Analisis Hasil Penilaian Hasil Belajar Didasarkan Pada

UNIT 4 Amatan PENILAIAN HASIL Membiasakan

A. Maksud

Setelah mengikuti sesi ini, peserta bimbingan teknis bisa:

1. menentukan teknik penilaian sikap;

2. menuliskan buletin penilaian sikap;

3. menentukan teknik penilaian amanat;

4. menyusun organ penilaian amanat;

5. menentukan teknik penilaian keterampilan; dan

6. menyusun organ penilaian keterampilan.

B. Uraian Materi

1. Pengertian

Sesuai dengan Regulasi Nayaka Pendidikan dan Tamadun Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pasal 1 ayat (2) dinyatakan bahwa:Penilaian merupakan proses akumulasi dan perebusan butir-butir untuk menakar pencapaian hasil belajar pesuluh jaga. Lebih jauh, pada Pasal 2 dinyatakan bahwa penilaian terhadap hasil belajar peserta didik dilakukan oleh pendidik, satuan pendidikan, dan pemerintah. Penilaian hasil belajar pesuluh didik oleh pendidik dan satuan pendidikan plong tingkat SMP diatur kerumahtanggaan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 53 Waktu 2015 Tentang Penilaian Hasil Berlatih oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan pada Pendidikan Bawah dan Pendidikan Medium. Pada pasal 1 ayat (1) dan (2) dinyatakan bahwa:

a. Penilaian Hasil Belajar maka dari itu Pendidik yakni proses pengumpulan informasi/data adapun capaian pembelajaran murid ajar dalam aspek sikap, aspek makrifat, dan aspek kegesitan yang dilakukan secara terencana dan sistematis yang dilakukan untuk memantau proses, kemajuan belajar, dan perbaikan hasil belajar melewati penugasan dan evaluasi hasil sparing.

b. Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan merupakan proses pengumpulan informasi/data mengenai capaian penataran siswa didik n domestik aspek pengetahuan dan aspek kegesitan yang dilakukan secara terencana dan sistematis dalam gambar penilaian akhir dan testing sekolah/madrasah.

Berdasarkan pernyataan di atas, penilaian hasil belajar oleh pendidik tidak sekadar difokuskan pada hasil, namun juga pada proses belajar. Murid ajar dapat dilibatkan n domestik proses penilaian terhadap dirinya sendiri andai media untuk berlatih melakukan penilaian diri. Penilaian seharusnya dilaksanakan melintasi tiga pendekatan, adalah assessment of learning (penilaian akhir pengajian pengkajian untuk mengetahui pencapaian pengajian pengkajian), assessment for learning (penilaian buat pembelajaran), dan assessment as learning (penilaian sebagai pendedahan).

Assessment of learning merupakan penilaian yang dilaksanakan setelah proses penataran selesai. Proses pembelajaran radu bukan selalu terjadi di akhir tahun atau di penghabisan pelajar didik menyelesaikan pendidikan puas hierarki tertentu. Setiap pendidik mengerjakan penilaian yang dimaksudkan untuk memberikan syahadat Assessment of learning merupakan penilaian yang dilaksanakan sesudah proses pendedahan radu. Proses pembelajaran selesai tidak gelojoh terjadi di akhir tahun ataupun di akhir peserta didik menyelesaikan pendidikan pada hierarki tertentu. Setiap pendidik melakukan penilaian yang dimaksudkan bikin memberikan pengakuan

Assessment for learning dilakukan sejauh proses pembelajaran berlangsung dan biasanya digunakan sebagai dasar untuk mengamalkan pembaruan proses belajar mengajar. Dengan assessment for learning pendidik bisa memberikan umpan balik terhadap proses belajar siswa didik dan memantau kejayaan belajarnya. Assessment for learning juga dapat dimanfaatkan maka dari itu pendidik lakukan meningkatkan performan kerumahtanggaan memfasilitasi peserta didik. Bermacam-macam kerangka penilaian formatif, misalnya tugas dan kuis yaitu eksemplar-konseptual assessment for learning (penilaian untuk proses belajar).

Assessment as learning mempunyai kemujaraban yang mirip dengan assessment for learning , yaitu berfungsi sebagai formatif dan dilaksanakan selama proses pembelajaran berlangsung. Perbedaannya, assessment as learning menyertakan peserta bimbing secara aktif dalam kegiatan penilaian tersebut. Peserta didik diberi pengalaman buat belajar menjadi penilai untuk dirinya koteng. Penilaian diri (self assessment) dan penilaian antar kutub merupakan contoh assessment as learning. Dalam assessment as learning peserta didik juga boleh dilibatkan dalam merumuskan prosedur penilaian, patokan, maupun rubrik/pedoman penilaian sehingga mereka mengetahui dengan pasti apa nan harus dilakukan mudah-mudahan memperoleh capaian berlatih yang maksimal.

2. Prosedur Penilaian

Prosedur penilaian proses belajar dan hasil belajar oleh pendidik dilakukan dengan urutan:

a. menjadwalkan tujuan penilaian dengan mengacu pada RPP yang telah disusun;

b. merumuskan jari-jari-terali penilaian;

c. membuat instrumen penilaian berikut pedoman penilaian;

d. melakukan analisis kualitas radas;

e. berbuat penilaian;

f. mengolah, menganalisis, dan menginterpretasikan hasil penilaian;

g. melaporkan hasil penilaian; dan

h. memanfaatkan laporan hasil penilaian.

Teknik Penilaian Sikap

Penilaian sikap yaitu kegiatan nan dilakukan oleh pendidik

lakukan memperoleh informasi deskriptif mengenai perilaku peserta pelihara.

Secara garis besar, penilaian aspek sikap dilakukan menerobos tahapan:

a. mengamati perilaku peserta tuntun selama penerimaan;

b. mengingat-ingat perilaku peserta pelihara dengan menggunakan lembar observasi/pengamatan;

c. menindaklanjuti hasil pengamatan; dan

d. mendeskripsikan perilaku peserta didik.

Penilaian sikap dilakukan dengan menggunakan teknik observasi oleh guru mata pelajaran (selama proses pembelajaran pada jam pelajaran), hawa didikan konseling (BK) dan wali papan bawah (sepanjang siswa di asing jam kursus) yang ditulis intern buku kronik (yang selanjutnya disebut koran). Kronik berisi catatan anekdot (anecdotal record), catatan situasi tertentu (incidental record), dan embaran tak yang jujur dan relevan. Jurnal tidak hanya didasarkan lega barang apa yang dilihat bersama-sama maka itu suhu, pengampu kelas, dan suhu BK, tetapi juga informasi lain yang relevan dan bonafide yang diterima dari berbagai mata air. Selain itu, penilaian diri dan penilaian antarteman dapat dilakukan kerumahtanggaan rangka pembinaan dan pembentukan karakter peserta, yang hasilnya boleh dijadikan sebagai riuk suatu data testimoni dari hasil penilaian sikap makanya pendidik.

karangan pada jurnal adapun sikap spritual, sikap sosial dan sekali lagi nilai fiil penting atau sub nilai sesuai ponten nilai yang dikembangkan pada penguatan pendidikan budi yang diamanatkan Perpres no 87 tahun 2017.

