiap komponen terdiri atas beberapa subkomponen. III. Bulan-bulanan PENILAIAN BTP DAN BPG Bahan penilaian BTP dan BPG membentangi Instrumen Penilaian dan Buku nan dinilai (BTP dan BPG). A. Organ Penilaian Instrumen penilaian BTP dan BPG terdiri dari. 1. Instrumen Prapenilaian Perkakas ini berisi syarat-syarat administratif yang harus dipenuhi sebagaimana tercantum kerumahtanggaan pengumuman lega setiap awal penilaian dan kepadaan Kompetensi Inti (Borek) dan Kompetensi Asal (KD) ain pelajaran. 2. Alat Penilaian. Organ penilaian terdiri atas empat instrumen, merupakan. a. instrumen 1 digdaya onderdil isi dan penyajian; b. instrumen 2 berisi komponen kelayakan bahasa dan penyajian; c. instrumen 3 berisi komponen kelayakan kegrafikaan; 10

11
d. peranti 4 adalah penilaian audio digdaya komponen kelayakan audio Bahasa Asing; dan e. instrumen 5 yakni kerjakan penilaian BPG. 3. Masing-masing instrumen terdiri atas lembar penilaian dan deskripsi yang menguraikan aspek nan dinilai lega setiap butir, dengan catatan. a. Peranti 1, Sub-Suku cadang Kesesuaian Uraian Materi dengan Borek dan KD, disertai kenur kerja yang merupakan perkakas tolong bagi penilai. Selain itu, untuk instrumen sreg mata tutorial Bahasa dilengkapi dengan instrumen 4 (penilaian audio) apabila diperlukan. b. Instrumen 2, Sub-Suku cadang Simpatisan Penyajian dan Kebahasaan. c. Perlengkapan 5, adalah instrumen kerjakan penilaian BPG. 4. Instrumen penilaian terutama bakal penilaian tahap I dan II terbiasa dilengkapi dengan instrumen untuk memastikan para penguji mutakadim membaca secara rinci andai bagian untuk membidik zero error. B. Persyaratan masyarakat BTP dan BPG yang akan dinilai BTP dan BPG yang dinilai harus menyempurnakan syarat umum sbb. 1. merupakan karya asli yang dibuktikan dengan surat pernyataan dari penulis nan bersangkutan; 2. dilengkapi identitas penerbit secara akurat dan dilengkapi incaran komunikasi meliputi nomor telpon, alamat komplet, sasaran /tembusan elektronik; 3. dilengkapi identitas juru tulis sesuai dengan identitas yang tertera sreg tiket logo warga (KTP), pasport, ataupun surat belas kasihan mengemudi (SIM), serta dilengkapi dengan CV notulis (sekitar suatu halaman) dan sasaran komunikasi aktual alamat ; 4. dilengkapi identitas editor dan konsultan sesuai dengan identitas yang tertera puas KTP, paspor, alias SIM, serta dilengkapi dengan CV singkat (sekitar sekudung halaman) dan alamat komunikasi konkret objek ; 5. belum gabungan dinilai maka itu BSNP; 6. untuk kiat Bahasa Asing (terdaftar Bahasa Inggris) penulis atau penerbit wajib melengkapinya dengan audio penerimaan. 11

12
IV. Standar PENILAIAN Taktik TEKS Kursus A. Tahap Prapenilaian 1. Penilaian tahap ini menghampari penilaian manajerial dan kepadaan Capuk-KD semenjak daya yang dinilai. 2. Penilaian persyaratan eksekutif BTP dan BPG dilakukan makanya Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kementerian Pendidikan dan Peradaban. a. Penerbit meliputi. 1) surat izin operasi bidang penerbitan buku nan diterbitkan oleh instansi yang berkuasa; 2) nomor pokok mesti fiskal; 3) akta cara perusahaan. 4) bahan ideal, nomor tilpun dan Fax, serta alamat /kopi elektronik. b. Penyadur menghampari data pribadi notulis, penyunting, serta konsultan serta alamat nya. c. Prapenilaian dilakukan terhadap kunci jadi atau skrip siap cetak (dummy) nan terdiri atas BTP dan BPG. 3. Penilaian kelengkapan Pintu-KD dilakukan oleh cak regu tester Muslihat dinyatakan transendental apabila. a. jumlah KD kurang berpangkal 10 tidak diperkenankan terserah KD yang tidak dimuat; b. jumlah KD 10 sampai dengan 30, diperkenankan tidak memuat maksimal 1 KD; c. total KD lebih dari 30, diperkenankan tak memuat maksimal 2 KD. 4. Buku pustaka les yang memenuhi syarat pada tahap prapenilaian ditetapkan bakal dinilai pada penilaian tahap berikutnya. 5. Kriteria penilaian perubahan minor, pergantian semenjana, dan perlintasan mayor adalah sebagai berikut. A. Perlintasan kecil Penulis/pengedit tidak mengubah isi kiat tetapi hanya sekedar perubahan redaksional, serta koreksi-koreksi yang sebelumnya telah direkomendasikan maka dari itu tim penilai tetapi belum dapat diperbaiki sepenuhnya dalam tahap sebelumnya. Atau perubahan-peralihan kecil berperilaku redaksional yang berpunca dari masukan pengguna buku alias berpokok hasil penataran ulang cak regu notulis/editor dalam rangka memperbaiki kualitas buku. Perubahan yang terjadi di sumber akar 2% konten buku secara keseluruhan. 12

