Bahan Ajar Ekonomi Sma Konsep Dasar Ilmu Ekonomi

1
MODUL KONSEP Ilmu bisnis KELAS XI By: Nunuk Nugraheni L

2
Asallamualaikum Wr.Wb Piji terima kasih kehadirat Tuhan yang Maha Kuasa atas segala apa limpahan Rahmat Inayah, Taufikdan Hidayahnya sehingga bisa menyelesaiakan modul penataran ini internal bentuk maupun isinya yang adv amat sederhana. Sebaiknya makalah ini dapat dipergunakan andai keseleo satu ideal, ajaran alias pedoman bakal pembaca. Harapan saya sepatutnya modul ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman kerjakan pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk ataupun isinya, sehingga kedepanya dapat lebih baik. Modul ini saya akui masih banyak ekurangan, oleh karena itu saya harapkan kepada para pembaca lakukan memberikan akuisisi-masukan nan membangun untuk kesempurnaan modul ini. Modul Ekonomi Kelas XI Page 1

3
Ucapan Terima Belas kasih Alhamdulillah, apa puji syukur kehadirat Yang mahakuasa SWT. nan sudah meruahkan belas kasih, hidayah, dan inayah-nya sehingga penyusunan modul ini berjalan laju dan terselesaikan dengan baik. Banyak hambatan yang menimbulkan kesulitan kerumahtanggaan tanggulang modul ini namun berkat uluran tangan serta dorongan semenjak berbagai pihak risikonya kesulitan-kesulitan yang timbul dapat teratasi, maka dari itu karena itu pada kesempatan ini mau mengucapkan terima kasih kepada: 1. Dra. Tutul Asmawati, SE. M.Sang, selaku penasihat program riset Pendidikan Ekonomi yang telah mengasihkan kesempatan mengikuti ain kuliah Media Penerimaan ini 2. Agus Susilo S.Pd., M.Pd., selaku dosen pengampu yang telah memberikan waktunya membimbing penyusunan proyek modul ini 3. Semua pihak yang telah membatu penyelesaian ini yang tak dapat kami sebutkan satu persatu Modul Ekonomi Kelas XI Page 2

4
Penanda Menjelaskan manusia sebagai mahluk sosial Menjelaskan orang sebagai mahluk ekonomi Mendeskripsikan ilmu bisnis Mendeskripsikan motif ekonomi Mendeskripsikan prinsip ekonomi Menerapkan tindakan ekonomi dalam usia sehari-hari Menerapkan perilaku tanggung jawab dan toleran dalam mengamalkan ilmu ekonomi Tujuan Diharapakan siswa terlibat aktif intern kerumahtanggaan kegiatan pembelajaran dan bertanggung jawab dalam menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, menjatah saran dan kritik serta dapat: Menguraikan pun materi adapun manusia bak mahluk sosial Mengklarifikasi kembali materi akan halnya bak mahluk ekonomi Mendeskrisipkan ilmu ekonomi Mendeskripsikan motif ekonomi Mendeskripsikan prinsip ekonomi Menerapkan tindakan ekonomi internal sukma sehari-tahun Menerapkan perilaku dan tanggung jawab dan toleran internal mengamalkan hobatan ekonomi Ilmu ekonomi adalah ilmu nan mempelajari perilaku manusia privat memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti kebobrokan ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak adv minim dengan alat penyembuh kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan tersebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan. Modul Ekonomi Kelas XI Page 3

5
Kata “ekonomi” sendiri berasal pecah introduksi Yunani οἶκος (oikos) nan berarti “keluarga, apartemen tahapan” dan νόμος (nomos), atau “peraturan, rasam, hukum,” dan secara garis lautan diartikan sebagai “aturan apartemen tangga” maupun “manajemen rumah hierarki.” Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. Secara awam, subyek n domestik ekonomi boleh dibagi dengan beberapa mandu, nan paling terkenal ialah mikroekonomi vs makroekonomi. Selain itu, subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs kaku, mainstream vs heterodox, dan lainnya. Ekonomi juga difungsikan sebagai hobatan terapan dalam tata keluarga, menggandar, dan pemerintah. Teori ekonomi juga dapat digunakan intern latar-rataan selain bidang keuangan, sebagaimana misalnya pengkajian perilaku kriminal, studi ilmiah, kematian, kebijakan, kesehatan, pendidikan, keluarga dan lainnya. Menurut Prof. Paul Anthony Samuelson,Ilmu ekonomi ialah studi tentang insan dalam kegiatan kehidupan mereka sehari-masa untuk bernasib baik dan menikmati semangat. Menurut Lipsey, Ilmu ekonomi yakni suatu penggalian tentang pemanfaatan perigi gerendel yang langka lakukan memenuhi kebutuhan turunan nan lain terbatas. Menurut Richard G. Lipsey, Ilmu ekonomi ialah guna-guna yang mempelajari penggunaan sumber muslihat nan berat untuk memenuhi keinginan makhluk yang tidak cacat. 1. Ekonomi Deskriptif Modul Ekonomi Inferior XI Page 4

6
Berkarya dengan mengumpulkan pengetahuan-proklamasi faktual akan halnya masalah ekonomi. Ekonomi deskriptif mencitrakan hal perekonomian nan selayaknya terjadi di publik. Karenanya nyata fakta-fakta alias data empiris. Contoh : jumlah angkatan kerja, struktur serikat, bawah usul serta sejarah gambar ekonomi. Pada ekonomi deskriptif bukan ada penjelasan mengapa fakta-fakta tersebut terjadi dan tidak cak semau pernyataan evaluatif atau penilaian lega fakta-fakta itu. 2. Teori Ekonomi Berusaha menggeneralisasi data-data ekonomi dan memberikan penafsiran terhadap data tersebut. Teori ekonomi merupakan koleksi asas maupun syariat ekonomi yang digunakan sebagai dasar bikin melaksanakan strategi ekonomi (menerangkan perantaraan antara peristiwa-peristiwa ekonomi dan merumuskan hubungan tersebut dalam satu hukum ekonomi). Data-data telah disusun, tergarap dan diuji coba. Teori ekonomi terbagi atas ekonomi makro dan mikro : a. Ekonomi Makro :khusus mempelajari mekanisme kerja perekonomian secara keseluruhan. Ekonomi makro meneliti fenomena ekonomi nan luas. konseptual : tingkat pengangguran, pendapatan nasional, tingkat pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan tingkat harga. Tujuannya cak bagi memafhumi berbagai peristiwa ekonomi dan merumuskan serta memperbaiki strategi ekonomi. b. Ekonomi Mikro : mempelajari perilaku individu dan rumah tangga produksi atau perusahaan dalm membuat keputusan cak bagi mengalokasikan mata air daya yang terbatas. Modul Ekonomi Kelas XI Page 5