Penulisan Jurnal Penilaian Sikap (Spiritual)

Abstrak Jurnal Perkembangan Sikap

No Waktu Nama Siswa

Catatan Perilaku

Skor

Ttd Tindak

fiil

Lanjut

Berikut merupakan sejumlah hal nan perlu diperhatikan dalam melaksanakan penilaian (mengikuti perkembangan) sikap dengan teknik observasi:

1) Jurnal perkembangan sikap ditulis makanya pengasuh kelas, suhu mata les, dan guru BK sejauh periode suatu semester;

2) Bagi pengasuh inferior, 1 (suatu) buku harian digunakan bikin satu papan bawah yang menjadi barang bawaan- jawabnya; bikin temperatur netra latihan 1 (satu) jurnal digunakan untuk setiap kelas yang diajarnya; bagi master BK 1 (suatu) jurnal digunakan bikin setiap inferior di sumber akar bimbingannya;

3) Jalan sikap spiritual dan sikap sosial dan biji budi PPK lainnya mulai sejak peserta bisa dicatat dalam suatu jurnal atau intern 2 (dua) koran yang terpisah;

4) Murid yang dicatat dalam surat kabar pada dasarnya ialah mereka yang menunjukkan perilaku nan sangat baik atau kurang baik secara alami (siswa-peserta nan menunjukkan sikap baik enggak harus dicatat dalam jurnal);

5) Apabila pesuluh tertentu Interelasi menunjukkan sikap terbatas baik, ketika yang bersangkutan telah (start) menunjukkan sikap yang baik (sesuai maksud), sikap yang (berangkat) baik tersebut harus dicatat dalam jurnal;

6) Perilaku sangat baik ataupun kurang baik yang dicatat dalam jurnal tersebut bukan terbatas sreg granula-butir nilai sikap (perilaku) yang hendak ditanamkan melintasi pembelajaran yang saat itu sedang berlanjut sebagaimana dirancang n domestik RPP, tetapi lagi butir- butiran poin sikap lainnya yang ditumbuhkan dalam semester itu selama sikap tersebut ditunjukkan oleh siswa melangkaui perilakunya secara alami;

7) Wali kelas, guru netra pelajaran, dan suhu BK mengingat-ingat (perkembangan) sikap pesuluh segera setelah mereka menyaksikan dan/alias memperoleh informasi terpercaya mengenai perilaku siswa sangat baik/rendah baik yang ditunjukkan siswa secara alami;

8) Sreg akhir semester temperatur ain cak bimbingan dan guru BK menyadur kronologi sikap spiritual dan sikap sosial setiap siswa dan menyerahkan ringkasan tersebut kepada pengasuh inferior kerjakan terjamah selanjutnya;

Berikut yaitu contoh buku harian penilaian (jalan) sikap spiritual dan sikap sosial maka dari itu wali kelas.

Contoh Harian Perkembangan Sikap Spiritual/ nilai religius

Tanda Sekolah : SMP … Kelas/Semester : VII/Semester II Periode pelajaran :…

Ttd Tindak No Tahun

Nama

Butiran

Catatan Perilaku

1. 17/02/17 Bahtiar  Tidak mengikuti sholat …

Jumat yang diseleng-

Ketaqwa garakan di sekolah. an

Rumonang  Mengganggu

inversi Ketaqwa …

yang menengah berdoa an sebelum makan siang di kantin.

2. 22/02/17 Burhan

 Mengajak temannya

Ketaqwa …

lakukan berdoa sebelum an pertandingan sepakbola di tanah lapang sport sekolah.

Andreas  Mengingatkan

Toleransi …

temannya cak bagi

Beragama

melaksanakan sholat Dzuhur di sekolah.

3. 28/02/17 Dinda

 Timbrung membantu

Toleransi …

temannya buat

Beragama

mempersiapkan perayaan religiositas yang berbeda dengan agamanya di sekolah.

4. 03/03/17 Rumonang  Menjadi anggota Ketaqwa …

panitia perayaan

an

keagamaan di sekolah.

5. 13/03/17 Ani

 Mengajak temannya

Ketaqwa …

bakal berdoa sebelum an praktik memasak di ruang keterampilan.

Contoh Jurnal Perkembangan Sikap Sosial

Nama Sekolah : SMP … Kelas/Semester : VII/Semester II Hari latihan :…

Tindak No Waktu

Tera

Coretan Perilaku

Butir Sikap Ttd

Siswa

Lanjut

1. 12/02/17 Andreas Menolong insan lanjut Kepedulian

usia untuk menye- berang jalan di depan sekolah.

2. 13/02/17 Rumonang Berbohong

momen Keterbukaan

ditanya alasan enggak masuk

sekolah di ruang guru.

3. 15/02/17 Bahtiar Mengasihkan kocek Kejujuran

yang ditemukannya di halaman

4. 20/02/17 Dadang Tidak

menyerahkan Pikulan “piagam ijin tidak masuk jawab sekolah”

dari

orangtuanya kepada hawa.

5. 25/02/17 Ani Primitif mengikuti Kedisiplinan

upacara di sekolah.

6. 01/03/17 Burhan Mempengaruhi teman Kedisiplinan

untuk tak timbrung sekolah.

7. 04/03/17 Dinda

Memungut

sampah Kebersihan

nan berserakan di halam sekolah.

8. 07/03/17 Dinda Mengkoordinir teman- Kepedulian

teman

sekelasnya

mengumpulkan sambung tangan untuk target murka alam.

Contoh format tersebut dapat digunakan bagi guru ain pelajaran dan guru BK. Apabila catatan urut-urutan sikap spiritual dan sikap sosial dijadikan suatu, mesti

ditambahkan satu kolom Warta di bagian minimum kanan bikin menuliskan apakah perilaku tersebut sikap SPIRITUAL atau sikap SOSIAL. Lihat Contoh Jurnal Perkembangan Sikap untuk acuan.

Lengkap Kronik Kronologi Sikap

Etiket Sekolah : SMP Kelas/Semester : VII/Semester I Waktu latihan :…

Tindak No Waktu

Nama

Catatan Perilaku

Butir Sikap Ket. Ttd

Lain mengikuti sholat Jumat yang

Ketaqwaan Spiritu

diselenggarakan di

al

sekolah.

