Bahan Ajar Teknik Listrik Dasar Otomotif

1
i

2
HALAMAN SAMPUL Penulis : Willem Pengedit Materi : Rinson Editor Bahasa : Ilustrasi Sampul : Desain & Ilustrasi Buku : PPPPTK BOE Malang Oktroi 2013, Kementerian Pendidikan & Peradaban Kepunyaan NEGARA TIDAK DIPERDAGANGKAN Semua hak cipta dilindungi undang-undang. Dilarang memperbanyak (menangkarkan), meribakan, ataupun ki memengaruhi sebagian atau seluruh isi buku bacaan privat tulangtulangan apapun atau dengan pendirian apapun, tercatat fotokopi, rekaman, alias melangkaui metode (wahana) elektronik atau mekanis lainnya, sonder maaf termasuk dari penerbit, kecuali kerumahtanggaan kasus lain, seperti diwujudkan kerumahtanggaan kutipan pendek alias tinjauan penulisan ilmiah dan penggunaan non-komersial tertentu lainnya diizinkan makanya perundangan properti cipta. Pemanfaatan bakal komersial harus mendapat habuan izin tertulis dari Penerbit. Hak publikasi dan penerbitan semenjak seluruh isi sentral teks dipegang oleh Departemen Pendidikan & Tamadun. Buat permohonan lepas bisa ditujukan kepada Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, melangkaui alamat berikut ini: Sendi Pengembangan & Pemberdayaan Pendidik & Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif & Elektronika: Jl. Teluk Mandar, Arjosari Tromol Pos 5, Malang 65102, Telp. (0341) , (0341) , Fax. (0341) , Surel: Laman: Jerambah FRANCIS i

3
DISKLAIMER (DISCLAIMER) Penerbit lain menjamin kebenaran dan keakuratan isi/butir-butir yang tertulis di internal buku tek ini. Validitas dan keakuratan isi/informasi merupakan tanggung jawab dan wewenang dari panitera. Penerbit tidak bertanggung jawab dan tidak melayani terhadap semua komentar apapun nan ada didalam buku teks ini. Setiap komentar yang tercantum untuk tujuan perbaikan isi yaitu tanggung jawab dari tiap-tiap perekam. Setiap kutipan yang terserah di kerumahtanggaan kiat pustaka akan dicantumkan sumbernya dan penerbit lain berkewajiban terhadap isi dari kutipan tersebut. Validitas keakuratan isi kutipan tetap menjadi tanggung jawab dan hak diberikan sreg pencatat dan tuan asli. Penulis bertanggung jawab penuh terhadap setiap perawatan (perbaikan) dalam mengekspresikan informasi dan mangsa intern buku pustaka ini. Penerbit enggak bertanggung jawab atas kegeruhan, kehancuran atau ketidaknyamanan nan disebabkan sebagai akibat dari ketidakjelasan, ketidaktepatan alias kesalahan didalam menyusun makna kalimat didalam siasat wacana ini. Kewenangan Penerbit hanya hingga ki memengaruhi atau menerbitkan mempublikasi, mencetak, menjawat dan memproses data sesuai dengan undang-undang yang berkaitan dengan perlindungan data. Katalog Dalam Terbitan (KDT) Teknik Sepeda Induk bala Edisi Pertama 2013 Kementerian Pendidikan & Tamadun Direktorat Jenderal Peningkatan Mutiara Pendidik & Tenaga Kependidikan, th. 2013: Jakarta ii

4
Sekapur sirih Puji syukur kami panjatkan kepada Sang pencipta yang Maha Esa atas tersusunnya buku teks ini, dengan pamrih dapat digunakan sebagai buku referensi untuk murid Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Rataan Penekanan Keahlian Teknologi InformasidanKomunikasi,Program Kepiawaian Teknik Sepeda motor. Penerapan kurikulum 2013 mengacu pada acuan belajar kurikulum abad 21 menyebabkan terjadinya pergantian, ialah terbit pengajaran (teaching) menjadi Belajar (learning), pecah penelaahan yang berpusat kepada guru (teacherscentered) menjadi pembelajaran yang berpusat kepada peserta jaga (studentcentered), dari penataran pasif (pasive learning) ke mandu sparing peserta didik aktif (active learning-cbsa) maupun Student Active Learning-SAL. Buku teks Teknik Listrik Dasar Otomotif ini disusun bersendikan aplikasi contoh pengajaran dan pembelajaran kurikulum 2013diselaraskan berdasarkan pendekatan konseptual pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar kurikulum abad 21, yaitu pendekatan sempurna pembelajaran berbasis peningkatan kesigapan proses sains. Penyajian kiat teks untuk Mata Pelajaran Teknik Elektrik Pangkal Otomotif ini disusun dengan tujuan agar kendati peserta didik dapat melakukan proses pengejaran informasi berkenaan dengan materi pelajaran melangkahi berbagai aktivitas proses sains begitu juga dilakukan oleh para ilmuwan privat melakukan eksperimen ilmiah (penerapan scientifik), dengan demikian siswa didik diarahkan bakal menemukan sendiri beraneka macam fakta, membangun konsep, dan nilai-nilai baru secara mandiri. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat PembinaanSekolah Madya Kejuruan, dan Direktorat Jenderal Pertambahan Loklok Pendidik dan Tenaga Kependidikan menyampaikan songsong karunia, sekaligus saran suara demi kesempurnaan buku teks ini dan penghargaan kepada semua pihak yang sudah berlaku serta dalam membantu terselesaikannya buku teks siswa untuk Mata Cak bimbingan Teknik Elektrik Asal Otomotif kelas X/Semester 2 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Jakarta, 12 Desember 2013 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Mohammad Nuh, DEA iii

5
Diunduh dari BSE.Mahoni.com TEKNIK Setrum DASAR OTOMOTIF DAFTAR ISI HALAMAN Sampul… i HALAMAN FRANCIS… i Kata sambutan… iii DAFTAR ISI… iv Peta KEDUDUKAN BAHAN AJAR (BUKU)… vi Pendedahan… 1 A. DESKRIPSI… 1 B. KEGIATAN Membiasakan Kegiatan Belajar 1: Komponen Dasar Elektronik… 2 a. Intensi Pembelajaran:… 2 b. Uraian Materi… 2 c. Ringkasan d. Tugas e. Test Formatif f. Lembar jawaban test formatif g. Makao kerja peserta jaga Kegiatan Belajar 2 Spesifikasi dan guna komponen elektronik a. Pamrih Pembelajaran: b. Uraian Materi c. Rangkuman d. Tugas e. Testimoni Formatif f. Lungsin Jawaban Pemeriksaan ulang formatif g. Sutra Kerja Peserta didilk Kegiatan Berlatih 3. Elektro Magnetisme a. Tujuan Pendedahan b. Uraian Materi c. Rangkuman iv

6
4. Kegiatan Belajar 4 Dioda a. Uraian Materi KEGIATAN Sparing 3 DIODA a. Materi penerimaan b. Pembuktian Formatif c. Lembar Kerja Murid Didik Semikonduktor a. Tujuan Pembelajaran b. Uraian Materi v

7
PETA Takhta BAHAN Ajar (BUKU) BIDANG KEAHLIAN Acara KEAHLIAN Paket Kepakaran : TEKNOLOGI DAN Konspirasi : OTOMOTIF : TEKNIK Kereta angin Biang keladi KLAS SEMESTER BAHAN AJAR (BUKU) 2 Proteksi Mesin Sepeda motor 4 Konservasi Sasis Sepeda Motor 4 Penjagaan Kelistrikan Pit Pentolan 4 XII 1 Konservasi Mesin Sepeda Motor 3 Pemeliharaan Sasis Sepeda Gembong 3 Perlindungan Kelistrikan Besikal Motor 3 2 Proteksi Mesin Sepeda Motor 2 Penjagaan Sasis Kereta angin Motor 2 Pemeliharaan Kelistrikan Sepeda Motor 2 XI 1 Proteksi Mesin Sepeda motor 1 Proteksi Sasis Sepeda Motor 1 Pemeliharaan Kelistrikan Sepeda Pemrakarsa 1 2 Teknologi Dasar Otomotif 2 Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif 2 Teknik Elektrik Dasar Otomotif 2 X 1 Teknologi Sumber akar Otomotif 1 Jalan hidup Dasar Teknik Otomotif 1 Teknik Setrum Bawah Otomotif 1 vi

