Belajar Cisco Packet Tracer Dasar

Overview

Pada tutorial
Belajar Cisco Dengan Mudah
ini akan ditekankan sreg praktik yang sederhana. Sehingga bisa dijadikan modal buat pemahaman sediakala. Jika mengacu plong teori-teori yang sesak banyak, maka dikhawatirkan pembaca akan rumit bagi melangkah ke tahap praktik. Karena pada umumnya, di dunia kerja kebutuhan praktik di lapangan akan menjadi pokok semenjak pegangan.

Cak bagi teori sebagai penunjang, pembaca dapat mencari referensi di taktik atau di internet. Yang terpenting yaitu pembaca dapat mencerna konsep dengan mudah dan dapat berbuat praktik dasar terlebih dahulu.

Konsep Dasar

Secara mendasar, nan dilakukan switch pada jaringan adalah:
1.
Learning
= mempelajari paket.
2.
Forwarding / Filtering
= meneruskan / memfilter paket.
3.
Loop Avoidance
= pencegahan looping pada jaringan.
4.
VLAN
= membuat jaringan virtual.
Dan fitur yang lainnya.

3 Prinsip kerjakan dapat terhubung ke switch atau perangkat cisco lainnya semoga kita dapat melakukan konfigurasi:
1. Console = melalui port konsole, menggunakan kabel console.
2. VTY (Telnet / SSH) = secara remote menerobos Telnet atau SSH.
3. AUX (Router Only) = melangkaui port auxiliary.

Afiliasi menggunakan port & kabel console
source:

https://ontheroadtoyourass.wordpress.com

Boot pada Cisco Switch

  1. POST (program disimpan pada ROM) = Check CPU, DRAM, Flash
  2. Me-load Boot Loader Software di ROM
  3. Boot Loader menginisialisasi CPU Register
  4. Boot Loader menginisialisasi Flash File System
  5. Boot Loader menempatkan and derita-load default IOS image di RAM

Konfigurasi

Ada 4 mode terminal lakukan berbuat konfigurasi pada cisco. Jika pembaca menggunakan linux, ketika di terminal ada mode user legal dan mode
root. Umumnya tiap mode ditandai dengan “>” buat mode user biasa, dan “#” buat tendensi root. Lega cisco erat sepadan sama dengan itu.

  1. User Mode – [
    cisco>
    ]

    • Gaya ini dahulu terbatas.
    • Tetapi beberapa perintah yang boleh dilakukan pada tren ini seperti,
      ping, telnet, traceroute
      dan tidak-lain.
    • Plong kecondongan ini lain bisa dilakukan konfigurasi
  2. Enable (Privilege) Mode – [
    cisco#
    ]

    • Ditandai dengan pagar di depan hostname.
    • Untuk masuk ke mode ini ketik
      enable.
    • Puas kecenderungan ini bisa dilakukan perintah-perintah untuk mengamalkan
      monitoring, troubleshooting
      dan
      management.
    • Tidak bisa dilakukan konfigurasi
  3. Global Configuration Tren – [
    cisco(config)#
    ]

    • Berbuat konfigurasi secara umum
    • Cak bagi masuk ke mode ini ketik
      configure setopan
  4. Context Mode – [
    cisco(config-line)#
    ,
    cisco(config-if)#
    ]

    • Mengamalkan konfigurasi secara eksklusif, misalkan lega line maupun interface

Praktik Konfigurasi Bawah

1. Memberikan password pada Tendensi User / Line Console.

        //Password doang cisco> enable cisco# configure halte cisco(config)# line console 0 cisco(config-line)# password cisco cisco(config-line)# login  //Username dan Password cisco(config)# username cisco password network cisco(config)# line console 0 cisco(config-line)# login local
        
      

2. Memberikan password plong Privilege Kecenderungan.

        //Password tak terenkripsi cisco(config)# enable password ciscopass  //Password terkenskripsi cisco(config)# enable secret ciscopass  //Melakukan enkripsi semua password, termasuk password console.  cisco(config)# service password-encryption
        
      

3. Melihat konfigurasi yang sedang berjalan.

        cisco# show running-config
      

4. Mengemukakan informasi device.

        S1# show version
        
      

5. Membentangkan laporan konten yang ada di ki kenangan flash.

        S1# show flash
      

6. Melakukan backup konfigurasi yang sedang melanglang ke startup.

        S1# copy running-config startup-config
        
      

7. Melakukan backup konfigurasi yang sedang bepergian ke TFTP Server.

        S1# copy running-config tftp
      

8. Set Boot System.

        S1# show boot S1# boot system flash:/c2960-lanbasek9-mz.150-2.SE/c2960-lanbasek9-mz.150-2.SE.kedelai
      

9. Melakukan
recovery
ketik terjadi
crash
pada sistem.

        $ set $ flash_init $ dir flash: $ BOOT=flash:c2960-lanbasek9-mz.150-2.SE8.polong $ set $ boot
      

Kerjakan praktik silahkan menggunakan Cisco Packet Tracer. Dapat dicoba untuk membuat topologi seperti di bawah sebagai latihan menghubungkan laptop ke instrumen cisco memperalat telegram console. Dan lakukan konfigurasi sumber akar seperti di atas.

Menyambat Laptop ke Switch Cisco menggunakan Kabel Console

Perintah-Perintah Validasi Switch

        $ show interfaces $ show startup-config $ show running-config $ show flash $ show version $ show history $ show ip interface $ show ipv6 interface $ show mac-address-table
      

Perumpamaan hipotetis, menganjurkan pemberitahuan pada interface fa0/1:

        $ sh int fa0/1
      
  • Input Errors
    = Kuantitas error yang dipedulikan ketika paket diperiksa.
  • Runts
    = Pak yang ditolak.
  • Giants
    = Paket nan berlebihan, kian dari 1518 bytes.
  • CRC
    = CRC Error.
  • Output Errors
    = Besaran error pada datagram akhir setelah diperiksa.
  • Collisions =
    Total collision.
  • Late Collisions
    = Collision yang terjadi setelah 512 bits.

LANJUTKAN BACA MATERI LENGKAP


Source: https://zakkymuhammad.com/blog/1-belajar-cisco-dengan-mudah-konsep-dasar-switch-dan-konfigurasi/

Posted by: and-make.com