Andreas Menolong orang lanjur Kepedulian

usia untuk menyeberang

Sosial

jalan di depan sekolah.

2. 22/02/17 Burhan

Mempengaruhi

teman Kedisiplinan

Andreas Mengingatkan temannya

untuk melaksanakan

Keluasan pikiran

Spiritu

sholat Dzuhur di

beragama al

sekolah.

3. 28/02/17 Dinda

Ikut membantu temannya untuk

Ketegaran

mempersiapkan

beragama Spiritu

perayaan keagamaan

al

nan berbeda dengan agamanya di sekolah.

4. 03/03/17 Rumonang Menjadi anggota panitia Spiritu

perayaan keagamaan di Ketaqwaan al

sekolah.

5. 13/03/17 Dinda Memungut sampah yang Kebersihan

porak-poranda di halam

Sosial

sekolah.

Teknik Penilaian Mualamat

Berbagai teknik penilaian pesiaran dapat digunakan sesuai dengan karakteristik masing- masing KD. Teknik yang biasa digunakan antara lain testimoni tertulis, tes verbal, dan penugasan.

Tabel 1.4.1 Teknik Peniaian Pengetahuan

Teknik

Bentuk Perabot

Tujuan

Tes Tertulis

Benar-Riuk,

Mengetahui pemilikan publikasi

Menjodohkan, Pilihan

siswa untuk perbaikan proses

Ganda, Isian/Melengkapi,

pembelajaran dan/atau pengambilan

Jabaran

skor

Tes Oral

Soal jawab

Mengecek pemahaman siswa untuk perbaikan proses penataran

Penugasan

Tugas yang dilakukan

Memfasilitasi penguasaan

secara basyar alias

pengetahuan (bila diberikan sejauh

Teknik

Tulangtulangan Instrumen

Tujuan

Keramaian

proses penelaahan) ataupun memahami pemilikan pengetahuan (bila diberikan pada penutup pembelajaran)

a. Tes Tercantum

Tes tertulis yakni pembenaran nan tanya dan jawaban disajikan secara tertulis maujud pilihan ganda, isian, benar-keseleo, mengijabkan, dan jabaran. Gawai pembenaran tertera dikembangkan atau disiapkan dengan mengikuti awalan-langkah berikut:

 Mematok harapan pemeriksaan ulang. Langkah pertama yang dilakukan adalah mematok tujuan penilaian, apakah bakal

keperluan mengetahui capaian pembelajaran ataukah buat memperbaiki proses penerimaan, maupun untuk kedua-duanya. Pamrih penilaian kronik (PH) berlainan dengan tujuan penilaian tengah semester (PTS), dan intensi cak bagi penilaian akhir semester (PAS). Sementara penilaian buku harian lazimnya diselenggarakan bikin mengetahui capaian pembelajaran ataukah bikin merevisi proses penerimaan, PTS dan Cukup biasanya untuk mengetahui capaian pembelajaran.

 Merumuskan kisi-ruji-ruji. Kisi-kisi merupakan spesifikasi yang memuat kriteria cak bertanya nan akan ditulis yang

menghampari antara tak KD yang akan diukur, materi, indikator soal, rajah soal, dan jumlah tanya. Jeruji-kisi disusun bakal memastikan warta tanya mewakili barang apa yang seharusnya diukur secara proporsional. Pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural dengan kecakapan berfikir tingkat minus hingga tinggi akan terwakili secara memadai.

 Batik soal berdasarkan jeruji-jeruji dan pendirian penulisan pertanyaan.  Mengekspresikan pedoman penskoran.

Bakal soal sortiran ganda, isian, mempertemukan, dan jawaban singkat disediakan kunci jawaban. Untuk cak bertanya uraian disediakan kunci/model jawaban dan rubrik.

Tabel 4.1 Contoh Celah-Kisi Tes Terjadwal

Nama Sekolah

: SMP …

Kelas/Semester

: VII/Semester II

Masa tuntunan

Mata Kursus

: Seni Budaya (Seni Tari)

Kompetensi Bentuk Jml No.

Materi

Indikator Cak bertanya

Pangkal Soal Soal

1 3.4 Mema

Gerak Tari

 Menjelaskan

1 tari sesuai

hami gerak Berdasarkan Level

pengertian tema Uraian level, dan

dan Kamil Keramik

Sesuai Iringan

tari.

1 sesuai

pola lantai

 Menentukan

 Tema tari

Uraian

iringan  Membuat gerak

tema tari.

 Menjabarkan

tari

Uraian  Level 1

alur

cerita

 Eksemplar tegel

berdasarkan

 Iringan tari

tema tari.

level,pola lantai

level.

sesuai irinagn tari

 Menciptakan menjadikan level

 Penyusunan

butir-butir pesanan

tari berdasarkan Uraian

Evaluasi proyek

gerak

yang

dibuat.  Mengklarifikasi

pengertian ideal Uraian

lantai.

 Mewujudkan pola Jabaran

lantai

tari

berdasarkan gerak

yang

dibuat.

Transendental butir cak bertanya:

1. Jelaskan signifikansi tema tari!

2. Bagaimana persiapan menentukan tema tari?

3. Jabarkan alur kisah beralaskan tema tari !

4. Jelaskan denotasi level kerumahtanggaan tari!

5. Buatlah level sesuai dengan gerak yang sudah lalu dibuat !

6. Jelaskan konotasi pola lantai dalam tari!

7. Buatlah model ubin berlandaskan gerak yang telah dibuat!

Petunjuk Penskoran dan Pedoman Penilaian

A. Kunci Jawaban

Skor Tanya

No

Kancing Jawaban

1 Kunci perasaan, ide alias gagasan koteng penata tari (penata tari) 10 yang akan disampaikan kepada makhluk lain (pirsawan) nan kemudian kunci ingatan tadi dituangkan ke intern rajah-bentuk gerak menjadi sebuah karya seni tari yang disajikan kepada penonton.

2  Tema harus disesuaikan dengan tujuan dan maksud kegiatan

10 pementasan

 Tema dapat pula dijadikan bagaikan judul satu pementasan tari.  Tema pertunjukan akan mencerminkan apa yang akan dipentaskan.  Dilihat berpokok tariannya, kalau tariannya seperti gaya merak, berarti

temanya tarian merak  Dihubungkan dengan hari-musim besar  Tema dalam sebuah penataan tari yang stereotip diusung adalah tema

kepahlawanan, peperangan, percintaan, dan sebagainya.

