Anak Berkesulitan Belajar Berdasarkan Surah Abasa Ayat 1-10

Jakarta

Inskripsi Abasa ayat 1-10
merupakan bagian dari isi teguran Sang pencipta SWT untuk Rasulullah SAW. Surat dengan total 42 ayat ini menjadi bukti bahwa manusia yang dimuliakan Allah SWT sekalipun koalisi mendapatkan teguran dariNya.

Keadaan ini pun diamini oleh Quraish Shihab dalam bukunya yang berjudul Wawasan Al Alquran. Cendekiawan orang islam ini menyebut, Allah SWT menegur Nabi Muhammad SAW dengan maksud agar akhlak Rasulullah bak manusia pilihan patuh terasuh.

Deka- ayat mulai sejak surat Abasa ini mengisahkan Rasulullah SAW nan dianggap lalai puas salah seorang sahabat difabel. Sahabat difabel ini bernama Ibnu Ummi Maktum. Sesudah-sudahnya, teks arsip Abasa ayat 1-10 adalah sebagai berikut:


A. Tindasan Abasa ayat 1-10 beserta latin dan artinya

عَبَسَ وَتَوَلَّىٰ

Bacaan latin: ‘abasa wa tawallā
1. Artinya: Dia (Muhammad) berwajah masam dan berpaling,

أَنْ جَاءَهُ الْأَعْمَىٰ

Bacaan latin: an jā`ahul-a’mā
2. Artinya: karena koteng buta telah datang kepadanya (Abdullah bin Ummi Maktum).

وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّهُ يَزَّكَّىٰ

Bacaan latin: wa mā yudrīka la’allahụ yazzakkā
3. Artinya: Dan tahukah engkau (Muhammad) barangkali kamu ingin menjernihkan dirinya (pecah dosa),

أَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنْفَعَهُ الذِّكْرَىٰ

Bacaan latin: au yażżakkaru fa tanfa’ahuż-żikrā
4. Artinya: maupun dia (ingin) mendapatkan pengajaran, yang memberi manfaat kepadanya?

أَمَّا مَنِ اسْتَغْنَىٰ

Bacaan latin: ammā manistagnā
5. Artinya: Adapun cucu adam nan merasa dirinya serba cukup (atasan-pembesar Quraisy),

فَأَنْتَ لَهُ تَصَدَّىٰ

Bacaan latin: fa anta lahụ taṣaddā
6. Artinya: maka engkau (Muhammad) menjatah perasaan kepadanya,

وَمَا عَلَيْكَ أَلَّا يَزَّكَّىٰ

Teks latin: wa mā ‘alaika allā yazzakkā
7. Artinya: padahal bukan ada (cela) atasmu kalau kamu tidak menyucikan diri (beriman).

وَأَمَّا مَنْ جَاءَكَ يَسْعَىٰ

Pustaka latin: wa ammā man jā`aka yas’ā
8. Artinya: Dan adapun khalayak yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),

وَهُوَ يَخْشَىٰ

Bacaan latin: wa huwa yakhsyā
9. Artinya: sedang kamu takut (kepada Allah),

فَأَنْتَ عَنْهُ تَلَهَّىٰ

Teks latin: fa anta ‘an-hu talahhā
10. Artinya: sira (Muhammad) terlebih mengabaikannya.

B. Sebab jatuh sertifikat Abasa ayat 1-10

Sebab turunnya surat Abasa ini menjadi pemicu teguran Allah SWT kepada Rasulullah SAW. Hal ini diceritakan oleh ampean Rasulullah SAW, Aisyah RA. Engkau bersabda, “Ayat ini diturunkan berkenaan dengan Anak laki-laki Ummi Maktum, koteng sahabat yang buta matanya. Satu hari, Ibnu Ummi Maktum menclok kepada Rasulullah sekali lalu berkata:

‘Aduhai Rasulullah, berilah saya nasihat,’

Sekaligus dengan itu, Rasulullah tengah berbincang dengan sendiri penasihat kaum musyrik yang detik itu Beliau sedang menjelaskan Islam sreg mereka. Sebab, Sira sangat berharap mereka cak hendak masuk Islam.

Rasulullah lantas melengahkan permintaan sahabat tersebut. Sebaliknya, Sira melanjutkan perbincangannya dengan pembesar musyrik alias Quraisy itu dan berkata:

‘Apakah ada yang pelecok berpangkal seruan saya?’

Individu itu menjawab, ‘Tidak.’ Lalu, tak lama berselang, turunlah ayat 1 dan 2 berasal surah Abasa.” (HR Imam Tarmidzi dan al-Hakim).

Kisah bukan ditafsirkan makanya Quraisy Shihab privat bukunya tersebut, pada surah Abasa ayat 1 dan 2 mengobrolkan tentang Rasulullah SAW yang tidak mau melayani sendiri difabel, yaitu tuna netra. Saat itu, khalayak tuna indra penglihatan tersebut datang meminta untuk belajar Al Alquran kepada Rasulullah nan perdua berbicara dengan pencetus-biang keladi kabilah musyrik di Mekah.

Rasulullah terlampau bercita-cita agar mereka ikut Selam agar kaum Muslim tidak disiksa pun. Para tokoh itu di antaranya adalah Al Walid bin Mughirah, ayah Khalid.

Cuma, Rasulullah berpaling dan doang bermuka masam ketika seseorang mengganggu konsentrasi dan pembicaraan betul-betul pron bila rapat. Akan halnya hal ini Quraish Shihab berpendapat, sikap Rasulullah SAW dinilai sudah lalu sangat baik bila dilakukan makanya manusia biasa.

Berbeda dengan Nabi Muhammad SAW yang merupakan insan pilihan, sikap demikian itu dinilai kurang tepat. Dalam istilah Al Alquran, sikap tersebut dinamakan zanb atau dosa.

Mengawasi cerita di serong turunnya
surat Abasa ayat 1-10
membuktikan betapa Yang mahakuasa SWT memuliakan Rasulullah SAW seyogiannya menjadi contoh nan baik bagi umat setelahnya. Semoga dengan wawasan ini dapat memberi hikmah bagi kita semua ya, detikers.

Simak Video “KuTips: Tips Betah Baca Al-Qur’an Cak agar Khatam Memadai Bulan rahmat!

[Ketola:Video 20detik]
(rah/nwy)

Source: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5944091/surah-abasa-ayat-1-10-turun-untuk-menegur-rasulullah-kenapa

Posted by: and-make.com