B Sebutkan Beberapa Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Ppkn Sd Mi

Berikut ini merupakan berkas Capuk dan KD (Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar) Indra penglihatan Latihan SMK (Perdirjen Dikdasmen No. 464/D.D5/KR/2018). Download file matra PDF.

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran SMK
Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Ain Pelajaran SMK

Berikut ini kutipan referensi/manifesto berbunga isi jaras Perdirjen Dikdasmen No. 464/D.D5/KR/2018 Tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Bawah Alat penglihatan Pelajaran Barang bawaan Kebangsaan (A), Barang bawaan Kewilayahan (B), Radiks Bidang Keahlian (C1), Dasar Program Keahlian (C2) dan Kompetensi Keahlian (C3):

PERATURAN


DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN Medium Kementerian PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


NOMOR: 464/D.D5/KR/2018


Akan halnya


KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR Netra Les MUATAN Nasional (A), MUATAN KEWILAYAHAN (B), Bawah Meres KEAHLIAN (C1), DASAR PROGRAM Keahlian (C2) DAN KOMPETENSI KEAHLIAN (C3)

DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

Menimbang:

a. bahwa berdasarkan Ordinansi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan, Direktur Jenderal Pendidikan Bawah dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjadwalkan jenis program pendidikan pada Sekolah Menengah Kejuruan dalam rang bidang/program/kompetensi keahlian, beserta dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasarnya, dengan mempertimbangkan Spektrum Kepakaran Pendidikan Madya Kejuruan;

b. bahwa kompetensi inti dan kompetensi sumber akar pendidikan medium kejuruan yang momen ini berlaku sudah bukan sesuai dengan permintaan perkembangan, ilmu pengetahuan, teknologi dan kebutuhan dunia kerja;

c. bahwa beralaskan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Bawah dan Menengah tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Sumber akar Mata Pelajaran Muatan Kebangsaan (A), Kewajiban Kewilayahan (B), Dasar Bidang Keahlian (C1), Asal Program Keahlian (C2) dan Kompetensi Kepiawaian (C3).

Mengingat:

  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
  2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Tadbir Area (Lempengan Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586) sebagaimana telah diubah beberapa bisa jadi buncit dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Periode 2014 tentang Pemerintahan Wilayah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Apendiks Lempengan Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Musim 2005 adapun Standar Kewarganegaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Waktu 2005 Nomor 41, Adendum Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 4496) sebagaimana mutakadim beberapa kali diubah bungsu dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 akan halnya Transisi Kedua Atas Regulasi Pemerintah Nomor 19 Musim 2005 tentang Tolok Kewarganegaraan Pendidikan (Paisan Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 45, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5670);
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23, Komplemen Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) seperti sudah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Hari 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Musim 2010 tentang Tata dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Periode 2010 Nomor 112, Tambahan Lempengan Negara Republik Indonesia Nomor 5157);
  5. Qanun Menteri Pendidikan dan Kultur Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2015 mengenai Penilaian Hasil Sparing oleh Pendidik dan Rincih Pendidikan sreg Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1868);
  6. Statuta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 20 periode 2016 tentang Barometer Kompetensi Lulusan Pendidikan Pangkal dan Semenjana (Berita Negara Republik Indonesia Periode 2016 Nomor 953);
  7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 21 tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Semenjana (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 954);
  8. Ordinansi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Madya (Berita Negara Republik Indonesia Musim 2016 Nomor 955);
  9. Statuta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 897);
  10. Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 06/D.D5/KK/2018 Tahun 2018 tentang Spektrum Kepiawaian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK);
  11. Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Medium Nomor 07/D.D5/KK/2018 Musim 2018 adapun Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK).

MEMUTUSKAN

Menetapkan : Qanun DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH TENTANG KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR Netra Les Barang bawaan NASIONAL (A), MUATAN KEWILAYAHAN (B), Pangkal BIDANG KEAHLIAN (C1), DASAR Acara KEAHLIAN (C2) DAN KOMPETENSI KEAHLIAN (C3).

KESATU : Menjadwalkan Kompetensi Inti dan Kompetensi Sumber akar Sekolah Madya Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) seperti terlampir dalam regulasi ini.

KEDUA : Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar seperti dimaksud merupakan acuan kerumahtanggaan penyelenggaraan pembelajaran di SMK/MAK.

KETIGA : Kompetensi Inti dan Kompetensi Asal sebagaimana dimaksud terdiri dari Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Muatan Kebangsaan (A), Barang bawaan Kewilayahan (B), Dasar Parasan Keahlian (C1), Pangkal Acara Keahlian (C2) dan Kompetensi Keahlian (C3).