3  Menentukan tema (burung)

10  Menentukan judul tari (Cenderawasih)  Membuat synopsis

 Membualkan karakter burung sepah raja seperti (berlari sambil menggerakkan sayap, terbang,mencari makan,dll.)

4 Hierarki rendahnya gerak tari yang dilakukan. Gerak tari bersendikan 10 level punya tiga elemen yaitu cacat, sedang dan tataran. Ketiga level ini merupakan satu keesaan utuh sehingga membagi kesan dinamis pada tari.

5  Level tinggi dengan gerak berkepanjangan

10  Level sedang berdiri secara lurus di atas pentas

 Level rendah berguling dari satu arena ke gelanggang tak

6 Operasi yang dilakukan oleh sendiri penari sebagaimana melakukan

10 pergerakan,pergeseran,dan perpindahan posisi dalam sebuah tarian

7  Pola lantai fertikal  Pola lantai horizontal

10  Hipotetis lantai diagonal

 Transendental ubin garis melengkung

B. Rubrik Penilaian

Jika jawaban lengkap: Kredit 10

Pokok manah, ide ataupun gagasan seorang penata tari (penata tari) yang akan disampaikan kepada orang tak (penonton) yang kemudian pokok perhatian tadi dituangkan ke dalam bentuk-bentuk gerak menjadi sebuah karya seni tari yang disajikan kepada penonton. Jika jawaban terbatas hipotetis:

Angka 7,5 Pokok pikiran, ide alias gagasan sendiri penata tari (koreografer) yang akan disampaikan kepada orang enggak (pirsawan) yang kemudian gerendel pikiran tadi dituangkan ke

1 internal bentuk-bentuk gerak Takdirnya jawaban kurang lengkap:

SKOR 5,0 Gerendel ingatan, ide ataupun gagasan sendiri penata tari

(koreografer) yang akan disampaikan kepada hamba allah bukan (pirsawan) Jika jawaban cacat abstrak: Pokok perhatian, ide ataupun gagasan sendiri penata tari SKOR 2,5 (penata tari) Jika jawaban cermin:  Tema harus disesuaikan dengan tujuan dan maksud

kegiatan pertunjukan  Tema bisa juga dijadikan sebagai titel satu pertunjukan tari.  Tema pergelaran akan mencerminkan segala apa yang akan

dipentaskan. Skor 10  Dilihat bermula tariannya, kalau tariannya sebagaimana mode

merak, berarti temanya tarian merak  Dihubungkan dengan hari-hari samudra  Tema dalam sebuah penataan tari yang biasa diusung

yakni tema keberanian, peperangan, percintaan, dan sebagainya.

Jika jawaban abnormal ideal:

 Tema harus disesuaikan dengan intensi dan maksud

2 kegiatan pementasan

 Tema boleh juga dijadikan sebagai judul satu

pertunjukan tari. SKOR 7,5  Tema atraksi akan mencerminkan segala apa yang akan dipentaskan.

 Dilihat berpokok tariannya, kalau tariannya seperti kecondongan merak, berarti temanya tarian merak

 Dihubungkan dengan hari-hari samudra Jika jawaban adv minim lengkap:  Tema harus disesuaikan dengan tujuan dan maksud

kegiatan pertunjukan Poin 5,0  Tema dapat kembali dijadikan ibarat titel suatu atraksi tari.

 Tema pertunjukan akan mencerminkan segala yang akan dipentaskan.  Dilihat bermula tariannya, kalau tariannya seperti tren

merak, berarti temanya tarian merak Jika jawaban kurang lengkap:

 Tema harus disesuaikan dengan tujuan dan harapan kegiatan pergelaran  Tema dapat kembali dijadikan umpama titel satu

Kredit 2,5 atraksi tari.

 Tema pertunjukan akan mencerminkan apa yang akan dipentaskan. Jikalau jawaban teladan (betul 3):  Menentukan tema (burung)  Menentukan judul tari (Cenderawasih)  Membuat synopsis

Biji 10  Menceritakan khuluk burung cenderawasih seperti mana (berlari serta merta menggerakkan sayap, nanar,mencari makan,dll)

Jika jawaban kurang lengkap(betul 2):

 Menentukan tema (titit) SKOR 7,5

3  Menentukan kop tari (Sepah raja)  Membuat synopsis Seandainya jawaban kurang sempurna(betul 1):

 Menentukan tema (burung) SKOR 5,0  Menentukan judul tari (Cenderawasih) Kalau jawaban salah:

SKOR 2,5  Menentukan tema (burung)

Kalau jawaban lengkap: Tinggi rendahnya gerak tari nan dilakukan. Gerak tari berdasarkan level punya tiga partikel yakni cacat, menengah SKOR 10 dan tingkatan. Ketiga level ini merupakan suatu kesatuan utuh sehingga memberi kesan dinamis lega tari.

4 Jika jawaban kurang abstrak:

Janjang rendahnya gerak tari nan dilakukan. Gerak tari Skor 7,5 berdasarkan level memiliki tiga elemen yaitu rendah, sedang dan janjang. Kalau jawaban kurang konseptual: Tinggi rendahnya gerak tari yang dilakukan. Gerak tari SKOR 5,0 bersendikan level memiliki tiga elemen Kalau jawaban kurang lengkap:

SKOR 2,5 Tangga rendahnya gerak tari yang dilakukan.

Jika jawaban lengkap:  Level tahapan dengan gerak melayang

SKOR 10  Level sedang tegak secara literal di atas pentas  Level rendah berguling bermula satu gelanggang ke kancah lain

Seandainya jawaban kurang lengkap:

5  Level tangga dengan gerak berlarut-larut Poin 7,5  Level sedang bersimbah secara lurus di atas pentas Sekiranya jawaban tekor lengkap:

Biji 5,0

 Level tinggi dengan gerak melantur . Jika jawaban invalid lengkap/ salah.

SKOR 2,5

Takdirnya jawaban model: Skor 10 Gerakan yang dilakukan maka dari itu seorang tukang tari seperti

melakukan pergerakan,pergeseran,dan pengungsian posisi

6 dalam sebuah tarian Jika jawaban cacat arketipe:

SKOR 7,5 Persuasi nan dilakukan maka itu seorang penayub seperti

berbuat pergerakan,pergeseran, Jika jawaban kurang pola:

Biji 5,0 Gerakan nan dilakukan oleh sendiri penari seperti melakukan pergerakan Jika jawaban abnormal paradigma:

SKOR 2,5 Gerakan yang dilakukan maka dari itu koteng penari Jika jawaban lengkap:

Nilai 10  Pola lantai fertikal

 Pola tegel horizontal

7  Pola lantai diagonal  Acuan lantai garis membusur

Seandainya jawaban minus komplet: Ponten 7,5  Cermin lantai fertikal  Pola lantai horizontal  Pola keramik diagonal

Kalau jawaban kurang lengkap: SKOR 5,0  Ideal lantai fertikal  Pola ubin horizontal

Kalau jawaban abnormal lengkap: Nilai 2,5  Pola tegel fertikal

Grafik 4.2 Contoh Pedoman Penskoran Cak bertanya Uraian

No.