8
PEMBELAJARAN A. DESKRIPSI Kompetensi keseluruhan yang diharapkan dari gerendel teks korban ajar pesuluh SMK ini adalah Pemahaman sumber akar-pangkal elektronika dan penerapannya kerumahtanggaan Teknik Kendaraan Ringan, sub kompetensi yang terdapat intern buku wacana korban pelihara murid SMK ini adalah : Identifikasi komponen dasar elektronika pertautan bawah elektronika dan menguji rangkain elektronika yang ada di intern teknik media ringan sesuai dengan standar operasional prosedur. Buku bacaan incaran ajar ini terdiri dari 5 kegiatan belajar yakni Kegiatan belajar 1 membahas adapun Komponen dasar elektronika. Kegiatan belajar 2 membahas adapun Cara kerja suku cadang elektronika. Kegiatan berlatih 3 membahas tentang perincisan komponen elektronika. Kegiatan berlatih 4 membahas tentang macam-macam rangkaian elektronika. Kegiatan sparing 5 mengomongkan tentang pengujian gayutan elektronika 1

9
B. KEGIATAN Membiasakan 1. Kegiatan Sparing 1: Komponen Dasar Elektronik a. Tujuan Pembelajaran: Menerobos pengajian pengkajian materi suku cadang pangkal elektronik siswa dapat memperoleh pengalaman membiasakan: 1) Mengenal komponen-komponen elektronika 2) Mengenal onderdil-komponen elektronika aktif 3) Mengenal suku cadang-komponen elektronika pasif b. Uraian Materi Komponen Dasar Elektronik Sebelum kita selidik lebih jauh tentang komponen onderdil elektronika intern pelajaran dasar listrik dan elektronika ada baiknya kita mengetahui dahulu apa. yang dimaksud dengan elektronik dan segala apa perbedaannya dengan elektrik yang mutakadim kita ketahui sebelumnya. Teknik Elekronik mengacu pada cabang ilmu pengetahuan tentang proses listrik yang berputar melalui ruang hampa,gas dan melalui bulan-bulanan recup konduktor. Sedangkan Teknik listrik menggunjingkan tentang proses arus listrik yang mengalir melangkaui target-bulan-bulanan penghantar padat misalnya logam dan korban enceran misalnya elektrolit. Komponen elektronik dan juga elektromekanik yang digunakan internal sirkuit elektronik dan sendang rahasia.elektrik dibedakan menjadi suku cadang aktif dan suku cadang pasif. Perbedaan sebagai komponen aktif dan komponen pasif ini tak bosor makan pasti, karena lain ada definisi nan bersifat mengikat. Eksemplar suku cadang LDR disebut komponen pasif, karena LDR tidak bisa memperapat signal dan enggak dapat menyalakan signal. Hanya dalam kawin yang terhubung kurat dengan sumber tegangan dan pemakai, maka LDR akan memberikan perubahan perputaran ketika kebulatan hati seri yang diterima berubah. Internal kondisi ini maka LDR berfungsi perumpamaan suku cadang aktif. 2

10
Komponen elektronik yang termasuk komponen aktif misalnya Solar sell, Transistor, Thyristor, Tabung elektron, Diode., Onderdil Elektronik nan termaktub suku cadang pasif misalnya : Resistor, Capasitor, Indiktor, Transformator, Relay, Saklar,Connector Dua macam suku cadang ini merupakan komponen aktif dan komponen pasif. Dua macam komponen elektronika yang akan kita pelajari dalan bawah elektronika ini selalu suka-suka dalamsetiaprangkaian elektronika. Dalam dasar elektronika penggunaan kedua diversifikasi suku cadang ini akrab selalu digunakan serentak, kecuali dalam pertalian-wasilah pasif yang hanya menggunakan onderdil-komponen pasif cuma misalnya pertalian baxandall pasif, penyaring pasif dsb. Untuk IC (Integrated Circuit) yaitu interelasi dari komponen aktif dan pasif yang disusun menjadi sebuah rangkaian elektronika dan diperkecil ukuran fisiknya. Perbedaan komponen pasif dan aktif merupakan lega komponen pasif tidak mengubah bentuk gelombang sinyal ac nan diberikan kepadanya sedangkan komponen aktif dapat menyearahkan, menguatkan, dan mengubah bentuk gelombang elektronik sinyal AC nan diberikan kepadanya 3

11
KOMPONEN PASIF Yang termasuk komponen pasif merupakan resistor, kapasitor, induktor. a. RESISTOR Resistor disebut juga dengan pesakitan alias hambatan, berfungsi bakal menghambat arus listrik yang melewatinya. Satuan harga resistor yakni Ohm. ( 1 M (awan ohm) = 1000 K (kilo ohm) = 10 6 (ohm)). Resistor terbagi menjadi dua macam, yaitu : Resistor tetap Resistor tetap yaitu resistor yang nilai hambatannya relatif tetap, biasanya terbuat berbunga karbon, telegram atau paduan logam. Nilainya hambatannya ditentukan oleh tebalnya dan panjangnya lintasan karbon. Tahapan penyeberangan karbon tergantung berbunga kisarnya silsilah nan berbentuk spiral. Resistor memiliki batas kemampuan daya misalnya : 1/16 watt, 1/8 watt, ¼ watt, ½ watt dsb. Artinya resitor hanya bisa dioperasikan dengan daya maksimal sesuai dengan kemampuan dayanya. RESISTOR Ki ajek SIMBOL RESISTOR TETAP Bakal memaklumi nilai hambatan suatu resistor boleh dilihat atau dibaca dariwarna nan tertera pada bagian luar bodi resistor tersebut yang berupa gelang warna. Menentukan nilai reistor melalui Kode Dandan Kode warna pada resistor menyatakan harga resistansi dan toleransinya. Semakin kerdil harga toleransi satu resistor adalah semakin baik, karena harga sebenarnya yakni harga yang tercantum dikurangi harga 4

12
toleransinyaterdapat resistor yang mempunyai 4 kerokot warna dan 5 gelang warna seperti yang terpandang plong gambar di bawah ini : I II III IV V Bentuk dan sa-puan gelang dandan resistor Tabulasi Kode Corak Resistor Jumlah gelang nan buntak plong resistor lazimnya sesuai dengan besar toleransinya. Biasanya resistor dengan toleransi 5%, 10% atau 20% memiliki 3 bilang-bilang (enggak termasuk gelang toleransi). Hanya resistor dengan ketabahan 1% atau 2% (ketegaran kerdil) punya 4 kerokot (tidak termasuk bilang-bilang 5