7
Tahukah kamu? Ilmu dagang Mikro Mengomongkan: 1. Analisa biaya maslahat 2. Teori permintaan dan ijab 3. Elastisitas 4. Pola-ideal Pasar 5. Teori Produksi 3. Ekonomi Terapan Merupakan cabang ilmu ekonomi yang menggunakan hasil kajian teori ekonomi kerjakan mengklarifikasi fakta-fakta yang dikumpulkan ekonomi deskriptif. Dipandang laksana media untuk solusi bagi masalah-masalah praktis. Ekonomi terapan antara tak menggunakan teori ekonomi, pengukuran dan metode analisis statistik, serta ekonometrika buat menjelaskan fenomena ekonomi dan untuk menginformasikan ketatanegaraan ekonomi. Mandu ekonomi dalam kegiatan produksi adalah dasar nanang bagi menghasil barang atau jasasebanyak-banyaknya dengan biaya produksi dan pengorbanan tertentu. Atau, dengan biaya produksi dan pengorbanan nan serendah-rendahnya diperoleh barang alias jasa tertentu. Penerapan mandu ekonomi internal kegiatan produksi adalah perumpamaan berikut: Menggunakan target baku berkualitas terbaik semata-mata dengan harga yang paling murah. Mendirikan kancah usaha yang dempet dengan bahan biasa, tenaga kerja, atau kewedanan pemasaran. Menggunakan sendang daya seperti modal, tenaga kerja, dan waktu seefisien mungkin. Menggunakan pegawai terampil. Memperalat mesin modern dengan produktivitas hierarki tetapi dengan biaya yang rendah. Mandu ekonomi kerumahtanggaan kegiatan distribusi merupakan upaya menyampaikan dagangan dan jasa dari pembentuk ke pemakai kerumahtanggaan total, mutu, dan waktu yang Modul Ekonomi Papan bawah XI Page 6

8
tepat dengan biaya tertentu. Penerapan cara ekonomi dalam kegiatan distribusi adalah sebagai berikut. Menyalurkan barang dengan tepat perian. Menggunakan media distribusi yang murah. MemiIih lokasi perusahaan di antara produsen dan konsumen. Meningkatkan mutu pelayanan. Membeli barang pada penghasil nan tepat. Cara ekonomi dalam kegiatan konsumsi yaitu dasar nanang cak bagi memperoleh kepuasan sebesar-besarnya bersumber suatu barang atau jasa dengan anggaran dan pengorbanan tertentu. Maupun, dengan anggaran dan pengorbanan nan sekecil-kecilnya, diperoleh kepuasan bersumber dagangan ataupun jasa tertentu. Penerapan mandu ekonomi dalam kegiatan konsumsi merupakan sebagai berikut. Membeli barang dengan kualitas bagus. Membeli barang dengan harga murah. Memintal barang sebelum membelinya. Membeli dagangan sesuai dengan kebutuhan. Membuat daftar kebutuhan dagangan penerapan dengan skala prioritas. Kegiatan ekonomi adalah kegiatan yang dilakukan individu dalam bidang ekonomi untuk menghasilkan pendapatan dalam rang memenuhi kebutukan umur.kegiatan ekonomi secara garis besarnya meliputi produksi, revolusi dan konsumsi. 1. Produksi adalah kegiatan membukit faedah ( kegunaan ) suatu benda ataupun menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat intern memenuhi kebutuhan. Produksi di bagi menjadi dua variasi yaitu produksi barang dan produksi jasa. 2. Distribusi yaitu suatu proses penyampaian barang atau jasa dari pencipta ke konsumen dan para pemakai, bertepatan dan dimana barang atau jasa tersebut diperlukan. Proses distribusi tersebut pada dasarnya menciptakan faedah (utility) waktu, arena, dan pengalihan hak eigendom 3. Konsumsi adalah tindakan menghabiskan atau mengurangi secara berangsurangsur manfaat satu dagangan dalam memenuhi kebutuhan buat memelihara kelangsungan hidupnya. Tujuan konsumsi adalah bikin memenuhi kebutuhan hidup.kekuatan dari komsumsi adalah moga perturutan sukma tetap terpelajar, Modul Ekonomi Kelas XI Page 7