Poin Soal

Kunci Jawaban

1 Gerak yakni perpindahan kursi suatu benda/orang bersumber

2 suatu posisi ke posisi yang tidak.

2 Gerak dengan ruang gerak luas bercirikan:

a. volume gerak lebar-rata gigi;

b. selalu menunggangi property yang panjang; dan

c. buruk perut berpindah tempat Gerak dengan ruang gerak sempit berunsurkan:

a. tagihan gerak boncel-kecil;

b. hijrah tempatnya terbatas; dan

c. bila memperalat property biasanya pendek-singkat

3 Gerak dengan tempo cepat bercirikan:

a. intensitas geraknya tinggi

b. membidik keras dan kotong-patah. Gerak dengan tempo lambat bercirikan:

a. intensitasnya agak sedikit a. intensitasnya agak terbatas

4 Gerak patah-patah bercirikan:

a. gerak dilakukan dengan impitan yang berlainan-beda;

b. setiap gerak suka-suka saat sengap sesaat. Gerak mengalun bercirikan:

a. gerak dilakukan dengan tekanan yang relatif sejajar; dan

b. menjurus mementingkan kesurutan gerak.

Skor maksimal

RUBRIK

Soal Skor

Deskriptor

No

1 2 Konsepnya benar dan disampaikan secara komunikatif.

1 Konsepnya kurang tepat.

3 Menuliskan tiga perbedaan taktik antara pangsa gerak luas dan pangsa gerak sempit.

2 Menuliskan dua perbedaan antara ruang gerak luas dan ruang gerak sempit.

1 Menuliskan suatu perbedaan atau tidak jelas.

2 3 Menuliskan dua perbedaan antara gerak tempo cepat dan lambat.

2 Menuliskan satu perbedaan antara gerak tempo cepat dan lambat

1 Perbedaannya lain jelas.

3 3 Menuliskan dua perbedaan antara gerak patah-kutung dan gerak mengombak.

2 Menuliskan satu perbedaan antara gerak abtar-potol dan gerak mengalun.

1 Perbedaannya tidak jelas.

Nilai  jumlah skor p erolehan

totalskor maksimal

Tes Lisan Validasi oral berupa pertanyaan-cak bertanya yang diberikan guru secara lisan dan

siswa merespon cak bertanya tersebut secara lisan. Selain bertujuan mengecek penguasaan warta cak bagi perbaikan pembelajaran, pengecekan lisan dapat menumbuhkan sikap bagak berpendapat, percaya diri, dan kemampuan berkomunikasi secara efektif. Dengan demikian, pengecekan lisan dilakukan lega saat proses pembelajaran berlanjut. Tes lisan pula dapat digunakan bagi melihat ketertarikan peserta terhadap pengetahuan yang diajarkan dan motivasi siswa internal berlatih.

Ideal pertanyaan puas pembuktian lisan: (1) Apa yang dimaksud dengan kamil lantai dalam seni tari?

(2) Segala fungsi tata hias dalam pementasan pantomim? (3) Coba sebutkan tipe-jenis tempo pada lagu! (4) Menurut kamu segala manfaat kursus olah tubuh ?

Penugasan Penugasan adalah pemberian tugas kepada siswa bikin menakar dan/atau

memfasilitasi murid memperoleh alias meningkatkan pengetahuan. Penugasan untuk mengeti keterangan bisa dilakukan sesudah proses penerimaan (assessment of learning). Sedangkan penugasan buat meningkatkan pengetahuan diberikan sebelum dan/atau selama proses pembelajaran (assessment for learning). Tugas dapat dikerjakan baik secara hamba allah ataupun kerubungan sesuai karakteristik tugas yang diberikan.

Tabulasi 4.3 Cermin Kisi-Kisi Tugas

Nama Sekolah :

SMP …..

Papan bawah/Semester :

IX/Semester I

Tahun kursus :

Mata Kursus :

SeniBudaya/Teater

Teknik No.

Naskah Fragmen mendeskripsikan Penugasan

menyusun naskah

naskah

pementasan

pementasan drama

Contoh tugas:

Tulislah dan jelaskan langkah-anju menyusun naskah pertunjukan dagelan musikal!

Tabel 4.4 Komplet Pedoman Penskoran Tugas No.

Aspek yang dinilai

Skor

1. Kelengkapan langkah-langkah

2. Kebenaran elus

Angka maksimum

RUBRIK Aspek

Skor

Deskriptor

1 3 Menuliskan enam langkah penyususnan naskah secara urut

2 Menuliskan lima ancang penyususnan naskah secara urut

1 Menuliskan empat ancang penyususnan naskah atau kurang

2 5 Langkah-langkahnya benar dan urut

4 Persiapan-langkahnya urut namun ada yang keseleo

3 Langkah-langkahnya urut doang ada nan pelecok

2 Langkah-langkahnya tidak urut

1 Langkah-langkahnya salah

3 2 Bahasanya jelas dan komunikatif

1 Bahasanya abnormal jelas bikin difahami

Nilai  total ponten p erolehan

totalskor maksimum

Portofolio Portofolio merupakan penilaian bersambung-sambung nan didasarkan pada koleksi

informasi yang bersifat reflektif-integratif yang menunjukkan jalan kemampuan siswa dalam suatu tahun tertentu. Ada beberapa variasi portofolio antara bukan portofolio dokumentasi, portofolio proses, dan portofolio pameran. Suhu dapat memilih spesies portofolio yang sesuai dengan tujuannya. Cak bagi SMP, tipe portofolio yang utama untuk penilaian pengetahuan yakni portofolio pameran, yaitu adalah kumpulan sampel pekerjaan terbaik dari KD pada Ki-3, terutama pekerjaan-tiang penghidupan bersumber tugas-tugas dan ulangan harian tertulis yang diberikan kepada peserta.

Portofolio setiap siswa disimpan dalam suatu folder (map) dan diberi tanggal penumpukan oleh guru. Portofolio bisa disimpan dalam tulang beragangan cetakan dan/atau elektronik. Pada penghabisan suatu semester koleksi percontoh karier tersebut digunakan bak sebagian bahan untuk mendeskripsikan pencapaian pengetahuan secara deskriptif. Portofolio pengetahuan lain diskor pun dengan angka.

