Belajar Business Intelligence Dari Dasar

Saat ini profesi sebagai


business intelligence


cukup tersohor dan banyak diminati.
Pastinya banyak dari kutub-teman yang ingin tahu kan bagaimana cara menjadi sendiri


business intelligence
yang profesional?

Jenjang pencahanan yang ditawarkan profesi ini pun lewat bagus, sehingga membuat banyak anak adam terbetot kerjakan berkecimpung di tiang penghidupan ini.

Melangkahi artikel ini saya akan mengklarifikasi bagaimana cara menjadi


business intelligence


nan baik serta serba-serbi mulai sejak profesi ini.

Apa Itu Business Intelligence?

cara menjadi business intelligence

© Freepik.com

Secara terlambat


business intelligence


adalah


department of problem solvers

.

Artinya, di departemen ini akan membantu


user


untuk mendapatkan jawaban bersumber semua soal bisnisnya.

Di dalam


business intelligence


terletak para analis yang akan kontributif mencari jawaban yang dibutuhkan berpunca setiap hal yang ditanyakan.

Hal itu mewujudkan kementerian ini n kepunyaan banyak hasil komoditas, misalnya


raw data

, hasil amatan,


insight

,


recommendation

,  atau bahkan


action plan

.

Prospek Pegangan Business Intelligence

© Freepik.com

Jika wicara prospek karier


business intelligence


di era digital seperti sekarang, tentu sangatlah bagus dan punya cakupan nan layak luas.

Seorang


business intelligence


n kepunyaan kesempatan ki akbar untuk bisa langsung bergabung ke posisi tata nan lebih tangga.

Kejadian ini disebabkan seorang


business intelligence analyst


dituntut bagi mengerti


end-to-end process


bisnis lega


department


yang ditangani olehnya

.

Itulah mengapa, mereka boleh berkarier ke mana belaka dengan lebih lentur. Misalnya, menjadi


product manager

,


growth analyst

, sebatas


marketing analyst

.

Asalkan punya hal yang menjadi spesialisasinya, maka bukan menutup prospek seorang


business intelligence


boleh mempunyai kebolehjadian karier di rataan tersebut.

Barang bawaan Jawab Koteng Business Intelligence

cara menjadi business intelligence

© Freepik.com

Muatan jawab yang dimiliki oleh seorang


business intelligence


baik itu dari


entry level


hingga tataran


advanced


dirasa cukup mirip, yaitu lebih ke arah


advisor

.

Misalnya, ketika cak semau


user


yang n kepunyaan soal dan kurang tahu barang apa yang harus dilakukan, maka seorang


business intelligence


harus siap membantunya.

Mulai dari proses menarik data, lalu data tersebut dianalisis, dibuat


insight,


rekomendasi, hingga


action plan


yang dapat langsung digunakan.

Jadi bisa dikatakan seandainya tanggung jawab dari sendiri


business intelligence


ialah memberikan


end-to-end service


nan menghampari proses seperti mana di atas.

Background Seperti Apa yang Dibutuhkan?

© Freepik.com

Mandu menjadi


business intelligence


sepantasnya enggak selalu ditentukan dari


background


pendidikannya.

Memang cak bagi seseorang yang lulus dari jurusan IT maupun statistika pasti akan lebih diunggulkan karena mutakadim memiliki kemampuan untuk menarik data memperalat SQL atau melakukan analisis kuantitafif yang simpel
.

Namun, lain berarti satu-satunya cara menjadi


business intelligence


dikunci maka dari itu lulusan dari jurusan-jurusan tersebut.

Di satah ini kemampuan analisis yaitu keadaan yang terpenting. Alhasil, jika kamu memiliki kemampuan analisis yang sangat baik, kesempatan bikin menguasai profesi ini pun menjadi cukup besar.

Selain itu, bagi menjadi seorang


business intelligence


juga harus n kepunyaan rasa cak hendak tahu nan osean, kemauan lakukan berkembang, dan siap langsung ambau ke bidangnya.