9
Konotasi Motif Ekonomi Kerinduan nan berperan sebagai pendorong itu dinamakan Motif. Introduksi motif terbit dari bahasa latin yakni motus yang artinya pelopor atau pendorong. Semua kegiatan ekonomi juga tidak lepas berpunca keinginan yang melatar belakanginya. Bintang sartan Denotasi motif ekonomi ialah Alasan atau keinginan yang mendorong seseorang melakukan kegiatan ekonomi. Operasi manusia privat melakukan kegiatan ekonomi tersebut farik tikai dan bermacam ragamnya, akibatnya motif ekonomi yang melatar belakanginya sekali lagi bermacam macam. Motif ekonomi bisa datang mulai sejak dalam diri insan dan juga dapat datang dari asing. Motif yang datang dari dalam manusia disebut Motif Intrinsik, motif yang nomplok terbit luar (individu lain) disebut Motif Ekstrinsik. Kedua motif tersebut terdapat contoh dan signifikansi nya seorang, berikut : 1. Motif intrinsik yaitu keinginan untuk memperoleh barang atau jasa atas kognisi koteng. Contoh : Karena Belajar ingin pintar, Karena ngantuk mau tidur, Karena haus ingin minum. 2. Motif ekstrinsik merupakan keinginan cak bagi memperoleh dagangan maupun jasa karena galakan hamba allah lain atau pihak luar. Abstrak : Budi dan Loyal berbelanja di Supermaket “A” karena menurut teman temanya harga barang di tasik makin murah. Luhur bekerja di pabrik tekstil “B” karena menurut teman bapak gajinya lebih panjang. Tugas Carilah sumber terbit Koran atau internet mengenai Motif Intrinsik dan Ekstrinsik, setelah itu presentasikan ke depan kelas bawah! Ketatanegaraan ekonomi atau politik ekonomi adalah prinsip-cara nan ditempuh atau tindakan-tindakan nan diambil oleh pemerintah di parasan ekonomi dalam upaya mengaras kemakmuran rakyat. Modul Ekonomi Kelas XI Page 8

10
Sejumlah sarana politik ekonomi yang utama: 1. Politik moneter, merupakan kebijakan pemerintah dalam mengatur keuangan dan perkreditan negara. Misalnya, kebijakan mengenai besaran uang yang beredar, pemberian kredit, dan strata rendahnya suku bunga. 2. Politik Fiskal, ialah strategi pemerintah dalam bidang menata kebijakan negara, naik di bidang taksiran maupun perpajakan. 3. Politik Produksi, adalah kebijakan pemerintah yang berkenaan dengan eskalasi prduksi dalam negeri dengan menggunakan mata air-mata air duaja secara efisien. 4. Politik perdagangan luar daerah, merupakan kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan perbelanjaan, proporsi pemasukan, utang asing negeri, kurs valuta asing, dan kerja sama internasional. 5. Garis haluan harga dan upah, adalah strategi pemerintah intern pengawasan dan pengendalian harga-harga barang dan upah yang adalah bagian penting dalam usaha stabilitas privat parasan ekonomi. 6. Politik sosial dan ketenagakerjaan, adalah kebijakan pemerintah yang berkenaan dengan penciptaan kesempatan kerja, hubungan tenaga kerja, dan kedamaian tenaga kerja. 1. Pernyataan Positif Pernyataan positif menggambarkan fakta-fakta dari kegiatan ekonomi nan terjadi di masyarakat. Fakta-fakta ini berbimbing dengan perkiraan adapun hal yang sudah terjadi dan hal nan akan terjadi. Contohnya, produsen ataupun pengusaha yang memanfaatkan sendang buku ekonomi secara efisien akan menghasilkan barang nan murah sehingga berkat laba maksimum. Akibat pendayagunaan mata air daya ekonomi yang efisien, pendapatan akan meningkat. Mereka yang terlibat internal kegiatan ini akan menjadi berada. Contoh lainnya, penerapan teknologi di permukaan pertanian dapat takhlik hasil perladangan meningkat. Kemakmuran pun akan kian. Akan doang, fakta di lapangan sering meperlihatkan bahwa orang yang berhasil dalam sektor perkebunan hanya adv minim. Hal ini disebabkam hanya sebagian pemukim yang aktif dalam kegiatan produksi, sedangkan warga yang lain cuma menjadi pengguna. Alhasil, cuma sebagian orang yang dapat menikmati kekayaan. Kasus sebagaimana ini ialah pernyataan maujud dan boleh ditelaah kebenarannya dengan memperalat data atau fakta yang tersedia. Modul Ekonomi Papan bawah XI Page 9

11
2. Pernyataan normatif Ekonomi normatif terutama berkaitan dengan kriteria kebijakan yang optimal. Ilmu ekonomi normatif menunggangi studi empiris dan prediksi ekonomi konkret, serta menggabungkan keduanya dengan pertimbangan nilai yang mencerminkan gagasan ideal tentang awam dalam rangka untuk memperloeh rekomendasi kebijakan. Contohnya, apakah lembaga administratif pemerintahan makin baik daripada pasar kerumahtanggaan menampung persilihan komplet permintaan air? Berapa ki akbar pencemaran yang bisa diperkenankan? Haruskah kiriman pengemasan air tertentu dilakukan? Privat pernyataan dogmatis, peretantangan antara situasi yang baik dan buruk menjadi perhatian. Pernyataan ekonomi dogmatis banyak digunakan oleh penasihat ekonomi. Contohnya, dalam pernyataan positif dikatakan bahwa agar pajak dikenakan pada setiap orang yang menerima penghasilan. Di arah bukan, pernyataan normatif mengatakan mudahmudahan pengambilan pajak harus menyejahterakan setiap makhluk. Pernyataan ekonomi dogmatis memfokuskan pemikiran terhadap kejadian-situasi nan sebaiknya terjadi bikin kesejahteraan masyarakat. Metodologi ekonomi adalah hobatan yang mempelajari metode, umumnya metode ilmiah, yang berhubungan dengan ekonomi, termasuk prinsip tentang pertimbangan ekonomi. Istilah ‘metodologi’ juga masyarakat meskipun salah dan digunakan bak sinonim dari ‘metode’. Masalah-masalah metodologi yang dibahas, terjadwal kesamaan dan persamaan dengan aji-aji umbul-umbul dan guna-guna sosial lain, yakni: 1. Signifikasi ekonomi 2. Cakupan ilmu dagang sebagaimana yang ditetapkan metodenya 3. Cara dasar dan kemustajaban operasi teori ekonomi 4. Individualisme metodologis versus holisme internal ekonomi 5. Aspek penyederhanaan premis bermanfaat dan prediktif vs. pragmatis, termaktub pilihan rasional dan kenaikan keuntungan. 6. harga diri ekonomi secara ilmiah 7. keseimbangan pendekatan secara empiris dan a priori 8. had dan penggunaan metode eksperimental 9. amatan metode matematika dan aksiomatik dalam ekonomi 10. penulisan dan retorika ekonomi 11. amatan teori dan praktik internal ekonomi mutakhir. Modul Ekonomi Kelas XI Page 10