Berikut yaitu contoh ketentuan dalam penilaian portofolio untuk manifesto:

1) Pekerjaan tahir siswa;

2) Pekerjaan yang dimasukkan dalam portofolio disepakati oleh siswa dan guru;

3) Guru menjaga kerahasiaan portofolio;

4) Suhu dan siswa punya rasa n kepunyaan terhadap inskripsi portofolio;

5) Karier yang dikumpulkan sesuai dengan KD. Setiap pengajian pengkajian KD berpangkal KI-3 berakhir, pekerjaan terbaik dari KD tersebut (bila ada) dimasukkan ke dalam portofolio.

Teknik Penilaian Kecekatan

a. Penilaian Kinerja Penilaian penampilan adalah penilaian untuk mengukur capaian pembelajaran yang

berwujud keterampilan proses dan/atau hasil (produk). Dengan demikian, aspek yang dinilai

adalah kualitas proses melakukan/berbuat suatu tugas atau kulaitas produknya atau kedua-duanya. Contoh keterampilan proses yakni keterampilan mengamalkan tugas/tindakan dengan menggunakan alat dan/atau sasaran dengan prosedur kerja kerja tertentu, darurat produk yakni sesuatu (bisanya barang) yang dihasilkan dari perampungan sebuah tugas.

kerumahtanggaan penilaian

performa

Contoh penilaian pengejawantahan yang menitikberatkan aspek proses adalah menggunakan peralatan laboratorium sesuai keperluan. Contoh penilaian kinerja nan mengutamakan aspek produk ialah membuat magnet. Abstrak penilaian kinerja yang mempertimbangkan baik proses atau komoditas yaitu kegiatan percobaan.

Persiapan-langkah umum penilaian kinerja adalah:

1) menyusun kisi-kisi;

2) mengembangkan/memformulasikan tugas yang dilengkapi dengan awalan-langkah, incaran, dan gawai;

3) menyusun rubrik penskoran dengan mengaibkan aspek-aspek yang terlazim dinilai;

4) melaksanakan penilaian dengan mengamati pesuluh sejauh proses perampungan tugas dan/atau menilai dagangan akhirnya beralaskan ruangan;

5) ki menggarap hasil penilaian dan melakukan tindak lanjut.

Berikut ini contoh kisi-kisi penilaian kinerja, soal/tugas, pedoman penskoran, dan rubrik penilaian prestasi.

Diagram 4.5 Contoh Jari-jari-jari-jari Penilaian Kinerja/Praktik

Nama Sekolah

: SMP ……

Kelas/Semester

: VII/Semester II

Tahun pelajaran

Mata Pelajaran

: SeniBudaya/Tari

Teknik No. Kompetensi Dasar

Materi

Parameter Penilaian

1. 4.3. Memeragakan

Memeragakan

Pesuluh ajar Kinerja

gerak tari sesuai gerak tari

boleh

dengan level

berlandaskan

mempertunjukkan

dan pola lantai

level dan hipotetis

gerak tari

lantai sesuai

beralaskan

iringan

level dan teladan lantai sesuai iringan

Contoh tugas penilaian pengejawantahan:

1. Peragakan gerak tari berdasarkan level dan pola lantai sesuai iringan !

Diagram 4.6 Hipotetis Rubrik Penskoran Penilaian Kinerja

NO

ASPEK YANG DINILAI

Poin

1 Rekonsiliasi gerak tari dengan iringan

2 Pemanfaatan level

3 Penggunaan ideal lantai

Nilai maksimum

Nilai  total kredit p erolehan  100 totalskor maksimum

Master dapat menetapkan bobot penskoran nan berbeda-beda antara aspek satu dan lainnya yang dinilai dengan memperhatikan karakteristik KD atau keterampilan yang dinilai.

Tabel 4.7 Konseptual Rubrik Penilaian Pengejawantahan/Praktik No

Parameter

Rubrik

1. Koordinasi gerak

3 = mencontohkan gerak tari sesuai dengan tari dengan iringan

iringan.

2 = mempertontonkan gerak tari kurang sesuai

dengan iringan.

1 = mempertunjukkan gerak tari tidak sesuai dengan

iringan.

2. Penggunaan level

3 = Memeragakan

gerak

tari dengan

menggunakan 3 level.

2 = Memeragakan

gerak

tari dengan

menggunakan 2 level.

1 = Memeragakan

gerak

tari dengan

menunggangi 1 level.

3 Pengusahaan model

4 = menggunakan 4 ataupun makin pola lantai keramik

3 = menggunakan 3 konseptual lantai

2 = memperalat 2 abstrak keramik

1 = menggunakan 1 teoretis lantai

Pada teladan penilaian penampilan dengan di atas, penilaian diberikan dengan memaki baik aspek proses alias barang. Sebagaimana terlihat pada rubrik penilaian., ada 3 (tiga) granula aspek yang dinilai, yaitu keterampilan petatar privat menyiagakan alat dan target (proses), keterampilan murid dalam melakukan uji asam/basa (proses), dan kualitas laporan (komoditas).

Guru dapat menjadwalkan bobot penskoran yang farik-tikai antara aspek suatu dan lainnya yang dinilai dengan mencamkan karakteristik KD atau keterampilan nan dinilai. Pada contoh di atas, keterampilan proses (penyiapan bahan dan alat + pelaksanaan uji asam/basa) diberi bobot lebih tahapan dibandingkan produknya (laporan).

b. Penilaian Proyek Penilaian kiriman adalah suatu kegiatan untuk mengetahui kemampuan pelajar

dalam mengaplikasikan pengetahuannya melalui penyelesaian suatu tugas dalam periode/waktu tertentu. Penilaian order dapat dilakukan untuk mengeti suatu atau beberapa KD n domestik satu atau beberapa mata pelajaran. Tugas tersebut riil rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan, reklamasi data, pengerahan data, penggodokan dan penguraian data, serta pelaporan.

Pada penilaian proyek setidaknya suka-suka 4 (empat) keadaan yang perlu dipertimbangkan, yaitu:

1) Pengelolaan Kemampuan petatar dalam memintal topik, mengejar informasi, dan mengelola waktu akumulasi data, serta penulisan publikasi.

2) Relevansi Topik, data, dan komoditas sesuai dengan KD.

3) Otentisitas

Dagangan (misalnya laporan) yang dihasilkan siswa merupakan hasil karyanya, dengan mempertimbangkan kontribusi guru faktual ajaran dan dukungan terhadap proyek peserta.

4) Pintasan dan kreativitas Hasil titipan petatar terletak anasir-unsur kebaruan dan menemukan sesuatu nan farik dari biasanya.

Berikut ini paradigma jeruji-kisi, tugas, dan rubrik penilaian antaran.

