Bab 1 Makalah Model Pembelajaran Network Disekolah Dasar

BAB I PENDAHULUAN

A.

LATAR BELAKANG MASALAH Kemajuan penyelenggaraan pendidikan formal secara umum dapat

diindikasikan apabila kegiatan belajar mampu membuat pola tingkah laku peserta asuh sesuai dengan maksud pendidikan, serta bisa dievaluasi menerobos pengukuran dengan menunggangi tes dan nontes. Proses pembelajaran akan efektif apabila dilakukan melalui persiapan yang cukup terencana dan diimplementasikan dalam bentuk arketipe-pola kegiatan pembelajaran. Pola-teoretis kegiatan pembelajaran dapat diintegrasikan kedalam kurikulum. Pengorganisasian kurikulum ialah perpaduan antara dua kurikulum atau kian sedemikian hingga menjadi satu ketunggalan nan utuh. Integrated curriculum diwujudkan dengan adanya penerimaan terpadu. Dalam integrated curriculum, apa nan disajikan di sekolah disesuaikan dengan umur momongan di luar sekolah. Pelajaran di sekolah membantu siswa dalam menghadapi berbagai rupa permasalahan di asing sekolah.

B.

RUMUSAN Keburukan 1. Apa yang dimaksud dengan pendedahan terpadu? 2. Apa dimaksud dengan pembelajaran terpadu model networked? 3. Terbantah seperti barang apa model penerimaan networked ? 4. Terdengar seperti segala model pembelajaran networked ? 5. Apa kelebihan berpangkal teladan networked? 6. Apa kehabisan dari model networked? 7. Bagaimana penerapan paradigma networked dalam pembelajaran di PAUD?

C.

TUJUAN 1. Kerjakan mengetahui pengertian penelaahan terpadu 2. Bikin mengetahui pengertian pengajian pengkajian terpadu model networked 3. Bagi mengetahui seperti apa model pembelajaran networked 4. Untuk memaklumi terdengar begitu juga segala acuan pembelajaran networked 5. Untuk mengetahui kebaikan dari model networked 6. Bikin mengetahui kekurangan dari model networked 7. Untuk mengetahui penerapan model networked dalam pendedahan di PAUD

Bab II PEMBAHASAN

A.

Signifikansi Penelaahan TERPADU Penelaahan Terpadu adalah model penerimaan nan mencoba cak bagi

memadukan sejumlah pokok bahasan (Beane, 1995:615). Pembelajaran terpadu adalah pembelajaran nan mengintegrasikan beragam aspek n domestik pembelajaran dengan menggunakan pendekatan tematik. Kerjakan mencecah aspek perkembangan anak dengan optimal, materi yang disampaikan dijelaskan berdasarkan tema dan subtema. Model pembelajaran terpadu yaitu salah suatu model implementasi kurikulum yang dipetuakan bakal diaplikasikan puas semua jenjang pendidikan, menginjak berbunga tingkat yojana kanak-kanak sampai SMA. Komplet pembelajaran ini lega hakikatnya merupakan suatu pendekatan penelaahan nan memungkinkan peserta tuntun baik secaraa individual ataupun kelompok aktif untuk mencari, menggali, dan menemukan konsep serta prinsip secara holistis dan otentik. Pembelajaran terpadu menunjukkan bahwa model pembelajaran terpadu sepikiran dengan beberapa aliran modern yakni termasuk dalam sirkuit pendidikan progresivisme. Sirkulasi progresivisme memandang pendidikan yang mengutamakan penyelenggaraan pendidikan di sekolah berpusat sreg anak (student centered), sebagai reaksi terhadap pelaksanaan pendidikan nan masih berfokus pada guru (teacher centered) dan plong bahan ajar. Tujuan utama sekolah adalah buat meningkatkan intelek praktis, serta untuk membuat anak kian efektif kerumahtanggaan mengendalikan

