Aplikasi Repost Story Instagram Iphone

Instagram
Instagram logo 2022.svg

Instagram logo.svg
Perancang sediakala Kevin Systrom, Mike Krieger (Burbn, Inc.)
Bendung Facebook
Rilis perdana 6 Oktober 2010; 12 tahun lalu
 (2010-10-06)
Rilis stabil
[±]
Android 171.0.0.29.121 / 20 Januari 2021; 22 wulan tinggal
 (2021-01-20)
[1]
iOS 171.0 / 19 Januari 2021; 22 wulan tinggal
 (2021-01-19)
[2]
Rilis pratayang
[±]
Android (Alpha) 173.0.0.0.58 / 23 Januari 2021; 21 wulan silam
 (2021-01-23)
[3]
Android (Beta) 172.0.0.20.123 / 23 Januari 2021; 21 wulan lalu
 (2021-01-23)
[3]
Sistem usaha iOS, Android, Windows 10 Mobile, Windows 10
Matra ~165,1 MB (iOS), ~34,18 MB (Android)
Tersedia privat 36 bahasa (Android), 29 bahasa (iOS)
[4]
Lisensi Perangkat lunak percuma
Peringkat Alexa

16
(Universal, Mei 2019[update])
[5]
Situs web Instagram.com

Instagram
(disingkat
IG
maupun
Insta
[6]) adalah sebuah aplikasi berbagi foto dan video yang memungkinkan pemakai mengambil foto, mengambil video, menerapkan
penapis
digital, dan membagikannya ke bermacam ragam layanan jejaring sosial, termasuk milik Instagram sendiri.[7]
Suatu fitur yang singularis di Instagram ialah memotong foto menjadi bentuk persegi, sehingga tertumbuk pandangan seperti hasil kamera Kodak Instamatic dan polaroid. Hal ini berbeda dengan rasio aspek 4:3 atau 16:9 yang mahajana digunakan maka itu kamera lega peranti bergerak.

Instagram dapat digunakan di perangkat dengan sistem persuasi iOS, Android, dan Windows 10. Petisi ini dapat diunduh melalui Apple App Store dan Google Play.[8]

Pada tanggal 9 April 2012, diumumkan bahwa Facebook setuju mencekit alih Instagram dengan angka sekitar $1 miliar.[9]

Rekaman


Burbn, Inc.

Perusahaan Burbn, Inc. agak gelap pada perian 2010, firma teknologi startup yang hanya berfokus kepada pengembangan aplikasi untuk telepon genggam. Pada awalnya Burbn, Inc. sendiri memiliki fokus yang terlalu banyak di kerumahtanggaan HTML5 perabot bergerak, cuma kedua CEO, Kevin Systrom dan Mike Krieger memutuskan untuk lebih titik api sreg satu hal saja. Setelah satu minggu mereka menyedang kerjakan mewujudkan sebuah ide yang bagus, plong akhirnya mereka takhlik sebuah varian pertama dari Burbn, namun di dalamnya masih ada sejumlah hal yang belum sempurna. Versi Burbn yang sudah final, permintaan yang sudah bisa digunakan iPhone nan isinya terlalu banyak dengan fitur-fitur. Terik bagi Kevin Systrom dan Mike Krieger bakal mengurangi fitur-fitur yang cak semau, dan memulai pun dari awal, sahaja akhirnya mereka hanya menekankan pada bagian foto, komentar, dan kembali kemampuan bakal menyukai sebuah foto. Itulah yang akhirnya menjadi Instagram.[10]

Nama Instagram

Instagram terbit dari pengertian dari keseluruhan fungsi permintaan ini. Kata “insta” dari dari alas kata “instan”, seperti pemotret polaroid yang pada masanya lebih dikenal dengan sebutan “foto instan”. Instagram pun dapat menampilkan foto-foto secara instan, sama dengan polaroid di kerumahtanggaan tampilannya. Sedangkan bagi kata “gram” berasal dari prolog “telegram” nan pendirian kerjanya untuk mengapalkan informasi kepada insan lain dengan cepat. Sama halnya dengan Instagram yang dapat mengunggah foto dengan menggunakan jaringan Internet, sehingga informasi nan ingin disampaikan dapat diterima dengan cepat. Oleh karena itulah Instagram merupakan lakuran dari kata instan dan benang besi.[11]

Puas sungkap 9 April 2012, diumumkan bahwa Instagram akan diambil alih oleh Facebook senilai hampir $1 miliar dalam tulang beragangan tunai dan saham.[9]

Pada tanggal 11 Mei 2016, Instagram memperkenalkan tampilan bau kencur sinkron ikon plonco dan desain aplikasi baru. Terinspirasi oleh ikon petisi sebelumnya, ikon baru merupakan kamera sederhana dan pelangi hidup dalam bentuk gradien.