Tabel 4.8 Contoh Kisi-Kisi Penilaian Bestelan

Merek Sekolah

SMP ……

Kelas/Semester

VIII/Semester II

Tahun pelajaran

Mata Latihan

Seni Budaya/ Rupa

Teknik No.

Menulis Pesuluh didik dapat: Proyek

dengan teknik dengan teknik pembuatan bagan manual atau

2. Menentukan tema/ide/gagasan, gambar, pewarna, alat dan bahan yang digunakan

desain/ rancangan gambar

3. Membuat

4. Menyelesaikan

(finishing) rancangan Ilustrasi dengan teknik manual.

5. Menyusun laporan pembuatan buram ilustrasi

Eksemplar penilaian proyek:

Tugas 

Buatlah kerangka Ilustrasi dengan teknik manual dengan takdir sebagai berikut:

1. Tema : bebas

2. Media : kertas A3

3. Pewarna: cat air, crayon, cat acrilyc, cat poster

4. Masa pelaksanaan : 2 ahad (sesuai lega hati)

5. Pasca- selesai pembuatan tulangtulangan Ilustrasi cak bagi kenyataan tertulis.

Diagram 4.9 Contoh Ruangan Penskoran Proyek

NO

ASFEK YANG DINILAI

SKOR

1 Kemampuan merencanakan : menuangkan dan

1 2 3 menentukan tema/ide/gagasan, buram, pewarna, radas dan target serta cara kerja pembuatan gambar Ilustrasi

2 Kemampuan menciptakan menjadikan desain/rancangan gambar

3 Kemampuan mengendalikan (finishing) gambar

1 2 3 Ilustrasi dengan teknik manual.

4 Gambar Ilustrasi (produk)

5 Kemampuan memformulasikan warta

SkorMaksimum

Catatan: Suhu bisa menetapkan bobot nan berbeda- cedera antara aspek suatu dan lainnya

pada penskoran (seperti mana lengkap rubrik penskoran di atas) dengan memaki karakteristik KD atau keterampilan yang dinilai.

Grafik 4.10 Contoh Ruangan Penilaian Order No

Penunjuk

Rubrik

1 Kemampuan merencanakan :

3 = perencanaan lengkap menuangkan dan menentukan

(tema/ide/gagasan, radas dan tema/ide/gagasan, rang, pewarna,

alamat, incaran, kaidah kerja, alat dan bahan serta carakerja

hasil) dan rinci pembuatan rajah Ilustrasi

2 = perencanaan model tapi bukan memuat cara kerja

1 = perencanaan tidak lengkap

2 Kemampuan membuat

3 = desain/kerangka tulang beragangan desain/rancangan gambar

lengkap/detail

2 = desaian/rancangan lembaga terbatas teoretis

1 = desain/rencana gambar belum selesai

3 Kemampuan menyelesaikan

3 = gambar selesai dengan habis (finishing) gambar Ilustrasi dengan

baik

teknik manual.

2 = rencana radu tapi kurang

baik

1 = rang tidak selesai

4 Gambar Ilustrasi (produk)

3 = Rajah Ilustrasi meruntun, informatif, dan memvisualkan peristiwa/kejadian sesuai tema

2 = Lembaga Ilustrasi kurang menghela, sedikit informatif, namun menggambarkan hal/kejadian sesuai 2 = Rangka Ilustrasi adv minim menarik, kurang informatif, doang menggambarkan kejadian/kejadian sesuai

1 = Kerangka Ilustrasi terbatas menarik, terbatas informatif, dan terbatas menggambarkan situasi/hal sesuai tema

6 Kemampuan mengekspresikan laporan

3 = laporan tersusun secara Sistematis dan lengkap

2 = laporan cermin tapi kurang

sistematis

1 = laporan sedikit contoh dan tidak sistematis

Kredit  skor p erolehan 100 15

Penilaian Portofolio Seperti pada penilaian pengetahuan, portofolio bikin penilaian keterampilan

adalah kumpulan sampel karya terbaik dari KD lega Bopeng-4. Portofolio setiap siswa disimpan dalam satu folder (map) dan diberi terlepas pengumpulan oleh hawa. Portofolio dapat disimpan kerumahtanggaan bentuk cetakan dan/atau elektronik. Puas penutup suatu semester kumpulan sampel karya tersebut digunakan sebagai sebagian bahan untuk mendeskripsikan pencapaian kegesitan secara deskriptif. Portofolio kegesitan tidak diskor lagi dengan angka.

Berikut adalah contoh ganjaran dalam penilaian keterampilan dengan portofolio:

1) Karya kudrati peserta;

2) Karya yang dimasukkan dalam portofolio disepakati makanya pelajar dan hawa;

3) Guru menjaga isolasi portofolio;

4) Guru dan siswa mempunyai rasa mempunyai terhadap dokumen portofolio;

5) Karya yang dikumpulkan sesuai dengan KD. Setiap pembelajaran KD dari Ki-4 berakhir, karya terbaik bermula KD tersebut (bila ada) dimasukkan ke n domestik portofolio.

C. Jenjang dan Kegiatan Sesi Bimbingan Teknis

Sesi terdiri atas 3 (tiga) hierarki adalah Pendahuluan, Inti, dan Penutup.

1. Pendahuluan (5 menit) Penyuluh memberi salam, mengemukakan maksud sesi, cakupan materi, dan aktivitas

bimbingan teknis, produk yang diharapkan, dan teknik penilaian.

2. Inti (50 menit) Peserta bimbingan teknis melaksanakan tugas-tugas di bawah ini.

a. Tugas 1: Menentukan Teknik Penilaian Hasil Sparing menggunakan LK 2.1.d (1) (20 menit).

b. Tugas 2: Batik Jurnal Penilaian Sikap menggunakan LK 2.1.d (2) (10 menit).

c. Tugas 3: Mengekspresikan Organ Penilaian Laporan menunggangi LK 2.1.d (3) (40 menit).

d. Tugas 4: Menyusun Instrumen Penilaian Keterampilan menggunakan LK 2.1.d (4) (20 menit)

Selama sesi berlantas, instruktur melakukan penilaian proses.

3. Penghabisan (5 menit)

a. Instruktur memberi konfirmasi dan para siswa menyerahkan produknya kepada instruktur.

b. Instruktur merekomendasikan kegiatan belajar lanjutan.

c. Penatar menutup sesi dengan memberi salam.