13
toleransi). Gelang permulaan dan seterusnya berturut-masuk menunjukkan raksasa nilai ketengan, dan kerokot terakhir adalah faktor pengalinya.spesifikasi lain yang perlu diperhatikan dalam mengidas resitor selain osean resistansi adalah samudra watt-nya. Karena resistor bekerja dengan dialiri rotasi listrik, maka akan terjadi disipasi daya maujud memberahikan sebesar W=I 2 x R watt. Semakin besar matra fisik satu resistor bisa menunjukkan semakin ki akbar kemampuan disipasi buku resistor tersebut. Umumnya di pasar tersedia ukuran 1/8, 1/4, 1, 2, 5, 10 dan 20 watt. Resistor yang memiliki disipasi daya 5, 10 dan 20 watt umumnya berbentuk kubus memanjang persegi catur bercelup putih, namun ada pun yang berbentuk silinder. Tetapi biasanya kerjakan resistor ukuran besar ini nilai penampikan dicetak langsung dibadannya, misalnya 100Ω/5W Resistor variabel Resistor elastis, yaitu resistor nan besarnya rintangan bisa diubah-ubah. Resistor laur dapat dibagi dalam dua tipe yaitu: VR linier alias perubahan sudut miring linier terhadap nilai resistansi (Komplet penerapan digunakan untuk sensor). VR logaritmis atau perubahan kacamata balik logaritmis terhadap nilai sambutan. (Hipotetis penerapan pada audio) RESISTOR VARIABEL SIMBOL RESISTOR 6

14
Thermistor Thermistror adalah resistor yang dipengaruhi oleh perubahan hawa atau suhu NTC yakni Negative Temperature Coefisien dimana perubahan temperatur berbanding terbalik terhadap perlintasan resistansi. PTC ialah Positive Temperature Coefisien dimana perubahan hawa berbanding literal terhadap persilihan resistansi. THERMISTOR PTC THERMISTOR NTC Bunyi bahasa THERMISTOR Light Dependent Resistor LDR (Light Dependent Resistor) adalah resistor yang dipengaruhi oleh pergantian cahaya. Light Dependent Resistor Symbol LDR 7

15
b. KAPASITOR Kapasitor adalah suatu suku cadang elektronika yang dapat menyimpan dan mengkhususkan bagasi listrik atau energi listrik. Kemampuan lakukan menyimpan muatan listrik pada kapasitor disebut dengan kapasitansi atau daya produksi. Seperti halnya hambatan, kapasitordapat dibagi menjadi : Kapasitor Loyal Kapasitor tetap merupakan kapasitor yang memiliki biji kapasitas yang kukuh. Simbol Kapasitor Tetap : Kapasitor bisa dibedakan pecah objek yang digunakan sebagai lapisan diantara lempeng-lempeng logam yang disebut dielektrikum.dielektrikum tersebut dapat berupa tegel, mika, mylar, daluang, polyester ataupun film. Lega kebanyakan kapasitor yanng terbuat bermula bahan diatas nilainya cacat dari 1 mikrofarad (1mF). Asongan kapasitor yakni Farad, dimana 1 farad = 103 mf = 106 mf = 109 nf =1012 pf.untuk mengetahui besarnya skor kapasitas ataupun kapasitansi plong kapasitor dapat dibaca menerobos kode angka pada badan kapasitor tersebut yang terdiri dari 3 angka.poin permulaan dan kedua menunjukkan angkaatau poin, skor ketiga menunjukkan faktor multiplikator maupun jumlah nol, dan satuan yang digunakan ialah pikofarad (pf). Kamil : Plong badan kapasitor tercatat angka 103 artinya biji kapasitas dari kapasitor tersebut adalah 10×103 pf = 10 x 1000 pf = 10nF = 0,01 mf.kapasitor kukuh yang memiliki skor lebih mulai sejak atau sama dengan 1mF adalah kapasitor elektrolit (elco). Kapasitor ini n kepunyaan polaritas (memiliki n antipoda substansial dan kutub negatif) dan absah disebutkan tegangan kerjanya. Misalnya : 100mF 16 V artinya elco memiliki kapasitas 100mF dan tegangan kerjanya tidak boleh melebihi 16 volt. 8

16
Fon Elco : Lembaga Kapasistor tetap Kapasitor Tidak Teguh Kapasitor enggak konstan adalah kapasitor nan n kepunyaan nilai kapasitansi alias kapasitas yang dapat diubah-saling. Kapasitor ini terdiri bermula : 1. Kapasitor Trimer Kapasitor yang nilai kapasitansinya boleh diubah-ubah dengan cara memutar porosnya dengan obeng. Huruf angka Trimmer : Buram Trimer Capasitor 9

17
2. Kapasitor Variable (Variable Capasitor) (Varco) Kapasitor nan nilai kapasitansinya dapat diubah-ubah dengan mengocok poros nan tersedia. (rajah menyerupai potensiometer) Simbol Varco : Rangka Variable Capasitor c. INDUKTOR Induktor ialah suku cadang yang dapat menyimpan energi magnetik. Energi ini direpresentasikan dengan adanya tegangan emf (electromotive force) jika induktor dialiri elektrik. Voltase emf akan menjadi signifikan saat pergantian arusnya fluktuatif. Surat berharga emf menjadi bermakna pada sebuah induktor, karena perubahan revolusi yang melewati tiap lilitan akan ubah menginduksi. Ini nan dimaksud dengan self-induced. Secara matematis induktansi pada suatu induktor dengan besaran lilitan sebanyak N ialah akumulasi flux magnet buat tiap aliran yang melewatinya : N L I Rang dari induktor 10

18
Fungsi terdepan berpangkal induktor di dalam satu rangkaian adalah untuk melawan fluktuasi peredaran yang melewatinya. Aplikasinya pada rangkaian dc salah satunya merupakan lakukan menghasilkan tekanan listrik dc yang patuh terhadap kelabilan beban arus. Pada aplikasi wasilah ac, keseleo satu gunanya adalah bisa bagi meredam perubahan fluktuasi arus yang tidak dinginkan. Akan lebih banyak lagi kepentingan dari induktor yang bisa diaplikasikan pada rangkaian tapis, tuner dan sebagainya. Bagi mencari nilai induktansi terbit sebuah inductor dapat dicari melampaui rumus : L : induktansi dalam H (Henry) µ : permeability inti (core) µ 0 : permeability gegana vakum µ 0 : 4 x 10-7 Falak : kuantitas lilitan induktor A : luas garis tengah induktor (m2) l : tataran induktor (m) udara murni L Ufuk 2 A Berbagai macam bentuk induktor Suku cadang AKTIF a. Diode (PN Junction)Dioda merupakan suatu semikonduktor yang cuma dapat menghantar persebaran listrik dan tegangan pada satu jihat saja. Target buku bakal pembuatan dioda merupakan Germanium (Ge) dan Silikon/Silsilum (Si). 11

19
Dioda terdiri terbit : 1. Dioda Kontak Titik Dioda ini dipergunakan lakukan menidakkan frekuensi tinggi menjadi frekuensi rendah. Acuan macam dari dioda ini misalnya; OA 70, OA 90 dan 1N 60. Simbol Dioda Asosiasi Titik : 2. Dioda Hubungan Dioda ini dapat mengalirkan arus maupun voltase yang ki akbar hanya satu jihat.dioda ini biasa digunakan untuk menyearahkan diseminasi dan tegangan. Dioda ini n kepunyaan tegangan maksimal dan arus maksimal, misalnya Dioda tipe 1N4001 cak semau 2 keberagaman ialah yang berkapasitas 1A/50V dan 1A/100V. Tanda baca dioda hubungan sama dengan simbol dioda interelasi titik. 3. Dioda Zener Dioda Zener merupakan dioda yang bekerja plong daerah breakdown maupun pada negeri kerja reverse bias. Dioda ini banyak digunakan untuk pembatas tegangan.atau stabilisator tegangan Tipe mulai sejak dioda zener dibedakan oleh voltase pembatasnya. Misalnya 12 V, ini bermakna dioda zener boleh mewatasi tegangan nan bertambah besar bermula 12 V atau menjadi 12 V. Simbol Dioda Zener : 12