13
B. Persilihan menengah Penulis/editor menafsirkan sebagian isi dan redaksional buku saja peralihan ini ordenya dibawah 7.5% dari konten siasat secara keseluruhan. Pergantian sedang juga termasuk perubahan yang melibatkan supremsi ulang urutan isi buku misalnya karena perlintasan kerdil kurikulum, interpolasi materi pengayaan, dll. C. Perlintasan besar Penyadur/pengedit memungkiri isi taktik secara signifikan dan ini ordenya diatas 7.5% dari konten buku secara keseluruhan. B. Penilaian Tahap Mula-mula 1. Penilaian tahap pertama dilakukan oleh pakar materi dan ahli pembelajaran latar penekanan untuk memonten isi, kelayakan presentasi, dan kelayakan audio Bahasa Asing termasuk Bahasa Inggris baik untuk BTP dan BPG. 2. Penskoran butir kedalaman materi dan keluasan materi pada subkomponen kesesuaian uraian materi dengan Bab dan KD menggunakan pedoman ibarat berikut : untuk buku yang mendapat nilai mentah 85% 6-8 : untuk buku yang mendapat skor mentah n domestik uluran 75% – 84% 2-4 : bagi buku yang mendapat skor yunior dalam rentang 60% – 74% 0-1 : buat siasat yang mendapat skor baru 59% 3. Penskoran granula pada setiap subkomponen selain dari subkomponen kesesuaian uraian materi dengan Gerbang dan KD dan kedalaman materi menggunakan pedoman umpama berikut : untuk buku dengan sub suku cadang kesesuaian dan kedalaman materinya masuk kategori adv amat baik/sangat cocok/lalu lengkap/sangat memadai/ : untuk buku dengan sub komponen kesesuaian dan kedalaman materinya ikut kategori baik/cocok/teoretis/ pas/+ 2-4 : untuk buku dengan sub komponen kesesuaian dan kedalaman materinya masuk kategori kurang baik/kurang cocok/kurang transendental/kurang memadai/- 0-1 : untuk rahasia dengan sub komponen kesesuaian dan kedalaman materinya masuk kategori suntuk adv minim baik/sangat kurang setuju/dahulu tekor transendental/sangat kurang patut/ Hadiah komentar kualitatif dilakukan terlebih dahulu, kemudian diikuti dengan hidayah skor yang disesuaikan dengan uraian kualitatif. 13

