Belajar Bahasa Korea Dasar 3

Belajar Huruf Korea (Hangul): Aneh-aneh Fonem, Cara Mengaji, Pelafalan, dan Cara Menulisnya

Belajar Huruf Hangul Korea Cara Membaca, Pelafalan, dan Cara Menulisnya

Kamu pengen bisa nonton drakor minus subtitle? Maupun pengen ngerti semua bahan pembicaraan bias anda waktu live? Silakan, mulai berlatih huruf Korea atau hangul (한글)! Start bersumber spesies-diversifikasi huruf, cara membaca (penuturan), sampai cara menulisnya!

안녕하세요, 여러분! 건강하시죠?

Hayoo, siapa di sini yang bisa membaca kalimat di atas dan perseptif barang apa artinya? Kalimat tersebut merupakan acuan kalimat dalam
bahasa
Korea
ya, teman-teman! Kalimat tersebut dibaca “Annyeonghaseyo, yeoreobun! Geonganghasijyo?”, nan artinya adalah “Halo, semuanya! Apakah (beliau) cegak?”. Kalimat tersebut ditulis memperalat
lambang bunyi Korea
maupun dalam bahasa Korea disebut sebagai
hangul atau hangeul (한글).

Buat kamu yang suka
drakor,
K-pop, K-variety show, dan sebagainya, mungkin mutakadim cukup familiar ya, dengan aksara-leter hangul atau hangeul (한글). Tapi, apa kamu tahu, sesungguhnya lambang bunyi hangul
Korea
itu cara bacanya gimana, sih? Terus prinsip nulisnya seperti apa? Huruf-huruf Korea ekuivalen nggak sih, dengan alfabet?

Ambillah, sreg artikel kali ini, kita akan menjawab semua rasa penasaran dia tentang abjad hangul Korea.
So, langsung aja yuk, kita bahas!

Buram dan Cara Mendaras Fonem Korea (Hangul 한글)

Sebagai halnya alfabet, leter hangul juga terdiri atas
abjad vokal dan huruf konsonan. Bedanya, jumlah abc hangul
lebih
banyak
lho, daripada alfabet! Kalau alfabet kan terdiri atas 5 fonem vokal dan 21 huruf konsonan, sehingga totalnya ada 26 huruf. Nah, seandainya hangul
totalnya ada 40 huruf! Wow, banyak banget morong?

Jikalau di-breakdown, huruf hangul itu terdiri atas
21 lambang bunyi vokal (

vowels

)
yang terdiri atas
10 fonem vokal
dasar
dan
11 abc vokal lanjutan, serta
19 huruf konsonan
yang terdiri atas
14 huruf konsonan dasar (

basic consonant)

dan
5 huruf konsonan ganda (

double consonant

).

Nah, kita coba pelajari suatu per satu mulai dari huruf konsonan terlebih dahulu, yuk!

Huruf Konsonan Hangul (자음 Jaeum)

Dalam hangul, terletak
19 aksara konsonan, yang terdiri atas
14
abjad konsonan
dasar
dan
5
huruf konsonan
ganda
.

Huruf Konsonan Pangkal (

Basic Consonant


/ 자음 Jaeum)

Ada 14 aksara konsonan dasar yaitu ㄱ, ㄴ, ㄷ, ㄹ, ㅁ, ㅂ, ㅅ, ㅇ, ㅈ, ㅊ, ㅋ, ㅌ, ㅍ, dan ㅎ. Dengan restu mama rudin, mari kita berangkat pembahasannya, yang pastinya bakalan panjang hiks.
Ready? Let’s go!


Huruf Konsonan Dasar Hangul

Huruf ㄱ (기역 Giyeok)

Abjad ㄱ berbentuk seperti huruf L kapital tertuntung. Cara membaca huruf ini adalah
begitu juga huruf
g, tapi
tidak terlalu tebal, sehingga pelafalannya terdengar seperti
di antara
huruf
g dan k.
Hehe, lopak-lapik ga tuh..