D. Penilaian dan Rubrik

Sejauh mengimak didikan teknis, pelajar arahan teknis dinilai kinerjanya. Kinerja nan dimaksud mencakup aspek proses dan produk. Dalam aspek proses, penilaian meliputi kedisiplinan, kerja sama, gagasan, dan kerjasama. Tentatif itu, privat hal komoditas, penilaian meliputi pengetahuan yang dikuasai makanya murid lega penghabisan arahan teknis dan/alias kualitas dokumen-dokumen yang dihasilkan sejauh bimbingan teknis.

Penilaian proses dilakukan dengan teknik observasi dengan menggunakan instrumen berupa makao observasi (lihat Tambahan). Instruktur mengaibkan dan memonten kinerja setiap siswa selama sesi-sesi didikan teknis berlantas. Selain itu kembali digunakan teknik kinerja.

Instruktur merata-rata hasil penilaian proses dan komoditas dan memberi biji kepada setiap pesuluh didikan teknis dengan ketentuan:

a. Nilai 86 – 100 : Lampau BAIK

b. Angka 71 – 85 : BAIK

c. Nilai 56 – 70 : Memadai

d. Biji < 56

: KURANG

Penilaian peserta didikan teknis dengan menggunakan Observasi Penilaian Proses dan hasil pekerjaan mengerjakan tugas-tugas.

E. Sumber-perigi Objek dan Bahan Bacaan

1. Permendikbud Nomor 53 Waktu 2015 Adapun Penilaian Hasil Belajar makanya Pendidik dan Satuan Pendidikan plong Pendidikan Sumber akar dan Pendidikan Semenjana.

2. Permendikbud Nomor 23 Tahun 2016 Tentang Standar Penilaian Pendidikan.

3. Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 Tentang KI dan KD Pelajaran SMP Puas Kurikulum 2013.

4. Silabus mata tutorial SMP Waktu 2016.

5. Panduan Penilaian Oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan Untuk SMP Masa 2016.

Lampiran 1

Lungsin Kerja 2.1.d (1) Merancang PENILAIAN HASIL Sparing (20 menit)

A. Tujuan

Peserta bisa memilih teknik penilaian hasil sparing sesuai dengan kompetensi dasar intern pembelajaran.

B. Petunjuk

1. Lembaga gerombolan dengan anggota 3 – 4 orang (dapat dalam kelompok nan sudah dibentuk sebelumnya).

2. Memilah-milah KD dari Borek-1 dan Pintu-2 (bila suka-suka) dan KD dari KI-3 dan Gapura-4 (masing-masing satu) dan tentukan teknik penilaian hasil berlatih yang sesuai dengan memuati format yang disediakan (20 menit).

3. Sajikan rencana penilaian n domestik urun rembuk kelas.

Matra Isian

Mata Les

Kelas bawah/Semester

Musim Latihan

Teknik Penilaian

No Kompetensi Pangkal Ket.

1 (Tuliskan bila cak semau)

2 (Tuliskan bila ada)

3 (Tuliskan)

4 (Tuliskan)

SELAMAT BEKERJA.

Lampiran 2

Utas Kerja 2.1.d (2) MENULIS JURNAL Kronologi SIKAP

(20 menit)

A. Tujuan

Peserta dapat menuliskan buku harian urut-urutan sikap pesuluh didik selama mengikuti proses penelaahan.

B. Visiun

1. Bentuk gerombolan dengan anggota 3 – 4 orang (bisa n domestik kelompok yang sudah lalu dibentuk sebelumnya).

2. Tuliskan surat kabar sikap (spiritual dan sosial) dalam dimensi jurnal n domestik LK ini.

3. Kategorikan catatan ke dalam sikap spiritual dan sikap sosial.

4. Tuliskan tindak lanjut untuk memfasilitasi perkembangan sikap peserta didik.

5. Sajikan contoh isian jurnal privat urun rembuk kelas bawah.

Jurnal Urut-urutan Sikap

Merek Sekolah

: SMP …

Papan bawah/Semester

Tahun pelajaran

Butir No Waktu

Stempel

Catatan Perilaku

SELAMAT BEKERJA.

Lampiran 3

Lawe Kerja B.1.d (3) PENYUSUNAN Perkakas PENILAIAN PENGETAHUAN

A. Tujuan

Peserta dapat menyusun butiran-butir instrumen penilaian makrifat sesuai dengan indikator pencapaian kompetensi.

B. Petunjuk

1. Tulangtulangan kerumunan dengan anggota 3 – 4 anak adam (dapat dalam gerombolan nan sudah dibentuk sebelumnya).

2. Kembangkan butir-butir peranti penilaian bikin membiji pencapaian Amanat yang sudah lalu dirancang melintasi Lawai Kerja 2.1.d (1).

3. Sajikan butir-butiran instrumen penilaian Publikasi tersebut n domestik sawala kelas.

C. Alamat

Daya Petatar papan bawah VII.

SELAMAT BEKERJA.

Suplemen 4

Lembar Kerja 2.1.d (4) Merumuskan INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN

A. Tujuan

Peserta dapat menyusun butir-butir instrumen penilaian kelincahan sesuai dengan indikator pencapaian kompetensi.

B. Petunjuk

1. Bentuk kelompok dengan anggota 3 – 4 orang (dapat internal kelompok yang sudah lalu dibentuk sebelumnya).

2. Kembangkan butir-butir radas penilaian lakukan menilai pencapaian KETERAMPILAN yang telah dirancang melangkaui Lembar Kerja 2.1.d (1).

3. Sajikan granula-granula alat penilaian KETERAMPILAN tersebut dalam diskusi papan bawah.

C. Bahan

Buku Siswa kelas VII

SELAMAT Berkarya

Pelengkap 5

Untai Penilaian Peserta Arahan Teknis

LEMBAR PENILAIAN PESERTA BIMBINGAN TEKNIS

A. Petunjuk

1. Amati kinerja peserta pimpinan teknis sepanjang sesi berlangsung.

2. Beri etiket centang (√) pada kolom nan bersesuaian dengan kondisi setiap pesuluh bikin aspek-aspek berikut dengan ketentuan:

4 = AMAT BAIK

Lembar Penilaian

Etiket sesi

Hari, tanggal

Rerata No.

Aspek Penilaian

Nama Peserta

Kedisiplinan

Partisipasi

Kooperasi

1. Kedisiplinan : ketaatan terhadap sewa (tata-tertib) bimbingan teknis

2. Kolaborasi

: keaktifan dan kesungguhan internal mengikuti sesi

3. Kerja sama : kemampuan mengendalikan tugas berbarengan dengan

peserta lain

4. Gagasan

: keberterimaan, gana, dan kebaruan gagasan

Penatar,

Source: https://text-id.123dok.com/document/rz3x7ewez-analisis-penilaian-hasil-belajar-seni-budaya-kementerian-pendidikan-dan-kebudayaan-2018.html

Posted by: and-make.com