1 Karateristik Penyiapan Pembelajaran Matematika Berdasarkan Kurikulum 2013

Abdurrahman. (1994). Pengelolaan pencekokan pendoktrinan. Ujung Pandang: CV Bintang Selatan.

Amri, S. (2013). Pengembangan dan eksemplar pembelajaran dalam kurikulum 2013. Jakarta: Prestasi Pustakaraya.

Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian satu pendekatan praktik edisi revisi VI. Jakarta: Rineka Cipta.

Depdiknas. (2003). Undang-Undang RI Nomor 20, tahun 2003 adapun sistem pendidikan kebangsaan.

Depdiknas. (2005). Undang-Undang RI Nomor 14, Tahun 2005 akan halnya guru dan dosen.

Firman, M. (2011). perwujudan fiil guru menjurus guru yang profesional supremasi. Vol.VI Nomor 2. Surat kabar. Makassar: Awak Penerbit UNM.

Fitriani, A. (2013). komparasi kefektifan pembelajaran matematika melangkaui model kooperatif variasi make a match dan diversifikasi scramble pada siswa kelas bawah VII SMP Negeri 4 Palopo. Tesis. Makassar: Program Pascasarjana UNM Makassar.

Gie, Cakrawala. L. (1993). Metafisika matematika bagian kedua epistimologi matematika. Yogyakarta. PUBIB.

Haling, A. (2007). Perencanaan pembelajaran. Makassar: Tubuh Penerbit UNM.

Hamalik, Udara murni. (2008). Bawah-sumber akar peluasan kurikulum. Bandung: PT Akil balig Rosdakarya.

Karso. (2000). Materi pokok pendidikan matemtika I. Universitas Melangah.

Kemendikbud. (2012). Pertinggal kurikulum 2013, (online). http://muna.staff. stainsalatiga.ac.id/wp-content/uploads/sites/65/2013/03/dokumen-kurikulum-2013.pdf (online). diakses 19 Agustus 2013.

Kemendikbud. (2013). Petunjuk teknis persiapan implementasi kurikulum tahun 2013. Direktorat Jenderal Pendidikan Semenjana.

Kunandar. (2013). Penilaian autentik (penilaian hasil membiasakan peserta pelihara beralaskan kurikulum 2013) suatu pendekatan praktis. Jakarta: Yang dipertuan Grafindo Persada.

Majid, A. (2008). Perencanaan pembelajaran, meluaskan barometer kompetensi guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Ma’rup. (2012). Penataran matematika berbasis budaya bugis-makassar di papan bawah V SDN 141 Pakka Kab. Sinjai. Tesis. Tidak diterbitkan. Makassar: Program Pascasarjana UNM Makassar.

Moleong, L. (2006). Metodologi penyelidikan kualitatif (edisi revisi). Bandung : Taruna Rosda Karya.

Mulyasa. (2006). Kurikulum tingkat satuan pendidikan; sebuah panduan praktis. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muzamiroh, M. L. (2013). Kupas tuntas kurikulum 2013, kurnia dan kekurangan kurikulum 2013. Kata Pena.

Sagala, S. (2010). Konsep dan makna pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Soedjadi, R. (2000). Sosi pendidikan ilmu hitung di Indonesia. Jakarta: Depdiknas.

Sudjana, N. (2005). Sumber akar-bawah proses belajar mengajar. Bandung: Sinar Bau kencur.

Sudrajad, A. (2008). Peran hawa kerumahtanggaan proses pendidikan, (online). http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/03/06/peran-temperatur-n domestik-proses-pendidikan/ Diakses 26 Sepetember 2013.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: ALFABETA.

Suherman, E. (2003). Strategi pembelajaran matematika mutakhir. JICA.

Sukmadinata, N. S. (2008). Pengembangan kurikulum teori dan praktik. Bandung: PT. Taruna Rosdakarya.

Sumardyono. (2004). Paket pembinaan penataran “karakteristik matematika & aplikasinya terhadap pembelajaran matematika”. Departeman Pendidikan Nasional (Online) http://p4tkmatematika.org/downloads/ppp/PPP04 KarMtk. pdf diakses sungkap 24 Agustus 2013.

Syah, M. (2004). Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru. Bandung: Akil balig Rosdakarya.

Tim Pengembang MKDP Kurikulum dan Pembelajaran. (2012). Kurikulum dan pembelajaran. Jakarta: PT. Sri paduka Grafindo Persada.

Wibowo, A. (2013). Implementasi standar proses dan dampak kognitifnya dalam penelaahan matematika oleh guru yang tersertifikasi dan belum tersertifikasi di Smp Kawasan 21 makassar. Tesis. Tidak diterbitkan. Makassar: Program Pascasarjana UNM Makassar.

Source: https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/Mapan/article/view/2725

Posted by: and-make.com