Fitur-fitur Instagram

Penyembah

Sistem sosial di dalam Instagram adalah dengan menjadi mengikuti akun konsumen lainnya, ataupun mempunyai pengikut Instagram. Dengan demikian komunikasi antara sesama pengguna Instagram sendiri bisa terjalin dengan menyerahkan tanda gemar dan juga mengomentari foto-foto nan mutakadim diunggah oleh pengguna lainnya. Pengikut lagi menjadi salah satu elemen yang utama, dan jumlah label suka dari para pengikut sangat memengaruhi apakah foto tersebut dapat menjadi sebuah foto nan populer maupun lain. Lakukan menemukan teman-teman nan ada di dalam Instagram, bisa menggunakan teman-antagonis mereka yang juga menggunakan Instagram melalui jejaring sosial sebagai halnya Twitter dan juga Facebook.

Mengunggah Foto

Kegunaan penting dari Instagram yakni sebagai arena buat mengunggah dan berbagi foto-foto kepada pengguna lainnya. Foto yang ingin diunggah dapat diperoleh menerobos kamera iDevice ataupun foto-foto yang ada di memori foto di iDevice tersebut.

Kamera

Foto nan telah diambil menerobos aplikasi Instagram dapat disimpan di intern iDevice tersebut. Penggunaan kamera melewati Instagram juga dapat bertepatan menggunakan efek-efek yang ada, cak bagi mengatur pewarnaan dari foto nan dikehendaki oleh sang pemakai. Ada juga sekuritas kodak
tilt-shift
yang fungsinya adalah untuk menggarisbawahi sebuah foto sreg satu tutul tertentu. Sesudah foto diambil melalui kamera di privat Instagram, foto tersebut pula dapat diputar arahnya sesuai dengan keinginan para pengguna.[12]

Foto-foto nan akan diunggah melalui Instagram bukan terbatas atas kuantitas tertentu, saja Instagram memiliki keterbatasan matra untuk foto. Dimensi nan digunakan di intern Instagram adalah dengan perimbangan 3:2 atau cuma hingga berbentuk kotak cuma. Para pengguna hanya bisa mengunggah foto dengan format itu sahaja, atau harus memperbaiki foto tersebut terlebih dahulu untuk menyesuaikan format yang cak semau. Setelah para pengguna memilih sebuah foto untuk diunggah di n domestik Instagram, maka konsumen akan dibawa ke halaman selanjutnya bakal menyunting foto tersebut.

Efek foto

Pada versi awalnya, Instagram punya 15 bilyet foto yang dapat digunakan maka dari itu para konsumen lega detik mereka hendak menyunting fotonya. Efek tersebut terdiri dari: X-Pro II, Lomo-fi, Earlybird, Sutro, Toaster, Brannan, Inkwell, Walden, Hefe, Apollo, Poprockeet, Nashville, Gotham, 1977, dan Lord Kelvin.[13]
Pada tanggal 20 September 2011, Instagam sudah menambahkan 4 buah efek terbaru, yaitu Valencia, Amaro, Rise, Hudson, dan menghapus 3 surat berharga, Apollo, Poprockeet, dan Gotham. Dalam pengaplikasian efek, para pengguna juga boleh menghibur bingkai-bingkai foto nan sudah lalu termasuk di intern efek tersebut.

Fitur lainnya yang cak semau sreg adegan pengeditan adalah
tilt-shift
yang fungsinya sebagaimana efek kamera melalui Instagram, yaitu untuk memfokuskan satu tutul pada sebuah foto, dan sekelilingnya menjadi kerangka. Dalam penggunaannya permintaan
tilt-shift
memiliki 2 bentuk, ialah persegi panjang dan bulat. Kedua bentuk tersebut dapat diatur besar dan kecilnya dengan tutul fokus nan diinginkan.
Tilt-shift
lagi mengatur rupa foto di sekeliling titik fokus tersebut, sehingga para pengguna bisa mengatur tingkat keburaman puas seputar bintik fokus di dalam foto tersebut.[14]