14
5. Penentuan nilai akhir hasil penilaian boleh memperalat bobot cak bagi masing-masing kelompok penilaian : isi, penyajian, bahasa dan keterbacaan, serta kegrafikaan. 6. BTP dan BPG dapat dilanjutkan ke penilaian kedua jika: a. rerata skor semua subkomponen minimal 7,5; b. total butir yang mendapat habuan nilai rerata kredit (bermula dua penilai) 5 enggak kian terbit 30% besaran seluruh butir internal setiap onderdil, kecuali pada butir-granula nan tidak esensial (diperinci di nubuat teknis lebih lanjut); c. tidak ada butiran yang asian angka rerata skor (dari dua penguji) kurang dari 5; d. Komentar kualitatif dan kasih skor konsisten. 7. Khusus buku pustaka tutorial Bahasa yang dilengkapi dengan persyaratan audio, kriteria kelayakan penilaian audio harus memiliki skor dari dua penilai kerjakan granula 1, 4, dan 7 minimal 7,5; Selain itu ada kerapatan antara skor dengan komentar kualitatif. C. Penilaian Tahap Kedua 1. Penilaian tahap kedua dilakukan terhadap resep yang layak berdasarkan hasil penilaian tahap purwa. 2. Penilaian tahap kedua dilakukan terhadap kelayakan bahasa, penyajian, dan kegrafikaan. 3. Buku teks pelajaran dan taktik guru dapat dilanjutkan ke proses reviu sekiranya daya tersebut dinyatakan patut (L) dengan kadar. a. rerata angka subkomponen dalam kelayakan bahasa, penyajian, kegrafikaan, dan audio paling 7,5; b. jumlah butir yang mendapat nilai rerata skor (berbunga dua penilai) 5 tidak lebih semenjak 30% jumlah seluruh butir internal setiap komponen, kecuali lega wara-wara yang tidak esensial ( diperinci di tajali teknis selanjutnya ); c. tidak ada butiran yang berbahagia kredit rerata poin (dari dua penilai) kurang berpokok 5; 4. Buku dinyatakan tidak layak (TL) jika tidak menunaikan janji salah satu standar pada nomor 3 tersebut di atas. 5. Setiap penilaian butir dan onderdil harus disertai penjelasan naratif. Jika terjadi perbedaan skor antar penilai dan telah disepakati skor bau kencur sebagai hasil moderasi maka gubahan kualitatif menyejajarkan dengan nilai hijau. Gerendel teks tuntunan dan buku guru yang dinyatakan pas (L) dilanjutkan ke proses reviu. Reviu dilakukan terhadap trik yang dinyatakan cukup namun masih terlazim diperbaiki makanya penyadur maupun 14

15
penerbit sesuai dengan saran restorasi sehingga tidak ada kesalahan di kerumahtanggaan muslihat. D. Reviu Taktik Teks Pelajaran yang Layak 1. Reviu dilakukan terhadap sentral yang dinyatakan patut saja masih perlu diperbaiki makanya penulis ataupun penerbit sesuai dengan saran perombakan sehingga tidak ada kesalahan di dalam resep. 2. Reviu dilakukan terhadap pengumuman plong isi, kelayakan bahasa, penyajian, dan kegrafikaan yang memiliki catatan restorasi. 3. Proses reviu dapat dilakukan dengan penjelasan kepada penulis, editor dan penerbit kemudian mengasihkan mereka waktu untuk memperbaiki selama 2 sampai 4 ahad mentah kemudian menyerahkan kembali ke BSNP hasil perbaikannya untuk diverifikasi, namun dapat juga dilakukan dengan meminta penerbit menyempatkan fasilitas perombakan di tempat nan ditunjuk BSNP agar proses reformasi dapat dikontrol lebih ketat maka itu pihak BSNP dan Puskurbuk. 4. Buku teks pelajaran dan buku guru dinyatakan cukup (L) jika. a. buku bacaan pelajaran dan pokok guru telah diperbaiki sesuai dengan saran perbaikan; b. tidak ada kesalahan di dalam siasat. 5. Buku dinyatakan enggak cukup (TL) jika tidak memenuhi salah satu kriteria yang disebut plong angka 3 tersebut di atas. V. HASIL PENILAIAN BUKU TEKS Latihan 1. Makrifat buku teks pelajaran nan cukup dengan perbaikan (LP) disertai dengan buku wacana tuntunan, profil, dan catatan hasil penilaian. 2. Buku referensi pelajaran yang tidak sepan tidak dikembalikan. 3. Hasil penilaian bukan dapat diganggu gugat. VI. MEKANISME PENILAIAN Pusat Pustaka PELAJARAN 1 Penilaian anak kunci teks tutorial dilakukan melalui tahapan sebagai berikut. A. Pengumuman 1 Alur mekanisme kegiatan penilaian sentral teks pelajaran terlampir 15

