Belajar Bahasa C Dari Dasar

Bahasa pemrograman C termasuk sudah lalu tua. Namun, ada banyak orang yang masih berminat belajar bahasa C. Kejadian ini karena bahasa tersebut masih terbilang populer. Bahkan menginspirasi bahasa lainnya seperti Python, Ruby, PHP, dan Java.

Nah, bagaimana cara berlatih bahasa C? Terutama bikin pemula yang masih belum tahu banyak akan halnya bahasa ini. Jika Anda tertarik, Beliau tidak mesti bingung. Kata sandang ini akan menggosipkan bahasa pemrograman C secara rinci, berangkat bersumber pengertian, tanda, elemen-elemen, dan masih banyak kembali.

Simak pembahasannya melalui poin-poin berikut ini.

  • Apa Itu Bahasa Pemrograman C?
  • Mengapa Belajar Bahasa C?
  • 1. Fondasi Dari Berbagai Bahasa Pemrograman
  • 2. Bahasa Yang Portable
  • 3. Alokasi Album Yang Dinamis
  • Partikel-Elemen Dasar Bahasa C
  • 1. Preprocessor directives
  • 2. Functions
  • 3. Variables
  • 4. Statements
  • 5. Comments
  • Kesimpulan

Segala apa Itu Bahasa Pemrograman C?

Bahasa C disebut-sebut sebagai “God’s Language”. Banyak bahasa pemrograman nan sintaksisnya mengikuti bahasa C. Dua di antaranya yakni C# dan C++.

Bahasa pemrograman C dikembangkan oleh Dennis M. Ritchie. Tepatnya pada waktu 1972. Jika merenjeng lidah mengenai sejarah bahasa ini, kita bukan bisa sungkap dari memori sistem persuasi UNIX. Singkatnya, bahasa C dikembangkan buat boleh diterapkan pada sistem operasi tersebut.

Kendatipun berawal terbit sistem operasi UNIX, bahasa C sekali lagi akhirnya berkembang dan digunakan oleh sistem persuasi lainnya. Contohnya begitu juga Microsoft dan Linux nan menunggangi bahasa C pada
kernel development-nya.

Selain digunakan pada sistem operasi, bahasa C pula diaplikasikan bikin keadaan tak. Namun, ini akan dibahas lebih jauh di penghabisan kata sandang. Pastikan Anda menyimak pembahasannya hingga akhir, ya!

Sekarang, kita akan menggosipkan terlebih suntuk mengenai beberapa merek C. Hal ini bisa menjadi bahan pertimbangan Anda bakal belajar bahasa C. Simak penjelasannya di bawah ini.

Mengapa Belajar Bahasa C?

Sebelum belajar bahasa C, kemungkinan Anda akan mempertimbangkan alasannya. Bagi itu, di bawah ini adalah beberapa keistimewaan bahasa pemrograman C yang membedakannya dengan bahasa lainnya.

1. Fondasi berpangkal Berbagai Bahasa Pemrograman

Masih sadar tentang sebutan “God’s Language” untuk bahasa C?

Bahasa ini ternyata juga dijuluki “mother language”. Hal ini karena bahasa C menjadi fondasi bermula bermacam-macam bahasa pemrograman.

Jika seseorang sudah belajar bahasa C, kamu akan bertambah mudah menggunakan bahasa lainnya. Maka dari itu, hamba allah yang bau kencur mengenal bahasa pemrograman rata-rata dinasihatkan bagi berlatih bahasa C malah dahulu.

2. Bahasa nan Portable

Bahasa C adalah bahasa yang boleh digunakan di berbagai sistem manuver. Tentunya tanpa perlu menggambar ulang kode yang sudah lalu dibuat sebelumnya.

Misalkan, Anda menulis bahasa C bagi sistem propaganda UNIX. Nantinya, Beliau bisa langsung menggunakan kode tersebut untuk sistem manuver lain seperti Windows. Bukan suka-suka perubahan yang perlu dilakukan. Jikalau pun ada, perubahannya sangat minim.

Keadaan tersebut membentuk bahasa C perumpamaan bahasa yang portable untuk digunakan.

3. Alokasi Memori yang Dinamis

Setiap bahasa pemrograman tentunya punya pengaturan album yang berbeda. Ada yang otomatis dan cak semau yang manual. Manajemen memori ini nantinya akan berpengaruh pada proses
coding.

Bahasa pemrograman C mempunyai alokasi memori nan dinamis. Sira bisa mengatur dan menjadwalkan sejarah sampai-sampai ketika program sedang berjalan. Hal ini tentunya membuat performa menjadi lebih efektif dan efisien.

Elemen-Elemen Dasar Bahasa C

Setelah mengetahui signifikasi dan keunggulan bahasa C, Anda terbiasa mengetahui tentang elemen-molekul dasarnya. Hal ini akan membantu Engkau belajar bahasa C. Di bawah ini merupakan lima partikel dasar yang teradat Anda ketahui.