Judul foto

Setelah foto tersebut disunting, maka foto akan dibawa ke halaman lebih jauh, dan foto tersebut akan diunggah ke privat Instagram ataupun ke jejaringan sosial lainnya. Di dalamnya tidak semata-mata terserah pilihan untuk mengunggah puas jejaring sosial atau lain, tetapi pula untuk menjaringkan titel foto, dan menambahkan lokasi foto tersebut. Sebelum mengunggah sebuah foto, para pengguna dapat memasukkan kepala karangan bakal menyapa foto tersebut sesuai dengan segala yang ada dipikiran para pengguna. Tajuk-judul tersebut dapat digunakan pengguna cak bagi menyinggung pengguna Instagram lainnya dengan mencantumkan nama akun dari orang tersebut. Para pengguna pula dapat memberikan label pada judul foto tersebut, sebagai label bikin mengklasifikasikan foto tersebut di n domestik sebuah kategori.

Arroba

Begitu juga Twitter dan juga Facebook, Instagram juga punya fitur yang dapat digunakan penggunanya bakal menyebut pengguna lainnya dengan manambahkan cap arroba (@) dan memasukkan label akun Instagram mulai sejak pengguna tersebut. Para pemakai tidak hanya bisa menegur pengguna lainnya di dalam judul foto, melainkan juga pada babak komentar foto. Lega dasarnya penyinggungan pengguna yang lainnya dimaksudkan bakal berkomunikasi dengan pengguna yang sudah lalu disinggung tersebut.[15]

Label foto

Sebuah tera intern Instagram adalah sebuah kode yang memudahkan para pengguna untuk mencari foto tersebut dengan memperalat “alas kata buku”. Bila para pemakai memberikan label plong sebuah foto, maka foto tersebut dapat kian mudah untuk ditemukan. Label itu sendiri dapat digunakan di dalam segala rajah komunikasi yang bersangkutan dengan foto itu sendiri. Para pengguna dapat memasukkan namanya sendiri, wadah pengambilan foto tersebut, lakukan melansir sebuah programa, lakukan menandakan bahwa foto tersebut mengajuk sebuah adu, atau bakal menandakan bahwa foto tersebut dihasilkan maka itu anggota kekerabatan Instagram. Foto yang sudah lalu diunggah dapat dicantumkann merek yang sesuai dengan butir-butir yang bersangkutan dengan foto. Lega waktu ini, label ialah cara yang terbaik jika pengguna hendak mempromosikan foto di dalam Instagram.

Kompetisi

Sebagai sebuah media buat mengunggah foto, riuk satu kegunaan dari Instagram adalah sebagai wadah tanding fotografi. Di intern perlombaan ini, para pereka cipta lomba menggunakan tanda label bagi menandakan bahwa foto nan telah diunggah tersebut telah mengikuti lomba tersebut. Sebuah perlombaan foto melintasi Instagram merupakan salah satu pendirian untuk membuat sebuah produk lebih dikenal makanya masyarakat luas. Produsen juga memberikan paser waktu tertentu agar makin banyak konsumen dari Instagram yang mengikuti kompetisi tersebut. Pada biasanya, kompetisi yang diadakan menerobos Instagram ini tidak belaka memberikan hidayah, melainkan juga dengan menjadi pemenang maka akan lebih dikenal juga di dalam mayapada Instagram oleh para konsumen lainnya. Hal ini memungkinkan pengikut dari pengguna Instagram tersebut akan bertambah banyak.[16]

Laporan kegiatan sosial

Sebagaimana kegunaan ki alat sosial lainnya, Instagram menjadi sebuah media untuk memberitahukan suatu kegiatan sosial privat cakupan lokal atau mancanegara. Cara yang digunakan untuk mengikuti hal ini adalah dengan menunggangi label Instagram. Dengan menggunakan label yang membahas mengenai kegiatan sosial, maka makin banyak publik yang mengikuti situasi tersebut. Dengan demikian Instagram menjadi riuk satu alat promosi yang baik dalam menyorongkan sebuah kegiatan itu. Contohnya begitu juga pada merek #thisisJapan yang bisa meruntun perhatian para awam international untuk kontributif bencana alam yang terjadi di Jepang pada mulanya periode lalu.[17]