12
1. Melakukan observasi dan memilih teori 2. Mengidentifikasi permasalahan serta menentukan fleksibel dan hipotesis. 3. Memperalat asumsi dan kamil a) Penggunaan Hipotetis Grafik Aliran Sirkul b) Pemakaian Model Kurva Perenggan Probabilitas Produksi Kekuatan mempelajari Ilmu Ekonomi Pengertian Ilmu ekonomi secara awam : merupakan suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari cara / sistem tingkah laris hamba allah lakukan memenuhi kebutuhan roh agar mencecah kemakmuran. Kepentingan mempelajari ilmu Ekonomi : 1) Setiap manusia tentu berusaha mengatak kebutuhan ekonominya, maka bersumber itu ilmu ekonomi suntuk bermain signifikan di sektor kebutuhan individu. 2) Ilmu ekonomi sangat berperan berharga lakukan suatu daerah, baik kawasan boncel maupun osean seperti negara, karena ilmu ini dapat meningkatkan taraf hidup Sumber Daya Makhluk. 3) Ilmu ekonomi sangat berperan penting kerumahtanggaan mengatur prinsip kebutuhan pokok sosial / publik. 4) Mempelajari ilmu ekonomi boleh melatih seseorang sepatutnya berjiwa Sosial dan berkepribadian teliti ( cermat ) serta ekonomis. 5) Mempelajari ilmu bisnis bisa melatih seseorang agar berkecukupan mengeset atau mengurus nilai nominal dengan baik dan bijak. 6) Mempelajari ilmu bisnis sangat penting,dan keadaan trik buat setiap mahajana khususnya privat ruang lingkup batih, tujuannya agar bisa dengan cermat mengeset skala prioritas kebutuhan dari keperluan yang terpenting/ mendesak terlebih tinggal. 7) Mempelajari ilmu ekonomi melatih seseorang seharusnya dapat mandiri kerumahtanggaan berwirausaha dan mengurus kebutuhanya. Modul Ekonomi Kelas XI Page 11

13
1. Ilmu ekonomi keuangan : membahas akan halnya komisi, perbankan, dan rancangan finansial lainnya. Sekali lagi berbagai aspek yang terkait sambil maupun tidak langsung dengan hal tersebut. Seperti inflasi, besaran uang nan beredar, dan tingkat tungkai anak uang. 2. Ilmu ekonomi masyarakat : membahas tentang kebijakan pemerintah n domestik perekonomian. Seperti APBN, APBD, ketinggalan pemerintah, pajak, dan retribusi. 3. Ilmu ekonomi industri : meributkan interaksi perusahaan dalam suatu industri. Dapat aktual persaingan usaha, penampakan perusahaan, atau kartel. Pembahasan ini termasuk dalam spektrum ekonomi mikro. 4. Aji-aji ekonomi internasional : membahas tentag kegiatan perekonomian antarbangsa atau antarnegara. Seperti transaksi perniagaan antarnegara, sirkulasi investasi antarnegara, dan skala pembayaran. 5. Ilmu dagang regional : membahas interaksi ekonomi antar area dan proses pengembangan suatu wilayah. 6. Ilmu ekonomi sumber daya alam (SDA) : membahas masalah dan alokasi sumber daya alam yang optimal menurut ekonomi. Umpama, eksternalitas positif dan negatif. 7. Ilmu ekonomi sendang daya manusia (SDM) : menggosipkan faktor produksi pegawai. Begitu juga masalah pengangguran, upah minimal, dan tingkat pendidikan calon sida-sida. 8. Ilmu bisnis syariah : bermaksud cak bagi menerapkan ekonomi Islam. Pokok bahasannya antara enggak cara bagi hasil, penghapusan riba lega perekonomian, dan zakat. Tugas Buatlah Referat yang berkaitan dengan 8 Cabang Aji-aji Ekonomi Modul Ekonomi Kelas XI Page 12

14
Kebijakan pertumbuhan berimbang : ketatanegaraan yang dirangsang untuk menghasilkan pertumbuhan nan serta merta. di semua sektor ekonomi. Konsumsi : tindakan menggunakan komoditi baik barang maupun jasa Kebijakan fiscal bebas : kebijakan yang dikeluarkan bagi mengatasi setiap keadaan ekonomi yang idiosinkratis apabila terjadi Kondisi ekuilibrium : kondisi yang harus dipenuhi jika pasar atau sector ekonomi berharta plong keadaan ekuilibrium Strategi fiscal : penggunaan kegiatan menaikan pendapatan dan kegiatan pengeluaran nan dilakukan pemerintah dalam usahanya mempengaruhi variable makro seperti GNP dan lapangan kerja Konsumerisme : satu propaganda yang menonjolkan konflik antara kepentingan perusahaan dengan kepentingan mahajana Jenama komparatif : kemampuan suatu negara untuk memproduksi komoditi tertentu dengan biaya oportunitas produk-produk enggak yang makin rendah dari puas Negara tidak A. Pilihan ganda I. Pilihlah satu jawaban yang dianggap tepat! 1. Ilmu ekonomi ialah ilmu yang mempelajari tingkah larap sosok dalam usahanya mengalokasikan sumber daya kerjakan menjejak tujuan tertentu, ialah definisi ilmu dagang menurut… a. David Richardo b. Lanang Smith c. Paul Samuelson d. Etimologis e. J.B Say 2. Ekonomi berasal dari perkenalan awal oikos dan nomos. Arti dari kata nomos adalah… a. Flat hierarki b. Kebutuhan c. Kemakmuran d. Kelangkaan e. Ordinansi 3. Manfaat langsung intern mempelajari ilmu ekonomi merupakan… Modul Ekonomi Kelas XI Page 13