1. Preprocessor Directives

Setiap program nan ditulis tentunya akan dikompilasi. Namun, sebelum dikompilasi, sebuah program akan melewati
preprocessor
terlebih dulu.

Pada bahasa C, garis alias blok nan dimulai dengan label
pound
(#) disebut dengan preprocessor directives. Kadang kala kembali patut disebut laksana directives saja. Sesuai namanya, directives merupakan arahan. Elemen tersebut akan memberi tahu preprocessor untuk melakukan tindakan tertentu sebelum masuk ke proses koleksi.

Selepas tanda (#) rata-rata disisipkan
identifier. Contohnya sebagai halnya #if #else #endif yang digunakan untuk mengerjakan tindakan kumpulan bersyarat.

2. Functions

Functions atau fungsi adalah sekumpulan pernyataan atau
statements
kerjakan melakukan tugas-tugas yang khas. Lazimnya, bahasa pemrograman tidak memanggil elemen ini dengan
procedure. Selain itu bisa disebut juga sebagai
subroutine
seperti pada bahasa pemrograman Python.

Tugas-tugas spesifik yang dilakukan tersampir puas acara nan ingin dibuat. Misalnya mewujudkan program untuk menjumlahkan dua bilangan, membuat tabel pergandaan, menemukan angka faktorial, dan lain-lain.

Ketika Dia membiasakan bahasa C, Anda akan menemukan fakta bahwa terbiasa suka-suka sedikitnya satu faedah plong bahasa ini. Fungsi ini merupakan arti wajib yang ditandai dengan kode main().

Selain itu, fungsi-fungsi lainnya dapat Anda tambahkan melalui
standard library
yang disediakan oleh bahasa C. Misalnya seperti memcpy() bakal menyalin satu lokasi sejarah ke lokasi lainnya.

3. Variables

Privat bahasa C, variabel adalah jenama alias
identifier
yang diberikan bakal lokasi penyimpanan. Atom ini berarti lakukan menyimpan data. Selain itu,
value
atau nilainya dapat Beliau tukar-ubah dan digunakan berkali-kelihatannya.

Ketika menulis variabel, suka-suka peraturannya istimewa. Logo fleksibel harus dimulai dengan huruf alias
underscore. Akan semata-mata setelahnya dapat ampuh huruf,
underscore, dan kembali nilai.

Selain itu, Anda juga mesti memperhatikan penulisan huruf kecil dan besar momen menulis fleksibel. Hal ini karena bahasa pemrograman C sangat peka dengan hal tersebut.

4. Statements

Lega dasarnya, statements adalah pernyataan berbentuk perintah. Detik kepingin menjalankan sesuatu, Anda dapat menuliskan statements kepada komputer.

Misalkan, Anda kepingin menyodorkan wanti-wanti atau mencari bilangan terbesar di antara beberapa bilangan. Keadaan ini boleh Anda lakukan lewat penulisan statements untuk memerintahkan komputer melakukan hal tersebut.

Seperti Python, bahasa pemrograman C sekali lagi memiliki elemen comments atau komentar. Zarah ini digunakan cak bagi mempermudah
developer
dalam mendaras kode.

Komentar nan ditulis di antara kode-kode tidak akan dieksekusi oleh komputer. Lebih lagi diabaikan. Hal ini karena komentar yaitu catatan tambahan sahaja bikin developer alias siapapun yang menjalankan program tersebut.

Dalam bahasa C, terdapat dua variasi komentar. Yang purwa adalah
single line comment.
Jenis yang suatu ini hanya memerlukan dua tanda garis miring (//) untuk memulai sebuah komentar.

Sementara itu, terdapat jenis
multi-line comment. Komentar jenis ini ditandai dengan /* di mulanya dan */ di intiha. Garitan yang terletak di antara kedua tanda tersebut akan dianggap bak komentar dan tidak akan dieksekusi.

Kesimpulan

Bahasa pemrograman C adalah bahasa yang cukup tua. Sekadar, kepopulerannya masih terasa hingga saat ini. Banyak keunggulan yang dimiliki maka itu bahasa pemrograman C. Riuk satunya adalah menjadi
mother language
bermula bahasa pemrograman lainnya seperti Python dan Java.

Hal tersebut bisa menjadi salah satu pertimbangan Anda bikin belajar bahasa C. Sekiranya Anda sudah tanggulang bahasa tersebut, Engkau bisa dengan mudah mempelajari bahasa pemrograman yang bukan.

Sebelum Anda sparing bahasa C, pastikan Anda mengetahui justru dahulu elemen-elemen dasar nan disebutkan di atas. Jangan lupa cak bimbingan agar Engkau semakin terbiasa dengan bahasa C.

Semoga membantu!

Source: https://academy.alterra.id/blog/belajar-bahasa-c-untuk-pemula/

Posted by: and-make.com