Contoh kata intern bahasa Korea yang memperalat huruf ㄱ adalah 개 (gae) yang berarti “beruk”. Cengkok hewan ya, musuh-rival! Ini bukan lagi berang-murka lho, ya.. Falak.T

Abc ㄴ (니은 Nieun)

Huruf ㄴ berbentuk seperti abjad L kapital atau abc ㄱ terbalik. Mandu membaca huruf ini adalah
seperti abc n
pada umumnya, tapi bakal beberapa kata/kalimat,
terdengar begitu juga
nd
(ada penekanannya).

Contohnya, lega alas kata 나 (na) yang berarti “aku”, pengucapannya adalah
seperti
leter lengkung langit konvensional, jadi bacanya
“na”. Kayak pula nyanyi gitu,
nanananana~
Ataupun kayak nama member NCT, yaitu Nana maupun Na Jaemin
(shout out to my fellow nctzens out there!).
Tapi, lega prolog 네 (ne) yang artinya “iya” (formal), pengucapannya terdengar seperti
“nde”. Lakukan memahami
pronunciation
seterusnya, dia harus banyak menghafal dan kursus
vocabulary
dalam bahasa
Korea, ya!

Leter ㄷ (디귿 Digeut)

Aksara ㄷ berbentuk sebagaimana fonem C, tapi kotak gitu. Pendirian membaca aksara ini adalah
seperti huruf d, tapi
tidak terlalu tebal, terdengar seperti
di antara
abjad
d dan ufuk
.

Hipotetis kata yang menggunakan huruf ㄷ yaitu 다 (da) yang artinya “semua” ataupun “semuanya”.
Yup! Kata ini terwalak dalam
chorus
lagu DAY6 – 예뻤어 (yeppeosseo) maupun “You Were Beautiful”.
Shout out to my fellow mydays out there, let’s sing together!

다~ 다~

(da~ da~)

그 모든 게 내겐

(geu modeun ge naegen)

예뻤어

(yeppeosseo)

Eits,
stop! Teruntuk para myday, ambyarnya cukup sampai sini adv amat, ya! Kita lanjut membiasakan dulu! :’)

Abc ㄹ (리을 Rieul)

Abjad ㄹ berbentuk seperti abjad Z atau angka 2. Cara mengaji aksara ini yaitu
sama dengan huruf r maupun l,
tergantung kata/kalimatnya.

Contohnya plong kata 머리 (meori) nan artinya “kepala” ataupun “rambut”, prinsip membacanya adalah
seperti huruf r. Tapi, puas kata 멀리 (meolli) yang artinya “jauh”, cara membacanya yakni
seperti lambang bunyi l.

Huruf ㅁ (미음 Mieum)

Huruf ㅁ berbentuk sebagaimana peti. Cara membaca leter ini adalah
sebagaimana huruf m pada lazimnya. Contoh kata yang menggunakan huruf ㅁ merupakan 마음 (maeum) yang artinya “hati” atau “perasaan”. Kamu pasti sering kan, mendengar kata ini periode nonton drakor?

Huruf ㅂ (비읍 Bieub)

Huruf ㅂ berbentuk seperti keranjang atau tas. Kaidah membaca abc ini adalah
seperti leter b, tapi
tidak berlebih tebal, terdengar sebagaimana
di antara
huruf
b dan p
. Hipotetis prolog yang menggunakan huruf ㅂ merupakan 밥 (portal) nan artinya “nasi” alias boleh juga diartikan seumpama “lambung berat”.

Huruf ㅅ (시옷 Shiot)

Huruf ㅅ berbentuk seperti huruf V tertunggang. Prinsip membaca huruf ini adalah
sama dengan abc s atau sh. Contoh kata yang memperalat huruf ㅅ adalah 신 (shin) yang artinya “Tuhan” ataupun “Dewa”. 신 (shin) juga yakni marga di Korea, lho! Hipotetis orang Korea bermarga 신 (shin) adalah Shin Min-Ah dan Shin Ryujin Itzy.

Huruf ㅇ (이응 Ieung)

Abjad ㅇ berbentuk sama dengan huruf Ozon. Prinsip membaca aksara ini ada dua jenis yakni:

  • Tidak bersuara
    (menirukan suara miring huruf vokal
    nan dituliskan setelahnya).
  • Berbicara
    ng
    (jika dituliskan
    di intiha prolog).