16
BTP dan BPG yang akan dinilai diumumkan melalui media massa cetak dan elektronik. B. Sosialisasi Instrumen Penilaian Pemasyarakatan instrumen penilaian taktik teks latihan kelompok peminatan kepada calon penulis dan/maupun penerbit dilakukan secara langsung ataupun melewati situs internet C. Prapenilaian Prapenilaian resep teks pelajaran dilakukan pada saat kodifikasi untuk menginvestigasi kelengkapan administrasi panitera dan/atau penerbit oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta kelengkapan Kompetensi Inti dan Kompetensi Bawah oleh skuat penilai. D. Penilaian Tahap Mula-mula Penilaian tahap purwa dilakukan untuk menilai isi dan kelayakan presentasi dan menilai BPG yang dilakukan maka dari itu pandai materi dan juru pembelajaran bidang penajaman. Langkah penilaian tahap pertama menghampari. 1. Langkah a. Penyerahan berita programa hasil prapenilaian dari Rahasia Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada BSNP. b. Pengkodean buku teks pelajaran dan buku master nan telah layak prapenilaian oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. Penyimpanan buku bacaan pelajaran dan ki akal guru yang telah diberi kode oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Departemen Pendidikan dan Tamadun. d. Otoritas panggung untuk pelaksanaan penilaian buku referensi pelajaran dan buku guru menurut kerubungan peminatan maka itu Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e. Persebaran taktik wacana pelajaran dan buku guru beserta perangkat penilaiannya kepada penilai dilakukan makanya panitia. f. Penandatanganan kontrak kerja penilaian. 2. Pelaksanaan a. Panitia menyerahkan buku teks pelajaran dan kiat guru tanpa identitas pencatat dan penerbit, serta lembar kerja penilaian kepada tester. 16

17
b. Penguji membaca buku referensi pelajaran, memuati lembar kerja, dan membentuk catatan nan diperlukan. c. Panitia menyerahkan Instrumen 1 kerjakan setiap buku teks pelajaran setelah selesai dibaca maka itu pengevaluasi. Selain itu, panitia memberikan Instrumen Penilaian Audio Bahasa Asing kepada penguji. d. Pengevaluasi melaksanakan penilaian dengan menggunakan Radas 1 dan Instrumen Penilaian Audio Bahasa, bagi yang dianggap wajib. e. Penguji mengasihkan hasil penilaian ke inspektur. f. Tester membaca sentral teks les dan buku guru, membuat catatan yang diperlukan, memberikan deskripsi kualitatif dan skor pada setiap aspek, membuat rangkuman kualitatif minimum 7 jam 30 menit dan maksimal 12 jam. g. Panitia menyerahkan instrumen 5 lakukan setiap buku master setelah radu dibaca maka itu penguji. h. Pengevaluasi melaksanakan penilaian dengan menggunakan perlengkapan 5. i. Penilai menyerahkan hasil penilaian BTP dan BPG ke pengawas. j. Supervisor menyelidiki hasil penilaian dan melaksanakan moderasi apabila terjadi perbedaan skor antara dua penilai berbeda sreg nisbah utama penilaian. Andai, dua kredit masingmasing tertera di n domestik kategori kurang dan baik. k. Pengontrol menyerahkan hasil penilaian kepada panitia. l. Panitia meneruskan hasil penilaian kepada tim kajian untuk entry data. m. Tim analisis memasukkan data hasil penilaian. n. Cak regu analisis data menyerahkan hasil data entry kepada inspektur untuk diverifikasi. o. Pengawas melakukan verifikasi dan menyerahkan lagi hasilnya kepada cak regu amatan data untuk dibuatkan profil hasil penilaian. p. Supervisor memeriksa profil hasil penilaian. q. Penyelia menyerahkan profil hasil penilaian dan rekomendasi kelayakan kepada BSNP. r. Anggota BSNP andai inspektur terdahulu memantau proses pelaksanaan penilaian sentral teks pelajaran secara keseluruhan. s. Sidang pleno BSNP menetapkan sosi referensi pelajaran dan anak kunci temperatur dapat dilanjutkan puas penilaian tahap kedua jika puas penilaian tahap purwa buku tersebut memperoleh kategori memadai (L). 17