15
a. Mengurangi tingkat pengangguran b. Meningkatkan nilai ekspor netto c. Menurunkan tingkat inflasi d. Memahami persoalan ekonomi masyarakat e. Membuat kita menjadi orang kaya 4. Definisi pecah suatu metode aji-aji ekonomi pada tabulasi berikut nan tepat adalah… Tipe Definisi metode a. Statistika Metode yang dilakukan dengan cara pengamatan b. Matematika Metode ilmu ekonomi yang berujud memecahkan persoalan sosial. c. Deduktif Metode yang bekerja atas dasar hukum atau prinsip umum yang sudah diuji kebenarannya. d. Induktif Metode nan digunakan melalui penceraian tanya-tanya matematis e. Observasi Metode pemecahan masalah ekonomi dengan cara penggodokan dan pengutaraan n domestik bentuk angka-ponten 5. Ilmu dagang yang mengklarifikasi bagaimana suatu kebobrokan ekonomi dapat terjadi, merupakan amatan dari ekonomi… a. Konkret b. Normati c. Terapanf d. Teori e. Deskriptif 6. Mengumpulkan data yang substansial akan halnya suatu ki aib ekonomi yang terjadi di suatu kewedanan, merupakan kajian dari ekonomi… a. Makro b. Teori c. Deskriptif d. Terapan e. Normatif 7. Bagian dari teori ekonomi yang membahas komplikasi ekonomi secara keseluruhan adalah… a. Ekonomi mikro b. Ekonomi makro c. Ekonomi universal d. Ekonomi syariah e. Ekonomi Pabrik 8. Aspek teori ekonomi : (1) Produksi perusahan tertentu (2) Kenaikkan harga BBM Modul Ekonomi Papan bawah XI Page 14

16
(3) Harga gorengan di kantin (4) Pendapatan nasional (5) Pengangguran di Indonesia Nan terjadwal ke kerumahtanggaan ekonomi mikro yakni… a. (1) dan (3) b. (2) dan (4) c. (3) dan (4) d. (2) dan (5) 9. Nelayan di pangandaran bukan dapat berlayar, karena ombak sangat samudra. Konsep ekonomi terapan yang sesuai buat masalah tersebut adalah… a. Darurat waktu mengalihkan para nelayan untuk bekerja di tempat tidak b. Memberi pinjaman kepada nelayan untuk membeli kapal besar c. Memberi pinjaman kepada nelayan agar dapat memenuhi kebutuhan hidup d. Mendirikan koperasi untuk mengendalikan masalah tersebut e. Menunggu bantuan berpunca pemerintah 10. Setiap pagi bu Tini buruk perut membuat nasi goreng buat makan pagi keluarganya, tindakan ekonomi nan dilakukan bu Tini adalah… a. Konsumsi b. Sirkulasi c. Stabilisasi d. Produksi e. Distribusi 11. Kegiatan yang berkenaan dengan usaha meningkatkan nilai guna suatu komoditas dan jasa, disebut… a. Sirkulasi b. Produksi c. Demokrasi d. Konsumsi e. Regulasi 12. Berikut ini tindakan yang memperalat prinsip ekonomi merupakan… a. Membeli barang yang diinginkan b. Memperalat tabungan pendidkan bakal menonton konser c. Pelajar memakai seragam sekolah dengan dimensi ketat d. Membeli kancing cak bimbingan nan dibutuhkan e. Mengutamakan menabung dibandingkan kebutuhan sekarang 13. Berikut nan merupakan tindakan produsen dengan berdasarkan mandu ekonomi adalah… a. Melakukan promosi nan meruntun b. Menggunakan incaran baku berkualitas c. Memberikan potongan penjualan yang besar d. Memberikan pemberian kepada pembeli e. Menawar harga barang kebutuhan sentral Modul Ekonomi Kelas XI Page 15

17
14. Budi sparing dengan serius agar dapat mendapat pujian sebagai juara papan bawah, motif ekonomi yang mendasari kegiatan Budi adalah… a. Motif Ekstrinsik b. Motif Kekuasaan c. Motif Politi d. Motif Agama e. Motif Intrinsik 15. Setiap bulan pak Tono caruk menyantuni anak yatim di daerahnya dengan tahir, tindakan paket Tono didasari motif… a. Kebutuhan b. Kekuasaan c. Keuntungan d. Sosial e. Penghargaan B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan sopan! 1. Jelaskan mantra ekonomi secara etimologi! 2. Jelaskan pengertian ilmu bisnis menurut Adam Smith! 3. Jelaskan pendistribusian mantra ekonomi beralaskan pangsa lingkup pembahasannya! 4. Jelaskan perbedaan antara ekonomi makro dan ekonomi mikro 5. Jelaskan perbedaan pernyataan positif dan pernyataan kaku dalam ekonomi! 6. Jelaskan yang dimaksud dengan prinsip ekonomi! 7. Sebutkan tindakan produsen yang berlandaskan sreg prinsip ekonomi! 8. Sebutkan tindakan konsumen yang beralaskan pada prinsip ekonomi! 9. Sebutkan motif-motif nan memedomani seseorang mengerjakan kegiatan ekonomi! 10. Jelaskan manfaat mempelajari ilmu ekonomi! C. Isilah ruangan berikut dengan makro maupun mikro No Peristiwa Teori Ekonomi 1 Kebijakan mengurangi besaran impor barang dalam susuk… menghemat devisa 2 Menjaga harga komoditas-barang agar tetap stabil menjelang hari… raya ldulfitri 3 Mengadakan reboisasi puas areal-areal penggundulan hutan di… Kalimantan 4 Naiknya harga daging sapi lokal karena peredaran nan tidak… lancar 5 Inflasi yang meningkat akibat kenaikan harga BBM… Modul Ekonomi Kelas XI Page 16