Contohnya merupakan 아이 (ai) yang berfaedah “momongan kecil” dan 한강 (hangang) nan berjasa “batang air Han”.

Huruf ㅈ (지읒 Jieut)

Huruf ㅈ berbentuk sebagai halnya huruf ㅅ (shiot) tapi ada topinya. Cara mendaras huruf ini adalah
seperti leter j, tapi
lain berlebih tebal, terdengar seperti mana
di antara
aksara
j dan c.
OMG another confusion right here…

Biar nggak bingung kita pakai eksemplar, ya! Contohnya yaitu kata 정말 (jeongmal) dan 진짜 (jinjja) nan artinya sama, yaitu “sungguh” atau “benar-benar”. Lambang bunyi ㅈ pada kedua kata ini dibacanya seperti huruf j, tapi nggak tebal, sehingga terdengar seperti di antara abjad j dan c. Bintang sartan, cara bacanya bukan JEONGmal dan JINjja yang medok gitu, bukan ya. Bacanya agak
soft, jadi
jeongkhazanah dan
jinjja.

Bingung nggak sih, moga nggak ya…..

Huruf ㅊ (치읓 Chieut)

Huruf ㅊ berbentuk seperti huruf ㅈ (jieut) tapi ada catatan kecil di atas topinya. Cara membaca huruf ini adalah
seperti huruf c atau ch. Contoh kata yang menunggangi fonem ㅊ merupakan 차 (cha) nan artinya “mobil”. Selain itu, 차 juga bisa berarti “teh”.

Aksara ㅋ (키읔 Kieuk)

Abjad ㅋ berbentuk seperti huruf ㄱ tapi ada sabuknya. Pendirian mendaras huruf ini yaitu
seperti huruf k atau kh. Nah, kalau abjad yang suatu ini, yakin banget karuan kamu telah tahu, teko? Karena di Korea, abc ini lazim digunakan sebagai
visualisasi
suara orang yang madya tertawa. Biasanya aksara ini ditulisnya banyak gitu, hasilnya ㅋㅋㅋㅋㅋ (kkkkk). Nah, kalau engkau nemu yang kayak begini, itu maksudnya lagi tertawa ya,
guys! Ibaratnya tuh, kayak “wkwkwk” gitu kalau di Indonesia.

Sekiranya contoh kata yang tak
slang
gitu apa, nih? Contohnya merupakan 카메라 (kamera) yang artinya tentu belaka “kamera” dan 코 (ko) nan berarti “cingur”.

Huruf ㅌ (티긑 Tigeut)

Huruf ㅌ berbentuk seperti abc E kapital. Prinsip membaca huruf ini adalah
sebagai halnya huruf kaki langit tapi kerumahtanggaan bahasa Inggris, ataupun suara falak-nya
tipis
gitu,
seperti pembukaan “

tea


dalam bahasa Inggris. Contoh kata yang memperalat huruf ㅌ yaitu 토끼 (tokki) yang artinya “terwelu” dan 태양 (taeyang) yang berarti “syamsu”.

Leter ㅍ (피읖 Pieup)

Abjad ㅍ berbentuk seperti mana lambang phi internal matematika. Cara membaca huruf ini adalah
seperti mana huruf p, tapi


pronunciation

-nya tipis
gitu, bintang sartan
terdengar sebagaimana ph
. Karena kalau p yang suaranya
makin tebal, direpresentasikan oleh
lambang bunyi
ㅃ (pp), yang nanti akan dipelajari di bagian
double consonant. Contoh kata yang memperalat huruf ㅍ yakni 피 (pi) yang artinya “darah” dan 피자 (pija) nan artinya “pizza”.

Huruf ㅎ (히읗 Hieut)

Huruf ㅎ berbentuk seperti bani adam yang sedang memakai topi. Cara mengaji fonem ini merupakan
seperti mana huruf h. Tapi suara miring h-nya lain nan medok HAH gitu ya, bandingan-teman! Suara miring h-nya
tidak sesak deras.