18
E. Penilaian Tahap Kedua Penilaian tahap kedua dilakukan maka dari itu: (1) 2 (dua) insan guru netra pelajaran/rataan studi lakukan setiap buku bakal menilai kelayakan bahasa dan penyampaian pada buku wacana latihan dan membiji buku hawa; (2) 1 (satu) orang ahli grafika bakal setiap judul BTP dan BPG. Langkah penilaian tahap kedua. 1. Persiapan a. Penetapan penilai BTP dan BPG. b. Penyediaan BTP dan BPG yang akan dinilai dan peranti penilaiannya. c. Pengaturan tempat buat pelaksanaan penilaian BTP dan BPG menurut jenjang pendidikan. d. Penandatanganan kontrak kerja penilaian. 2. Pelaksanaan a. Panitia memberikan BTP dan BPG kepada penguji. b. Penilai membaca BTP secara keseluruhan dan menciptakan menjadikan catatan/komentar yang diperlukan puas ki akal tersebut. c. Panitia memasrahkan perangkat 2 bikin kerumunan master, dan perlengkapan 3 bikin kelompok ilmu cetak-mencetak buat setiap BTP yang radu dibaca. d. Penguji melaksanakan penilaian dengan menggunakan peranti 2 dan 3 bagi masing-masing kelompok. e. Pengevaluasi membaca BPG dan mewujudkan catatan yang diperlukan. Lama hari keseluruhan bikin membiji BTP dan BPG adalah minimal 7 jam 30 menit dan maksimal 12 jam. f. Panitia menyerahkan perkakas 5 untuk setiap BPG setelah selesai dibaca oleh penilai. g. Pengevaluasi melaksanakan penilaian dengan menggunakan instrumen 5. h. Penilai mengasihkan hasil penilaian BTP dan BPG ke supervisor. i. Pengawas melakukan supervisi pelaksanaan penilaian. j. Anggota BSNP sebagai penilik utama memantau pelaksanaan proses penilaian. k. Penilai memasrahkan hasil penilaian ke supervisor. l. Supervisor memeriksa hasil penilaian dan menyelesaikan perbedaan angka nan melebihi batas toleransi. m. Penyelia menyerahkan hasil penilaian kepada panitia. n. Panitia meneruskan hasil penilaian kepada tim entry data. 18

19
o. Tim entry data memasrahkan hasil kepada supervisor untuk diverifikasi. p. Juru ramal mengerjakan verifikasi dan menyerahkan kembali karenanya kepada tim analisis data bakal dibuatkan profil hasil penilaian. q. Supervisor memeriksa profil hasil penilaian. r. Rapat pleno BSNP menetapkan kelayakan buku bacaan kursus dengan kategori pas (L), dan tidak layak (TL). Buku yang berkategori layak (L) dilanjutkan plong tahap reviu. F. Reviu Buku Teks Tuntunan yang Memadai dengan Restorasi (LP) 1. BSNP menguraikan kepada penyadur tentang BTP dan BPG yang layak dengan memberi kesempatan penulis kerjakan membetulkan. 2. Bagian BTP dan BPG yang harus diperbaiki yaitu bagian yang menyebabkan skor komponen, subkomponen, dan/alias granula nan bukan memenuhi standar. 3. Penulis berbuat pembaruan dalam musim nan ditentukan sesuai dengan goresan hasil penilaian. 4. Penulis menyerahkan hasil perbaikan ke Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 5. Tester melakukan penilaian BTP dan BPG hasil perbaikan. 6. Sidang pleno BSNP mematok kelayakan BTP dan BPG hasil perbaikan berdasarkan rekomendasi tester. G. Rekomendasi Penetapan Permendiknas Berapit pleno BSNP menjadwalkan BTP dan BPG kelompok peminatan yang layak yang direkomendasikan cak bagi ditetapkan oleh Menteri laksana kiat teks pelajaran dan resep guru kelompok peminatan nan pas digunakan di sekolah/madrasah. H. Kondisi solo 1. Pada kondisi spesial penilaian tahap pertama dan tahap kedua bisa dilakukan secara paralel. Dalam hal ini persyaratan di masing-masing tahap harus tetap dipenuhi secara akumulatif. Keputusan pelaksanaan pemberkasan tahap pertama dan kedua ini diputuskan melalui pleno BSNP. 2. Lega kondisi khusus proses reviu dapat melibatkan interaksi antara penerbit/penulis/pengedit dengan pereviu nan ditunjuk BSNP. Namun pereviu ini tidak bisa dari penilai nan memonten BTP dan BPG terkait. Pereviu dapat berasal dari tim bendung alias pihak lain yang kompeten dan ditunjuk BSNP. Keputusan tentang ini diputuskan melalui pleno BSNP. 19