20
Gambar Dioda Zener 4. Dioda Pemancar Panah (LED) LED merupakan kepanjangan dari Light Emitting Diode (Dioda Penjelas Cahaya). Dioda ini akan mengeluarkan cahaya bila diberi voltase sebesar 1,8 V dengan arus 1,5 ma. LED banyak digunakan andai lampu busur indikator dan peraga (display). Fon LED : Gambar LED b. TRANSISTOR Transistor memiliki dua jenis yaitu: Transistor Bipolar dan Transistor Unipolar. Transistor Bipolar adalah transistor yang memiliki dua persambungan kutub (seperti plong gambar a). Transistor Unipolar adalah transistor yang hanya memiliki satu biji pelir persambungan kutub (sebagaimana sreg rencana b). 13

21
Transistor baku terdiri semenjak 3 bisbul yang sendirisendiri diberi nama: emitor, basis dan kolektor. Transistor bipolar boleh diibaratkan dengan dua buah dioda yang tergambar lega buram a. Gambar a. Simbol dan bentuk Transistor Bipolar Bagi mengerti suku-kaki transistor lebih mudah dengan melihat data book transistor yang mencantumkan tungkai-kaki transistor. Dan cak bagi mengetahui kaki-kaki transistor dengan menggunakan multitester Transistor unipolar adalah FET (Field Effect Transistor) nan terdiri dari JFET parit N, JFET serokan P, MOSFET sungai buatan N, dan MOSFET parit P. Simbol Transistor Unipolar : 14

22
Rancangan Transistor Unipolar c. THYRISTOR Thyristor berakar kata dari bahasa Yunani yang berarti pintu’. Dinamakan demikian boleh jadi karena aturan berpangkal komponen ini yang mirip dengan pintu yang bisa dibuka dan ditutup cak bagi melewatkan aliran elektrik. Terserah bilang komponen yang tertera thyristor antara lain adalah komponen-onderdil thyristor nan dikenal dengan sebutan SCR (silicon controlled rectifier), TRIAC dan DIAC. Ciri-ciri utama dari sebuah thyristor merupakan komponen nan terbuat berasal bahan semikonduktor silicon. Walaupun bahannya sama, tetapi struktur P-Horizon junction yang dimilikinya lebih kompleks dibanding transistor bipolar atau MOS. Komponen thyristor lebih digunakan sebagai saklar (switch) tinimbang sebagai penguat diseminasi maupun tegangan seperti mana halnya transistor. 15

23
Struktur Thyristor c.1. SCR Thyristor disebut sekali lagi dengan SCR ( Silicon Controlled Rectifier) dan banyak digunakan bak saklar elektronik. Susuk diskrit dan huruf angka SCR ditunjukkan dengan bentuk dibawah ini : 16

24
Thyristor ini akan berkarya ataupun menghantar perputaran listrik dari anoda ke katoda sekiranya pada suku gate diberi arus kearah katoda, balasannya kaki gate harus diberi tekanan listrik positif terhadap katoda. Pemberian tegangan ini akan menyulut thyristor, dan momen tersulut thyristor akan tetap menghantar. SCR akan terputus seandainya perputaran yang melalui anoda ke katoda menjadi kecil maupun gate plong SCR terhubung dengan ground. c.2. TRIAC Dapat dikatakan SCR adalah thyristor yang mbakyu-directional, karena momen ON hanya bisa melewatkan arus satu arah saja merupakan dari anoda mendekati katoda. Struktur TRIAC sebenarnya adalah sebagai halnya dua biji pelir SCR yang arahnya wara wiri dan kedua gatenya disatukan. Huruf angka dan bentuk badan TRIAC ditunjukkan lega gambar berikut ini. TRIAC biasa juga disebut thyristor bi-directional. Simbol TRIAC Bentuk fisik TRIAC 17

25
c.3. DIAC Kalau dilihat strukturnya seperti mana Gambar 24, DIAC bukanlah termasuk tanggungan thyristor, namun prisip kerjanya membuat ia digolongkan sebagai thyristor. DIAC dibuat dengan struktur PNP mirip seperti transistor. Lapisan T sreg transistor dibuat sangat tipis sehingga elektron dengan mudah dapat menyeberang menembus lapisan ini. Sedangkan plong DIAC, lapisan N di kerjakan cukup tebal sehingga elektron cukup pelik untuk menembusnya. Struktur DIAC yang demikian boleh juga dipandang laksana dua buah dioda PN dan NP, sehingga dalam beberapa literatur DIAC digolongkan umpama dioda. Struktur dan fon DIAC Elusif dilewati maka dari itu distribusi dua sisi, DIAC memang dimaksudkan untuk tujuan ini. Hanya dengan tarikan breakdown tertentu barulah DIAC boleh menghantarkan revolusi. Arus yang dihantarkan tentu hanya dapat bolak-kencong bersumber anoda menjurus katoda dan sebaliknya. Kurva karakteristik DIAC sama sebagaimana TRIAC, tetapi yang sahaja terbiasa diketahui adalah berapa tekanan listrik breakdown-nya. Simbol dari DIAC adalah begitu juga yang ditunjukkan sreg Kerangka 32. DIAC rata-rata dipakai sebagai pemicu TRIAC mudahmudahan ON plong tarikan input tertentu yang nisbi tangga. d. Transistor FET Transistor Bipolar dinamakan demikian karena bekerja dengan 2 (bi) muatan yang berlainan yaitu elektron sebagai pembawa muatan negatif dan hole 18

26
bagaikan pembawa beban positif. Cak semau suatu varietas transistor lain yang dinamakan FET (Field Efect Transistor). Berlainan dengan prinsip kerja transistor bipolar, transistor FET berkarya bergantung berasal suatu pembawa muatan, apakah itu elektron atau hole. Karena hanya bergantung pada satu pembawa muatan saja, transistor ini disebut suku cadang unipolar. Rata-rata kerjakan petisi linear, transistor bipolar lebih disukai, namun transistor FET sering digunakan pun karena mempunyai impedansi input (input impedance) yang sangat besar. Terutama jika digunakan sebagai switch, FET lebih baik karena resistansi dan disipasi dayanya yang kecil. Terserah dua jenis transistor FET yaitu JFET (junction FET) dan MOSFET (metal-oxide semiconductor FET). Sreg dasarnya kedua variasi transistor mempunyai cara kerja yang sama, namun teguh cak semau perbedaan nan mendasar pada struktur dan karakteristiknya. Namun terbit keduanya yg sering banyak dipakai adalah jenis MOSFET makanya yang akan dibahas disini ialah macam MOSFET. Mirip seperti JFET, transistor MOSFET (Metal oxide FET) memiliki drain, source dan gate. Semata-mata perbedaannya gate terisolasi oleh suatu bahan oksida. Gate sendiri terbuat terbit incaran metal seperti aluminium. Oleh karena itulah transistor ini dinamakan besi-oxide. Karena gate yang terisolasi, cak acap jenis transistor ini disebut juga IGFET yakni insulated-gate FET. Ada dua jenis MOSFET, nan purwa varietas depletion-mode dan yang kedua jenis enhancement-mode. Jenis MOSFET yang kedua ialah komponen utama dari portal ilmu mantik intern buram IC (integrated circuit), uc (micro controller) dan up (micro processor) yang lain tak adalah komponen utama dari komputer bertamadun saat ini. 19

27
c. Rangkuman Komponen dasar listrik dan elektronika dibedakan menjadi suku cadang pasifdan komponen aktif Komponen aktif adalah komponen yang intern bekerjanya memerlukan arus elektrik Suku cadang pasif yakni onderdil nan dalam bekerjanya enggak memerlukan arus listrik Yang termasuk komponen aktif misalnya :Diode, Transistor, IC, Bohlam tabung elektron dsb. Yang tercantum onderdil pasif misalnya : Resistor, Kapasitos, Induktor dsb Perbedaan komponen aktif dan komponen pasif adalah pada komponen aktif bisa menyearahkan, menguatkan dan mengingkari bentuk gelombang rongga AC yang diberikan padanya. Sedangkan pada komponen pasif tak 20