Acuan introduksi nan menunggangi huruf ㅎ yaitu 한 (han) atau 하나 (hana) nan artinya “satu”. Selaras seperti huruf ㅋ, huruf ㅎ juga sering digunakan buat memvisualisasikan
orang yang madya tertawa. Jadinya, ㅎㅎㅎㅎㅎ (hahahahaha) gitu,
gengs.

Baca juga: Beasiswa Lektur S1 di Korea, Acara KAIST Scholarship 2022

Sekarang, kita masuk ke huruf konsonan ganda, yuk!

Huruf Konsonan Ganda (

Double Consonant


/ 쌍 자음 Ssang Jaeum)

Dalam hangul, selain huruf konsonan radiks, ada pula abc konsonan ganda alias disebut juga misal 쌍 자음 (ssang jaeum). 쌍 (ssang) artinya “sejodoh” alias “kembar” dan 자음 (jaeum) artinya “lambang bunyi konsonan”.

Huruf konsonan ganda ini diambil berusul huruf konsonan dasar tadi,
gengs! Tapi, sekadar
5
huruf
aja nih, yang boleh bintang sartan ganda, nan lain nggak bisa. Lambang bunyi-hurufnya itu cak semau ㄲ, ㄸ, ㅃ, ㅆ, dan ㅉ. Sudahlah, kita bahas satu-satu, yaw!

Huruf Konsonan Ganda Hangul

Huruf ㄲ (쌍 기역 Ssang Giyeok)

Huruf ㄲ merupakan huruf ㄱ yang di-double. Mandu membacanya merupakan
sebagaimana kk
atau huruf k dengan
eksplorasi. Contohnya yaitu 토끼 (tokki) nan sudah lalu kita bahas tadi, artinya “kelinci”.

Aksara ㄸ (쌍 디귿 Ssang Digeut)

Huruf ㄸ merupakan huruf ㄷ yang di-double. Cara membacanya adalah
seperti tt
atau leter t dengan
penekanan. Contohnya yaitu 따뜻한 (ttatteuthan) yang artinya “hangat”.

Huruf ㅃ (쌍 비읍 Ssang Bieub)

Huruf ㅃ merupakan fonem ㅂ yang di-double. Kaidah membacanya yaitu
seperti pp
atau huruf p dengan
penekanan. Ini yang tadi udah kita bahas lagi nih, waktu meributkan huruf ㅍ, masih siuman kan?

Contoh prolog nan menggunakan leter ㅃ merupakan pembukaan yang seriiiiiingggg banget kita dengar, apalagi takdirnya bukan 오빠 (oppa), nan artinya adalah “mas” atau “kakak lelaki”. 오빠 (oppa) digunakan untuk memanggil laki-laki yang lebih tua, sekiranya nan menyebut adalah
perempuan. Takdirnya yang menjuluki yakni
laki-junjungan, panggilannya bukan 오빠 (oppa), tapi 형 (hyung).

Eits, tapi sadar! Panggilan 오빠 (oppa) alias 형 (hyung) namun bisa digunakan kepada teteh laki-suami yang
sudah kenal dekat. Atau boleh lagi kamu gunakan lakukan menamai
aktor atau


idol

calon kamu. Tapi, jangan sebatas kamu gunakan bagi menamai
stranger
ya, karena kamu bisa dianggap
tidak sopan.

Lambang bunyi ㅆ (쌍 시옷 Ssang Shiot)

Huruf ㅆ merupakan leter ㅅ nan di-double. Cara membacanya adalah
seperti ss
atau aksara s dengan
investigasi. Contohnya yaitu 쌍 (ssang) yang artinya “sepasang” ataupun “kembar”.

Lambang bunyi ㅉ (쌍 지읒 Ssang Jieut)

Ragil, yaitu fonem ㅉ yang adalah lambang bunyi ㅈ nan di-double. Kaidah membacanya yaitu seperti mana
di antara
aksara
j dan c, tapi menuju
condong ke huruf c dengan studi.
Okay, here we go again….. Learning a new language is basically just piling up confusion after confusion, right……

Oke, biar nggak puyeng, aku kasih bilang contoh, ya. Pertama terserah kata 진짜 (jinjja) nan tadi udah sempet kita bahas, artinya “betapa” atau “sopan-benar”. Sudahlah, aksara ㅈ di semula tuh dibacanya
kayak abjad j, tapi
nggak setebel itu
ya
guys, jadi sebagai halnya di antara
huruf j dan c. Sedangkan leter ㅉ yang di birit, dibacanya tuh sebagaimana ㅈ yang di depan, tapi
ada penekanannya, makara suaranya tuh
bertambah condong ke celaan leter c.