18
Angka penanda. Suatu ukuran perangkaan nan menunjukkan perubahan suatu variabel alias sekumpulan variabel nan berhubungan satu sama tak lega waktu ataupun wadah nan sama ataupun berlainan. Angka pengganda pendapatan (multiplier). Angka nan menunjukkan perubahan konsumsi dan pertukaran tabungan karena adanya perubahan pendapatan nasional. Bank. Jasmani usaha nan menghimpun dana berusul umum dalam bentuk pasokan dan menyalurkannya kepada masyarakat internal bentuk angka dan ataupun gambar gambar lainnya dalam rangka meningkatkan taraf arwah rakyat banyak. Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Bank nan melaksanakan kegiatan gerakan secara sah atau berdasarkan cara syariah yang dalam kegiatannya bukan mengasihkan jasa dalam mondarmandir penyerahan. Bank Syariah. Bank yang melaksanakan kegiatannya dengan aturan perjanjian berlandaskan syariat Islam antara bank dengan pihak lain kerjakan penyimpanan dana dan atau pembayaran kegiatan kampanye, atau kegiatan lainnya nan dinyatakan sesuai dengan syariah Islam. Bank umum. Rencana moneter yang melaksanakan kegiatan persuasi secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya menerimakan jasa dalam lalu-lalang pemasukan. Barang/jasa. Segala sesuatu yang dapat menunaikan janji kebutuhan atau alat pemuas kebutuhan manusia, maupun dengan kata enggak barang merupakan setiap benda yang mempunyai faedah atau kebaikan (utility) cak bagi hamba allah. Biaya probabilitas (opportunity cost). Sejumlah barang atau pendapatan yang harus dikorbankan mudahmudahan sejumlah produk yang lain boleh diproduksi/digunakan. Bunga modal. Balas jasa yang diterima tuan modal, karena digunakan kerjakan proses produksi. Deflasi. Suatu keadaan di mana tingkat harga secara awam mengalami penurunan. Distribusi. Modul Ekonomi Papan bawah XI Page 17

19
Merendam dagangan/jasa hasil produksi kepada pengguna, baik dilakukan secara langsung maupun melewati perantara n domestik perdagangan. Ekonomi makro. Bagian bermula ilmu dagang yang mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian secara keseluruhan. Ekonomi mikro. Hobatan nan mempelajari aktivitas-aktivitas perekonomian yang bertabiat bagian kecil, sehingga memusatkan perhatiannya pada penyakit bagaimana konsumen akan mengalokasikan pendapatannya yang terbatas terhadap berbagai keberagaman produk dan jasa yang dibutuhkan untuk memperoleh kepuasan maksimum. Elastisitas (pemuluran). Pengaruh perubahan harga terhadap total barang yang diminta alias yang ditawarkan. Elastisitas pendapatan (income elasticity). Persentase persilihan permintaan akan satu komoditas yang diakibatkan maka itu persentase peralihan pendapatan (income) riil konsumen. Elastisitas penawaraan (elasticity of supply). Yuridiksi perubahan harga terhadap besar kecilnya kuantitas barang yang ditawarkan. Elastisitas permohonan (elasticity of demand). Pengaturan pergantian harga terhadap besar kecilnya total barang yang diminta. Elastisitas silang (cross elasticity). Persentase persilihan jumlah barang X yang diminta, yang disebabkan makanya persentase perubahan harga produk yang lain (Y). Faktor produksi modal. Hasil produksi yang dipergunakan dalam proses produksi lebih lanjut bagi menghasilkan dagangan lain. Faktor produksi tenaga kerja. Segala kegiatan manusia, baik badan ataupun rohani cak bagi kegiatan produksi. Fungsi konsumsi. Kemustajaban yang menunjukkan kawin antara konsumsi (C) dengan pendapatan (Y). Fungsi penawaran. Kebaikan nan menunjukkan perpautan antara harga (P) dengan jumlah barang (Q) nan ditawarkan. Fungsi permintaan. Modul Ekonomi Kelas XI Page 18

20
Fungsi yang menunjukkan persaudaraan antara variabel harga (P) dengan variable jumlah produk (Q) yang diminta Kemustajaban tabungan. Fungsi yang menunjukkan hubungan antara tabungan (S) dengan pendapatan (Y). GDP (Gross Domestic Product = Komoditas Tempatan Bruto). Kuantitas seluruh produksi nan dihasilkan masyarakat, baik mahajana luar yang berada di dalam negeri, alias masyarakat nasional dalam periode satu tahun. GNP (Gross National Product = Produk Nasional Bruto). Jumlah seluruh produk yang dihasilkan maka dari itu awam suatu negara tanpa menghitung barang yang dihasilkan maka itu masyarakat asing di privat negeri dalam masa satu masa. Harga kesamarataan atau harga pasar (equilibrium price). Harga yang terjadi apabila jumlah barang nan diminta sebagaimana besaran barang yang ditawarkan. Harga maksimum (ceilling price). Harga tertinggi nan berlaku di pasar yang ditentukan pemerintah, yang tingginya berada di bawah harga pasar. Harga paling (floor price). Harga terendah yang berlaku di pasar yang ditentukan makanya pemerintah, yang tingginya berada di atas harga pasar. Hukum Engel. Hukum yang menunjukkan hubungan antara pendapatan dengan konsumsi. Inflasi. Kejadian harga yang mengalami peningkatan secara umum dan terus-menerus. Kebijakan fiskal. Strategi pemerintah yang gandeng dengan pendapatan dan pengeluaran negara, atau yang berhubungan dengan anggaran pendapatan dan belanja negara. Kebijakan keuangan. Kebijakan pemerintah untuk menata jumlah peredaran uang dan menjamin kestabilan nilai uang, hendaknya tidak terjadi inflasi. Kebutuhan. Keinginan manusia atas barang dan jasa yang beraneka kelakuan untuk dapat terpenuhi dengan alat maupun sarana yang cak semau, sehingga tercapai kemakmuran., Kelangkaan. Modul Ekonomi Kelas XI Page 19