20
3. Pada kondisi khusus penilaian dapat dilakukan cak bagi BTP dan BPG dengan perian yang terpisah, yakni BTP dilakukan terlebih dahulu sedang BPG menyusul kemudian. Keputusan akan halnya hal ini ditetapkan melalui pleno BSNP. 4. Sreg kondisi khusus tahap reviu dapat dihilangkan dengan konsekuensi kiat yang lolos dalam seleksi tahap dua dipersyaratkan memenuhi kriteria sebagaimana diminta oleh persyaratan gaib tahap reviu. Hal-hal kian detil dapat diatur melewati keputusan rapat pleno BSNP. VII. TEMPAT PELAKSANAAN A. Tempat Pelaksanaan Penilaian Taktik Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Departemen Pendidikan dan Kultur menetapkan tempat pelaksanaan penilaian BTP dan BPG kelompok peminatan setelah berkonsultasi dengan BSNP. B. Patokan Medan Pelaksanaan Penilaian Tahap Pertama dan Tahap Kedua 1. Aman. 2. Nyaman. 3. Tenang. 4. Tertutup untuk nan lain berkepentingan. 5. Memiliki ruangan cukup luas. 6. N kepunyaan ulas-ruang sidang dengan ukuran nan sepan buat sidang kerubungan. 7. Memiliki ruang khusus yang dapat dijadikan ibarat ruang pusat kendali untuk tempat kerja tim komputerisasi dan tempat menyimpan trik teks pelajaran. VIII. BIAYA PELAKSANAAN 1. Kegiatan penilaian trik teks les dan gerendel guru dibebankan sreg daftar isian penggunaan ancangan (DIPA) Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Departemen Pendidikan dan Peradaban, Tahun yang bersangkutan. 2. Biaya operasional yang tersapu dengan penulisan dan proses penguraian penilaian buku bacaan tuntunan dan sentral master ditanggung oleh penulis ataupun penerbit nan mendaftarkan bukunya lakukan dinilai. 20

21
IX. Tahun PELAKSANAAN Pelaksanaan penilaian mulai dari prapenilaian, penilaian tahap pertama, penilaian tahap kedua, sampai dengan penetapan kelayakan buku referensi pelajaran berlangsung paling kecil lama 8 (delapan) wulan. X. SANKSI 1. Penyadur dan penerbit buku teks kursus dan buku hawa yang mencium Prosedur Operasi Barometer, dikenai sanksi maujud buku teks kursus yang diajukan tidak diikutsertakan intern penilaian. 2. Penguji buku wacana pelajaran dan buku temperatur yang melanggar ketentuan yang telah ditetapkan, dikenai sanksi berupa royemen kontrak kerja. 3. Bila di kemudian hari ditemukan praktek plagiat dan praktik-praktik nan menyimpang dari ketentuan yang berlaku maka hasil penilaian dibatalkan. XI. PENUTUP Transisi terhadap isi POS ini doang dapat dilakukan berdasarkan keputusan Sidang Pleno BSNP. Ditetapkan : di Jakarta Pada tanggal : 23 Agustus 2016 Ketua Prof. Dr. Ir. Erika Budiarti Laconi, MS 21

22
Adendum 2: Peraturan BADAN Standar NASIONAL PENDIDIKAN NOMOR : 0041/P/BSNP/VIII/2016 RINCIAN DIGIT PADA KODE REGISTRASI PENILAIAN BUKU Pustaka PELAJARAN Dua digit (1 dan 2), tahun penilaian Catur digit (3, 4, 5 dan 6), urutan pendaftaran ki akal dan seri anak kunci Tiga digit (7, 8 dan 9), jenjang pendidikan dan kelas Dua digit (10 dan 11), mata les atau bidang penggalian Satu digit (12), kategori penilai Warta : Dua digit (1 dan 2), menunjukkan tahun dilakukan penilaian Tiga digit (3, 4, 5), menunjukkan nomor cumbu pendaftaran penulis/penerbit Satu digit (6), menunjukkan nomor seri buku satu digit (7), menunjukkan tangga pendidikan Dua digit (8, dan 9), menunjukkan tingkat inferior Dua digit (10 dan 11), menunjukkan jenis mata les atau bidang studi Satu digit (12), menunjukkan kategori pengetes (ahli materi, juru penelaahan,suhu) Contoh : Berarti : tahun 2009; nomor urut kodifikasi (101); nomor seri buku (2); tataran SMA (3), kelas (12); Bahasa Indonesia (03); ahli materi (1) 22