Aduh, apa sih, ngomong apa sih gue huhu. Temen-temen reseptif nggak sih, maksudnya? Plis, bilang paham ㅠㅠ

Hmm, gini deh! Biar paham, kita coba hipotetis lain lagi ya, merupakan 짜장면 (jjajangmyeon). Iya bener, mie polong hitam yang jamak dimakan di
drakor-drakor
itu, lho! Nah, cara membaca 짜장면 (jjajangmyeon) kurang lebih penjelasannya sebagai halnya prinsip mendaras 진짜 (jinjja) tadi, ya. Intinya, huruf ㅉ dan ㅈ dibacanya sama-sama
menghasilkan suara sebagai halnya huruf j, tapi nggak tebel,
jadinya
asa terdengar seperti aksara c
. Tapi,
huruf ㅉ itu dibacanya kian ada penekanannya ketimbang huruf ㅈ.

Kalau masih merayang, coba latihan memperalat contoh pembukaan yang lainnya, ya! 화이팅!

Saat ini, lanjut ke huruf vokal, yuk!

Abjad Vokal Hangul (모음 Moeum)

Cak semau
21 leter vokal
dalam hangul, yang terdiri atas
10
lambang bunyi vokal
dasar
dan
11
huruf vokal
lanjutan. Cus, kita selidik!

Huruf Vokal (모음 Moeum) Dasar

N domestik hangul, terdapat 10 huruf vokal asal yang terdiri atas ㅏ, ㅑ, ㅓ, ㅕ, ㅣ, ㅗ, ㅛ, ㅜ, ㅠ, dan ㅡ. Nah, 5 abc purwa (ㅏ, ㅑ, ㅓ, ㅕ, ㅣ) dituliskan
di samping
leter konsonan. Sedangkan 5 fonem seterusnya (ㅗ, ㅛ, ㅜ, ㅠ, ㅡ) dituliskan
di bawah
huruf konsonan. Bikin penulisan, nanti akan kita bahas lebih lanjut di babak cara menggambar huruf hangul, ya.

Huruf Vokal Dasar Hangul

Huruf ㅏ (A) dan ㅑ (Ya)

Huruf purwa dan kedua ialah ㅏ (a) dan ㅑ (ya). Cara membacanya merupakan
“a” dan “ya”,
just as written on the brackets. Dua aksara ini bentuknya hampir sekufu, bedanya adalah untuk huruf ㅑ (ya), garis horizontalnya ada 2.

Nah, internal hangul,
kalau garis horizontalnya ada 2 seperti ini, berarti
cara bacanya tinggal dikasih suara “y” aja di depannya, ya! Bermain lagi bikin fonem-leter vokal lebih jauh yang akan kita bahas setelah ini.

Contoh kata nan menggunakan abjad ini antara lain 아기 (agi) yang artinya “bayi” dan 이야기 (iyagi) yang artinya “cerita”.

Huruf ㅓ (Eo) dan ㅕ (Yeo)

Huruf ketiga dan keempat merupakan ㅓ (eo) dan ㅕ (yeo). Cara membacanya yaitu
“eo” dan “yeo”, sama dengan dituliskan dalam merek lingkar.
Suara miring udara murni-nya
itu terdengar
seperti huruf ozon
plong kata “orang”. Jadi, pelafalannya memang agak berkerak dan
mengo
gitu ya,
guys! Bedakan dengan artikulasi abc o lega kata “om” (mamanda). Jadi, artikulasi udara murni-nya nggak sesak medok.

Cukuplah, yang terka
tricky, dua aksara ini
juga
diromanisasi laksana “u” dan “yu” atau “uh” dan “yuh”. Misalnya sama dengan nama member EXO, Byun Baekhyun (변백현). Pendirian bacanya yang benar
bukan “by

oo

horizon baekhy

oo

lengkung langit”
ya, tapi “by

eo

n baekhy

eo

falak”.