KEEMPAT : Kompetensi Inti dan Kompetensi Radiks pada Muatan Nasional (A) yakni kompetensi inti dan kompetensi dasar pangkal yang berlaku secara nasional.

KELIMA : Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar sreg Muatan Kewilayahan (B) adalah kompetensi inti dan kompetensi bawah yang dapat dikembangkan sesuai dengan wilayahnya.

KEENAM : Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar pada Sumber akar Bidang Kepiawaian (C1), yaitu kompetensi inti dan kompetensi pangkal yang pangsa lingkup dan kedalaman materi serta muatan belajarnya berlaku selevel untuk seluruh kompetensi keahlian yang subur di dalam suatu bidang keahlian.

KETUJUH : Kompetensi Inti dan Kompetensi Pangkal plong Program Keahlian (C2), merupakan kompetensi inti dan kompetensi asal nan ruang lingkup dan kedalaman materi serta tanggung belajarnya bermain separas lakukan seluruh kompetensi keahlian yang berada di dalam suatu program keahlian.

KEDELAPAN : Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar pada Kompetensi Keahlian (C3), yakni kompetensi inti dan kompetensi dasar keahlian istimewa yang mewadahi kompetensi keahlian, berlaku khusus untuk kompetensi keahlian nan bersangkutan.

KESEMBILAN : Kompetensi Inti dan Kompetensi Sumber akar Alat penglihatan Tutorial Muatan Kebangsaan (A), Muatan Kewilayahan (B), Dasar Latar Keahlian (C1), Radiks Programa Keahlian (C2), dan Kompetensi Keahlian (C3) yaitu penggalan terkonsolidasi berbunga struktur kurikulum SMK/MAK untuk masing-masing kompetensi keahlian.

KESEPULUH : Penyesuaian terhadap kebutuhan peningkatan kompetensi siswa didik dan pemenuhan tuntutan kompetensi di manjapada kerja dan dunia pabrik (DU/DI) makanya masing- masing SMK/MAK atau kelompok SMK/MAK dapat dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Penyesuaian dilakukan bakal memenuhi kebutuhan peserta tuntun dan institusi jodoh (manjapada kerja/manjapada industri) agar kompetensi nan dipelajari lebih sesuai (link and match) dengan kebutuhan dunia kerja;

b. Aklimatisasi nan dilakukan nyata penyisipan kompetensi bawah dan atau materi ki akal dalam satu ain pelajaran, tidak boleh mengurangi ruang lingkup, kedalaman, dan bobot kompetensi dasar dan materi pusat yang telah suka-suka;

c. Pelaksanaan penyesuaian kompetensi dasar dan materi sosi sebagaimana dimaksud dilaksanakan sesuai dengan ketentuan penyusunan kurikulum dan ketentuan penyusunan pikulan lokal bersama dengan dunia manuver/ dunia pabrik atau sesuai dengan Barometer Kompetensi Kebangsaan Indonesia (SKKNI).

KESEBELAS: Dengan ditetapkannya keputusan ini maka keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Bawah dan Mengengah Nomor 330/D.DS/KEP/2017 tentang Kompetensi inti dan kompetensi radiks mata kursus nasional (A) muatan kewilayahan (8), Dasar rataan keahlian (Cl), Dasar program kepiawaian (C2), dan kompetensi keahlian (C3) dinyatakan tidak bermain.

KEDUABELAS: Ordinansi Direktur Jenderal im start berlaku pada rontok ditetapkan.

KETIGABELAS: Apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam kanun ini dan maupun terjadi perubahan dan perkembangan kebutuhan, akan dlTakukan perubahan/perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 30Agustus 2018
DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN Dasar DAN MENENGAH

TTD
HAMID MUHAMMAD

Download KI dan KD (Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar) Mata Tuntunan SMK (Perdirjen Dikdasmen No. 464/D.D5/KR/2018)

Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas dan suplemen Perdirjen Dikdasmen No. 464/D.D5/KR/2018 Tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Muatan Nasional (A), Bagasi Kewilayahan (B), Dasar Bidang Keahlian (C1), Dasar Program Kepiawaian (C2) dan Kompetensi Kepakaran (C3) ini silahkan lihat dan unduh plong link di dasar ini:

Download File:

Sumber: http://psmk.kemdikbud.go.id



Demikian yang bisa kami sampaikan tentang butir-butir berkas dan share fileBurik dan KD (Kompetensi Inti dan Kompetensi Asal) Netra Cak bimbingan SMK (Perdirjen Dikdasmen No. 464/D.D5/KR/2018). Seyogiannya bisa bermanfaat.

Source: https://www.berkasedukasi.com/2019/01/ki-dan-kd-kompetensi-inti-smk.html

Posted by: and-make.com