2 Prinsip Dasar Pengajaran Pak

Buat tujuan pendidikan buat anak tunanetra dibutuhkan titian. Jembatan itu adalah prinsip-prinsip pengajaran kerjakan anak tuna netra, prinsip-prinsip pengajaran itu adalah :
1. Prinsip totalitas

Totalitas berfaedah keseluruhan atau keutuhan. Hawa dalam mengajar suatu konsep haruslah secara keseluruhan atau utuh. Internal memberikan contoh jangan sehelai-potong
2. Pendirian keperagaan

Mandu keperagaan silam dibutuhkan intern menjelaskan suatu konsep mentah sreg murid. Dengan peraga akan terhindar verbalisme ( signifikansi berkarakter kata-introduksi tanpa dijelaskan artinya ). Alasan eksploitasi asas ini daalm pengajaran adalah :

a. menunggangi indera sebanyak mungkin sehingga siswa mampu memaklumi dan memaklumi maksud dari perabot peragab.
b. pengetahuan akan ikut pada diri melalui proses pengindraan : penglihatan, pendengaran, perasaan,  penciuman, indra perasa
c. tingkat pemahaman seseorang akan suatu ilmu ada beberapa tataran : tingkat peragaan, tingkat skema dan tingkat mujarad
dengan demikian boleh disimpulkan bahwa asas peragaan muncul karena seseorang belajar dipengaruhi oleh berbagai diversifikasi belajar.
3. Prinsip per-sisten

prinsip berkesinambungan ataupun berkelanjutan sanagt dibutuhkan oleh tunanetra. Mata pelajaran yang satu harus sinambung dengan pelajaran nan lain. Kesinambungan baik n domestik materi maupun istilah yang dipergunakan guru. Jika tidak suka-suka kesinambungan tuna alat penglihatan akan bingung.
4. Pendirian aktivitas

cara aktivitas berharga artinya kerumahtanggaan kegiatan belajar mengajar. Murid dapat mengasihkan respon terhadap stimulus yang diberikan. Reaksi ini dilaksanakan kerumahtanggaan susuk mengamati sendiri dengan bekerja sendiri. Tugas master membantu anak dalam perkembangannya. Dengan demikian anak asuh boleh membantu dirinya sendiri.
5. Prinsip individual

Mandu solo dalam pelajaran berarti suatu pengajaran dengan memperhatikan perbedaan individual anak : situasi anak asuh, bakat, dan kemampuan masing-masing momongan. Faktor yang menyebabkan perbedaan ini adalah : keadaan rumah, lingkungan rumah, pendidikan, kebugaran anak, makanan, kehidupan, situasi sosial ekonomi orangtua. Dengan adanya perbedaan nan berbagai dapat dipahami bahwa alamat kursus yang sama, kecepatan yang sama, cara berbuat yang sama, kaidah penilaian yang sama, tidak akan memberikan hal yang sama.

sumber : Anastasia Widjajantin, Dra, 1994,
Dasar-bawah Pendidikan Luar Biasa.
lumen Christy, FIP-IKIP MALANG.

Source: https://endahanggraini-k5113019-plbuns13.blogspot.com/2013/10/prinsip-prinsip-pengajaran-bagi.html

Posted by: and-make.com