bineka

problem

nan

disajikan

intern

konteks

camar duka (experience) pada kebanyakan (Willian F. Oneill, 1981). Penataran terpadu diawali berpunca satu sentral bahasan atau tema tertentu nan dikaitkan dengan sosi bahasan lainnya, dimana konsep tertentu dikaitkan dengan konsep enggak yang sudah lalu direncanakan, baik dalam satu satah maupun lebih dan dengan beragam asam garam belajar hendaknya pembelajaran menjadi lebih bermakna (Hardisubroto, 1998). Dengan adanya pemaduan ini, maka anak akan

memperoleh butir-butir dan keterampilan secara utuh sehingga pembelajaran lebih bermakna (meaningfull) bagi pesuluh. Kalau dibandingkan dengan pendekatan konvensional, maka penelaahan terpadu tampak lebih menekankan pada keterlibatan pesuluh dalam belajar, sehingga siswa tampak aktif terlibat intern proses pembelajaran untuk pembuatan keputusan(decision making) (Sukayati 2004:4). Oleh karena itu, pembelajaran terpadu merupakan salah satu pendekatan nan digunakan di privat pendedahan yang menekankan pada perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran secara holistik, berlandaskan desain kurikulum terpadu yang direncanakan.

B.

PENGERTIAN NETWORKED MODEL Contoh networked merupakan model pembelajaran berupa kerjasama antara siswa

dengan seorang pakar dalam mencari data, pemberitahuan, atau lainnya sehubungan dengan mata kursus yang disukainya maupun yang diminatinya sehingga petatar secara tidak refleks mencari senggang berasal bermacam ragam perigi. Sumber dapat berwujud anak kunci bacaan, internet, serokan radio, TV, alias teman, embak, orangtua ataupun guru yang dianggap ahli olehnya. Peserta memperluas wawasan belajarnya koteng artinya pelajar termotivasi belajar karena rasa ingin tahunya yang samudra dalam dirinya. Networked teladan merupakan susuk kurikulum nan berfilosofi. Jika dilaksanakan privat pembelajaran akan memberikan bekal kepada siswa untuk mampu memfilter (memilih) seluruh kegiatan belajar melalui kacamata keahlian dan kemampuan membuat hubungan internal dan mampu memandu ke jaringan kerja eksternal dari para pakar di pelan atau permukaan-bidang tersapu. Laksana model yaitu seorang arsitek ketika mengadaptasi sebuah acara ia berkreasi seimbang dengan pakar teknik pemrograman, dan ahli bagian dalam desain. Ia berkreasi secara lintas bidang dan bekerjasama dengan kepakaran pesuluh tak untuk memperoleh keterampilan yang sempurna. Menurut penglihatan Robin Fogarty ( 1991 ) Networked adalah kamil pemaduan pembelajaran nan mengandalkan kemungkinan pengubahan konsepsi, rajah penceraian masalah, alias petisi bentuk keterampilan baru setelah

murid mengadakan studi lapangan dalam peristiwa, kondisi, maupun konteks nan berlainan – beda. Belajar disikapi sebagi proses yang berlanjut secara terus – menerus karena adanya asosiasi imbang balik antara kesadaran dan kenyataan nan dihadapi siswa. Seorang murid tuntun takhlik jaringan dengan orang enggak baik internal bidang yang mereka tekuni maupun di luar bidang tersebut dan mereka menyambat ide-ide baru ke dalam ide-ide lama secara kontinu atau terusmenerus. Pelajar didik menapis semua yang mereka pelajari melalui kajian para pandai dan membuat wasilah internal nan mengarah ke jaringan eksternal ahli di latar terkait. Arketipe ini digambarkan sebagaimana sebuah bangun prisma yaitu merupakan sebuah pulang ingatan yang apabila dilihat dapat menciptakan berbagai dimensi dan arah fokus. Pendidikan sendiri manusia tidak pernah selesai setakat ia mati. (Robert E. Lee). Model networked internal hipotetis pembelajaran terpadu merupakan sumber pemerolehan eksternal yang berkelanjutan, konseptual ini seterusnya akan memberikan ide-ide baru, dan ide-ide ekstrapolasi atau ide yang halus. Jaringan profesional peserta didik biasanya tumbuh di sisi yang jelas dan kadang-kadang tidak seperti itu jelas. Dalam pencarian pengetahuannya, murid didik bergantung pada jaringan ini laksana sumber butir-butir penting dan mereka harus ayak melangkahi sudut pandang mereka sendiri sesuai dengan keahlian dan minat yang mereka miliki. Model networked, tidak seperti di model sebelumnya, pelajar menyasarkan proses integrasi melalui ruang pemilihan jaringan yang mereka butuhkan. Semata-mata pembelajar sendiri yang mencerna seluk-beluk dan dimensi bidang mereka, murid bimbing dapat mematok perigi resep nan diperlukan. Model ini, seperti model yang tidak, berkembang dan tumbuh sebagai kebutuhan tambahan nan bisa memurukkan peserta didik ke sebelah yang mentah. Konseptual: arsitek, jika mereka mengadaptasi teknologi CAD / CAM untuk desain, jaringan dengan teknik pemrograman dan memperluas pemberitaan asal yang mereka miliki, seperti yang dia lakukan secara tradisional dengan para ahli grafis interior.