Jadi, bisa dikatakan alternatif kerjakan menjadi koteng


business intelligence


tanpa background IT dan statistik
adalah dengan n kepunyaan beberapa hal tersebut.

Skill nan Harus Dimiliki

seperti apa cara menjadi business intelligence

© Freepik.com

Sebelum mengetahui bagaimana saja prinsip menjadi seorang


business intelligence

, hendaknya ketahui lewat apa saja


hard skill


dan


soft skill


yang dibutuhkan.


Hard skill

1. SQL

Kerjakan menjadi seorang


business intelligence


kamu harus memiliki pemahaman mengenai SQL

(

Structured Query Language

).

Kok berarti untuk mengetahui SQL? Tentu saja karena bahasa pemrograman ini merupakan yang minimal


basic


maupun


simple


internal bidang penarikan dan penggodokan data.

Dengan kemampuan dasar SQL, kamu tentu akan makin mudah dan cepat saat harus berurusan dengan penarikan dan pengolahan data.

2. Microsoft Excel

Selanjutnya, koteng


business intelligence


lagi harus mahir memperalat Microsoft Excel.


Software


yang satu ini akan berguna untuk menyervis data nan sudah lalu di-visualisasi serta memudahkan orang lain buat mengetahui data yang sudah dianalisis.

Minus kemampuan menunggangi Microsoft Excel, kamu tentu akan cukup kesulitan bakal menyajikan skor-nilai utama dari hasil amatan yang sudah dilakukan.


Soft skill

1. Analisis

Seperti yang disebutkan di atas, dalam bidang pekerjaan ini analisis adalah hal yang terpenting.

Dengan memiliki kemampuan analisis yang mumpuni, ia karuan akan menghasilkan pekerjaan yang lebih berkualitas. Itulah cak kenapa kemampuan analisis di sini berkaitan intim dengan kualitas.

Setelah proses pengutipan data, tugas berasal


business intelligence


lebih jauh adalah menganalisis data tersebut bakal menarik


insight


yang pada akhirnya bisa dibuat rekomendasi atau


action plan

.

2. Produktivitas/Delivery

Bekerja andai


business intelligence


pula harus selalu produktif agar bisa menyelesaikan hasil kerjanya dengan tepat waktu.

Misalnya, diberikan waktu cak bagi mengamalkan riset selama satu bulan, maka mulai berbunga proses menjumut data hingga penyampaian hasil wajib dilakukan dengan efisien dan efektif sehingga sesuai dengan


deadline

.

3. Komunikasi

Seorang


business intelligence


nan andal adalah mereka yang memiliki


soft skill


berkomunikasi.

Secantik apa pun kajian jika tidak bisa dikomunikasikan dengan baik, tentu akan membuat orang tak kesulitan untuk memahaminya.

Kaprikornus, menurut saya analisis nan bagus adalah analisis nan dikomunikasikan dengan baik sehingga basyar boleh mendapatkan


insight


atau


action plan


yang sesuai dengan harapan.

4. Pengembangan diri

Seorang


business intelligence


tidak boleh terus sengap dan bakir internal status quo. Meskipun bisnis telah berjalan dengan baik, lain berfaedah harus diam sonder mengamalkan apa pun.

Kamu harus selalu proaktif kerumahtanggaan berekspansi diri untuk membuat perubahan-perubahan yang baik puas membahu.

Dengan bekal


soft skill


yang satu ini, kamu akan caruk mencari prinsip untuk bisa meluaskan diri dan kulak perusahaan.

Galur Kerja Business Intelligence

© Freepik.com

Cak bagi kamu yang ingin luang cara menjadi seorang


business intelligence


nan baik, wajib hukumnya untuk memahami galur kerja profesi ini.

Jika dijelaskan dengan singkat, silsilah kerja koteng


business intelligence


dimulai saat ada


user


yang punya sebuah tanya dan lamar pendapat untuk menciptakan menjadikan sebuah keputusan.

Sreg tahapan pertama kamu harus melakukan


brainstorming


dan mencari tahu apa saja data yang dibutuhkan bagi membuat keputusan tersebut.