21
Keadaan timpang antara kebutuhan basyar yang tidak terbatas dengan sarana ataupun peranti nan tekor. Konsumsi. Menggunakan atau memanfaatkan produk yang dihasilkan oleh perakit. Nilai. Tiap-tiap perjanjian suatu jasa (prestasi) dan adanya balas jasa (kontraprestasi) di hari nan akan datang. Laba usaha. Balas jasa nan diterima seorang pabrikan atau wiraswasta. Neraca penyetoran. Suatu ringkasan pembukuan yang menunjukkan aliran pembayaran yang dilakukan negara lain ke dalam negeri, dan dari dalam negeri ke Negara lain. Neraca penggalasan. Suatu catatan mengenai kegiatan ekspor dan impor komoditas atau jasa antarnegara. Skor barang. Kemampuan pakai barang buat menyempurnakan kebutuhan hamba allah dan kemampuan tukar dagangan terhadap yang lain. Poin eksternal tip. Kredit nan diukur dengan kemampuan uang buat ditukarkan dengan sejumlah indra penglihatan uang luar negeri atau uang asing. Biji internal uang. Nilai yang diukur dengan kemampuan uang jasa untuk ditukarkan dengan beberapa barang dan jasa. Kredit intrinsik uang. Skor berdasarkan alamat yang digunakan bagi membuat uang. Nilai nominal uang jasa. Nilai berlandaskan goresan yang teragendakan sreg uang. Pasar monopoli. Suatu situasi pasar di mana hanya ada satu kekuatan alias suatu penjual nan dapat menguasai seluruh penawaran Pasar oligopoli. Suatu keadaan pasar di mana terdapat beberapa pereka cipta atau penjual memecahkan penawaran baik secara independen (sendiri-koteng) maupun secara diamdiam bekerja sebabat. Pasar persaingan monopolistik. Modul Ekonomi Kelas XI Page 20

22
Pasar yang terjadi bila di dalamnya terdapat banyak produsen, tetapi ada diferensiasi dagangan (perbedaan merk, basung, dan sebagainya) di antara produk-produk yang dihasilkan maka itu sendirisendiri produsen. Pasar persaingan sempurna (perfect market). Pasar yang terorganisir secara konseptual kerjakan melelangkan barang-barang homogen. Ijab (supply). Total keseluruhan dagangan maupun jasa yang akan dijual atau ditawarkan oleh penyelenggara lega berbagai ragam macam tingkat harga. Pendapatan nasional. Total pendapatan yang diterima oleh masyarakat/pemilik factor produksi suatu negara selama kurun waktu tertentu (biasanya digunakan ukuran tahun 1 tahun). Pendapatan per kapita. Pendapatan yang diterima makanya setiap penduduk dalam suatu negara sepanjang kurun periode 1 perian, alias ditentukan oleh besarnya pendapatan nasional dan besaran penghuni. Pengangguran. Suatu keadaan di mana seseorang yang tergolong privat tentara kerja dan kepingin mendapatkan tiang penghidupan namun belum memperoleh jalan hidup. Permohonan (demand). Jumlah keseluruhan komoditas dan jasa yang ingin dibeli maka itu konsumen lega bermacam ragam jenis tingkat harga. Politik tandon kas (cash ratio poticy). Kebijakan yang berhubungan dengan perbandingan antara kas dengan kredit yang diberikan kepada publik. Politik diskonto (discount policy). Kebijakan bakal memengaruhi jumlah tip yang beredar dengan urut-urutan memanjatkan atau menurunkan tungkai bunga (diskonto). Politik pasar terbuka (open market policy). Kebijakan bank sentral bakal membeli atau menjual surat berharga dengan tingkat kaki bunga tertentu. Politik pembatasan kredit (langit-langit credit policy). Kebijakan kerjakan membatasi alias mempermudah kasih pinjaman atau kredit kepada mahajana. Politik uang lelah membedabedakan (tight money policy). Kebijakan cak bagi mengurangi banyaknya jumlah tip yang beredar. Modul Ekonomi Kelas bawah XI Page 21

23
Produksi. Kegiatan menghasilkan barang atau jasa nan ditujukan bikin memenuhi kebutuhan cucu adam. Produk Domestik Regional Bruto. Produksi yang dihasilkan oleh suatu masyarakat dalam kurun tahun 1 masa yang berpunya di daerah/regional tertentu. Rumah strata firma. Bentuk usaha yang menjalankan setiap jenis usaha nan bersifat patuh dan terus-menerus dan didirikan, bekerja, serta berkedudukan dalam wilayah negara Indonesia buat tujuan memperoleh keuntungan dan laba. Sistem ekonomi. Prinsip untuk mengatur atau mengorganisasi seluruh aktivitas ekonomi, baik ekonomi apartemen janjang negara atau pemerintah alias kondominium tangga masyarakat atau swasta. Sistem ekonomi liberal. Suatu sistem di mana negara memberi kebebasan kepada setiap cucu adam bagi mengadakan kegiatan ekonomi. Sistem ekonomi sosialis. Sistem ekonomi di mana seluruh kebijakan perekonomian ditentukan oleh pemerintah. Standar finansial. Sistem moneter yang didasarkan atas barometer skor uang lelah, termasuk di dalamnya peraturan tentang cirri-ciri/kebiasaan-sifat dari uang, pengaturan tentang jumlah uang yang beredar (baik ferum maupun kertas), ekspor impor logam mulia, serta fasilitas bank dalam hubungannya dengan demand deposit (suplai yang setiap ketika dapat diambil). Teori besaran uang. Suatu teori yang menganjurkan bahwa terjadinya inflasi itu sebenarnya sekadar disebabkan oleh satu faktor, merupakan kenaikan jumlah uang yang beredar (JUB). Teori strukturalis adapun komisi. Teori inflasi jangka panjang karena menyoroti sebabsebab inflasi yang bermula dari kekakuan (infleksibilitas) struktur ekonomi suatu negara. Uang. Alat kerjakan mempermudah pertukaran. Uang lelah giral. Suplai maupun deposito pada bank yang bisa diambil dengan memperalat cek, giro, atau tindasan perintah pembayaran lainnya (telegrafic transfer), yang dicetak alias dibuat oleh bank umum/bank komersial. Uang lelah inti. Modul Ekonomi Kelas XI Page 22

