Apabila Didasarkan Pada Ajaran Trias Politika Yang Dikenal Dengan Teori


http://www.pesantrenglobal.com/wp-content/uploads/2015/01/Montesquieu-1.jpg
Foto lukisan dari sendiri Montesquieu


Seorang ahli ahli pikir besar pertama di Perancis tentang negara dan syariat. Merek lengkapnya adalah Charles Secondat,
baron de Labrede et de Montesquieu. Hidup sreg musim 1688-1755. Sendiri

autodidact
, yaitu seorang yang dengan ingatan dan tenaganya sendiri sudah lalu memperoleh kemajuan terutama kerumahtanggaan lapangan keilmuan pengetahuan. Montesquieu juga batik buku berjudul :


Lettres Persanes


, berilmu satu fitnahan yang tajam terhadap keadaan agama, kebijakan dan sosial Perancis. Buku lainnya adalah



Grandeur et decadence des Romains



dan



Esprit des Lois


.


https://4.bp.blogspot.com/-I_bjrrnPHQA/VqNBv6gem2I/AAAAAAAAAb8/sWmD1ng-SS0/s1600/trias2.jpg
Skema Trias Politika



Montesquieu terinspirasi oleh ketatanegaraan Inggris dan ingin merubah ketatanegaran di Perancis pada saat itu yang dikenal masa ini dengan “


Trias-Politika


” namun bukanlah Montesquieu yang membagi nama demikian melainkan Immanuel Kant.



Isi dari Trias-Politika itu sendiri adalah :



1. Kekuasaan perundang-undangan, legislatif.



2. Kekuasaan melaksanakan rezim, eksekutif



3. Pengaturan peradilan, judikatif.



Dalam ajaran Montesquieu berpendapat bahwa apabila kekuasaan negara itu dapat dipisahkan dengan tegas atau sesuai dengan Trias Politika yaitu supremsi perundang-undangan, dominasi melaksanakan pemerintahan, kekuasaan kehakiman dan sendirisendiri kekuasaan itu dipegang makanya satu badan yang berdiri sendiri, ini akan menghilangkan peluang timbulnya tindakan yang sewenang-wenang berpunca koteng penguasa atau




dengan tegasnya tidak memberikan kemungkinan buat menjalankan rezim Absolutisme



. Dapat diambil contohnya seperti di Inggris dalam ilham Montesquieu, berlainan dengan Perancis yang sistem ketatanegaraannya adalah absolutisme plong saat itu dimana semua supremsi dipusatkan ke tangan seorang kanjeng sultan dan raja bisa berbuat apapun, seperti memenjarakan seseorang ke n domestik penjara



Bastille



kerumahtanggaan jangka waktu yang bukan tentu dan minus alasan, tanpa perdata dan dengan hanya satu akta bermaterai yang bernama



lettre de cachet



.




Internal ramalan Montesquieu ini yaitu ajaran Trias Politika tak dapat dilaksanakan pada negara-negara modern karena :



  1. 1. Pemecahan kekuasaan secara mutlak seperti yang dikemukakan mengakibatkan adanya badan kenegaraaan yang tidak dapat ditempatkan di sumber akar pengawasan dari suatu badan kenegaraan yang tak. Bukan adanya pengawasan itu berarti adanya kemungkinan bagi sesuatu raga untuk melampaui batas kekuasaan atau wewenangnya dan maka berbunga hal itu kerjasma antara masing-masing raga kenegaraan tersebut dipersulit. Jadi intensi utama dari pemisahan adalah lakukan memusnahkan kekuasaan mutlak serta tindakan yang totaliter dari raja, namun malahan namun akan mengakibatkan pemindahan saja kebiasaan mutlak itu dari raja kepada tiap-tiap badan yang menyandang dominasi tersebut, sebab, awak-awak tersebut suatu sebabat enggak lalu tidak boleh saling mengawasi. Mengakibatkan yang bisa bermain sewenang-wenang bukanlah prabu melainkan badan-badan kenegaraan tersebut.




    Pada negara dengan hukum berbudaya, perabot-alat perlengkapan negaranya demap dapat saling mengintai, dan mempunyai susunan yang berperangai
    hierarchies
    . Dan inilah suatu corak pada sistem pemerintahan modern.


2. Tajali Trias Politika
Montesquieu nan mengemukakan ajaran tentang pemecahan yuridiksi secara mutlak bukan dapat disesuaikan atau berdampingan dengan ajaran otonomi rakyat yang dikemukakan oleh Rousseau, nan beberapa dalilnya menjadi dasar daripada sistem pemerintahan berbarengan atau


direct gouvernment


, maupun dikenal dengan




sistem echo.




3. Sreg negara syariat modern,
moderne rechtsstaat,

ajaran Trias Politika


Montesquieu tak mungkin bisa dilaksanakan secara rasional, dalam artian bahwa suatu raga kenegaraan, atau suatu gawai, itu saja diserahi satu khasiat atau kekuasaan cuma seperti nan diajarakan Montesquieu. Kerumahtanggaan negara-negara hukum modern satu instrumen tidak saja diserahkan suatu fungsi atau otoritas doang bisa saja lebih dan bisa hanya tambahan pula sebaliknya dimana kekuasaan itu diserahkan plong dua organ atau kian.


Montesquieu.


Lettres Persanes


Montesquieu.


Grandeur et decadence des Romains



Montesquieu.


Esprit des Lois

Source: https://ilmunegaradanpolitik.blogspot.com/2019/01/montesquieu-seorang-autodidact-dan.html

Posted by: and-make.com