Kemudian, tahap kedua ialah menjeput data menggunakan SQL atau


tools


lainnya. Lalu, data nan sudah diambil tersebut akan mulai dianalisis.

Dalam proses kajian data ini juga perlu menanya pendapat kepada


subject matter expert


yang akan membantu memberikan masukan bakal memperkuat analisis tersebut.

Dari hasil penjelasan itu akan digabungkan dengan hasil amatan data lakukan menerimakan


insight


yang dibutuhkan, rekomendasi, ataupun


action plan


yang konkret.

Tips Menjadi Business Intelligence

cara menjadi business intelligence yang profesional

© Freepik.com


1. Belajar autodidak

Belajar sendiri atau autodidak boleh menjadi salah satu cara memaklumi profesi


business intelligence

.

Saja, masih cak semau persepsi salah yaitu dengan bertepatan belajar


hard skill


sebagai halnya SQL ataupun Microsoft Excel.

Cara yang paling efektif yaitu dengan belajar


penyakit solving


yang dapat didapatkan dari membaca buku


case study

, artikel, atau pun ikut seminar yang membahas masalah-masalah internal suatu membahu.

Dengan membaca artikel seperti mana itu, kamu akan “dipaksa” bikin ikut menyedang mencari penuntasan masalahnya. Hal ini silam berharga karena dapat meningkatkan kemampuan analisismu.

2. Portofolio

Menurut saya, sebenarnya portofolio tidaklah terlalu penting kerjakan menjadi seorang


business intelligence

. Pasalnya, hasil analisis juga tak dapat dipajang begitu saja.

Biar begitu, kamu tetap dapat membuat portofoliomu kelihatan kian menghirup dengan menggerutu hasil kinerja.

Bak, kamu pernah membuat sebuah


project


nan memiliki dampak besar cak bagi perusahaan. Maka, kejadian itu dapat dicantumkan karena pasti akan menarik bikin perusahaan yang berpotensi memperkerjakanmu.

3. Persiapkan tes sebaik kelihatannya

Dalam pembuktian lakukan menjadi seorang


business intelligence


biasanya ada dua tes yang terdahulu. Pertama adalah tes mengenai


logic


dan kemudian konfirmasi


problem solving

.

Itulah mengapa disebutkan salah satu mandu menjadi seorang


business intelligence


merupakan dengan sering mendaras studi kasus. Tentu karena sebuah studi kasus berarti kerjakan meningkatkan kemampuan analisis dan


problem solving

.

4. Pilih perusahaan nan tepat

Sebenarnya sendiri


business intelligence


karuan akan dibutuhkan oleh setiap firma, baik itu


startup


atau firma sah.

Perbedaannya namun puas tingkat kebutuhannya. Misalnya di sebuah perusahaan yang sudah berjalan puluhan tahun, maka


business intelligence


telah mempunyai


workflow


nan jelas.

Tinggal bagaimana mencari ide dan cara agar perusahaan dapat kian berkembang.

Sedangkan, di


startup


umumnya belum ada


workflow


nan stabil untuk seorang


business intelligence


sehingga kita yang akan membuka jalannya.

Itulah kok,


business intelligence


yang bekerja di


startup


dituntut untuk bekerja lebih keras dan siap membentuk pergantian.

Demikian penjelasan saya mengenai bagaimana kaidah menjadi seorang


business intelligence


serta pemberitahuan seputar profesi ini.

Jikalau mau menggali lebih dalam akan halnya bumi


business intelligence

, yuk, cek kelas-inferior yang ada di Glints ExpertClass!

Glints ExpertClass mempunyai segudang
webinar
tentang mayapada tersebut yang boleh kamu ikuti.

Selain itu, ada kembali kelas lainnya di latar
data
&
analytics
oleh pandai profesional yang tentunya tak kalah menggelandang untuk diikuti.

Segera beli tiketnya, ya!









    Source: https://glints.com/id/lowongan/cara-menjadi-business-intelligence/

    Posted by: and-make.com