24
Inti dari proses penciptaan uang, baik bagi penciptaan persen kartal maupun uang giral. Uang jasa kartal. Uang yang diberi etiket alias jenama oleh pemerintah, sehingga bermain sebagai radas pemasukan yang lazim dan dapat dipedulikan umum. Upah dan gaji. Balas jasa nan diterima tenaga kerja karena jasanya dalam proses produksi. Kosakata Ekonomi Varian 5 Koalisi: Gabungan seumpama anggota ataupun simpang. Agregatif: Perkumpulan sejumlah benda yang terpisah menjadi suatu. Penimbunan: Reklamasi atau akumulasi. Alokasi: Penentuan banyaknya barang yang disediakan buat suatu ajang. Authority: Wewenang. Capital gain: Masukan modal. Deposan: Penyimpanan persen di bank secara deposito. Depresiasi: Sesuatu penurunan nilai mata komisi. Desentralisasi: Sistem pemerintahan nan lebih banyak memberikan kewenangan pada daerah. Diskrepansi statistik: Ketidakcocokan; ketidaksesuaian statistik. Dividen: Bagian laba alias pendapatan yang dibagikan kepada pemegang saham. Modul Ekonomi Kelas XI Page 23

25
Divisi: Bagian dari organisasi atau firma. Domestik: Gandeng dengan persoalan dalam negeri. Ekspektasi: Kalkulasi. : Finansial Mengenai urusan keuangan. Fiskal: Berkenaan dengan urusan pajak atau pendapatan negara. Fleksibel: Mudah menyesuaikan diri. Kegoyahan Gejala yang menunjukkan mendaki turunnya harga. Grosir: Pedagang yang menjual barang dalam jumlah besar. Ilegal: Tidak menurut hukum; tidak konvensional. Indikator: Sesuatu nan dapat menyerahkan (menjadi) visiun ataupun mualamat. Insentif: Tambahan penghasilan nan diberikan untuk meningkatkan gairah kerja. Intermediasi: Bentuk perampungan pertikaian. Inventori: Daftar kepemilikan barang. Paket: Bungkus penaung barang dagangan. Kepabeanan: Bersambung dengan fiskal. Modul Ekonomi Kelas XI Page 24

26
Kewirausahaan: Kemampuan dalam mematangkan dan mengatur operasi bernas. Bisnis: Berhubungan dengan niaga alias perdagangan. Komoditas: Barang barang penting. Kompetitif: Bersambung dengan persaingan. Konsekuensi: Akibat berbunga suatu polah maupun tindakan. Konsepsional: Berlandaskan pikiran atau cita-cita. Konsolidasi: Peleburan dua perusahaan atau lebih menjadi suatu perusahaan. Konsultan: Ahli nan tugasnya memberi tajali. Konsumtif: Bersifat konsumsi (cuma memakai, tak menghasilkan sendiri). Konvensional: Berdasarkan lega dada mahajana. Korektif: Bersifat membetulkan. Kumulatif: Berkarakter menambah. Kurs: Angka alat penglihatan tip suatu negara nan dinyatakan dengan poin indra penglihatan tip negara lain. Margin: Tingkat selisih antara biaya produksi dan harga jual di pasar. Mazhab: Golongan pemikiran yang sepaham privat teori, ajaran, alias perputaran tertentu di bidang ilmu. Mobilisasi: Modul Ekonomi Kelas XI Page 25

27
Gerak yang mudah alias cepat. Multinasional: Terjadinya atas beberapa negara atau bangsa. Nirlaba: Bukan mengutamakan bakal mengejar laba. Nominal: Menurut yang tercatat. Nonkorporasi: Bukan berbadan usaha; tidak berbadan hukum. Optimal: Tertinggi; paling menguntungkan. Orientasi: Penglihatan yang memedomani kecenderungan. Otoritas: Properti melakukan tindakan maupun membuat statuta lakukan memerintah orang tidak; pengaruh yang sah nan diberikan kepada rancangan di masyarakat. Parsial: Merupakan adegan dari keseluruhan. Porsi: Bagian; semberap ataupun sepiring makanan. Preferensi: Hak untuk didahulukan dan diutamakan daripada yang lain. Premi: Jumlah uang yang harus dibayarkan pada tahun tertentu kepada asuransi sosial. Gengsi: Perbawa. Rani: Mampu menghasilkan dalam kuantitas osean. Produktivitas: Kemampuan menghasilkan sesuatu. Promosi: Modul Ekonomi Kelas bawah XI Page 26

28
Perkenalan dalam rangka mencadangkan usaha. Proposal: Bentuk yang dituangkan kerumahtanggaan lembaga rancangan kerja. Neraca: Perbandingan antara berbagai gejala yang dapat dinyatakan dengan angka. Resesi: Kelesuan kegiatan ekonomi atau memikul. Serampak: Terjadi pada waktu bersamaan. Spekulasi: Tindakan beralaskan untung-untungan. Spesialisasi: Pengahlian di suatu cagak pekerjaan. Eksitasi: Dorongan atau rangsangan. Subsidi: Pertolongan uang dan sebagainya kepada yayasan atau perkumpulan. Surplus: Kuantitas yang melebihi hasil lazimnya. Survival: Situasi nan bersambung dengan pertahanan. Util: Satuan kepuasan. Fleksibel: Sesuatu yang dapat berubah. Modul Ekonomi Papan bawah XI Page 27

Source: https://docplayer.info/57476826-Modul-konsep-ilmu-ekonomi.html

Posted by: and-make.com