ditulis berlandaskan catatanku sepanjang kuliah.

dosen : Cangkang Sarmidi dan Selongsong Sofyan

DASAR-DASAR PENJAS

Intensi pendidikan jasmani:

  1. Pembentukan gerak
  2. Pembentukan prestasi
  3. Pembentukan social
  4. Pembentukan raga

Makna pendidikan raga:

  1. Yaitu pendidikan secara mondial
  2. Menjadi tujuan broker lakukan mencecah tujuan pendidikan Nasional
  3. Pendidikan badan ingin mewujudkan sumbangannya terhadap jalan anak (raga dan rohaniah)

Pendidikan jasad adalah proses pendidikan tentang dan melalui aktivitas badan, permainan, dan sport nan terpilihh untuk mencapai harapan pendidikan.

Gerak andai kebutuhan anak:

  • Gerak adalah rangsangan penting bagi pertumbuhan dan perkembangan momongan.
  • Lewat gerak momongan berlatih.
  • Gerak merupakan perabot ekspresi.

Pentingnya pendidikan jasad:

  1. Menepati kebutuhan anak akan gerak
  2. Mengenalkan anak puas potensi dirinya dan mileu
  3. Menyuntikkan bawah-sumber akar ketangkasan yang berguna
  4. Mengempoh energy yang berlebihan
  5. Merupakan proses pendidikan secara sekaligus baik fisik, mental, atau emosional

Ciri-ciri hakiki bersumber latihan badan:

  1. OR merupakan sub fragmen dari permainan.
  2. Berorientasi sreg kegiatan jasmani intern takhlik kecekatan motorik.
  3. Olahrag bak sebuah realitas.
  4. Mempunyai prinsip penampakan.
  5. N kepunyaan aspek social.

Ciri-ciri lampiran olahraga:

  1. Ada tujuan
  2. Perkakas buat hingga ke intensi
  3. Ordinansi
  4. Keterlaksanaan berdasarkan kemampuan nan condong pada fisik dan kesigapan
  5. Sikap si pelaku

Perbedaan pendidikan bodi dan gerak badan ditinjau berpangkal beberapa aspek:

1. Aspek aktivitas

Aktivitas pendidikan badan merupakan babak dari pendidikan, sedangkan latihan jasmani kurang sreg aktivitas olahraga itu seorang.

2. Aspek taktik materi/sentralisasi terdepan

Harapan prolog daya materi adalah focus terdahulu berpangkal aktivitas. Lega olahraga pusat materi yakni bagaimana seseorang berada memahami dan mempraktikkan teknik-teknik simpang olahraga itu seorang. Pokok materi pada pendidikan raga itu adalah siswa sendiri.

3. Aspek pamrih

Pamrih pendidikan jasmani adalah jalan bani adam secara mondial yang mengikuti domain serebral (intelektual), afektif (emosi seperti minat, sikap, dll), psikomotor (gerak raga).

Beda penjas dan olahraga:

PENJAS:

  1. Penjas diselenggarakan terutama di lingkungan sekolah
  2. Mengacu lega pembinaan hidup afiat
  3. Mata jaga teradat di sekolah
  4. Dikelola di bawah MENDIKNAS
  5. Menjurus membudayakan Olahraga

Olah tubuh:

  1. Pelaksanaanya terutama di asing sekolah
  2. Pembinaan kenaikan performa
  3. Sukarela di umum
  4. Di kelola makanya MENPORA bersama organisasi olahraga
  5. Mengolahragakan gerak badan

Pengalaman Berlatih kerumahtanggaan Pendidikan Tubuh

1. Pembentukan gerak

  • Memenuhi kerinduan bagi berrgerak
  • Menghayati ruang, waktu, dan bentuk serta irama
  • Mengenal kemampuan gerak diri sendiri
  • Memiliki keyakinan gerak dan pikiran sikap

2. Pembentukan prestasi

  • Melebarkan kemampuan kerja optimal
  • Mengincarkan diri, pembinaan, kerinduan, pemfokusan, dan keuletan
  • Mengenal keterbatasan dan kemampuan diri
  • Mewujudkan sikap

3. Pembentukan social

  • Menyepakati dan menerima statuta yang disepakati
  • Kerjasama, bertanggung jawab, berkorban, mengakuri orang lain dan bisa sukma bermasyarakat.
  • Terampil internal mengisi waktu luang secara aktif

4. Pertumbuhan

  • Meningkatkan koordinasi sistem syaraf otot
  • Meningkatkan kesehatan dan kesegaran tubuh