28
d. Tugas Buatlah kolompok terdiri dari 4 basyar dan diskusikan dalam kelompok masingmasing, komponen-komponen elektronik pada gambar dibawah ini Beri identifikasi pada komponen-suku cadang yang ditunjukkan sreg gambar dibawah ini, manakah komponen yang termasuk onderdil aktif dan manakah nan termuat komponen pasif. Pasrah penjelasan kok komponen-komponen tersebut dinamakan komponen aktif dan komponen pasif 21

29
e. Test Formatif 1. Jelaskan barang apa perbedaannya antara listrik dan elektronika 2. Apa nan di tujuan dengan komponen aktif 3. Jalaskan mengapa terpidana LDR sekali-kali bisa dikelompokan sebagai onderdil pasif tapi dalam suatu rangkaian setrum bisa lagi digolongkan sebagai komponen aktif 4. Sebuah resistor dengan urutan warna gelang Merah, Orange,Putih, Hitam,Coklat. Berapakah angka resistor tersebut? 5.Jelaskan apa gunanya diede 6 Jelaskan apa gunanya diode zener 7 Jelaskan bagaimana caranya untuk menentukan kaki-kaki sebuah Transistor 8 Gambarkanlah simbol transistor jenis PNP dan NPN 9. Jelaskan apa perbedaan karakteristik Thermistor PTC dan NTC 10. Jelaskan apa kegunaan berpunca SCR 22

30
f. Lembar jawaban test formatif 1. Nan dimaksud dengan teknik listrik. Yang dimaksud dengan Teknik Elektronika 2. Yang di pamrih dengan komponen aktif 3. LDR sebagai komponen pasif karena LDR sebagai komponen Aktif karena 4. Niai resistor dengan urutan warna gelang Merah, Orange,Safi, Hitam,Coklat. Ialah 5.Kemustajaban diode 6 Kebaikan diode zener 7 Cara untuk menentukan kaki-suku sebuah Transistor 8. Gambarkanlah simbol transistor spesies PNP dan NPN 23

31
9.Karakteristik Thermistor PTC Karakteristik Thermistor NTC 10. Guna SCR merupakan 24

32
g. Lembar kerja peserta ajar No. Gambar Komponen Nama Komponen Spesies kompo nen Pasif/ Aktif Kegunaan

33

34

35
2. Kegiatan Sparing 2 Spesifikasi dan arti komponen elektronik a. Tujuan Penerimaan: Melalui pembelajaran materi Spesifikasi dan kemustajaban komponen elektronik siswa dapat memperoleh pengalaman berlatih: 1. Akan halnya Spesifikasi dan fungsi resistor dalam rangkaian Elektronika 2. Menggunakan resistor dalam rangkaian elektronika 3. Akan halnya spesifikasi dan fungsi kapasitor 4. Menggunakan kapasitor dalam nikah elektronika b. Uraian Materi 1. Resistor Resistor disebut juga dengan tahanan atau hambatan, berfungsi untuk menghambat arus elektrik nan melewatinya. Satuan harga resistor adalah Ohm. ( 1 M (mega ohm) = 1000 K (kilo ohm) = 10 6 (ohm)). Kebanyakan rangkaian listrik menggunakan penghantar berupa benang besi tembaga, karena tembaga adalah mangsa penghantar yang baik. Akan saja, sejumlah sambungan pada asosiasi listrik memerlukan tahanan elektrik yang lebih besar makanya sebab itu terbiasa menggunakan tahan atau resistor. Foto dibawah ini memperlihatkan resistor tersebut; Gbr. Resistor tegar 1a. Nilai kredit preferensi Resistor Gbr. Simbol Resistor 28

36
Resistor dibuat denga nilai tahanan tertentu intern satuan Ohm misalnya :1,0 1,1 1,2 1,3 1,5 1,6 1,8 2,0 2,2 2,4 2,7 3,0 3,3 3,6 3,9 4,3 4,7 5,1 5,6 6,2 6,8 7,5 8,2 9,1 Setelah 24 nilai tersebut, urutan nilai yang sama akan diulangi privat kelipatan kelipatan puluhan : sampai kemudian hingga , lebih jauh 1 k 1,1k 1,2k..setakat 8,2k 9,1k (k berguna kilo Ohm) lalu 10k 11k 12k..sampai 82k 91k, kemudian 100k 110k 120k.setakat 820k 910k 1M Rangkaian 24 skor tahanan ini disebut sebagai kilat E24. 1b. Kode Warna Resistor Catur biji pelir cincin bercat dipergunakan bagi mengindikasikan skor pesakitan sebuah resistor tetap.. Cincin ini ditempatkan tukar rapat di riuk satu ujung badan resistor. Rona tiap-tiap cincin mempresentasikan sebuah bilangan Disamping empat buah gelang-gelang tersebut terdapat pun sebuah cincin pada bagian ujung resistor nan mempresentasikan keluasan pikiran Contoh : rona cincin orange,orange putih, hitam coklat Membaca kode warna ini berusul ujung resistor Terdekat : Cincin pertama Ring kedua Cincin ketiga Cincin keempat cincin kelima yakni digit mula-mula berbunga biji terhukum adalah digit kedua dari kredit tersiksa adalah digit ketiga berasal poin tawanan merupakan faktor multiplikator adalah toleransi 29

37
Cincin 1 orange berjasa : 3 Gelang-gelang 2 orange penting: 3 Cincin 3 putih berarti : 9 Cincin 4 hitam berjasa pengalinya 10 0 = 1 incin 5 coklat berguna toleransinya = 1% Maka nilai resistor tersebut adalah = 339 x 1 = 339 ± 3,39 Ohm Atau berkisar antara : 335,61 442,39 Ohm. 1c. Resistor variabel Agar bisa menidakkan-ubah biji terpidana pada riuk suatu penggalan relasi elektrik, maka diperlukan resistor laur Salah satu tipe resistor variabel adalah potensiometer. Jenis resistor ini sering digunakan bakal petisi pengaturan volume suara minor pada organ-perangkat audio. Ada dua macam potensiometer yaitu transendental geser (sliding) dan model pesong atau rotari Gbr. Potensio meter geser Gbr.Potensio meter kencong VR linier alias pertukaran tesmak serong linier terhadap nilai pertempuran (Contoh penerapan digunakan untuk pengawasan). VR logaritmis atau perubahan sudut serong logaritmis terhadap angka resistansi. (Transendental penerapan pada audio) Thermistor atau resistor yang dipengaruhioleh perubahan temperatur atau temperatur (Contohnya : NTC dan PTC) NTC adalah Negative Temperature Coefisien dimana perubahan temperatur berbanding menjengkolet terhadap persilihan resistansi. PTC adalah Positive Temperature Coefisien dimana perubahan suhu berbanding lurus terhadap persilihan persangkalan. 30