C. TERLIHAT Seperti Barang apa Cermin PEMBELAJARAN NETWORKED ? Model networked dipandang secara terbatas memperpanjang dimulai sejak sekolah pangkal. Bayangkan seorang anak kelas lima yang telah n kepunyaan minat di Indiana sejak musim anak itu berlaku koboi dan Indian. Usia buat makrifat Indian membawa beliau membaca sendisendi sejarah dan non fiksi dengan baik. Keluarganya, sadar ketertarikan anaknya dengan cucu adam Indian, kemudian mereka mendengar dan menggali adapun arkeologis yang mendukung anak-anak untuk bersusila-benar menggali dan berpartisipasi perumpamaan fragmen dari siswa program liburan musim panas nan ditawarkan maka dari itu sebuah perguruan tinggi lokal. Sebagai hasil dari ini “perkemahan” periode sensual ini, pelajar tersebut menjumpai basyar dari sejumlah latar seperti mana: seorang antropolog, tukang geologi, arkeolog, dan pelukis, mahasiswa seni rupa, mereka disewa untuk mewakili menggali kemampuan peserta intern menggambar. Jaringan yang dimiliki peserta didik ini mutakadim mulai terasuh. Ketertarikan secara alami nan dimilikinya telah menyebabkan dia bikin belajar terbit sosok lain di rataan nan menawarkan berbagai tingkat deklarasi dan wawasan yang memperluas jangkauan belajarnya.

D. TERDENGAR SEPERTI Barang apa MODEL PEMBELAJARAN NETWORKED ? Model networked ini terdengar sebagaimana tiga maupun catur arah konferensi yang menerimakan berbagai rupa jalan eksplorasi dan penjelasan. Biarpun ide-ide yang beragam mungkin lain cak bertengger sekaligus, pelajar pada model jaringan ini terbuka cak bagi menerima sejumlah input sebagai komponen yang berbeda yang disaring dan diurutkan sesuai kebutuhan koteng peserta. Transendental ini terdengar seperti mana jaringan berita nan menarik yang tersaji intern rajah dan cerita yang berbunga berpangkal seluruh penjuru dunia. Model networked ini mirip dengan sinyal satelit yang cecer dan menyepakati sinyal dari berbagai arah.

E.

KELEBIHAN MODEL NETWORKED Kelebihan dari model jaringan ini lampau beragam. Pendekatan pembelajaran

terstruktur ini sangat pro-aktif dan alami, dengan model ini siswa didik memulai pencarian dan mengikuti jalan yang baru dia temukan dengan kemampuanya koteng. Peserta didik dirangsang dengan informasi nan relevan, keterampilan, maupun konsep yang diberikan di sepanjang proses penerimaan. Nilai suplemen mulai sejak sempurna jaringan ini bagaimanapun tidak boleh dipaksakan puas pesuluh pelihara melainkan harus muncul dari dalam diri sendirisendiri peserta bimbing. Namun, mentor memberikan layanan yang diperlukan untuk mendukung tingkat penerimaan yang bertambah tinggi. Pada sempurna networked ini murid didik terstimulasi maka dari itu laporan, ketrampilan atau konsep-konsep mentah.

F.

