pemrograman dasar

3.1 Menerapkan alur logika pemograman komputer

 Uraian materi
Konsep Algoritma

  1. Konsep Algoritma

PEMROGRAMAN

Pemrograman adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan memiara kode nan membangun suatu program komputer. Kode ini ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman. Tujuan terbit pemrograman yakni untuk memuat suatu programa nan dapat melakukan suatu perhitungan atau ‘tiang penghidupan’ sesuai dengan keinginanprogrammer.

ALGORITMA

 Algoritma adalah urutan langkah-persiapan logis penyelesaian masalah nan disusun secara sistematis dan mantiki”. Kata Logis merupakan pembukaan taktik dalam Algoritma. Langkah-anju dalam Algoritma harus makul dan harus dapat ditentukan bernilai salah maupun benar. Penyajian algoritma secara garis besar dapat kerumahtanggaan 2 bentuk penyajian ialah garitan dan bagan. Algoritma yang disajikan dengangubahan yaitu
pseudo code
. Seterusnya algoritma disajikan dengangambar, yaitu dengan
Flowchart
.

Secara umumstruktur algoritma terdiri semenjak 3 adegan, ialah:

  1. Nama/judul algoritma menyerahkan gambaran secara singkat apa tujuan berasal algoritma tersebut, misalkan logo resep masakan, visiun mengamalkan sesuatu, jadwal kegiatan, langkah-langkah penyelesaian sebuah masalah, dan sebagainya. Rahmat nama algoritma dilakukan secara singkat dan jelas, sekadar harus sudah lalu mengoper maksud berasal algoritma tersebut. Di n domestik algoritma komputer biasanya nama algoritma dituliskan minus menggunakan spasi cuma menggunakan underscore, misalkan Algoritma IsiBalok maupun Algoritma Isi_Balok.
  2. Bagian amanat ialah tahap persiapan dari algoritma. Pada bagian deklarasi ini dijelaskan kebutuhan agar algoritma dapat melanglang dengan baik. Istilah lainnya di sinilah alat dan bahan didefinisikan. Di dalam algoritma pemrograman komputer, di internal bagian pengumuman harus menjelaskan input (masukan) segala apa saja yang akan diproses oleh algoritma termasuk jenis data input (tipe data) dengan jelas, sekali lagi output segala apa yang akan dihasilkan serta semua peristiwa yang akan dipakai kerumahtanggaan algoritma pemrograman. Yang didefiniskan dalam algoritma ini termaktub laur, tipe data, konstanta, logo prosedur, tipe, dan fungsi.
  3. Babak Deskripsimenguraikan tentang serangkaian persiapan-langkah (instruksi) alias pernyataan (statement) kerjakan memproses alat dan bahan atau inputan bakal menghasilkan output sesuai nan diharapkan makanya seorang pemrogram. Awalan-ancang n domestik algoritma dituliskan dari atas ke bawah dan pujuk penulisan menentukan pujuk perintah.
  1. Struktur Penulisan Algoritma

Perhatikan algoritma terbelakang berikut : Jikalau seseorang cak hendak mengirim surat kepada kenalannya di tempat tidak, langkah nan harus dilakukan adalah:

  1. Menyiapkan Peralatan Tulis
  2. Menggambar sahifah
  3. Salinan dimasukkan ke internal amplop tertutup
  4. Amplop ditempeli perangko secukupnya.
  5. Pergi ke Biro Pos terdekat lakukan mengirimkannya

Algoritma cak menjumlah luas persegi panjang:

  1. Masukkan tataran (P)
  2. Masukkan demes (L)
  3. Luas P * L
  4. Tulis Luas

CONTOH :

Penulisan Algoritma  Pemograman untuk menampilkan string

String lega dasarnya yaitu antologi dari budi-fiil (karakter bertipe datachar). Penulisan string harus diawali den diakhiri dengan tanda petik dua(“), padahal karakter harus diawali dan diakhiri dengan tanda petik satu(‘). Misalnya :

Penulisan string :

string A = “gaji”;

Penulisan fiil :

char A = ‘g’;

char B = ‘a’;

char C = ‘j’;

char D = ‘i’;

char E = ‘\0’;

Kita boleh membangun sebuah string dengan memperalatarray terbit beberapa karakter. Dalam bahasa C++, string nan digunakan merupakan bertipe falakull terminated string, yaitu keberagamanstring yang diakhiri dengan maka dari itu karakternull (‘\0’), bukan nol. Oleh karena itu, takdirnya kita mau mendeklarasikanstring dalam buramarraymulai sejak char, maka kita harus menambahkan 1 tempat untuk posisi karakternull. sebagai sempurna misalnya kita mau melakukan deklarasi variabel nan bertipestring dan mengisinya dengan teks“Baik”, maka gambar deklarasinya adalah bak berikut :

//Mendelklarasikan variabel macam string dengan bogok 5

char sifat[5];

//Mengisi kredit ke kerumahtanggaan variabel resan

sifat = {‘B’,’a’,’i’,’k’,’\0′};

Jika kita cermati, sepatutnya ada kita hanya mengisi 4 khuluk kedalam variablerasam, sedangkan endap-endap ruangnya akan digunakan untuk menempatkan karakternull.Bagi makin jelasnya perhatikan tulang beragangan berikut.

Jikalau kita cak hendak memuati angka kedalam elastis string dalam rancangan array char, maka kita perlu menambahkan fiil null di bagian elemen akhir array. Berikut model kode program dengan bentuk array char.

#include <iostream> // header
#include <conio.h>
using namespace std;

int main()
{
// Mendeklarasikan sifat ke kerumahtanggaan variabel char dengan demes 5 budi
char aturan[5];

// Mengisi nilai kedalam variabel sifat
sifat = {‘B’,’a’,’i’,’k’,’\0′};

// Menampilkannya nilai yang terletak pada elemen-elemen array
cout<<“String yang muncul :”<<rasam<<endl;

getch();
}

Sekiranya kita jalankan pada compiler, maka akibatnya akan muncul puas command window sama dengan tampilan berikut.