Cermin bukan yaitu sreg segel member NCT yakni Jung Jaehyun (정재현) dan Johnny Suh (쟈니 서). Cara membaca kedua nama tersebut
enggak sebagai halnya fonem u, melainkan
sama dengan lambang bunyi o sreg perkenalan awal “orang”. Jadi, bacanya bukan “joong jaehyoon”, tapi “jeong jaehyeon”. Bukan “johnny soo”, tapi “johnny seo”.

Lalu, ada satu pengenalan lagi nih, nan caruk pelecok pengucapannya, yaitu kata 먹방 (mukbang). Prinsip membacanya
bukan “m

oo

kbang”, melainkan “m

eo

kbang”. Mukbang sendiri yakni kependekan berpunca kata 먹는 방송 (meoknun bangsong) yang artinya “makrifat makan-makan” atau “eating
show”. Perseptif ya, sebatas sini?

Huruf ㅣ (I)

Aksara kelima yaitu ㅣ (i) nan dibaca seperti
huruf i pada galibnya (atau ee


in English

), tapi pada sejumlah kata/kalimat terdengar seperti
yi. Bentuknya belaka nyata garis lurus vertikal saja, minus tambahan garitan atau garis horizontal.

Konseptual eksploitasi huruf ini misalnya kata 이제 (ije) yang artinya “saat ini” dan 나비 (utusan tuhan) yang artinya “kupu-kupu”. Fonem ini lagi digunakan puas
marga Lee, sebagai halnya Lee Minho (이민호). Biarpun n domestik bahasa Inggris dibacanya lee atau li, dalam bahasa Korea sebenarnya
dibacanya sekadar ee belaka atau i/yi, tanpa melafalkan huruf L-nya.

Huruf ㅗ (O) dan ㅛ (Yo)

Huruf keenam dan ketujuh merupakan ㅗ (ozon) dan ㅛ (yo). Pendirian membacanya yakni
“udara murni” dan “yo”. Suara o nan dihasilkan, terdengar
begitu juga fonem o
pada alas kata “om”
(paman). Masih pulang ingatan pembahasan kita sreg huruf ㅓ (eo) dan ㅕ (yeo) tadi? Nah, kalau tadi prinsip baca o-nya medok, kali ini mandu baca o-nya
nggak berbintik, ya!

Contohnya adalah pada kata 오이 (oi) nan artinya “timun” dan 마요네즈 (mayonejeu) nan artinya “mayonnaise”. Padalah, kalau dua huruf ini
romanisasinya hanya cak semau “o” dan “yo” saja, kok. Nggak banyak seperti romanisasi leter ㅓ (eo) dan ㅕ (yeo) tadi.

Fonem ㅜ (U/Woo) dan ㅠ (Yu/Yoo)

Huruf kedelapan dan kesembilan ialah ㅜ (u/woo) dan ㅠ (yu/yoo). Cara membacanya merupakan
“u” dan “yu”, jadi suara yang dihasilkan
seperti huruf u puas umumnya. Tapi, kerjakan leter ㅜ (u/woo), pada beberapa pengenalan/kalimat terdengar seperti mana
wu/woo.

Sebagaimana yang ditulis dalam parentesis, huruf ini biasa
diromanisasikan sebagai “u” dan “yu” atau “woo” dan “yoo”. Contohnya ialah pembukaan 우리 (tali pusar) nan artinya “kita” dan 우유 (uyu) yang artinya “payudara”.

Huruf ㅡ (Eu)

Abjad keladak merupakan ㅡ (eu).
As you guys might’ve guessed, prinsip membaca huruf ini
sama seperti “eu”
yang normal dipakai
pada bahasa Sunda
. Contoh pengenalan yang menggunakan abc ㅡ yakni 으막 (eumak) yang artinya “musik” dan 그리고 (geurigo) yang artinya “kemudian” alias “lalu”.

Baca juga: 9 Fakta Memerangahkan Sekolah Korea yang Belum Kamu Ketahui

Next, kita bahas aksara vokal lanjutan!