Publikasi organisasi

Di dalam Instagram lagi banyak organisasi-organisasi nan memublikasikan barang mereka. Contohnya doang sama dengan Starbucks, Red Bull, Burberry, atau Levi’s. Banyak dari komoditas-komoditas tersebut yang sudah memperalat media sosial cak bagi memasyarakatkan produk-komoditas terbarunya kepada masyarakat, situasi ini dikarenakan agar mereka tak harus mengeluarkan biaya sepersen pun cak bagi mengamalkan promosi tersebut. Tidak hanya itu saja, produsen tersebut dapat berinteraksi secara sedarun dengan para konsumen mereka melalui Instagram. Keadaan ini sekali lagi dimanfaatkan oleh para produsen bikin mendapatkan konsumen kian banyak lagi, terlebih pun bila mereka cak hendak berorientasi pemakai yang belum sangkut-paut menggunakan produk mereka. Selain organisasi bersifat perniagaan, organisasi jenis lainnya pun dapat menggunakan Instagram kerjakan tujuan politik alias bidang lainnya.

Geotagging

Sesudah memasukkan kop foto tersebut, bagian selanjutnya yakni bagian Geotag. Bagian ini akan muncul ketika para pemakai iDevice mengaktifkan GPS mereka di dalam iDevice mereka. Dengan demikian iDevice tersebut dapat mendeteksi lokasi para konsumen Instagram tersebut berkecukupan. Geotagging sendiri adalah identifikasi metadata geografis dalam situs web ataupun foto.[18]
Dengan Geotag, para penguna dapat terdeteksi lokasi mereka telah mencoket foto tersebut atau ajang foto tersebut telah diunggah.

Jejaring sosial

Dalam berbagi foto, para pengguna pun tidak hanya dapat membaginya di n domestik Instagram doang, melainkan foto tersebut bisa dibagi sekali lagi melalui jejaring sosial lainnya seperti Facebook, Twitter, Foursquare, Tumblr, dan Flickr yang cawis di jerambah Instagram bikin membagi foto tersebut.[19]

Label demen

Instagram lagi memiliki sebuah fitur tanda senang yang fungsinya punya kufu dengan yang disediakan Facebook, yaitu sebagai penanda bahwa pengguna yang lain menyukai foto yang sudah lalu diunggah. Berdasarkan dengan durasi musim dan jumlah doyan pada sebuah foto di intern Instagram, hal itulah yang menjadi faktor singularis yang memengaruhi foto tersebut tenar atau bukan. Namun total pengikut juga menjadi keseleo satu anasir yang terdahulu takhlik foto menjadi tenar. Bila sebuah foto menjadi tersohor, maka secara langsung foto tersebut akan masuk ke dalam jerambah popular eksklusif.

Popular

Bila sebuah foto timbrung ke intern halaman popular, nan merupakan palagan pusparagam dari foto-foto popular dari seluruh bumi bilamana itu. Secara lain bersama-sama foto tersebut akan menjadi satu hal yang dikenal oleh publik mancanegara, sehingga jumlah pemuja juga bisa bertambah lebih banyak. Foto-foto yang berada di halaman popular tersebut tidak akan seterusnya berada di halaman tersebut, melainkan dengan berjalannya waktu akan terserah foto-foto popular plonco enggak yang masuk ke dalam daftar halaman dan menggeser posisi kepopuleran foto tersebut.[20]

Kanun Instagram

Umpama ajang bagi mengunggah foto-foto berpangkal masyarakat umum, ada beberapa ordinansi khas bersumber Instagram, agar para pengguna lain mengunggah foto-foto nan tidak sesuai dengan peraturan. Peraturan yang paling penting di dalam Instagram yaitu pelarangan persisten buat foto-foto pornografi, dan juga mengunggah foto pengguna lain sonder meminta izin terlebih dahulu. Bila cak semau salah suatu foto bersumber akun yang kelihatan sama maka dari itu pemakai lainnya, maka konsumen tersebut mempunyai hak bagi men foto tersebut dengan bendera atau melaporkannya langsung kepada Instagram.