23
LAMPIRAN 3: PERATURAN Fisik Patokan NASIONAL PENDIDIKAN NOMOR : 0041/P/BSNP/VIII/2016 SKEMA KEGIATAN PENILAIAN BUKU Teks Kursus DAN Kiat GURU Mulai Pengetahuan Sosialisasi Gawai Penilaian Pendaftaran Memenuhi Syarat Pendaftaran? ya tidak Tidak Dinilai (Arsip) Praseleksi Pas? ya tidak Pernyata an Lain Pas Penilaian Tahap Pertama Layak? ya tidak Pernyata an Enggak Layak Penilaian Tahap Kedua Pembuatan Profil Pernyataan Layak ya Menetapi Kelayakan tidak Pernyata an Tidak Layak Perbaikan Reviu Pernyata an Tidak Patut tidak Memenuhi Kriteria ya Penetapan hasil Penyusunan Rekomendasi Pernyataan Cukup Rekomendasi Permendiknas Selesai 23

24
LAMPIRAN 4: PERATURAN BADAN STANDAR Kewarganegaraan PENDIDIKAN NOMOR : 0041/P/BSNP/VIII/2016 Garis lautan isi Instrumen Penilaian: Perangkat I : ampuh komponen isi dan penyajian BTP Perlengkapan II : berisi komponen penyajian dan bahasa BTP Instrumen III : berisi komponen kelayakan grafika BTP dan BPG Instrumen IV : berisi kelayakan audio BTP dan BPG Instrumen V : digdaya kelayakan BPG I. Isi A. Ukuran pesiaran A.1 Cakupan materi : kedalaman dan keluasan materi. A.2 Akurasi materi : akurasi fakta, akurasi konsep/kaidah/hukum/teori, Kecermatan prosedur/metode A.3 Kemutakhiran dan kontekstual A.4 Ketaatan pada syariat dan perundangundangan : kesesuaian dengan jalan ilmu, keterkinian/ketermasaan fitur, betulan life, mengaibkan potensi Indonesia. : kemurnian tulisan, bebas dari SARA/pornografi/distorsi B. Format ketrampilan : cakupan kegiatan, ketelitian kegiatan, karakteristik kegiatan II. Pengajuan A. Teknik penyajian Sistematika pengutaraan, kelogisan penyajian, keruntutan penyajian, koherensi. B. Partisan pengajuan materi Ilustrasi, advance organizer, denah konsep, contoh cak bertanya, soal-soal, rujukan/sumur acuan termasa, buku jawaban, penomoran grafik/rajah/lampiran. C. Presentasi penataran: keterlibatan aktif murid didik, komunikasi interaktif, pendekatan ilmiah, tipe penyajian (Aspek pedagogik). 24

25
D. Kelengkapan presentasi: pendahuluan, daftar isi, glosarium, daftar indeks, daftar pustaka. III. Bahasa dan keterbacaan A. Sesuai dengan perkembangan peserta ajar: Kesesuaian dengan tingkat perkembangan berpikir dalam-dalam peserta pelihara, Kesesuaian dengan tingkat kronologi sosial/emosional siswa didik. B. Komunikatif. C. Dialogis dan Interaktif: memotivasi dan menunda berpikir reaktif. D. Lugas : kalimat mudah dipahami dan kebakuan istilah. E. Koherensi dan keruntutan galur piker. F. Kesesuaian dengan prinsip bahasa Indonesia nan benar: tata bahasa, ejaan, simbol/lambing. IV. Kelayakan BPG A. Bagian Awam Pendahuluan, cakupan dan lingkup, tujuan penerimaan, garis haluan pembelajaran, kendaraan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, evaluasi penataran. B. Bagian khusus: menyangkut materi bakal saban KD – Penanda dan tujuan pembelajaran – Proses/kegiatan pengajian pengkajian – Pengayaan – Evaluasi – Penyajian – Bahasa V. Kelayakan grafika Kelayakan ilmu cetak-mencetak meliputi aspek: – keterbacaan tempaan – kekuatan penjilidan buku – seleksi jeluang, serta – pertimbangan bakal memungkinkan harga yang tergapai VI. Kelayakan Ki kenangan Audio Kelayakan rekaman audio meliputi aspek: – Kejelasan kritik 25

26
– Standar penyimpanan – Media penyimpanan – Keterjangkauan harga 26

Source: https://docplayer.info/58855879-Peraturan-badan-standar-nasional-pendidikan-nomor-0041-p-bsnp-viii-2016-tentang.html

Posted by: and-make.com