Abjad Vokal (모음 Moeum) Lanjutan

N domestik hangul,
kesepuluh huruf vokal nan tadi
sudah kita bahas itu, dapat
dikombinasikan
sedemikian rupa sebatas
menjadi
11 huruf vokal lain, yang di sini kita tutur sebagai
huruf vokal lanjutan.

Huruf vokal lanjutan terdiri atas ㅐ, ㅒ, ㅔ, ㅖ, ㅚ, ㅘ, ㅙ, ㅟ, ㅝ, ㅞ, dan ㅢ. Berpokok kesebelas abc tersebut, 4 leter permulaan (ㅐ, ㅒ, ㅔ, ㅖ) dituliskan
di samping
huruf konsonan. Sedangkan 7 aksara lebih lanjut (ㅚ, ㅘ, ㅙ, ㅟ, ㅝ, ㅞ, ㅢ) dituliskan
di bawah
huruf konsonan.

Huruf Vokal Lanjutan Hangul

Let’s go, kita bahas lebih
detail! Masih pada kehidupan, kan?

Huruf ㅐ (Ae) dan ㅒ (Yae)

Huruf ㅐ (ae) merupakan
kekeluargaan huruf ㅏ (a) dan ㅣ (i). Provisional huruf ㅒ (yae), ialah
gabungan abc ㅑ (ya) dan ㅣ (i). Cara membacanya
adalah ae dan yae, dengan suara minor e agak deras (a tidak dibaca jelas, tapi melebur). Contohnya antara tak 새 (sae) yang artinya “burung” dan 얘기 (yaegi) nan artinya “berbicara” atau “merencana”.

Lambang bunyi ㅔ (E) dan ㅖ (Ye)

Leter ㅔ (e) adalah
gabungan fonem ㅓ (eo) dan ㅣ (i). Sementara huruf ㅖ (ye), merupakan
gabungan abc ㅕ (yeo) dan ㅣ (i). Cara membacanya
seperti fonem e
tapi
taksir tipis. Contohnya adalah 제대로 (jedero) yang artinya “dengan sepatutnya ada” atau “properly” dalam bahasa Inggris, serta 예쁘다 (yeppeuda) yang artinya “rupawan”.

Huruf ㅚ (We), ㅙ (Wae), dan ㅞ (We)

Tiga fonem selanjutnya adalah ㅚ (we), ㅙ (wae), dan ㅞ (we). HAHAHAH BINGUNG GA TUH WA WE WA WE :’)

Makara, tiga huruf ini sebenarnya nggak berurutan, tapi sengaja aku selidik sekaligus gini supaya makin mudah dan bisa dibandingkan. Lambang bunyi ㅚ (we) sendiri adalah
gabungan huruf ㅗ (udara murni) dan ㅣ (i). Abjad ㅙ (wae) yakni
pergaulan abc ㅗ (ozon) dan ㅐ (ae). Darurat abc ㅞ (we), merupakan
koalisi fonem ㅜ (u) dan ㅔ (e).

Cara membacanya kurang lebih demikian ini:

  • Huruf ㅚ (we), dibacanya
    we
    (bukan
    we
    internal bahasa Inggris ya, jika itu mah bacanya wi). Pelafalannya terdengar seperti owe (ozon tidak dibaca jelas, tapi melebur).
  • Leter ㅙ (wae), dibacanya
    wae. Pelafalannya terdengar seperti
    owae
    (o dan a bukan dibaca jelas, tapi melebur).
  • Huruf ㅞ (we), dibacanya juga
    we, tapi pelafalannya terdengar sama dengan
    uwe
    (u tidak dibaca jelas, tapi melebur).

Contohnya antara lain 외로워 (werowo) yang artinya “kesunyian”, 왜냐하면 (waenyahamyeon) yang artinya “karena”, dan 웨이터 (weiteo) yang artinya “waiter” (pelayan restoran/bar/toko).

Panik, ya? Nggak miskin benar, namanya pula masih belajar.  Banyak-banyakin latihan dan mengingat
vocab
aja, meski kamu makin responsif perbedaan ketiganya! Mangatz,
gengz!