38
LDR (Light Dependent Resistor) adalah resistor nan dipengaruhi oleh perubahan pendar. 1d.Rating daya Banyak resistor konsisten yang dirancang untuk menghantar listrik pada rating daya yang tidak lebih semenjak seperempat watt (250 mw). Daya maksimum ini tidak boleh dilampaui. Komplet : 1 Arus yang mengalir melalui sebuah resistor 250 mw merupakan 10 ma dan tegangan nan berkreasi pada ujung-ujung nya yaitu 5 V. Maka Daya resistor adalah : 0,01×5 =0,05 W = 50 mw. Karena memiliki rating 250 mw maka dengan semata-mata 50mW, maka resistor tersebut aman.. Resistor ini sahaja menjadi sedikit seronok akibat arus yang berputar pada resistor tersebut. Paradigma: 2 Apabila sirkuit yang bersirkulasi melewati sebuah resistor 250mW adalah 50mA dan tekanan listrik yang bekerja padanya yakni 5 V, daya resistor adalah 250mW. Jumlah daya ini merupakan kuantitas maksimum yang dapat diterima maka dari itu resistor. Resistor akan menjadi panas namun enggak akan mengalami kerusakan. Apabila diseminasi ataupun tegangan kerja resistor dinaikan rendah saja diatas biji ini, maka resistor akan menjadi terlalu seronok. Resistor akan hangus alias terbakar dan barangkali akan bermula berkeping-keping. Terlebih sekiranya resistor bukan hancur jumlah, angka tahanan komponen ini akan berubah secara permanen ibarat akibat terbit muatan panas nan berlebihan. Beberapa resistor dibuat dengan rating daya yang lebih besar, sama dengan misalnya : 0,5 W, 1W 5W. Sejumlah diantaranya justru mampu bekerja dengan daya hingga beberapa dupa watt. Rating ini lebih besar dibandingkan dengan nan dipakai untuk resistor-resistor daya rendah pada umumnya. Resistor dengan rating setinggi ini biasanya terdiri berpunca sebuah kumparan benang kuningan tipis yang dililitkan pada sebuah inti keramik. 1e. Ketahanan Pada rata-rata pada tubuh resistor terdapat cincin dandan keempat (untuk resistor dengan 4 gelang corak),nan ditempatkan pada ujung inkompatibel dengan ketiga cincin lainnya. Cincin yang keempat ini mengindikasikan ketegaran 31

39
atau tingkat kepresisian resistor. Gelang-gelang ini memberi informasi seberapa jauh poin tahanan aktual resistor akan melayang (atau berbeda) bermula nilai nominal yang dunyatakan oleh kode warna resistor. Eksemplar : 1 Warna Ketabahan Sebuah resistor 470 Ohm, punya cincin Merah ±2% toleransi berwarna kencana.hal ini berarti Emas ±5% bahwa toleransi resistor adalah ± 5%. Galuh ±10% Dengan menghitung 5% bersumber 470 Ω kita Sonder cincin ketegaran ±20% mendapatkan nilai = 470Ω x 0,05 = 23,5 Ω Dengan demikian, nilai tahanan nyata resistor dapat berubah antara : ,5 = 466,5 Ω hingga ,5 = 493,5 Ω Cermin : 2 Sebuah resistor 220 kω bukan memiliki cincin toleransi pada badannya. Maka berdasarkan tabel diatas, tingkat kepresisian resistor ini adalah : 20% Berart nilai toleransinya ialah : 220 x 20/100 = 44 kω maka kredit faktual resistor tersebut adalah : = 176 kω hingga = 264 kω Alasan pemakaian kilap E24 Akan menghabiskan biaya adv amat besar bila harus menyisihkan semua ponten resistor, mulai dari 1 W sampai 1 MW, karena toleransi 5% dirasakan layak cak bagi penerapan pada umumnya rangkaian listrik. Nilai-poin tahanan yang ada dalam kilauan E24 mutakadim dianggap memadai untuk mencakup semua poin tahanan yang digunakan dalam aplikasi sebenarnya.umpama eksemplar, perhatikan catur skor terhukum nominal berukut ini. Nominal Terenda 5% Tertinggi 5 % ,5 409, ,5 451, ,5 493, ,5 535,5 32

40
Kisaran tiap-tiap kredit di atas cacat berimpit dengan kisaran biji terdekat setelah dan sebelumnya. Pada ketenangan 5% menciptakan menjadikan resistor-resistor dengan nilai diantara nilai-ponten E24 adakalanya tidak berarti 1f. Nikah resistor Koalisi resistor dihubungkan secara serie Benduan kuantitas sama dengan jumlah sendirisendiri tahanan yang ada internal pernah : R = R1 + R2 + R3 Plong nikah serie besarnya aliran yang mengalir privat rangkaian sama besar puas setiap tersiksa I = I1 = I2 = I3 arus pada setiap R sebabat besar I = = = Pada sangkut-paut serie besaran tegangan puas masing-masing hambatan seperti mana tekanan listrik sumber U = U1 + U2 +U3 Sreg koalisi serie tarikan pada masing-masing hambatan berbanding literal dengan besarnya masing-masing hambatan tersebut U1 = I.R1; U2 = I.R2 U3 = I.R3 Contoh : Lega suatu rangkaian elektronik terwalak rugi tegangan pada sebuah hambatan U R = 1,2 V. Arus yang mengalir kerumahtanggaan rangkaian I = 2 ma. Sumber tekanan listrik U = 5 V. Berapakah terpidana depan R V yang diperlukan? Estimasi : R = = = 0, Ω = 600Ω R V = = = = 1,9 kω 33

41
Sifat-rasam rotasi 1. Tiga kawat alias lebih didalam sebuah hubungan listrik berlanggar pada satu titik. Muatan bahara listrik enggak mungkin berkumpul dan menimbun menjadi semakin besar pada titik persambungan ini. Beban-barang bawaan listrik lain mungkin hilang alias menjadi semakin kecil lega titik persambungan ini. Arus listrik jumlah nan nomplok kesebuah titik persambungan yaitu sederajat dengan persebaran listrik kuantitas nan meninggalkan noktah persambungan tersebut. Contoh : 2,1 A 1,5A Arus listrik total yang menclok ke titik persambungan adalah : 2,1A +2,4A = 4,5 A 3,0A 2,4 A Diseminasi listrik besaran yang pergi titik persambungan merupakan : 2. Didalam sebuah rangkaian seri, tak terdapat satu titik lagi dimana muatan listrik dapat masuk atau pergi pernah Besarnya peredaran setrum setimpal di setiap titik pada sebuah ikatan seri Transendental : I I I I Pada gambar jalinan disamping menunjukkan bahwa sirkuit elektrik yang mengalir lega ketiga resistor tersebut (I) ialah sama. Makara pada rangkaian nur sirkulasi setrum I = Constan Kebiasaan-resan voltase 1. Apabila kita mengalir disepanjang korespondensi listrik dengan menirukan jihat aliran arus, kita akan mengetahui bahwa terletak sebuah jatuh tarikan pada tiap-tiap resistor. Sebaliknya, terdapat sebuah kenaikan tegangan pada tiap-tiap sel listrik yang terserah di dalam rangkaian. Besarnya jatuh tarikan pada masing- 34

42
masing resistor ditentukan oleh Syariat Ohm. Adat tegangan yang berperan adalah : Jumlah merosot tarikan dari semua resistor yang ada di dalam sebuah rangkaian seri begitu juga total kenaikan tegangan puas sel-sengkeran listrik di intern gabungan Eksemplar : Nilai ambruk tegangan pada sendirisendiri resistor dalam tabel relasi di arah ini, saban, yakni Besaran ketiga runtuh tegangan ini sama dengan kenaikan tegangan sreg sel setrum. Diagram di bawah ini memperlihatkan sebuah rangkaian setrum, di mana resistorresistor terhubung secara paralel. Satu kaki dari sendirisendiri resistor disambungkan ke halte positif kamp setrum. Kaki lainnya dari tiap-tiap resistor disambungkna ke terminal destruktif sel. Hal ini signifikan bahwa: Di intern sebuah rangkaian paralel, terdapat jatuh tegangan yang sama besarnya pada tiap-tiap komponen. Rangkaian pembagi Tekanan listrik Rangkaian seperti ini disebut juga umpama pergaulan pembagi tegangan (Potensial devider) Masukan ke sebuah rangkaian pembagi voltase Yaitu voltase. Voltase ini menyebabkan perputaran mengalir melampaui kedua resistor.r1 dan R2 Karena kedua resistor terhubung secara cahaya, arus yang seimbang besarnya mengalir melewati saban resistor (Aturan Revolusi 2). 35

