Artikel Tentang Pembelajaran E-learning Di Sekolah Dasar

PENERAPAN E-LEARNING DI SEKOLAH Bawah

Abstract

Abstrak

Penelitian ini berawal dari adanya kebijakan pemerintah yang mewajibkan siswa sparing berasal flat sebagai akibat dari  pandemi covid -19. Dengan adanya kebijakan ini maka model pembelajaran
E- learning
dinilai bak alternatif yang dapat diterapkan dimasa pandemi ini.Penelitian ini ialah merupakan penetian deskriptif kualitatif.Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, interview serta dokumentasi.Subjek dalam penelitian ini adalah majikan sekolah, wakil kepala sekolah, master, dan peserta jaga. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan
E-learning
di SD Paramount Palembang terdiri atas:  perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran e-learning. Problematika dalam penerapan
E-learning
antara lain:  sulit standar penilaian afektif dan psikomotrik siswa, rendahnya motivasi belajar siswa  dan dukungan orangtua. Strategi guru dalam penerapan penelaahan
E- learning
dengan pemakaian berbagai petisi – aplikasi untuk mendukung proses pelaksanaan penataran serta membangun komunikasi dengan pelajar dan orang tua peserta.

Kata ki akal:
E-learning

dan Starategi

Abstract

This research originated from the government’s policy that force the students to study from home as the  effect of Covid -19 Pandemic.
E- learning
is considered as the choice  that can be implemented in this pandemic time. This research is descriptive qualitative with data collection techniques in the form of observation, interview  and documentation. The subjects of the reseach are principal, vice principal of curriculum and students. The results of this study showed that the implementation of
E-learning
method at the Paramount School Palembang are consits of Planning, Implemen -tation, and Evaluation. The ki kesulitan faced are difficulties in measuring the affective and psychomotor evaluation and students’ learning motivation and parents’support are low. The strategy used in implementing
E-learning
are by using some applications and building communication among teacher, students, and parents.

Keywords:
E-learning and  strategy

References

Afifuddin. (2012). Metodologi Eksplorasi Kualitatif. Bandung: Pustaka Tegar.

Ahmadi, l. k. (2011). Kebijakan PembelajaranSekolah Terpadu. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Anugrahana, A. (2020). Hambatan,Solusi dan Harapan:Pembelajaran Daring Di masa Covid 19. Buku harian Pendidikan dan Kebudayaan Vol10 No.3 , 288-289.

E.Hartley, D. (2001). Selling E-learning. American Society for Training and development.

Efendy, E. ,. (2005). E- learning ( Konsep dan Aplikasi ). Yogyakarta: Andi offsets.

Horton, W. H. (2003). E- learning Tools and Technologies; a consumer’s guide for trainers,teachers,educators, intructional designers. Willey Publising inc.

Moelong, L. J. (2010). Metode Penggalian Kualitatif. Bandung: Pt. Rosda Karya Mulai dewasa.

Munir. (2009). Pendedahan Jarak Jauh. Bandung: Alfa Beta.

Poppy, R. (2010). E- learning dan Alternatif Pembelajaran Kontemporer. Bandung: Arfino Raya.

Reni Wijaya, M. L. (2020). Dampak Epidemi Covid 19 Terhadap Pemanfaatn E – Learning Vol 9 No.2. Harian Dimensi, 202-216.

Silahuddin. (2015). Penerapan E-learning dalam Inovasi Pendidikan. Jurnal Ilmiah Circuit Vol 1 No.1.

Surat Edaran Kemendikbud No. 4 Tahun 2020.Pelaksanaan KebijakanPendidikan dalam Masa Provisional Penyebaran Corona Viru Disease Covid 19.Diakses pada 10 Januari 2020 berpangkal https://pusdiklat.kemdikbud.go.id/manuskrip-edaranmendikbud-no-4-tahun-2020-akan halnya-pelaksanaan-kebijakan-pendidikandalam-masa-temporer-penyebaran-corona-virus-disease-covid-1-9/

  • pertanian di indonesia
  • pertanian indonesia

Source: https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/Prosidingpps/article/view/5500

Posted by: and-make.com