Artikel Kerangka Dasar Ajaran Islam

Susuk Dasar Petunjuk Islam 75

Portal V KERANGKA Sumber akar AJARAN ISLAM

A. Pendahuluan

Islam merupakan agama samawi yang memiliki ajaran nan sangat konseptual. Semua masalah diatur dalam Islam, sehingga lain ada satu pula masalah nan enggak ada ketentuannya privat Selam. Keutuhan Selam ini ditunjang oleh ketiga sumur ajarannya, yakni al-Alquran dan Sunnah sebagai mata air nubuat pokoknya serta ijtihad sebagai sumber penegkapnya. Untuk memahami ilham Islam secara keseluruhan memang dibutuhkan waktu yang bukan sebentar. Tidak banyak umat Islam yang mengetahui ajaran Islam secara mondial, bahkan masih banyak umat Islam yang hanya menganut Islam secara jamak saja dan sama sekali bukan mengetahui wahi Islam. Bakal melandasi kognisi Islam yang lebih luas, perlu dipahami dulu dasar-dasar Islam atau yang camar disebut kerangka dasar nubuat Selam. Dengan memahami bagan bawah ini, seseorang boleh memahami paparan wangsit Islam secara keseluruhan. Masalah inilah yang akan diuraikan di bawah ini secara singkat. Dengan uraian pendek ini diharapkan para pembaca, khususnya mahasiswa, n kepunyaan kesadaran dasar tentang wahyu Selam.

B. Signifikasi Gambar Radiks Ajaran Islam

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, tulangtulangan memiliki beberapa arti, di antaranya adalah garis besar dan rajah Tim Pelaksana Kamus, 2001: 549. Susuk radiks berarti garis ki akbar atau rang yang sifatnya mendasar. Dengan demikian, kerangka dasar ajaran Islam maksudnya merupakan garis lautan atau rajah ajaran Selam yang sifatnya mendasar, atau yang mendasari semua nilai dan konsep yang ada internal ajaran Islam. Kerangka asal ajaran Selam sangat tercalit intim dengan tujuan ajaran Islam. Secara umum pamrih pencekokan pendoktrinan Islam atau Pendidikan Agama Islam PAI, khususnya di perguruan tinggi adalah membina mahasiswa agar mampu 76 Kerangka Dasar Nubuat Islam memahami, menghayati, meyakini, dan berbuat wangsit Selam sehingga menjadi insan Mukminat yang berkepastian, bertakwa kepada Allah Swt., dan berakhlak mulia. Bikin mencecah intensi tersebut, maka kerangka bawah wahi Islam meliputi tiga konsep analisis pokok, yaitu aqidah, syariah, dan akhlak. Tiga gambar dasar petunjuk Selam ini kerap juga disebut dengan tiga ruang radius pokok visiun Islam atau trilogi visiun Selam. Jikalau dikembalikan pada konsep dasarnya, tiga bentuk dasar Islam di atas berasal dari tiga konsep dasar Islam, merupakan iman, islam, dan ihsan. Ketiga konsep asal Islam ini didasarkan pada perbuatan nabi nabi muhammad Nabi saw. yang diriwayatkan dari Umar Ibn Khaththab. Perbuatan nabi nabi muhammad ini menceritakan dialog antara Malaikat Jibril dengan Nabi saw. Jibril bertanya kepada Nabi tentang ketiga konsep tersebut, purwa- tama akan halnya konsep iman yang dijawab maka dari itu Nabi dengan berbaik iman nan heksa-, ialah iman kepada Yang mahakuasa, Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, Nabi-rasulnya, Waktu Akhir, dan Qadla dan Qadar-Nya. Jibril lewat menyoal tentang islam yang dijawab dengan damai Islam nan lima, bersaksi bahwa tidak cak semau Halikuljabbar selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, melaksanakan puasa di wulan Ramadhan, dan haji ke Baitullah bagi yang bakir.. Kemudian Jibril bertanya mengenai konsep ihsan yang dijawab dengan rukun ihsan, yaitu menyembah beribadah kepada Tuhan seolah-olah mengintai-Nya, dan takdirnya tidak bisa menyibuk Allah, harus diyakini bahwa Dia selalu melihatnya. Berdasarkan perbuatan nabi nabi muhammad di atas, boleh dipahami bahwa rukun atau lembaga pangkal ramalan Selam itu ada tiga, yakni iman, selam, dan ihsan. Bermula tiga konsep dasar ini para ulama mengembangkannya menjadi tiga konsep kajian. Konsep iman melahirkan konsep kajian aqidah; konsep islam berputra konsep kajian syariah; dan konsep ihsan melahirkan konsep kajian akhlak. Penjelasan ketiga konsep analisis ini dapat dilihat di bawah ini.

C. Aqidah

Source: https://text-id.123dok.com/document/4zp1epd7z-pendahuluan-pengertian-kerangka-dasar-ajaran-islam.html

Posted by: and-make.com