43
Tahanan efektif dari kedua resistor seri ini yaitu. Jatuh tegangan pada gabungann kedua resistor ini ialah. Menurut Hukum Ohm, peredaran yang mengalir merupakan : Dengan sekali pun menggunakan Hukum Ohm, tegangan puas resistor adalah : Mensubstitusikan dengan persamaan pertama menghasilkan : Persamaan ini ialah paralelisme cak bagi mnghitung tegangan output nan dihasilkan oleh sebuah rangkaian pembagi tegangan. Dengan memintal dua buah resistor dengan nilai tahanan nan sesuai, kita dapat memperoleh nilai tegangan output mana pun di n domestik kisaran voltase dari 0 V hingga. Komplet Pada sebuah gayutan pembagi tekanan listrik diketahui tegangan input. Hitunglah yang dihasilkan. 36

44
Lebih jauh mengenai rangkaian pembagi voltase (Pendalaman materi) Aktivitas nan harus di lakukan Kamu membutuhkan : Sebuah papan protoboard Sebuah suatu daya (baterai 6 V atau PSU) Sebuah resistor 22 k, sebuah resistor 10 k, dan satu buah resistor dengan nilai lainnya. Sebuah multimeter. 1. Dengan memperalat resistor 22k dan sebuah resistor lain dengan nilai tertentu, susunlah sebuah perpautan pembagi tegangan nan akan menghasilkan output 3,6 V, sebagaimana diperlihatkan pada bentuk di asal ini. Anda harus mencari sendiri berapa nilai terpidana yang sesuai bakal resistor lain itu (R2), bakal dapat memperoleh pertalian semacam ini. Jangan menyambungkan resistor 10 k ke dalam pergaulan dulu A R1 22k R2 R barang bawaan 10 k 0 V 2. Gunakan multimeter bikin memastikan bahwa perantaraan pembagi tegangan ini bekerja dengan baik. Voltase inputnya harus sebesar 6 V dan voltase outputnya sebesar 3,6 V. Sambungkan resistor beban (10 kω) ke privat korespondensi pembagi tegangan. Ukurlah kembali tegangan output. Apa yang terjadi dengan tegangan ini? 37

45
Hasil yang di dapatkan dari percobaan di atas dapat dijelaskan dengan memperhatikan arus pada titik A di dalam rangkaian. Menurut adat arus 1, arus listrik nan menghindari tutul A ke arah R2 harus sama besarnya dengan aliran setrum yang menghadap ke titik A dari jihat R1. Sirkulasi ini akan terpecah dan sebagian besar darinya akan berputar menjurus resistor beban, saja seikit yang tetap bersirkulasi melalui R2. Hal ini disebabkan karena beban memiliki skor benduan yang lebih kerdil di bandingkan R2. Karena peredaran setrum yang melewati R2 berkurang ketika kewajiban disambungkan, tarikan pada R2 juga berkurang (Syariat Ohm). Oleh karena itu, output rangkaian pembagi tekanan listrik akan menjadi lebih boncel daripada sebelum beban disambungkan. Cobalah menghitung semua tegangan dan revolusi yang ada di dalam rangkaian untuk memastikan kebenaran hasil anda di atas. Tabel sangkut-paut listrik Terdapat dua hal yang harus diingat mengenai diagram-tabel rangkaian listrik: Simbol pengasingan ataupun baterai : simbol ini seringkali bukan di gunakan. Melainkan, diagram-diagram pada umumnya tetapi memperlihatkan sekelamin terminal catu daya. Salah suatu setopan, yang diberi label 0V, ialah terminal negatif catu daya. Sementara itu setopan lainnya diberi jenama yang sesuai dengan tarikan terminal positif catu kunci. Catu kiat ini boleh berupa sebuah el listrik atau baterai, sekadar lazimnya kamu akan menunggangi sebuah PSU meja unuk mendapatkan sumber setrum di dalam lab-lab. Tips perancangan Kita harus menghindarkan terjadinya roboh tegangan yang sesak besar, nan disebabkan karena resistor barang bawaan memufakati terlalu banyak perputaran dari afiliasi pembagi tarikan. Sifat dasarnya adalah bahwa, arus yang bergerak di kerumahtanggaan rangkaian pembagi tegangan bermula perhentian aktual catu ke terminal 0 V sekurang-kurangnya harus 10 kali makin raksasa bermula distribusi nan melampaui barang bawaan. Dengan demikian, sebuah jatuh voltase masih loyal muncul, namun nilainya tidak akan bermakna. 38

46
Wasilah pembagi voltase fleksibel Apabila kita membutuhkan nilai-nilai tegangan output yang bervariasi, maka kita menggunakan sebuah rangkaian pmbagi tarikan yang dibentuk dengan basis sebuah resistor variabel. Nilai-nilai R1 dan R2 akan menentukan Tenggat atas dan batas asal dari tegangan. Sonder R1 dan R2, asosiasi pembagi voltase akan menghasilkan output dalam kisaran 0 V sebatas. Pendalaman materi pesakitan listrik Pembahasan ini mengaibkan pendirian tidak untuk menakar narapidana elektrik. Metode ini menggunakan dua biji zakar perangkat meteran yang terpisah, yaitu sebuah ampere meter cak bagi mengukur sirkuit (I) dan sebuah voltmeter untuk menakar voltase(v). R adalah terhukum nan hendak diukur. Ampere meter mengukur arus nan mengalir melangkaui R. voltmeter mengukur tegangan plong R Nilai-skor yang dituliskan di dekat tiap-tiap meteran intern diagram diatas adalah simpangan perimbangan penuh terbit meteran yang bersangkutan 39

47
Kedua kredit ini yakni skor arus maksimum dn angka tegangan maksimumyang dapat diukur makanya meteran yang bersangkutan. Catu dapat diubah-tukar hngga maksimum 10 V. Gunakan sebuah PSU atau sambungan beberapa sel listrik yang farik kerjakan mendapatkan tegangan yang bervariai ini. Cobalah 4 atau 5 nilai tegangan nan berbeda. Ukurlah I dan V bakal masing-masing kredit tegangan dan hitunglah R = VI I. Akan muncul sedikit galat (error) internal percobaan ini. Sebagian sirkulasi yang melewati ammeter terpecah dan bergerak ke sisi voltmeter, namun tidak melintasi R. Dengan demikian, pembacaan perputaran listrik yang diperlihatkan ammeter adalah berlebih besar. Akan tetapi, voltmeter hanya menggandeng perputaran nan nisbi adv amat kecil dibandingkan dengan arus yang melewati R, sehingga galat ini juga nisbi katai. Cak bertanya-tanya tentang aturan distribusi dan kebiasaan tarikan 1. Berapakah arus nan bergerak melewari R? Bagaimanakah arahnya? 2. Apabila arus 4,2 A diperkecil menjadi 0,7 A, berapakah arus nan mengalir melewati R? bagaimanakah arahnya? 3. Perhatikan tulangtulangan perhubungan dibawah ini Resistor manakah yang memiliki voltase terbesar? 4. Berapakah persebaran yang mengalir lega susunan tersebut dan berapakah tekanan listrik jatuh pada per resistor? 5. Pada rangkaian tersebut tegangan catu buku harus disetel berapa volt mudah-mudahan menghasilkan persebaran sebesar 30 ma? 40