Penandaan foto dengan bendera

Menandai foto dengan sebuah bendera berfungsi bila pengguna ingin mengerjakan tuduhan terhadap penggunaan Instagram lainnya. Hal ini dilakukan bila sebuah foto mengandung unsur pornografi, ancaman, foto curian alias foto yang memiliki hak cipta. Dalam membubuhi cap sebuah foto dengan umbul-umbul (flagging), makrifat mengenai pihak nan telah menandainya akan loyal dijaga kerahasiaannya.[21]
Para pengguna lainnya lagi boleh melaporkan foto nan enggak hoki mereka di detik menemukan suatu foto dengan pelanggaran-pelanggaran yang sama.[22]

Komunitas Instagram

Instagram sendiri berkembang berpangkal aplikasi iPhone untuk berbagi foto, hingga sekarang menjadi sebuah perusahaan media sosial di Internet nan berkembang. Secara perangkaan setelah 10 bulan sehabis dikeluarkan, Instagram menarik perhatian 7 juta pengguna baru yang sudah mengunggah 150 miliun foto di Instagram. Sedangkan Instagram koteng belaka punya 5 staf nan bekerja di dalamnya.[19]

Hingga pada ketika ini belum cak semau spam di antara para konsumen, dan aktivitas dari para pengguna pun kian sayang untuk mengesir sebuah foto dan memberi komentar terhadap foto tersebut. Berasal para pemakai yang secara berkelanjutan bikin berkomunikasi antara satu dengan nan lainnya, hubungan para pengguna sekali lagi menjadi lebih akrab kembali, lebih lagi bila mereka luang bahwa mereka berbenda di satu lokasi yang sama. Hal inilah yang pada awalnya menjadi permulaan dari komunitas-kekerabatan Instagram atau lebih gegares dikenal dengan sebutan “iGers”. Dengan adanya komunitas tersebut, semangat mendapatkan sebuah tanggapan bermula pengguna lainnya menjadi hal yang penting ketika mengunggah foto. Tidak cuma itu belaka, pemakai didorong untuk menjeput foto lebih banyak lagi dan memungkinkan para konsumen kerjakan berpikir bahwa hasil foto mereka lebih berseni daripada sebelumnya.[23]
Sampai plong saat ini suka-suka lebih berpangkal 141 peguyuban “Instagramers” di mayapada. Komunitas tersebut tidak hanya dikategorikan dari negara-negara, melainkan kota-daerah tingkat besar di sebuah negara.[24]

Instagram di futur

Dengan makin berjalannya waktu, Instagram lagi terus berkembang. Pada awal mulanya yang hanya beberapa pengguna belaka, sekarang sudah melebihi 8 miliun pengguna dari seluruh marcapada. Lain belaka itu saja lakukan menyeimbangi makin bertambahnya para pemakai Instagram, versi Instagram pun terus meningkat. Pada copot 20 September 2011, Instagram telah membedakan versi terbarunya yakni versi 2.0 dengan bilang fitur-fitur nan ditambahkan dan juga diperbaiki.[25]

Berkembangnya Instagram sendiri, maka makin banyak juga masyarakat yang ingin menggunakannya. Seperti barang apa yang tertulis intern buku Roger F. Fidler adapun mediamorphosis, bahwa perkembangan alat angkut itu terjadi melalui tahapan waktu tertentu dan beriringan dengan perkembangan teknologi yang ada.[26]
Semata-mata tidak semua orang awam dapat memiliki iDevice lakukan menggunakan Instagram. Orang mahajana yang ingin menggunakan Instagram, tetapi tidak memiliki iDevice lebih banyak memperalat sistem operasi Android. Suka-suka pula aplikasi yang menyerupai Instagram di dalam Android, Instaroid nan dalam penggunaannya masih boleh untuk menyukai dan juga mengomentari sebuah foto, namun pada aplikasi ini para konsumen tidak boleh memperalat kodak melampaui Instagram.[27]

Kevin Systrom sebagai CEO dari Instagram belum memastikan apakah Android dapat memperalat Instagram alias tidak.

“Ini sangat utama bagi kami, semata-mata kami belaka 6 orang. Android menjadi prioritas terdahulu kami, doang nan pertama harus kami lakukan adalah membangun tim dan menentukan orang terbaik di dunia untuk bekerja internal proyek ini.”

Kevin Systrom.[28]

Pustaka

Cara Menciptakan menjadikan Feed Instagram Nyambung


  1. ^


    “Instagram APKs”.
    APKMirror
    . Diakses rontok
    2021-01-20
    .





  2. ^


    “‎Instagram”.
    App Store
    (privat bahasa Inggris). Diakses tanggal
    2021-01-19
    .




  3. ^


    a




    b




    “Instagram APKs”.
    APKMirror
    (dalam bahasa Inggris). Diakses copot
    2021-01-23
    .