Huruf ㅘ (Wa), ㅟ (Wi), dan ㅝ (Wo)

Sama sebagai halnya sebelumnya, tiga abjad ini sebenarnya nggak berurutan, tapi sengaja aku bahas sinkron supaya lebih mudah. Aksara ㅘ (wa) merupakan
gabungan fonem ㅗ (ozon) dan ㅏ (a). Abc ㅟ (wi) merupakan
pertalian huruf ㅜ (u) dan ㅣ (i). Sementara abc ㅝ (wo), merupakan
rangkaian leter ㅜ (u) dan ㅓ (eo).

Cara membacanya merupakan seperti yang sudah disebutkan dalam stempel kurung, yakni wa, wi dan wo. Untuk ㅝ (wo) seorang, cara membacanya
sebagai halnya huruf ㅓ (eo) nan ditambah “w” di depannya. Jadi suara ozon-nya adalah begitu juga huruf o pada kata “hamba allah”. Tapi, meskipun bacanya kayak leter ㅓ (eo), romanisasinya bukan “weo”, melainkan “wo”.

Contohnya antara enggak 고자 (gwaja) yang artinya “snack” alias “chips”, 위험 (wiheom) yang artinya “bahaya”, serta 원 (won) yang yakni netra komisi Korea.

Fonem ㅢ (Eui/Ui)

Akibatnya kita sampai di huruf terakhir,
guyssss
ㅠㅠ

Abjad ㅢ (eui/ui) merupakan
afiliasi huruf ㅡ (eu) dan ㅣ (i). Cara membacanya pun ialah
seperti perpautan huruf e, u, dan i,
jadinya
eui
. Pelafalannya terdengar seperti eu pada bahasa Sunda, dengan tambahan i di belakangnya.

Romanisasi huruf ini bisa kasatmata
eui, ui, ataupun ee. Contohnya yakni kata 의자 (euija) yang artinya “kursi”. Ideal lainnya yakni nama aktris Han So Hee (한소희). Meskipun tulisan alfabetnya
Hee, tapi
tulisan hangulnya bukan 히 (hi)
yang menggunakan leter
ㅣ (i)
, lho! Melainkan
희 (heui), menunggangi fonem
ㅢ (eui).
Another tricky trap right here :p

Baca juga: Yuk, Masuk Jurusan Bahasa dan Kultur Korea UI

Lanjuutt, kita bahas cara menulis huruf hangul, yaaa~

Mandu Menulis Aksara Korea (Hangul)

Dalam hangul, terwalak
lima cara penulisan, supaya huruf-aksara hangul bisa menjadi satu kesatuan kata alias kalimat. Kamu bisa perhatikan pendirian penulisannya puas infografik berikut.

Cara Menulis Huruf Hangul Korea

Jadi, ingat ya! Batik aksara hangul itu suka-suka lima kaidah, bisa ditulis
ke samping, ke bawah, maupun perantaraan keduanya, tergantung kata atau kalimatnya. Beliau harus hafal huruf vokal segala apa saja yang ditulis ke samping dan aksara vokal segala saja yang ditulis ke bawah. Tadi sudah kita bahas, kok! Kalau lupa, boleh
scroll
lagi ke atas, ya!

Demikian, pembahasan panjang kita tentang lambang bunyi Korea maupun hangul, mulai berusul aneh-aneh fonem, pendirian membaca atau artikulasi, hingga kaidah menulisnya. Mungkin awalnya terasa musykil karena hurufnya ada banyak, tapi kalau kamu gelojoh berlatih akan terasa mudah, cak kenapa! 힘내 힘내! Eits, sederum belajar abc hangul, jangan lupa untuk sparing mapel lainnya juga, ya. Belajarnya pasti belaka di

ruangbelajar
!






ruangbelajar



Referensi:

Kyung Hwa, Ahn, dkk. (2008).
Bahasa Korea Terpadu bakal Orang Indonesia (Cetakan Ketiga 2013). Seocho: The Korea Foundation.

Profile

Kenya Swawikanti

A full-time cat person who likes spicy food a bit more than Oreo cheesecake and chocolate ice cream. You can call me Kenya or Kay. Nice to meet you!

Source: https://www.ruangguru.com/blog/belajar-huruf-hangul-korea

Posted by: and-make.com