48
6. Plong gambar disamping, berapakah te- gangan dan arus nan melewati tiap-tiap resistor? Soal-pertanyaan adapun rangkaian pembagi tarikan Perhatikanlah gambar dibawah ini : 1. Berapakah tegangan Out put dari kawin pembagi tegangan disamping kiri? 2. Berapakah tegangan Output bila tegangan input dinaikkan menjadi 15V? 3. Berapakah tegangan Output berpokok rangkaian tersebut bila R1 dinaikkan menjadi 680 Ω? 4. Berapakah voltase input yang diperlukan plong gabungan diatas, buat menghasilkan voltase output sebesar 5 V? 18V 0 V R1 430 Ω R2 150Ω 5. Berapakah voltase output dari rangkaian pembagi tegangan disebelah kiri? 6. Berapakah tegangan output apabila tegangan input diturunkan menjadi 3V? 7. Berapakah voltase output apabila kedua resistor pada rangkaian tukar dipertukarkan? 8. Rancanglah sebuah rangkaian pembagi tegangan yang akan menghasilkan tarikan output sebesar 4,5V, apabila diberikan input 9 V 41

49
9.Rancanglah sebuah rangkaian pembagi tegangan yang akan menghasilkan voltase output sebesar 4,8 V, apabila diberikan input 12 V 2. Kapasitor sebuah kapasitor terdiri mulai sejak dua buah telor penghantar ferum dengan sebuah lapisan isolator (penyekat) di antara kedua pelat tersebut. Saduran isolator nan digunakan dapat berupa sebuah lembaran plastik tipis, semata-mata dalam beberapa jenis kapasitor lapisan ini adalah udara. 2a.Kapasitansi Kemampuan sebuah kapasitor untuk menyimpan barang bawaan listrik disebut sebagai kapasitansi kapasitor, dengan simbol C. Ketengan untuk kapasitansi adalah farad, yang simbolnya adalh F. Satu farad didefinisikan sebagai besaran muatn elektrik yang dapat disimpan (dalam satuan coulomb) per satu volt tegangan : Model Kewajiban yang tersimpan pada sebuah kapasitor adalah 6 coulomb. Tegangan antara kedua pelatnya merupakan 2 V. berapakah kapasitansinya? Kapasitansi = 6/2 = 3 F Pertanyaan kerjakan Anda 1. Sebuah kapasitor menerima muatan sebesar 2,5 C dan tegangan antara kdua pelatnya adalah 10 V. berapakah kapasitansinya? 2. Sebuah kapasitor 2F memiliki tarikan 5V antara ujung-ujungnya. Berapakah pikulan elektrik yang disimpannya? 42

50
Kapasitor-kapasitor, dengan rating dalam ketengan farad, banyak digunakan sebagai sumber listrik cadangan yangmendukung stok listrik ke memorimemori komputer. Akan tetapi, umumnya koalisi elektronika membutuhkan skor-nilia kapasitansi yang jauh lebih mungil daripada satu farad. Runcitruncit-satuan kapasitansi nan paling gelojoh dijumpai pada kapasitor adalah : Mikrofarad, satu sepersejuta dari satu farad, simbol yang digunakan yakni μf. Nanofarad, satu seperseribu dari satu mikrofarad, bunyi bahasa yang digunakan adalah nf. Pikofarad, satu seperseribu berusul satu nanofarad, tanda baca yang sigunakan yaitu pf. Tanya buat Anda Nyatakan privat runcitruncit nanofarad : a). 1000pF, b). 2,2μF, c).1 F, d). 47pF, e). 56 μf 2.b Macam-variasi kapasitor Terwalak banyak jenis kapasitor, namun sahaja yang minimal umum dijumpai akan diuraikan di sini : Poliester: bahan isolator yang digunakan adalah poliester (polyester) yang mampu memberikan kredit kapasitansi nan relatif hierarki. Kedua pelat kapasitor terbuat dari bahan kertas besi (metal foil), ataupun bisa pun berupa lapisan bahan komidi gambar yang disuntikkan ke kerumahtanggaan bahan isolator. Tumpukan kedua telor dengan mangsa isolator di antaranya (yang berbentuk sebagai halnya roti sandwich sehingga disebut demikian) dibentuk menjadi sebuah gulungan untuk meminimalkan ukurannya dan dilapisi engan bahan isolasi plastik. Gbr. Kapasitor Polyester 43

51
Kapasitor-kapasitor poliester (dua kapasitor yang berada di sebelah kanan dalam foto di atas) adalah kapasitor-kapasitor serba-guna dan dahulu umum digunakan. Eksploitasi poliestiren sebagai bahan isolator menghasilkan kapasitansi yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan poliester. Akan tetapi, bahan ini dapat menghasilkan nilai ketenangan nan lebih rendah, sehingga sangat seia untuk digunakan n domestik petisi-tuntutan rangkaian penala (tuning) dan perkariban tapis (filter). Variabel: kapasitor-kapasitor diversifikasi ini memiliki dua kumpulan (atau set) cadel, di mana pelat-pelat tersebut ditempatkan secara berselingan dan tersambung secara elektris. Riuk satu set rani puas posisi tunak. Pelat-pelo pada set lainnya dapat digeser-makzul ehingga kita boleh mengubah jarak antara cadel-cadel kapasitor. Perubahan jarak ini akan mengakibatkan berubahnya skor kapasitansi. Kapasitor-kapasitor dengan format yang lebih besar, yang banyak digunakan untuk aplikasi penalaan plong pesawat-pesawat penerima radio, memanfaatkan peledak sebagai lapisan isolatornya. Salutan sinema plastik digunakan sebagai isolator pada kapasitor-kapasitor trimmer bertakaran boncel (sebelah kanan intern foto di atas). Beberapa kapasitor trimmer memiliki sebuah sekrup yag dpat diputar-bengot untuk mengencangkan ataupun merenggangkan apitan antara pelo-pelat dan lapisan filmnya, sehingga menyebabkan berubahnya kapasitansi. Kapasitor-kapasitor elektrolis Kapasitor-kapasitor ini digunakan bikin menyimpa muatan listrik privat besaran besar. Kapasitansi dari jenis ini pada umumnya adalah 1 mf atau kian dan boleh mencapai hingga mf. Dua jenis kapaitor elektrolisis nan paling cak acap digunakan adalah jenis elektrolisis aluminium (foto diatas) dan kapasitor butiran tantalum (foto sumber akar). 44

52
Kapasitor-kapasitor elektrolisis dapat menyimpan muatan setrum intern total besar selm berjam-jam. Ketika menciptakan menjadikan dan menguji sebuah rangkaian setrum, cak semau resiko bahwa beliau akan menderika sengatan listrik apabila engkau menyentuh benang tembaga-dawai perhentian kapasitor sebelum komponen ini benar-benar telah mengosongkan muatannya. Detik menyimpan sebuah kapasitor elektrolisis berdosis besar, pilinlah kedua suku terminalnya menjadi satu sehingga kapasitor tidak dapat memuati kembali muatannya. Kapasitor diversifikasi ini memiliki halte positif dan terminal negative, kedua terminal ini harus disambungkan dengan polaritas nan etis. Apabila kapasitor elektrolisis ini disambungkan dengan polaritas yang keliru, akan terbentuk gas di dalamnya dan hal ini dapat mengakibatkan kapasitor meledak. Kapasitor-kapasitor dari tipe butiran tantalum dibuat dengan nilai-ponten kapasitansi yang lebih rendah dibandingkan dengan tipe elektrolisis aluminium. Akan tetapi, jenis ini plong kebanyakan memiliki matra yang lebih kecil sehingga silam berguna dalam aplikasi-aplikasi yang menyertakan keterbtasan ira. 2c. Pengepakan dan pengosongan kondensator Pengisian Kapasitor Jikalau kondensator diletakkan sreg perigi tegangan, maka pengisian berlantas dengan periode yang suntuk singkat.. Folio yang terletak pada padanan riil (+) maka lembaran tersebut akan bernuatan riil. Folio yang terwalak pada kutub negatif (-) berpunca sumber tegangan maka lempengan tersebut akan bermuatan merusak. 45

Source: https://docplayer.info/30803390-Teknik-listrik-dasar-otomotif.html

Posted by: and-make.com