Apa Dasar Hukum Mempelajari Ilmu Tajwid

Hukum Mempelajari Ilmu Tajwid, Foto: Dok. learnqurantajwid


Ilmu


tajwid


yaitu ilmu yang mempelajari panjang pendek kata abc yang dibaca dalam Alquran. Sebab, membaca Alquran dengan baik dan sopan adalah keseleo satu kewajiban seorang mukmin yang kukuh.


Lantas, segala syariat membaca


Alquran


dengan tajwid dan mempelajari ilmu tajwid? Terdapat banyak pendapat dari para ulama, tapi sebagian besar cerdik pandai mewajibkan seorang muslim lakukan mempelajari ilmu tajwid kiranya dapat mengaji Alquran dengan baik dan benar.


Hanya, sreg dasarnya hukum mempelajari ilmu tajwid adalah


fardhu kifayah

. Artinya, apabila di satu tempat, provinsi, ataupun negeri telah suka-suka umat


muslim


yang ahli dalam hobatan tajwid, maka orang bisa bertanya padanya, dan tanggung itu telah terwujud. Padahal membaca Alquran dengan ketentuan aji-aji tajwid hukumnya yakni


fardhu ain


atau diwajibkan buat setiap individu.


Tajwid dalam Dalil Alquran dan Hadist


Cak semau banyak dalil Alquran dan hadist yang menjelaskan tentang tajwid dan orang yang mempelajari ilmu tajwid.


Sesuai dengan firman Allah kerumahtanggaan Surah


Al Furqan ayat 32

:



“Dan bani adam-orang kafir berkata, “Cak kenapa Al-Qur’an itu tidak diturunkan kepadanya sekaligus?” Demikianlah, agar Kami memperintim hatimu (Muhammad) dengannya dan Kami membacakannya secara tartil (berangsur-angsur, perlahan dan benar).”


Selain itu surah


Al Muzzammil ayat 4

:



“Atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan.”


Tartil dalam mengaji huruf Alquran artinya dapat mendaras huruf dengan baik dan memahami palagan dimana berhenti membaca dan melanjutkan bacaan serta dibaca dengan perlahan.


Allah SWT lagi bertutur dalam surah


Al Baqarah ayat 121

:



“Orang-basyar nan mutakadim kami berikan Al Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan referensi nan sepatutnya ada, mereka itu beriman kepadanya. Dan barangsiapa yang ingkar kepadanya, maka mereka itulah orang-cucu adam yang rugi.



Selain berpunca dalil Alquran, adapula beberapa hadist yang menunjukan keutamaan bersumber membaca Alquran menunggangi ilmu tajwid.



Anas kedelai Malik radhiyallahu ‘anhu ketika ditanya bagaimana bacaan Utusan tuhan shallallahu ‘alaihi wasallam, maka sira menjawab bahwa wacana dia shallallahu ‘alaihi wasallam itu dengan panjang-panjang kemudian anda membaca “Bismillahirrahman arrahiim” memperpanjang (bismillah) serta memanjangkan (ar rahmaan) dan memanjangkan ar rahiim.”


(HR. Bukhari)


Selain itu, Rasulullah pun menampilkan umatnya untuk mempelajari ilmu tajwid bacaan Alquran dari orang tertentu nan dianggap lebih baik bacaannya dan lebih paham ilmu tajwid.



Dari Abdullah polong Amr bin Ash berkata, sudah berujar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Mintalah kalian bacaan Al Qur’an dari Abdullah bin Mas’ud, Salim Maula Abi Hudzaifah, Ubay bin Ka’ab, Mu’adz bin Jabal.”


(HR. Bukhari dan Mukmin)


Itulah hukum mempelajari ilmu tajwid beserta dalil dan


hadist


nan menjelaskannya. Semoga bermanfaat!

Source: https://kumparan.com/berita-update/hukum-mempelajari-tajwid-beserta-dalil-alquran-dan-hadistnya-wajib-tahu-1uui8mYDRsi

Posted by: and-make.com