  4. ^


    “How do I change my language settings?”. Instagram. Diakses terlepas
    December 6,
    2018
    .





  5. ^


    “Instagram.com Traffic, Demographics and Competitors – Alexa”.
    www.alexa.com
    (n domestik bahasa Inggris). Diarsipkan berasal versi salih tanggal 2022-02-10. Diakses sungkap
    08 May
    2019
    .





  6. ^


    “Do YOU know what social media rules you’ve signed up to? – CBBC Newsround” (privat bahasa Inggris). Diakses terlepas
    September 1,
    2018
    .





  7. ^


    Frommer, Dan (1 November 2010). “Here’s How To Use Instagram”. Business Insider. Diakses tanggal
    20 Mei
    2011
    .





  8. ^


    “Instagram comes to Android, available to download now”.



  9. ^


    a




    b




    “Facebook to Acquire Instagram”. Facebook. 9 April 2012. Diakses rontok
    9 April
    2012
    .





  10. ^


    Via Adrian Aoun (8 Oktober 2010). “What is the history of Instagram?”. Quora. Diakses tanggal
    25 September
    2011
    .





  11. ^


    “About Us”. Instagram. Diakses tanggal
    25 September
    2011
    .





  12. ^


    PU. “Revamped Instagram 2.0 Hits the App Store: With New Filters, Live Effects, and High Resolution Save”. Appotography. Diakses copot
    25 September
    2011
    .





  13. ^


    Becca Caddy (21 Juni 2011). “Why is Instagram So Popular?”. The Future is Entertaining. Diarsipkan dari versi nirmala tanggal 2011-10-06. Diakses tanggal
    25 September
    2011
    .





  14. ^


    Marc Flores (11 Maret 2011). “Instagram for iPhone updated with new features and effects”. Into Mobile. Diakses copot
    25 September
    2011
    .





  15. ^


    Phil Gonzales (31 Januari 2011). “Instagram 6.0 (english): How to use Hastags in Instagram?”. Instagramers. Diakses tanggal
    25 September
    2011
    .





  16. ^


    “How to Host A Photo Contest on Instagram”. Blog Instagram. Diarsipkan bersumber varian tulus tanggal 2011-11-04. Diakses tanggal
    25 September
    2011
    .





  17. ^


    Phil Gonzalez (9 Agustus 2011). “#thisisjapan–Asocial media charity photo book for Tohoku Japan”. Instagramers. Diakses tanggal
    25 September
    2011
    .





  18. ^


    “Geotagging dan GPS Photo Link”. Edypurnomo.jaring. Diakses tanggal
    25 September
    2011
    .




  19. ^


    a




    b




    “Instagram is Quickly Becoming the Next Great Social Network”. Splatf. 4 Agustus 2011. Diakses tanggal
    25 September
    2011
    .





  20. ^


    Phil Gonzalez (27 Januari 2011). “Instagram 5.0 (english): How become “most popular” in Instagram”. Instagramers. Diakses tanggal
    25 September
    2011
    .





  21. ^


    Admin. “Flagging Photos”. Instagram. Diakses rontok
    25 September
    2011
    .





  22. ^


    Admin. “Support Center”. Instagram. Diakses rontok
    25 September
    2011
    .





    [
    pranala bebas tugas permanen
    ]



  23. ^


    Phil Gonzales (22 Juni 2011). “A Case Study of the “Instagram” iPhone App”. Instagramers. Diakses rontok
    25 Septembe
    2011
    .





  24. ^


    Phil Gonzales. “Cities”. Instagramers. Diarsipkan pecah versi kalis tanggal 2011-09-25. Diakses rontok
    25 September
    2011
    .





  25. ^


    Federico Vitcci. “Instagram 2.0 Now Available: Live Filters, New Camera UI, Faster Engine”. Mac Stories. Diakses terlepas
    25 September
    2011
    .





  26. ^

    Roger F Fidler. Mediamorphosis: Understanding New Sarana. (California : A Sage Publications Company, 1997)

  27. ^


    Mu-ik Jeon. “Instaroid”. Market Android. Diakses copot
    25 Septembe
    2011
    .





    [
    pranala purnajabatan permanen
    ]



  28. ^


    “Instagram akan Mampir ke Android”. Indocomtech. Diakses sungkap
    25 September
    2011
    .




Pranala luar

  • (Inggris)

    Situs web stereotip



Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Instagram

Posted by: and-make.com