KELEMAHAN MODEL NETWORKED Kelemahan dari komplet jaringan sangat dipahami oleh mereka nan telah

mengembangkan berbagai arti tenaga berpokok cintanya. Adv amat mudah untuk mendapatkan sisi acak ke privat riuk satu ide disampingnya. Ini kembali mungkin kerjakan mendapatkan di intern pemikiran kita. Sebuah perkembangan tertentu tampaknya mengundang dan berguna, tapi start-tiba menjadi sebaliknya. Arti kadang tidak lagi sebabat dengan harga yang harus dibayar. Kelemahan bukan adalah bahwa model jaringan, jika diambil kerjakan perbedaan-perbedaan besar, dapat menyebarkan minat yang terlalu tipis dan dan tidak terhimpun atau bercagak ingatan peserta didik sehingga upaya-upaya pengajaran yang dilakukan menjadi tidak efektif.

G.

PENGGUNAAN MODEL NETWORKED Model ini, begitu juga model yang tersamar, model jaringan sering memindahkan tanggung jawab integrasinya lebih pelik kepada petatar daripada seorang desainer pembelajarannya. Namun, itu adalah acuan nan sesuai cak bagi menyajikan senawat kepada peserta pelihara. Tutor atau mentor sering menyarankan model jaringan untuk memperluas cakrawala para pesuluh alias memberikan perspektif yang diperlukan. Sebagai jaringan berkembang, koneksi alias suatu

hubungan sekali-kali unjuk secara kebetulan di selama proses pembelajaran. Seringkali, tanpa sengaja situasi ini mendorong peserta pelihara menemukan kedalaman pengetahuan mentah disuatu rataan atau sepatutnya ada berkiblat ke penciptaan bidang nan lebih individual. Salah suatu contoh seperti di era modern sekarang, dalam rataan genetika yang telah meluaskan sebuah penemuan yunior yang dikenal sebagai konspirasi genetik. Ini berlangsung dari lapangan yang yaitu hasil terbit ekspansi kamil jaringan seorang peserta yang berdarah dengan peserta lainnya yang mendalami keahliannya tersebut. Bertahun-tahun

kemudian

para

ahli pikir

di

sekolah

pascasarjana

membicarakan kepada dua ahli model jaringan, seorang juru psikolog kognitif dan seorang programmer komputer. Sebagai contoh detik Fogarty menganggap dirinya laksana pustakawan yang memiliki ketrampilan ilmu taman pustaka. Tapi sebagai seorang kandidat doktor di meres kecendekiaan buatan, beliau perlu takhlik jaringan dengan orang bukan di bidang yang adv amat teknis. Saya mengejar sebuah program bikin membantu mensimulasikan pencarian kognitif bakal informasi. Apa nan kita ketahui tentatung cara kerja otak dapat direpresentasikan dalam tabel ini. Selain itu, dengan scripting “berbicara keras dengan pemantauan” pada sebuah mata pelajaran, Fogarty berpikir kita akan dapat melihat contoh ikatan sebuah keputusan. Jika kita menempatkan pemikiran kita bersama, ini akan mulai masuk akal. Sulit untuk menduplikasi koalisi pengetahuan yang dibuat oleh otak manusia, tetapi keacakan kerumahtanggaan prosedur dapat diprogram didalamnya. Fogarty akan membutuhkan rincian eksplisit tentang bagaimana kita membuat persaudaraan/koneksi di pemrakarsa basyar dimulai bermula sira.

Dengan berbekal sebuah “ misi dalam ingatan” jaringan pelajar dengan dua pakar lainnya agar melaksanakan “order hewan peliharaan”

Ilmu hitung

Sains gagasan” nutrisional biokimia yang keliru

Menganalisa hasil pemeriksaan

Ilmu hitung

Sains

total

penelitian dan

penjualan

kesehatan (titik api

kemampuan

ilmu gizi)

Ahli gizi Siswa Seni bahasa jalan hidup berusul Dr. Lendon Smith

Penerbit Edukasional Tukang Pembelajaran Sosial titik api kemampuan loby pabrik payudara

Pembelajaran

Matematika

indoktrinasi

sosial

Menganalisa

kurikulum

suasana bagi

hasil

penerbitan buku

titik api yunior

pemeriksaan

Seni bahasa

tutorial

Ilmu hitung

Sains

analisa

lemak; serabut

statistik dan

garam; gula

pemrogaman

Pemograman komputer Pandai

Seni bahasa

Pembelajaran sosial

perintah

kebijaksanaan

proklamasi

dukungan pencarian

persoalan

pengkajian data

keterangan

Penerapan Ideal Networked Di PAUD

Kognitif  Mengetahui

Bahasa

alat transportasi darat, laut, awan (pesawat udara, kapalmlaut, kereta jago merah, dsb)

Kognitif 

 Menirukan suara alat transportasi darat, laut, udara (pesawat udara, kapal laut, kereta api, dsb)  Menyebutkan introduksi kapal udara, kapal laut, kereta api

Memafhumi alat navigasi udara Mengetahui bagianbagian pesawat (sayap pesawat, kabin, tanggung, dsb)

Transportasi Petatar Sosial Emosional  Disiplin mengantri loket  Tertib mengikuti aturan

Bahasa  “Lapor palas-palas bandara kami pesawat Boeing 32 siap akan mendarat”

Pesawat udara Pilot

Fisik Motorik  Ki mawas gerakan pesawat terbang  Meneladan gerakan meneropong  Meniru gerakan masinis

Sosial Sentimental

Jasad Motorik

 

Disiplin waktu

Mengikuti SOP penerbangan

TRANSPORTASI

Kognitif  Memahami bagian-bagian kapal laut  Menghitung jumlah skoci

Bahasa  “Kepada seluruh penumpang kapal rajabasa, sesaat pun kita akan setakat di pelabuhan merak”

Kapal Laut Nahkoda (Tukang) Sosial Emosional

 

Disiplin hari Mengikuti SOP bahari

Fisik Motorik  Berdiri dibalik setir  Manuver mengacau setir

Mengemudikan pesawat Duduk dibelakang kemudi

BAB III Penutup

A. KESIMPULAN Model networked adalah rancangan kurikulum yang dilaksanakan dalam pembelajaran yang akan menerimakan bekal kepada peserta berbenda memfilter (memilih) seluruh kegiatan belajar dari berbagai keberagaman perigi belajar. Penggunaan teoretis jaringan ini bagi memperluas cakrawala para murid alias menerimakan perspektif nan diperlukan bagi mendorong peserta didik menemukan kedalaman maklumat baru disuatu bidang atau sepantasnya mendatangi ke reka cipta bidang yang lebih khusus. Pengembangan

kurikulum

mencengap

ranah

kognitif,

afektif

dan

psikomotorik. Pemerolehan hasil belajar pada dasarnya adalah bagaimana menyiapkan peserta didik menjadi individu yang berkecukupan dan reseptif dengan mendasarkan puas keberanian, mampu berekspansi komunikasi dan interaksi inter dan antar personal baik dengan oponen maupun musuh. Pelaksanaan lengkap pembelajaran terpadu harusnya didukung dengan kemampuan dan kesiapan temperatur yang optimal serta media penerimaan yang cukup, menghendaki adanya daya kreasi dan inovasi suhu privat pengembangan pembelajaran, bertotal dan dikembangkan berpangkal kurikulum yang mutakadim terpadu.

Daftar bacaan

Fogarty,

Robin.1991.The

Mindful

School

How

to

Integrate

the

Curricula.Cemburu/Skylight Publishing, Inc.Palatine, Illinois. Sudjana. Nana.1988.Pembinaan dan Ekspansi Kurikulum di Sekolah. Kilat Baru Algesindo : Bandung. Y.

Padmono. Dr.

Penerimaan

Terpadu

atau

Kurikulum

Terpadu

(1).http://m.kompasiana.com/post/edukasi/2010/penataran-terpadu-ataukurikulum-terpadu-1/. Akses pada 21 Maret 2013 Pukul 20:07:06

Source: https://pdfcoffee.com/makalah-pembelajaran-terpadu-networked-pdf-free.html

Posted by: and-make.com